NovelToon NovelToon
Jiwa Seorang Pemimpin

Jiwa Seorang Pemimpin

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyelamat
Popularitas:280.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Pa'tam

Dia tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang raja.
Namun jiwa seorang pemimpin sudah melekat sejak kecil dalam dirinya. Dan darah seorang raja mengalir dalam tubuhnya.
Carlos, seorang pemuda yang menjadi pewaris dan penerus dari kakek moyangnya Atalarik attar.
Namun tidak semudah seperti apa yang dibayangkan, rintangan demi rintangan harus ia hadapi. Mampukah Carlos menghadapinya?

Penasaran? Baca yuk!
Cerita ini hanya fiksi belaka tidak ada kaitannya dengan dunia nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 31

Sofia menghela nafas lalu tersenyum. Ia kemudian melirik dua anak panah yang tersisa.

"Aku pasti bisa, demi rakyat dan negaraku," batinnya.

Sofia memejamkan matanya lalu mengambil dua anak panah sekaligus. Dengan yakin ia melesatkan anak panahnya kearah lingkaran merah.

Mereka yang hadir disitu tegang saat melihat dua anak panah melesat cepat kearah lingkaran merah.

Dan ...

"Hore...!" Terdengar teriakan dari rakyat yang entah sejak kapan berada disitu. Mereka bersorak kegirangan karena dua anak panah menancap sempurna di lingkaran merah.

Carlos bangkit dari duduknya lalu menghampiri Sofia. Tanpa sadar ia memeluk Sofia dan mencium pipi Sofia bertubi-tubi sebagai ungkapan rasa bangganya pada kehebatan Sofia.

"Maaf," ucap Carlos setelah sadar jika dirinya sudah mencium Sofia. "Aku terlalu senang," imbuhnya.

Sofia hanya tertunduk lalu Carlos pun menuntun Sofia untuk kembali duduk. Andreas dan Sania juga kakek Bahram pun ikut senang.

"Selamat Nak, ibu tidak menyangka kamu sehebat itu," ucap Sania lalu memeluk putrinya.

Andreas dan kakek Bahram juga bergantian memeluk Sofia. Sementara perdana menteri mengelus dadanya dan merasa lega karena wilayah timur bisa kembali ke tangan mereka.

"Bagaimana Tuan Abraham? Tiga tantangan sudah berhasil di menangkan oleh pihak kami," tanya Carlos.

"Jangan senang dulu raja Carlos, masih ada satu lagi tantangan bonus," jawab raja Abraham.

"Hoh, bukankah perjanjian kita hanya ada tiga? Sekarang setelah kalah, Anda tidak terima. Ingat raja Abraham, keserakahan mu akan menghancurkan dirimu," ujar Carlos.

"Hahaha, kita lihat siapa disini yang akan hancur?" Raja Abraham melambaikan tangannya sebagai kode.

Sebuah mobil truk masuk ke halaman istana. Carlos dan yang lainnya heran, kenapa ada mobil truk besar masuk?

Namun saat pintu belakang truk di buka, belasan ekor hewan buas melompat keluar. Rakyat pun lari menyelamatkan diri karena ketakutan.

"Apa-apaan ini? Ini sudah melanggar kesepakatan kita!" Dengan suara lantang Carlos bertanya.

"Kesepakatan? Kesepakatan itu hanya ada jika kalian semua lolos dari hewan-hewan ini. Jika saja kalian mengalah, kejadiannya tidak akan seperti ini!" balas raja Abraham.

"Huh dasar pengecut, hanya beraninya dengan cara curang," kara Carlos.

Carlos memerintahkan rakyatnya dan prajurit juga pengawal untuk bersembunyi. Agar terhindar dari hewan-hewan buas tersebut.

Ada harimau, macan hitam, dan singa. Semuanya terlihat begitu ganas, apalagi saat memperlihatkan taring-taring mereka.

Abraham merasa senang melihat rakyat Carlos ketakutan, Carlos meminta Sofia untuk menjaga ibunya.

