NovelToon NovelToon
When Jerk Billionaire Want Me

When Jerk Billionaire Want Me

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: RA

Adeeva harus rela menikah dengan pria yang bernama Arion demi membantu perusahaan ayahnya yang sedang di ambang kehancuran.

namun di balik itu Adeeva bisa bernafas lega karena biaa keluar dari tempat yang di bakalan rumah namun menurutnya adalah neraka.

akankah Adeeva biaa mendapatkan kebahgiaannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

031

Typo masih berkeliaran di setiap sudut cerita.

__________

"Apa aku harus hadir?" Adeeva duduk di samping Arion yang masih fokus dengan laptopnya.

"Tentu saja, kau istriku. Kau harus mendampingiku" seru Arion.

Adeeva sedikit mendengus. Adeeva sangat tidak suka berada di keramain. Menurutnya itu sangat tidak nyaman.

"Berapa lama?" tanya Adeeva.

Arion menatap Adeeva lembut. Satu tangannya membeli pipi Adeeva. Arion sangat tahu jika Adeeva tidak begitu suka keramaian.

"Sampai acara berakhir. Maaf membuatmu tidak nyaman. Namun kau harus ikut kali ini akan ada banyak orang yang datang. Aku ingin memberi tahu mereka siapa istriku" seru Arion lembut.

Adeeva hanya bisa mengangguk. Ya beginilah jika kau menikah dengan orang berpengaruh di dunia bisnis.

"Baiklah, aku akan datang. Tapi aku tidak yakin aku akan mneyukainya" seru Adeeva.

Arion mencium kening Adeeva lembut. "Kau yang terbaik" seru Arion.

Hari ini Adeeva kembali bekerja dan menyelesaikan semua dekorasi karen lusa aula akan di gunakan. Namun seperti biasa Adeeva akan di suruh datang ke kantor Arion dan akan di kurung oleh Arion di sana.

"Selalu saja seperti ini" Geruru Adeeva. Namun tidak di dengarkan oleh Arion.

"A, aku ingin keluar dan mengecek semuanya " Adeeva mencoba merayu Arion.

"Kau bisa video call dengan Tika bukan dan menanyakannya" seru Arion.

"Aku ingin melihat dekorasinya"

"Aku akan minta Jonathan untuk memotretnya" seru Arion.

"Ayolah A, aku bosan di sini. Dan aku ingin keluar " seru Adeeva. Arion menghentikan aktivitasnya dan berjalan menghampiri Adeeva.

"Apa kau merasa tidak nyaman berada di sini" tanya Arion.

"Bukan tidak nyaman hanya bosan. Aku hanya bisa menatap mu dan menatap keluar jendela itu membosankan" seru Adeeva.

"Lalu ?"

"Aku ingin keluar, hanya mengecek pekerjaan karyawanku, setelah itu aku akan kembali lagi aku janji" seru Adeeva.

Arion membuang nafasnya kasar. Mau tidak mau Arion membolehkan Adeeva keluar. Namun hanya keluar kantor tidak dengan keluar gedung. Dan Adeeva mengangguk dengan antusias.

Adeeva mengecup pipi Arion sebagai tanda terima kasih.

Adeeva menatap sekelilingnya. Seluruh aula sudah hampir rapi tinggal beberapa bunga lagi yang harus di pasang dan semuanya selesai.

"Tika berikan bunga itu padaku" pinta Adeeva. Tika langsung memberikan bunga yang di tunjuk Adeeva. Dengan terampil Adeeva segera merangkai dan memasang hiasan bunga tersebut dan hasilnya memuaskan.

"Sempurna" seru Adeeva. Adeeva tidak menyadari jika Arion dari tadi menatapnya dari kejauhan. Bahkan ketika Adeeva mulai menaiki tangga Arion sudah merasa was-was takut Adeeva terjatuh.

"Apa saya harus mencegah Nona agar tidak menaiki tangga tuan ?" tanya Jonathan yang dari tadi ikut memperhatikan Adeeva dari kejauhan.

"tidak perlu, awasi saja dia. Aku takut Adeeva terluka" seru Arion.

"Baik tuan"

"Kosongkan jadwalku nanti sore, aku akan pergi bersama Adeeva"

Jonathan hanya mengangguk mengiyakan setelah itu Jonathan pergi meninggalkan Arion yang masih berdiri menatap Adeeva.

Semua dekorasi aula sudah selesai. Tinggal pengecekan Akhir. Adeeva meneyerahkan semua itu pada Tika. Adeeva harus segera pergi kerunag kerja Arion karena dia sudah sangat lama keluar dari kantor.

Arion sedang fokus pada pekerjaannya. Namun Arion mengetahui jika Adeeva sedang mengendap-endap masuk.

"Apa sudah selesai" Arion menatap Adeeva lembut.

"Sudah selesai, kau bisa mengeceknya" seru Adeeva dengan senyum menawan.

"Baiklah sekarang kau harus ikut denganku" Arion menghampiri Adeeva.

"Kita mau ke mana" seru Adeeva.

"Membeli baju untukmu"

"Aku masih punya banyak baju, untuk apa aku membeli baju baru" protes Adeeva.

"Untuk acara lusa"

"Tapi-"

"Tidak ada penolakan, kau harus menjadi pusat perhatian dan aku akan mengumumkan istriku pada semua orang" seru Arion seraya mengecup pipi Adeeva.

"Itu sangat berlebihan" protes Adeeva.

"Itu tidak berlebihan menurutku"

Berlebihan menurut adeeva dan berlebihan menurut Arion menang berbeda. Dan Adeeva harus bisa menahan emosinya jika Arion sudah berkehendak.

P.s

Selamat menunjukan ibadah puasa. Semoga kita di lindungi dari segala penyakit

Amin

1
Windy Hapsarini
Luar biasa
COOL_I4N
thor kalau pakai kata "seru" kita reader bayanginnya mereka omong nya sambil agak teriak. alangkah baiknya diganti kata nya thor. biar reader feel nya dapat
1
.... .
Aprina Laura Putri
bagus
zahro tinisya
bagus, jalan ceritanya tdak bertele2
Risnha Isnhaa
pertanyaan ku adalah knpa deva tidak mau membalas nya sama sekali
Risnha Isnhaa
knpa adiveeva selalu tidak pernah membalas pukula
Diana Budhiarti
lanjutttt
Risnha Isnhaa
akuu suka akuu suka
Alfi Rizqia
kok lum lanjut thor,lama banget
Diana Budhiarti
siapa sich thorr yg senyum nya kayak Kt
Diana Budhiarti
baiknya adik ipar ya...bikin Arion gerah
Diana Budhiarti
thorr ak suka cerita kalo ada gambarnya ,suka banget
Alfi Rizqia
lanjut thor yg bnyk,bagus cerita y seru
minyoongi
laaaah
fi aja
👌👍👍👍👍
RinNi
👍🏻👍🏻
Asyatun 1
lanjut
RinNi
ayo lanjut donk tor...👍🏻🙏
RinNi
kpn up nya lagi tor..🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!