NovelToon NovelToon
Petaka Malam Reuni

Petaka Malam Reuni

Status: tamat
Genre:Tamat / Duda / Balas Dendam / Konflik etika / Cinta Terlarang / Trauma masa lalu
Popularitas:555.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Mhaya Yanti

Kinara tak menyangka jika kedatangannya di acara reuni akan membawa bencana bagi kehidupan selanjutnya. Bertemu dengan pria yang dulunya membuat hidupnya tertekan.

Hingga ia memutuskan untuk pergi dari kehidupan sang pria. Dan kali ini, pertemuan dirinya dan pria masa lalunya membawa duka lara untuk dirinya.

"Aku sudah lama menunggu kehadiranmu! Biarkan malam ini menjadi saksi rasa sakit hatiku padamu Kinara."~ Edgar Regantara

"Kau tak tau bagaimana rasanya jadi aku, Mungkin dengan cara kamu membalaskan dendam padaku! Rasa sakit hatimu lenyap bersamaan dengan luka yang akan aku bawa pergi" ~Kinara Saqeel Ardav

Sanggupkah Kinara melewati semua itu, melewati hal tak terduga dari masa lalunya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mhaya Yanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PMR 31

"Dad-dy, apa yang Daddy lakukan disini?" tanya Regina dengan nada terbata-bata. Ia sangat syok mendapati sosok Regantara yang tengah menatapnya nyalang.

"Tangkap dia, " bentak Regantara memerintah pengawalnya untuk membawa paksa bahkan menyeret tubuh syok Regina.

Plakk...

"Apa yang sudah kau lakukan pada menantuku, Regina? Kamu bosan hidup hah!" bentak Regantara pada Regina yang sudah mengeluarkan jurus tunggalnya. Wanita itu membela diri dengan suara tangisannya, jika dulu Regantara akan luluh mendengar tangisannya namun berbeda untuk saat ini. Ia merasa jijik akan suara tangisan yang keluar dari bibir Regina.

"Apa yang sudah jalang itu berikan padamu dan Edgar, sampai kalian tega ingin menghabisi ku bahkan membunuhku," bentak Regina dengan tangan yang masih setia berada di genggaman dua pengawalnya itu.

Plakkk...

"berhenti memanggilnya jalang Regina. Nama itu cocoknya buat kamu jalang," bentak Regantara yang sudah kepalang emosi dengan tindakan Regina. Pria itu kembali menampar Regina hingga sudut bibir wanita itu mengeluarkan darah.

"Dad, tolong. Saki-it," teriak Kinara yang masih terduduk lemah disana. Dengan mata membulat, Regantara berlari kearah Kinara dan membopong tubuh lemah itu dalam gendongannya.

"Jangan biarkan dia lepas, kurung dia di tempat biasa,"sentak Regantara sebelum melenggang pergi dari apartemen milik Edgar.

Pria itu akan membawa Kinara kerumah sakit agar dapat ditangani dengan baik oleh dokter terbaik. Regantara tak ingin terjadi sesuatu yang buruk pada Kinara bahkan keturunan Regantara selanjutnya.

"Bertahanlah, Tania," Regantara berucap dengan mimik wajah penuh kekhawatiran . Bahkan nama sang menantu- pun terganti dengan nama yang masih melekat dihatinya.

Kinara mendengarnya, namun ia mengabaikan karena rasa sakit yang menderanya terlalu menyakitkan.

"Jalankan mobilnya, cepat." Regantara membentak sopir pribadinya kala tubuhnya sudah masuk kedalam kursi kemudi dengan Kinara yang masih setia dalam gendongannya.

Wanita itu memejamkan mata dalam dekapan Regantara,ia mencoba menetralisir rasa sakit yang datang pada tubuhnya dengan memejamkan mata.

Nihil

Rasa sakit itu semakin menjadi meskipun ia berusaha untuk tetap tenang.

Tok...tok...

"Dad, buka, Dad. Kenapa dengannya?" ketukan pintu tepat disebelah Regantara membuat atensi pria paruh baya itu melonggok. Pria itu dengan cepat membuka kaca mobilnya dengan kasar .

"Masuk, Ed. Tania dalam keadaan bahaya," sentak Regantara dengan wajah keseriusannya.

Tanpa mendengarkan penjelasan lebih detail lagi dari Regantara, sosok Edgar memutari mobil pribadi Regantara dan mendudukkan dirinya disebelah sang Papa.

"Ra, Bagai___ cepat jalan," teriak Edgar ketika melihat keadaan Kinara yang masih setia dalam dekapan Regantara.

Mobil itu berjalan dengan penuh tuntutan, dimana Regantara dan Edgar terus saja membentak sang sopir agar mempercepat laju mobilnya. Sang sopir hanya diam, namun sekuat tenaga ia mengikuti titah sang majikan dengan penuh hormat.

"Sayang, kenapa bisa begini," tanya Edgar ketika melihat darah segar mengalir dari balik dress yang dikenakan Kinara.

Edgar semakin cemas apalagi ketika Kinara terus saja memejamkan matanya.

"Ra, buka matamu." Edgar mencoba memukul pelan pipi Kinara. Ia ketakutan jika fikirannya saat ini menjadi kenyataan bahkan ia mencoba mengambil alih Kinara dalam gendongan Regantara. Namun nihil, Regantara tak sekalipun mau memberikannya pada Edgar.

Pria paruh baya itu enggan berbagi dengan Edgar, sekalipun wanita yang ada dalam gendongannya adalah istri anaknya. Entahlah, Edgar merasakan emosi dengan sikap Regantara saat ini.

Bersambung...

1
Setianingrum Ningrum
Luar biasa
Kimmy imut
enak banget tuh asli
Dewi Nuraeni
Edgar..edgar/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Fajar Ayu Kurniawati
.
Kurniawati Nita
Kecewa
Kurniawati Nita
Buruk
MSIT
Luar biasa
Yovita Vita
ank pak Regan msh hidup
Yovita Vita
pasti ulah mantan istri Edgar
Yovita Vita
seru ceritanya
mengandung bawang iya,emosi iya
gado2 😁
Iges Satria
janinnya kan baru 4 mingguan ya ( meninggal dlm rahim?? jd harus di operasi ? ) bukankah cuma butuh kuret krn keguguran... berasa udah berbentuk bayi aj thor /Smile/
Ayu Ilyas
sean itu siapa y.
Hermisa Ndnangin
jangan jangan mamaknya Kinara cintanya Deddy Edgar 😄😄
Hermisa Ndnangin
aku mendukungmu Berliana,bunuh saja regina🤣🤣🤣🤣 tertawa jahat
Nor Azijah
Luar biasa
Ririn Nursisminingsih
mungkin edgar bukan anak regina
Aurora
Luar biasa
yunidarwanti2
oh rupanya kisah daddy Regantra gk jauh beda dg Edgar 😥😥
💞Amie🍂🍃: Lah, kakak juga ngikut kesini😁😁
total 1 replies
yunidarwanti2
apa maksud kedatangan daddy Regantara ya🤔🤔
Betty Sam
cepat x kak.tamat nya
💞Amie🍂🍃: hehe maaf ya kak🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!