NovelToon NovelToon
Putri Jenderal Yang

Putri Jenderal Yang

Status: tamat
Genre:Tamat / Fantasi Timur / Reinkarnasi / Romansa Fantasi / Romansa
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Win

Yang Qing Xia di bunuh secara kejam oleh ibu tiri dan kakak tirinya. Belum puas melihat kematian adiknya, sang kakak melempar tubuh Qing Xia ke sebuah hutan yang terkenal sebagai sarang serigala.

Sebuah jiwa dari alam lain tiba-tiba terbawa dan masuk ke dalam tubuh Qing Xia. Jiwa itu menyadari keberadaannya di dalam hutan dan saat ini dia di kelilingi oleh kawanan serigala yang sedang kelaparan.

"Haruskah ku bunuh kalian semua?"

"Wanita yang benar-benar menarik!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Win, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 31. Terungkap

"Apa yang anda bicarakan? Saya sama sekali belum pernah hamil. Mana mungkin saya melakukan aborsi, jangan sembarangan bicara!" jawab Fang Ai Li dengan wajah gugup dan panik.

"Kalau begitu, anda tidak keberatan kan jika saya memanggil tabib untuk memeriksa rahim anda yang ti-dak-per-nah-ha-mil!" Se Se bertanya dengan menekankan kata "tidak pernah hamil".

Fang Ai Li semakin panik, jika diperiksa oleh tabib, dia tentu akan ketahuan berbohong.

Nyonya Fang segera menghardik Se Se, dia mendekat lalu berkata dengan suara tinggi, "Nyonya Han, anda tidak boleh menghina dan mempermalukan anak saya hanya karena ingin melindungi anak anda yang bajingan itu!"

Se Se menatap kesal ke arah Nyonya Fang, ingin rasanya dia menampar wajah wanita itu yang telah menyebut Han Ze Xin sebagai seorang bajingan.

Han Ze Xuan berdiri, wajahnya kini memerah karena marah. Dia menggenggam tangan istrinya yang saat ini mengepal erat, "Serahkan masalah ini padaku." bisik Han Ze Xuan.

"Menteri Fang, jika anda datang untuk meminta pertanggung jawaban, bukankah anda harus memiliki bukti?"

"Tentu saja aku membawa bukti dan saksi kemari. Banyak orang yang melihat putra anda keluar dari kediaman kami. Dia bahkan tidur di atas ranjang putri kami." jawab Menteri Fang.

"Baiklah, kalau memang itu bisa di jadikan sebagai bukti. Aku akan meminta keadilan dari Kaisar, karena putri anda selalu menyusup ke kamar putraku. Dia pasti sudah berkali-kali melecehkan tubuh putraku yang berharga. Sepertinya aku juga harus ke pengadilan untuk menuntut putri anda yang sudah menculik Han Ze Xin lalu menyebarkan rumor palsu." Han Ze Xuan tersenyum sinis, dia menatap Menteri Fang dengan tatapan yang dingin.

"Kau!" Menteri Fang kehabisan kata-kata. Dia merasa marah hingga ke ubun-ubun.

"Kau apa kau? Kalian ini benar-benar keluarga yang tidak tau malu!" benak Yu.

Yu berdiri di dalam ruangan, dia mendengarkan semua percakapan mereka. Dia tentu saja tidak percaya dengan tuduhan dari Fang Ai Li terhadap Tuan Mudanya. Dia tau persis sifat Han Ze Xin dan jelas jika laki-laki itu hanya tertarik kepada Qing Xia.

"Aku tidak akan memperpanjang masalah ini. Kenapa kita tidak mengambil jalan tengah saja?" ucap Menteri Fang, dia berusaha tenang agar tujuannya tercapai.

"Apa yang anda maksud dengan jalan tengah?" tanya Han Ze Xuan.

"Kita bisa menikahkan mereka berdua. Bukankah itu akan meredakan rumor yang beredar sekaligus menjaga nama baik dari putriku." ucap Menteri Fang yang masih berkhayal.

