NovelToon NovelToon
CINTA SETELAH 49 HARI

CINTA SETELAH 49 HARI

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Penyesalan Suami
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Bella menikah dengan lelaki pujaan hatinya dengan perjodohan yang dirancang oleh nya dengan bantuan keluarganya, tapi kehidupan yang dia inginkan dan nantikan setelah menikah tidak pernah dia dapatkan.

suaminya bahkan tidak pernah melihatnya sebagai seorang istri, baginya pernikahan Dnegan Bella adalah neraka

Tapi siapa sangka setelah 49 hari yang diminta oleh Bella pada suaminya menumbuhkan rasa cinta yang besar dan rasa penyesalan pada suaminya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31

Makan malam pun tiba, Merry kini berada didepan rumah kontrakan yang dia sewa selama setahun itu, walau Niko mengambil semua yang pernah dia berikan tapi seluruh tabungan dirinya tak bisa Niko sentuh, dia tidak tahu saja saldonya sangat banyak dan cukup untuk dirinya membeli rumah lumayan.

"Kamu cantik sekali". Ucap Sang bos Dnegan mata berbinar.

Dia sangat terpesona melihat betapa cantik dan mengikatnya gadis dihadapannya ini, dia harus bisa membuat perempuan ini menjadi miliknya.

"Bos bisa saja, aku kan jadi malu". Ucapnya pura-pura tersipu malu padahal dia ingin sekali muntah.

Dia sudah biasa mendengar pujian itu, selama ini dia banyak memikat orang lain dengan wajahnya yang cantik dan menawan belum lagi bentuk tubuhnya yang begitu menggoda.

"Itu bukan pujian biasa, kamu memang cantik dan sangat menawan Mer, mari silahkan masuk, kita berangkat sekarang". Verrel membukakan pintu mobilnya dengan semangat.

Dia seakan membawa bidadari disampingnya membuat moodnya semakin bagus hari ini.

"Aku harap kamu suka dengan tempat makannya setelah itu kita bisa menikmati suasananya". Ucap Verrel dengan senyum lebar

Merry memasang wajah pura-pura tersipu dan malunya kembali, jika bukan karena bosnya ini kaya, dia pasti tak mau diajak jalan seperti ini.

Setelah sampai ditujuan mereka, Merry menyapu pandangannya pada restoran mewah yang berada didepannya itu, dia tersenyum tipis karena ternyata selera Verrel boleh juga dalam hal memanjakan perempuan

"Pasti bos sering mengajak perempuan lain untuk makan seperti ini, kan bos menawan, kaya dan juga tampan, pasti bos seperti lelaki lainnya yang selalu memanjakan wanita setelah itu dibuang gitu aja kalau bosan". Ucapnya pelan memasang wajah sendu dan teraniaya dirinya.

Verrel terkesiap, bagaimana mungkin Merry tahu kelakuannya, dia memang hanya ingin melakukan semua itu untuk bersenang-senang dan menikmati tubuh para perempuan itu setelah dirinya bosan, dia akan membuangnya begitu saja seperti kebanyakan lelaki kaya raya.

"Nggak kok Mer, aku bukan lelaki seperti itu, kali ini aku serius ingin pendekatan dengan kamu dan menjadikan kamu kekasih aku, jangan bicara begitu yah". Bujuknya memasang wajah yang sangat memelas.

Merry berdecih sinis dalam hati, dia sangat tahu bagaimana kelakuan para lelaki kaya diluar sana kecuali Niko karena lelaki itu lelaki yang baik dan setia walau sangat bodoh karena mau saja dia manfaatkan

"Ya sudah bos tidak apa-apa, jangan pasang wajah seperti itu aku kan jadi gemes jadinya". Ucapnya pura-pura senang dan khawatir.

Verrel melebarkan senyumnya karena Merry menyambut tingkahnya, dia yakin Merry juga tertarik padanya karena semua yang dia miliki, dia ingin mencari pendamping dan dia rasa Merry cocok untuk dia jadikan pendamping dirinya.

"Kita masuk saja yuk, susah waktunya makan malam". Ajak Verrel mengulurkan tangannya untuk menggenggam tangan Merry.