"Jaga ibu, aku yang akan hadapi mereka," pinta Carlos.

"Nak, hati-hati. Itu semuanya hewan buas," ucap Sania.

"Benar, kami tidak mau kamu kenapa-napa. Sebaiknya mengaku kalah saja," sela Andreas.

"Ayah dan ibu tidak perlu khawatir, aku akan bertanggung jawab pada rakyatku," ucap Carlos.

Para rakyat yang mendengar perkataan Carlos pun merasa tersentuh. Hati mereka menghangat dan ingin ikut menghadapi hewan-hewan tersebut.

Para pengawal Abraham pun bersiap-siap dengan senjata mereka masing-masing. Mereka mengacungkan senjata, namun Abraham segera memerintahkan mereka untuk tidak bertindak.

Melihat hal itu, perdana menteri juga menyiapkan pasukannya untuk sekedar berjaga-jaga. Untuk mengantisipasi kejadian ini.

"Kok jadi seperti ini?" gumam Andreas.

Carlos berjalan kedepan, terlihat hewan-hewan buas mengaum mengeluarkan suara mereka masing-masing.

Abraham tertawa senang, karena hewan-hewan mengaum dihadapan Carlos. Seketika Carlos tersenyum.

"Kemari lah kalian semua wahai sahabatku!" Dengan suara lantang dan kedua tangannya di rentangkan, Carlos memanggil mereka sahabat.

Abraham berhenti tertawa dan melongo saat melihat hewan-hewan miliknya malah tunduk kepada Carlos.

"Tidak, itu tidak mungkin," gumamnya sambil geleng-geleng kepala.

Abraham saja butuh waktu bertahun-tahun untuk membuat hewan-hewan itu jinak. Namun Carlos, tidak perlu banyak waktu, semua hewan itu menghampiri dirinya.

Abraham semakin melongo saat melihat hewan peliharaannya malah patuh kepada Carlos.

"Kembali kalian, tuan kalian itu aku bukan dia!" pekik Abraham pada hewan-hewan itu.

Namun mereka seolah tuli dan hanya menjilati Carlos. Carlos mengelus rambut singa putih, kemudian memintanya untuk menyingkir.

"Kalian pergi kesana," pinta Carlos.

Dengan patuhnya hewan-hewan itu mengikuti permintaan Carlos. Abraham tidak terima lalu mengeluarkan pistol dan hendak menembak salah satu dari hewan itu.

"Jika kau menembak mereka, aku juga tidak akan segan-segan untuk menembak mu," ancam Carlos yang juga mengacungkan pistol.

Pistol milik Carlos lebih canggih dari milik Abraham, juga daya tembak nya lebih kuat. Bahkan untuk jarak beberapa puluh meter pun bisa.

Abraham menurunkan senjatanya, karena disekelilingnya sudah banyak prajurit dan pengawal yang siap dengan senjata mereka.

Sementara pengawal Abraham juga tidak berani karena mereka kalah jumlah. Akhirnya Abraham pun menyimpan kembali senjatanya.

Ia berjalan menghampiri Carlos. "Kali ini kamu menang, tapi tidak untuk lain kali," kata Abraham dengan suara pelan.

Carlos tersenyum miring. "Oke, aku nantikan waktunya tiba. Dan ingat, kamu bisa mengancam ku, aku bisa menghancurkan mu," balas Carlos.

"Kita kembali!" teriak Abraham. Merekapun masuk kedalam mobil masing-masing dan akan kembali ke negaranya.

"Yang Mulia, kenapa mereka dibiarkan pergi?" tanya perdana menteri.

"Paman, tidak semuanya harus diselesaikan dengan kekerasan, tapi jika mereka bertindak lebih jauh, kita juga tidak akan tinggal diam," jawab Carlos.

Sedangkan hewan-hewan milik Abraham di tinggal begitu saja. Karena tidak ada satupun yang mau ikut Abraham kembali.

"Nak, kamu tidak apa-apa?" tanya kakek Bahram.