"Jangan berharap! Aku tidak akan menikahkan putraku dengan seorang wanita yang membunuh anaknya sendiri!" sahut Se Se.

"Apa maksud anda? Apakah anda sedang mencurigai anak saya sekarang?" bentak Nyonya Fang.

"Sepertinya kalian tidak akan mengaku sampai aku mengungkapkan identitas ku yang lain." sahut Han Ze Xin.

Han Ze Xin mengeluarkan topengnya, dia memasang topeng itu di wajahnya. Menteri Fang dan Nyonya Fang sangat terkejut, sementara Fang Ai Li semakin panik.

Fang Ai Li sudah mengetahui jika Han Ze Xin adalah Tuan Tabib di keluarga Huang. Tapi dia tidak menyangka, laki-laki itu akan mengungkapkan identitasnya hanya demi menolak pernikahan mereka.

"Aku tau dengan jelas, Nona Fang sudah pernah hamil, dia bahkan membunuh janinnya yang masih berusia 2 bulan. Kalian tidak akan bisa membohongi mataku." ucap Han Ze Xin dengan wajah dingin.

Fang Ai Li merasa sangat malu dan terhina, dia tidak menyangka jika rahasia ini akan terungkap. Selama 4 tahun, dia sudah menjaga rahasia ini. Demi menutup mulut orang-orang, dia bahkan tidak segan membunuh semua pelayan setianya yang mengetahui hal ini.

"Nona Fang, saya akan melupakan masalah ini jika anda menghilangkan rumor yang beredar. Sebaliknya, jika rumor ini semakin memburuk, saya terpaksa harus membongkar rahasia anda di depan umum. Anda mengerti maksud ucapan saya?" ancam Han Ze Xin.

Fang Ai Li mengepalkan kedua tangannya, kuku di jarinya menusuk hingga ke telapak tangan. Dia menatap wajah Han Ze Xin dengan ekspresi marah dan juga dendam.

"Aku akan membalas semua penghinaan ini." benak Fang Ai Li.

Fang Ai Li berbalik badan, dia berlari keluar dari kediaman Han. Kedua orang tuanya menyusul, mereka berlari masuk ke dalam kereta kuda.

Han Ze Xin masih sangat marah, Ibu dan Ayahnya menepuk pelan pundak putranya itu. "Ternyata, memiliki wajah yang tampan juga sebuah masalah." benak Se Se.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Qing Xia ingin mencoba seberapa jauh dia bisa melihat dengan jelas, dia masuk ke dalam hutan dan mencoba melihat sekeliling. Rumput yang bergoyang, daun kering yang terjatuh, tetesan embun dari daun yang membasahi tanah, pasukan semut yang berjalan, ulat di dalam kepompong. Semuanya terlihat jelas di mata Qing Xia.

Qing Xia bertanya-tanya dalam hati "Kenapa mataku tiba-tiba memiliki kekuatan ini? Apa yang terjadi? Apakah laki-laki itu yang membuatnya seperti ini?"

Qing Xia berjalan kembali ke kota, karena kelaparan, dia ingin segera makan mie panas yang dijual di pinggiran jalan. Qing Xia duduk di kursi kosong yang berada di belakang kios. Dia memesan semangkuk mie dan teh hangat.

Beberapa orang tamu yang duluan tiba mulai bergosip ria. Qing Xia hanya duduk diam mendengar apa yang mereka ucapkan.

"Kalian tau kan? Pagi tadi putra dari keluarga Han tertangkap basah berada di dalam kamar Nona Fang."

"Kasihan sekali Nona Fang, hancur sudah kehormatannya."

"Mungkin selamanya dia tidak akan bisa menikah lagi, atau dia hanya akan berakhir sebagai seorang selir."

"Laki-laki itu benar-benar keterlaluan, dia pergi begitu saja setelah meniduri anak gadis orang!"

