Destian Andradi (Andra) dan David Andrew Roland (David) sama-sama mencintai satu orang wanita, yaitu Hana Malika (Hana).
Hana pernah mengenal baik seorang Andra di masa lalunya sebelum Andra pergi meninggalkannya secara tiba-tiba ketika mereka beranjak remaja dan menghilang tanpa jejak.
Setelah dewasa, Hana bertemu dengan seorang David... Pria berkebangsaan Kanada yang menyembunyikan identitas aslinya demi tujuan karirnya.
Baik Andra maupun David ternyata telah menumbuhkan rasa cinta di hati Hana.
Namun siapakah yang akan Hana pilih di antara keduanya? Apakah sudah sangat terlambat bagi Hana ketika dia menentukan cintanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elmacht, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30. Canada, I'm Back!..
Maple Leaf (ML) Company merupakan salah satu perusahaan teknologi terbesar di tingkat global. Perusahaan yang berpusat di Kanada tersebut memiliki kantor perwakilan di berbagai negara termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri selain berpusat di Jakarta, ML Company juga memiliki beberapa kantor cabang yang tersebar di beberapa daerah. Baik itu yang berada di Pulau Jawa maupun beberapa pulau lainnya di luar Jawa.
Sebagai multinational company atau perusahaan multinasional, sistem managemen ML Company sudah barang tentu sangat baik, termasuk managemen sumber daya manusianya. Pegawai yang bekerja di ML Company dianggap sebagai salah satu aset penting perusahaan. Oleh sebab itu perusahaan selalu berusaha mengembangkan skill dan kompetensi para pegawainya dengan berbagai pelatihan.
Selain itu, ML Company juga sangat memperhatikan perkembangan karir para pegawainya. Program pengembangan ini tidak hanya untuk tingkat nasional melainkan juga tingkat internasional.
Salah satu program pengembangan untuk tingkat internasional yang ada di ML Company adalah International Development Program (IDP). IDP adalah program yang ditujukan untuk transfer knowledge atau pertukaran pengetahuan antara pegawai di suatu negara dengan pegawai di negara lain.
Di ML Company sendiri program ini biasanya di lakukan oleh para pegawai yang berasal dari negara-negara di luar Kanada yang melakukan kunjungan ke kantor pusat ML Company di Kanada. Mereka dikirim ke kantor pusat selama beberapa bulan untuk mempelajari dan menyerap pengetahuan baru dari para pegawai di kantor pusat yang tidak bisa mereka dapati atau temui di negara mereka.
***
"Han, bisa ke ruangan saya sebentar?"
Pagi itu Hana baru saja tiba di kantor ketika telepon di meja kantornya berbunyi dan ternyata itu dari Pak Rizki.
"Baik, Pak."
Setelah menutup telepon dan meletakkan tas di atas meja kerjanya, Hana langsung bergegas menuju ke ruang kerja atasannya itu. Hana mengetuk pintu dan langsung dipersilahkan masuk oleh Pak Rizki. Sepertinya dirinya memang sudah ditunggu oleh Pak Rizki.
Setelah Hana dipersilahkan duduk, Pak Rizkipun menyampaikan apa yang ingin dia katakan kepada Hana.
"Han, paspor kamu masih valid kan?" tanya Pak Rizki membuka percakapan.
"Masih, Pak."
"Bagus. Habis dari ruangan ini segera kamu minta tim formalities perusahaan untuk membantu kamu mengurus visa ke Kanada. Berdasarkan keputusan Kepala Divisi dan juga kebutuhan perusahaan, kamu terpilih untuk melakukan program IDP ke Kanada selama lima bulan. Selamat ya Han!"
"Ka-kanada? IDP? Kenapa bisa saya yang terpilih Pak?"
Hana bertanya kepada Pak Rizki. Berita yang baru saja dia dengar begitu membuatnya terkejut sekaligus gembira. Ingin rasanya dia berteriak sambil lompat-lompat dari tempat duduknya sangking senangnya. Tapi tentu saja dia berusaha menahannya di depan Pak Rizki.
"Ya, memang hanya kamu yang terpilih dari Maple Leaf Indonesia untuk melakukan IDP ke kantor pusat di Kanada. Alasannya karena perusahaan akan mempercayaimu untuk memegang bagian yang mengatur tentang pengembangan teknologi nano. Nah, sebelum kamu dipercaya untuk mengurus itu, perusahaan ingin membekalimu dengan pengetahuan yang mantap. Dan itu bisa kamu dapat dari kantor pusat di Kanada."
Pak Rizki memberikan penjelasan kepada Hana. Akhirnya Hana mengerti dan tak lama kemudian dia pamit keluar.
***
Hana benar-benar tidak pernah menyangka jika dirinya akan kembali ke Kanada dalam waktu tiga tahun setelah kunjungan pertamanya ke Kanada sekaligus ke luar negeri. Dan kali ini dia benar-benar hanya pergi seorang diri tanpa ada yang menemaninya.