Merry menyambut tangan itu dengan senyum mengambang, targetnya menjadi nyonya kaya akan terlaksana melalui Verrel, setelah dia mendapatkan semuanya akan dia depak dan hancurkan lelaki mata keranjang ini seperti sampah.

Pemandangan mewah dan berkelas pun nampak di depan mata Merry, mereka duduk dengan anggun dan gagah ditemani iringan musik yang begitu menyejukkan.

"Aku harap kamu suka dengan makanannya, setelah itu kita bisa pergi menikmati malam panjang bersama, kamu mau?". Tanyanya merayu.

Dia akan menikmati tubuh Merry malam ini dan tentu saja mereka akan saling memuaskan di ranjang malam ini, toh dia lelaki dewasa yang butuh pelampiasan biologis.

" Tentu saja, mari kita lihat sekuat apa seorang bos Verrel saat di ranjang nanti". Ucap Merry Dnegan tersenyum nakal.

Dia sudah punya rencana untuk menguras uang Verrel terlebih dahulu sebelum mereka melakukan hal itu, dia yakin malam ini dia akan mendapatkan uang banyak.

"Kamu akan ketagihan". Jawabnya dengan tertantang.

Saat mereka tengah asyik makan malam, Niko dan Bella datang memasuki restoran mewah itu, mereka sudah reservasi tempat dan akan makan malam bersama.

"Wah ada pak Niko ternyata ". Ucap Verrel ucapnya dengan senyum lebar

Niko dan Bella hanya menatap dingin keduanya tanpa menjawab apapun, mereka tetap berjalan dan tidak menghiraukan keduanya.

Verrel terkesiap melihat sikap keduanya yang tidak menganggap dirinya sama sekali, bahkan untuk menengok dan juga sekedar menyambut sapaannya tidak.

"Sombong benar mereka". Sungut Merry dengan nada jengkel.

Dia tidak menyangka Niko akan bisa sombong sampai seperti itu.

"Apa kamu mau berpindah tempat?". Tanya Niko begitu mereka sampai ditempat duduk yang mereka pesan.

Dia merasa tidak enak kepada istrinya karena adanya kedua orang itu, andai dia tahu sejak awal jika mereka ada disini, dia akan memilih tempat lain untuk makan malam bersama

Bella menghela nafas, sebenarnya dia sangat malas karena ada keduanya disini, padahal tadinya moodnya mulai membaik tapi melihat keduanya membuatnya menjadi jengkel.

"Sudahlah tidak perlu hiraukan mereka, kita sudah disini jadi nikmati saja makanan yang ada". Ucap Bella pelan

Dia berusaha menghormati dan menghargai suaminya karena telah mengajaknya makan malam walau dia yakin setelah ini acaranya pasti akan berantakan.

"Maaf yah, aku tidak tahu mereka ada disini, andai aku tahu aku akan pilih tempat lain untuk makan kita berdua malam ini".

"Sudahlah, tidak apa, sudah terlanjur juga kita disini, lagian butuh waktu lagi kalau kita keluar dari tempat ini mencari tempat makan lain".

Niko hanya mengangguk kemudian memakan makanan yang telah datang walau dalam keadaan tidak mood.

Setelah makan malam, Verrel kembali berusaha untuk mengambil hati Niko agar memuluskan rencananya besok.

"Pak Niko bagaimana kabarnya". Sapanya kembali saat dia mendekati keduanya.

Niko mengangkat kepalanya kemudian menatap keduanya dengan tatapan tajam ,dingin dan juga tidak suka.

"Apa kalian berdua tidak punya etika, kalian tidak lihat jika saya sedang makan berdua dengan istri saya?". Tanya Niko dengan dingin

Verrel menggaruk kepalanya tidak gatal, dia lupa jika orang yang sedang makan malam romantis seperti ini pasti tidak mau diganggu dan dia malah membuat masalah.

"Maaf pak, hanya menyapa bapak dan ibu Bella untuk menghormati kalian karena kita saling kenal, hanya itu saja". Jawabnya dengan kikuk.

"Pergilah saya sedang tidak sedang berada dalam urusan kantor, dan saya hanya memperingatkan anda untuk tidak mencampur adukkan masalah kantor dan masalah pribadi terutama ketika saya sedang berduaan dengan istri saya".