"Begitulah jika kau memiliki kekuasaan yang tinggi."

Qing Xia merasa penasaran, siapa laki-laki yang mereka maksud itu. Dia bertanya kepada seorang pelayan yang lewat di samping.

"Kakak cantik, apakah kakak tau siapa orang yang sedang mereka bicarakan?"

Pelayan itu mendekat, dia lalu berbisik di telinga Qing Xia, "Putra dari keluarga Han. Namanya Han Ze Xin.

Mendengar nama Han Ze Xin, wajah Qing Xia langsung kesal. "Dasar laki-laki mesum! Fang Ai Li yang bagai nenek lampir itu pun tidak kau lepaskan." benak Qing Xia.

Perasaan Qing Xia menjadi buruk, dia bahkan tidak berselera lagi untuk menikmati mie panas yang baru di hidangkan oleh pelayan. Qing Xia meletakkan uang di atas meja, dia lalu pergi berkeliling untuk mencari pemasukan tambahan.

Qing Xia memperhatikan barang apa yang laris di sana, dia ingin membuka usaha untuk mengumpulkan uang sendiri karena dia memerlukan banyak uang untuk membayar Max atas informasi yang sudah dia berikan.

Qing Xia melewati sebuah rumah judi, karena penasaran, Qing Xia masuk ke dalam dan melihat bagaimana cara mereka berjudi. Setelah beberapa saat, Qing Xia berpikir untuk mendapatkan uang dengan cara berjudi.

Tanpa menunggu lama, Qing Xia langsung ikut berjudi. Dia memilih permainan dadu yang bertaruh angka kecil dan besar. Dengan menggunakan kekuatan mata yang tembus pandang, uang yang Qing Xia miliki kini sudah bertambah hingga 100 kali lipat.

"Wow, dia menang lagi."

"Benar-benar dewa judi."

"Aku akan mengikuti pilihan dari Nona ini."

"Aku juga!"

"Aku juga ikut."

Orang-orang mulai membicarakan Qing Xia, mereka bahkan mengikuti pilihan yang di ambil oleh wanita itu. Setelah beberapa waktu, seorang laki-laki memanggil Qing Xia.

"Nona, Tuan kami ingin bertemu dengan anda. Tolong ikuti saya!"

Karena penasaran, Qing Xia mengikuti langkah laki-laki itu hingga tiba di sebuah ruangan. Seorang pria tampan duduk bersama dua orang wanita muda. Kedua wanita itu berada di dalam pelukan laki-laki yang menjadi Tuan pemilik tempat judi.

"Tuan Muda, Nona ini yang sudah menang dari tadi." lapor pelayan.

"Keluarlah kalian semua." perintahnya yang lalu berjalan mendekati Qing Xia.

Laki-laki berwajah cantik tapi memiliki tubuh yang kekar. Itulah penilaian Qing Xia untuknya.

"Wanita cantik, aku suka!" ucapnya sambil menyentuh wajah Qing Xia.

Qing Xia memukul tangan laki-laki itu dia lalu bertanya, "Siapa kau? Kenapa memanggilku kemari?"

"Aku takut kau akan membuat tempatku ini tutup dalam satu hari. Jadi aku akan menawarkan kerja sama denganmu. Bagaimana? Apa kau tertarik?"

"Kau belum menjawab, Kau ini siapa?" tanya Qing Xia lagi dengan wajah dinginnya.

"Namaku Shang Chi. Nona Su!"

"Ternyata kau tau siapa aku." ucap Qing Xia yang mulai mencurigai laki-laki di hadapannya.

"Mana mungkin aku tidak mengenali wanita secantik anda, jadi bagaimana? Apakah anda tertarik untuk mendengarkan lebih lanjut?" tanya Shang Chi.

"Tidak perlu, aku menolak." jawab Qing Xia dengan cepat.