"Tidak kek, aku baik-baik saja," jawab Carlos.

Andreas tersenyum, tidak salah dia menyerahkan tahta kerajaan kepada Carlos. Selain pintar, Carlos juga bijaksana. Bahkan hewan pun tunduk kepadanya.

"Terima kasih Nak, kamu bisa merebut kembali wilayah timur. Tapi aku rasa, masalah ini tidak akan sampai disini saja," kata Andreas.

"Aku tahu ayah, semua konsekuensinya sudah aku pikirkan. Asalkan mereka tidak menindas rakyat yang ada di situ," ujar Carlos.

Sementara hewan-hewan yang Carlos selamatkan duduk di tanah dengan menggoyangkan ekornya masing-masing.

"Kalian, kemari lah," ucap Carlos kepada hewan-hewan itu. Ajaibnya, mereka patuh dan menghampiri Carlos.

Carlos memerintahkan perdana menteri untuk membawa hewan-hewan itu kebelakang istana. Karena Carlos sudah menyiapkan tempat khusus hewan.

Perdana menteri tidak berani, namun Carlos meyakinkan jika mereka sangat jinak.

"Yang Mulia, jika dengan Anda mereka akan jinak, tapi ...."

"Tenanglah Paman, semuanya akan baik-baik saja kok," potong Carlos.

"Putih, ikut paman perdana menteri!" perintah Carlos pada singa putih. Hewan yang paling besar di antara mereka.

Singa itu mengaum membuat perdana menteri kaget. Untung saja jantungnya masih kuat. Perdana menteri bergidik ngeri melihatnya.

Namun beberapa detik kemudian, hewan-hewan itu mengikuti perdana menteri atas permintaan Carlos.

Perdana menteri yang berjalan didepan sesekali menoleh ke belakang. Ya mana tahu, lengah sedikit langsung di terkam dan tinggal nama.

1
Pucung Pucung
Thor,kalau bisa buat cerita nya anak charlos Thor Thor sampai dewasa..dan anak sepupu"nya juga Thor..cerita nya sangat menarik Thor..jangan buat di tamarin thor
Astuti tutik2022
Nach ini baru bener thoor gunakan keluarga besar Henderson jga... seperti para menantu laki" yg lain jga menggunakan gabungan nma dari keluarga kedua belah pihak
Astuti tutik2022
Rudalny diarahin ke negara mush yg mau nyerang kan thoor...
Sani Srimulyani
makin seru aja.
StAr 1086
next
Yani Sugondo
masa ditamatin thooor, ms C blum ketemu jodohnya, rasanya kurang dong, semangat
Fano Piskal
klo bsa ya pasanganya sma mafia
Fano Piskal
tinggal crita Carla Thor:v
suti markonah
semangat thorrrr
Astuti tutik2022
Harusnya pake thor nama Hendersonny, untuk tetap menghormati keluarga besar Henderson yg lain....
Amy
menegangkan
Astuti tutik2022
Wookkeeeeehhhhh
Maria Lina
lgi ya thor ditunggu ni
Atik Marwati
ditambahi handerson juga bagus..
Putri Laely
lanjut Thor
Puspa Dewi kusumaningrum
aq msh nurut aj thooor
yg penting seru💪💪💪💪💪
Yani Sugondo
persiapan yg matang untuk menghadapi lawan, Semoga tidak ada perang, dan rudal salah sasaran
Maizuki Bintang
attar hendarson d belakangnya Carlos😀😀
Apriliyani Astuti
lanjut lagi ya thor. semangat nulis cerita nya nih.
Bunda'nya Alfaro Dan Alfira
typo dikit ngak masalah ya thor yang penting ada al nya..semangat
Pa'tam: Hehe, aku juga baru ngeh saat baca komentar dari mereka. Ku baca ulang sampai aku senyum sendiri karena namanya sama.
Bunda'nya Alfaro Dan Alfira: iya kk tadi aku baca ulang² eh beneran sama trnyata...semangat
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!