Hana tiba di Toronto Pearson International Airport sore hari waktu setempat. Kunjungan keduanya ke Kanada kali ini memang berbeda dari kunjungan pertamanya. Kali ini dia benar-benar akan mandiri di kota Toronto selama lima bulan.
Perusahaan sudah menyediakan segala biaya akomodasi dan transportasi serta tunjangan lainnya selama Hana berada di Kanada.
Sesampainya di Hotel, Hana langsung beristirahat di kamarnya sambil mengecek beberapa email pekerjaan melalui laptop kantornya. Hana mendapat email dari Nabila, namun isinya bukan tentang pekerjaan. Nabila meminta Hana untuk memberikan kabar padanya jika dia sudah sampai di Toronto. Hana pun membalas email tersebut sesuai permintaan Nabila.
Hana juga mendapat email dari Pak Rizki.
Pak Rizki menginfokan kepada Hana bahwa di hari pertamanya bekerja di kantor pusat nanti, Hana diminta untuk menemui Mr. Albert Kyle dari salah satu divisi paling strategis di kantor pusat ML Company. Pak Rizki juga mengcopy Mr. Albert Kyle dalam emailnya tersebut.
Adam dan Mas Hanan pun tak mau ketinggalan. Mereka berdua juga masing-masing mengirimkan Hana email. Mereka memberikan semangat dan dukungan mereka kepada Hana selama dirinya bertugas di kantor pusat di Kanada. Sebenarnya Hana sedikit merasa lega. Paling tidak, dirinya akan terbebas dari kedua pria tersebut selama lima bulan ke depan.
***
Pagi itu David sedang berada di dalam ruang rapat bersama beberapa orang timnya. Kali ini rapat tidak dipimpin oleh dirinya melainkan oleh salah satu anak buah dari timnya. Namanya adalah Mr. Albert Kyle. Dia merupakan salah satu supervisor dari divisi yang dipimpin oleh David.
Dalam rapat tersebut setelah menjelaskan laporan pekerjaannya, Mr. Kyle juga memberikan informasi bahwa akan ada tim dari ML Company Indonesia yang akan melaksanakan program transfer pengetahuan pada divisi mereka di kantor pusat.
"ML Indonesia??... Berapa orang?"
David bertanya kepada Mr. Kyle.
"Hanya satu orang, Sir. Dan dia pegawai wanita. Hari ini dia datang dan akan mulai bekerja di divisi kita." Mr. Kyle menjelaskan.
"OK. Pastikan kau dan tim yang lain membimbing orang tersebut selama dia bekerja di divisi kita."
Setelah mendengarkan semua laporan dari anggota timnya, David pun keluar dari ruang rapat dan kembali ke ruang kerjanya.
Ketika dia akan masuk ke dalam ruang kerjanya, sekretarisnya memanggil dan kemudian menghampiri dirinya.
"Mr. David, ada pegawai dari ML Company Indonesia yang datang dan mau bertemu dengan Mr. Kyle. Apa Mr. Kyle masih berada di ruang rapat sekarang?" tanya sekretaris tersebut.
"Ya, dia masih di sana. Kau bisa tolong antarkan saja pegawai tersebut ke ruang rapat. Harusnya rapat mereka sebentar lagi selesai" ucap David.
"Baik, Sir."
Sekretaris itu bergegas pergi meninggalkan David dan Davidpun masuk ke dalam ruang kerjanya.
Setengah jam kemudian... pintu ruang kerja David yang memang tidak sedang tertutup diketuk oleh seseorang. Saat itu David sedang fokus bekerja dalam ruang kerjanya.
"Permisi, Mr. David... maaf mengganggu waktu anda sebentar. Saya datang karena ingin memperkenalkan anda dengan tim dari Indonesia yang akan melakukan program pertukaran di divisi kita."
Mr. Kyle mengucapkan kalimat tersebut sambil berdiri di ambang pintu ruang kerja David sebelum akhirnya dia masuk ke dalam ruang kerja David diikuti oleh seorang wanita.
David yang sebelumnya sedang fokus memeriksa data laporan pada laptop kerjanya, langsung mengangkat kepala untuk mengalihkan perhatiannya ke arah Mr. Kyle dan tamunya yang baru datang itu.
"Mr. David, ini adalah Miss Hana Malika dari Indonesia yang dikirim ke Kanada dalam rangka IDP... Miss Hana, ini adalah Mr. David Andrew, pimpinan divisi kami..."
Setelah melihat wanita yang baru saja di bawa Mr. Kyle ke ruangannya, seketika David langsung merasakan tubuhnya membeku bagaikan es yang berada pada suhu paling rendah di muka bumi ini.
🍁🍁🍁
Bersambung... 😊
Jangan lupa vote, like, rate and komennya masih terus author tunggu ya dear readers... 😘
Maaf, telat! 💪🏻👌🏻