Qing Xia berbalik badan, dia lalu keluar dari ruangan itu. Shang Chi menatapnya sambil tersenyum, laki-laki itu lalu berkata sambil mengangkat sebuah cangkir arak. "Gadis yang menarik."

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Han Ze Xin berada di dalam kamarnya, dia baru selesai mengganti perban. Han Ze Xin menatap langit-langit kamar, muncul bayangan wajah Qing Xia di sana.

"Yang Qing Xia, aku merindukannya." gumam Han Ze Xin.

Laki-laki itu memejamkan mata, dia mencoba untuk tertidur. Namun ternyata bayangan wajah Qing Xia masih mengganggunya. Di benak laki-laki itu selalu saja muncul wajah Qing Xia. Akhirnya dia bangkit berdiri, kemudian pergi dari kediaman Han menuju kediaman Su.

Qing Xia melihat tamu yang tidak di undang memasuki halaman, dia segera keluar agar Han Ze Xin tidak masuk ke dalam kamarnya.

"Mau apa lagi kau datang kemari?" tanya Qing Xia dengan nada ketus.

"Jika aku bilang aku merindukanmu, apa kau akan percaya?" tanya Han Ze Xin sambil tersenyum.

"Tidak!" jawab Qing Xia secara cepat.

"Kau ini benar-benar tidak punya hati nurani." keluh Han Ze Xin dengan wajah yang bersedih.

"Oo, memang benar aku tidak punya hati. Masalah untukmu?" sahut Qing Xia.

"Tentu saja masalah, aku kan berniat mencuri hatimu." gombalan Han Ze Xin pun di mulai.

Han Ze Xin berjalan mendekat, dia langsung mengecup bibir merah Qing Xia sambil melingkarkan lengannya ke pinggang ramping Qing Xia.

"Kau belum puas bermain dengan Fang Ai Li?" sindir Qing Xia sambil memukul lengan Han Ze Xin agar pelukannya terlepas.

Mendengar pertanyaan itu, Han Ze Xin tersenyum senang, dia lalu bertanya kepada Qing Xia. "Kau cemburu?"

Han Ze Xin kembali memeluk Qing Xia, kali ini lebih erat.

"Mimpi!" gumam Qing Xia yang terdengar di telinga Han Ze Xin.

"Kau yakin?" tanya laki-laki itu lagi sambil mencengkram dagu Qing Xia dan mendongakkan wajahnya.

"Ya...!"

Qing Xia ingin menjawab yakin, namun Han Ze Xin segera membungkam bibirnya. "Ini hukuman!" ucapnya lalu kembali menikmati bibir Qing Xia yang terasa manis.

Qing Xia mengeluarkan jarum dari balik lengan baju, dia menusukkan jarum itu ke leher Han Ze Xin. Laki-laki itu langsung mematung dengan bibir yang masih menempel dengan bibir Qing Xia.

Qing Xia mundur ke belakang, dia melepaskan pelukan dan ciuman dari Han Ze Xin. Wanita itu tersenyum menatap Han Ze Xin, dia lalu berbisik, "Nikmati waktumu!"

Qing Xia lalu berbalik badan, dia berjalan kembali ke dalam kamarnya. Qing Xia mengira jika Han Ze Xin akan mematung di sana hingga pagi hari. Namun ternyata dugaannya salah, laki-laki itu masuk ke dalam kamar setelah Qing Xia berbaring di atas ranjang.

Han Ze Xin segera menindih tubuh Qing Xia, dia tersenyum nakal sambil menatap wajah wanita di bawahnya. "Aku mau, bolehkah aku melakukannya?" tanya Han Ze Xin dengan wajah memelas.

"Mau apa?" tanya Qing Xia yang lugu dan polos. Dia sama sekali tidak mengerti apa yang dibicarakan oleh Han Ze Xin.

"Jawab dulu dengan kata boleh. Aku akan menjelaskan kepadamu secara langsung dengan tindakan." Han Ze Xin tersenyum lagi, kali ini lebih nakal dan terlihat bahagia.