Bella hanya diam sambil menikmati makanannya tanpa mengeluarkan suaranya, dia malas untuk mengurusi orang yang tidak tahu malu apalagi disana ada Merry yang sangat menyebalkan.

"Jangan terlalu sombong pak Niko, kami hanya menyapa karena kenal bukan mau mencari masalah apalagi mengganggu kalian". Sungut Merry dengan kesal

1
Ariany Sudjana
hati-hati Bella, jangan mudah termakan bujuk rayunya Revan, jangan-jangan nanti di pesta, kamu dijebak dengan obat bius atau obat perangsang, supaya Revan bisa keluar jadi pahlawan
Ariany Sudjana
betul Niko, kamu baru sadar, kemana saja kamu selama ini? punya istri cantik, malah tergoda dengan batu kerikil 🤭🤭🤣🤣
Ariany Sudjana
wah Verrel bodoh, percaya sekali dengan omongan si pelacur murahan Merry 🤭 ya nanti Verrel merasakan sendiri, apakah omongan Niko itu benar atau hanya isapan jempol semata 😄
Ariany Sudjana
Verrel bener kamu serius, mau jadikan Merry pasangan hidup kamu? belum tahu saja kamu kalau Merry itu jalang murahan
Ariany Sudjana
merry Merry kamu itu jalang murahan, sudah berapa laki-laki yang masuk dalam perangkap kamu? dan sekarang kamu masih mau menjebak Niko untuk masuk dalam perangkap kamu? jangan mimpi kamu
Ariany Sudjana
pasti itu ulah si jalang murahan, supaya ada hambatan dalam di proyek, dan dia yang akan turun tangan, seolah-olah dia jadi pahlawan, supaya bisa mendekatkan diri dengan Niko lagi
Ariany Sudjana
tetap waspada terus Niko dan Bella, karena jalang murahan merry tidak tinggal diam
Felycia R. Fernandez
😆😆😆😆😆
Ariany Sudjana
jalan kamu masih panjang Niko untuk meraih cintanya Bella kembali
Felycia R. Fernandez
kan Niko selalu senang makan masakan Merry yang katanya enak
Felycia R. Fernandez
haddeuh
Felycia R. Fernandez
aku juga Bella...
😆😆😆😆
kalau Niko melakukan nya saat masih bujangan masih bisa dimaafkan,mungkin saat itu masih labil.laaaah ini malah udah nikah tapi indehoi ma cewe lain.bukan ma istri sendiri... haddeuh, gimana mau maafin
Ayudya
Bella suatu kebodohan kalau kamu mau balik lagi ma niko
Ariany Sudjana
Bella sudahlah tinggalkan saja laki-laki macam Niko itu, sekali orang selingkuh, selanjutnya akan seperti itu lagi. masih banyak laki-laki di luar sana yang kaya raya, dan bertanggung jawab
Felycia R. Fernandez
kalau aku 🙅‍♀️ kk Thor...
ya kesalahan nya sangat fatal... dari awal tidak ada sedikit pun hati Niko terbuka untuk Bella...
setelah semua kejahatan Merry terungkap baru ingat Bella...
kemana aja selama ini??? 😆
Felycia R. Fernandez: 😆😆😆😆😆
nafsu bejad sih kk Thor,udah punya istri malah nganu ma pacar
ish jijay kk 😆😆😆
total 2 replies
Felycia R. Fernandez
heleh...kemaren aja di perusahaan masih maksa juga belain Merry...bahkan ngamuk dan bentak papa nya...
Felycia R. Fernandez
skakmat 🤣🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
ngapain sih Bella masih bertahan sama Niko? sudahlah tinggalkan saja laki-laki seperti Niko itu, masih banyak laki-laki lain di luar sana, yang lebih mapan dan lebih bertanggung jawab
Felycia R. Fernandez
itu sih namanya pelampiasan...
Bella kayak ban serap,Merry pergi masih ada Bella...
gila aja ya kamu 😆😆😆
Felycia R. Fernandez
dengan apa yang telah kau lakukan ,masih juga kau bertanya??? 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!