"Boleh." jawab Qing Xia yang terpancing karena penasaran.

Han Ze Xin melebarkan senyumannya, tanpa menunggu lama, dia langsung melahap bibir Qing Xia. Tangannya menyelusup di balik pakaian Qing Xia, mencari dan maraba-raba kulit sensitif di bagian dalam tubuhnya.

"Aghhhhhhh....!"

Suara desah*an keluar dari bibir Qing Xia, membuat Han Ze Xin semakin bersemangat.

"Ckkk, aku malah dibodohi laki-laki ini!" benak Qing Xia.

Qing Xia tidak bisa menolak lagi, sebab dia menyadari perasaannya untuk Han Ze Xin bukan sekedar rasa terima kasih.

"Aku mencintai laki-laki ini." benak Qing Xia.

Qing Xia memejamkan mata, menikmati belaian tangan dan bibir Han Ze Xin yang menyentuh bagian sensitif di tubuhnya. Sesekali suara rintihan terdengar dari bibir merah Qing Xia karena Han Ze Xin menggigit kulit di tubuhnya.

Han Ze Xin tiba-tiba berhenti, dia menjauhkan wajahnya lalu menatap Qing Xia dengan tatapan dingin.

"Kenapa dia tidak meronta? Apakah dia sudah terbiasa berhubungan badan dengan laki-laki?" benak Han Ze Xin.

"Kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Qing Xia dengan nada rendah.

"Kau, apakah kau sudah sering melakukan ini?" tanya Han Ze Xin secara langsung.

Wajah Qing Xia berubah kecewa, dia merasa kesal dan marah. "Sekarang, apakah kau sedang menganggapku sebagai seorang pelacur?" tanya Qing Xia sambil menatap mata Han Ze Xin.

^^^BERSAMBUNG...^^^

1
Jade Meamoure
gak heran sih kalo pangeran udah DP duluan baru nikah jaman sekarang aja banyak noh apalagi jaman dulu
Helen Nirawan
maka ny jgn asal comot aj , kan liat tuh bini lu , gila sinting , gk ada otak , ampun d , bini model gt racun in 😈😈😈
Sarah Arami
sip
Veri Andrian
Luar biasa
Jjlynn Tudin
heran aku kenapa lelaki boleh bediri berkali2 dlm sehari🫢
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу​​​᭄
hwaiting
£rvina
Luar biasa
DN
kok aneh ya ... masa racun ganas PD jaman dahulu, obat nya berhubungan intim. apakah itu yg namanya obat perangsang....?? pdhl racun itu di berikan sedari Qing Xia kecil loh....
DN
Luar biasa
Angel Ribka
bukan orang munafik tapi sex bebas sebelum nikah gimana..... kalau sekarang sudah halal baru enak dibaca, maaf ya thor
Angel Ribka
ya kamu pelacur setiap disentuh gak pernah nolak
Angel Ribka
ceritanya sex bebas berarti pangeran tidak tahu tata krama sedang cerita kerajaan itu yang sering kubaca tokoh utama biasanya tahu moral dan etika,
Angel Ribka
pendekarnya perempuan pelacur ya kok selalu dilecehkan cowoknya dan selalu kalah gimana sich harga dirinya, ceritanya sebentar-sebentar diranjang
beybi T.Halim
awal yg bagus sat set.,mati
Grey
hey itu ajaran sesat😭
LEGIASTARI
Luar biasa
As Tini
ini knp udh lahir 2x mlah msih bego sih, bukannya tmbah pinter adehhh jd mless bcanya
As Tini
adehh trlalu ribet thorr, smua mlrang menikah gmna sih, ribet bnget,
Helen Nirawan
lama2 kesel ma han ze xin , laki gk tau diri , lu yg tidurin dia , skr lu anggap di cewe " lampu merah ", enak amat lu jd cowo y , ngaca sono sadar diri lah , jgn merasa plg bener sapa elu , kampret , issshh
un3's
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!