NovelToon NovelToon
MAFIA CILIK PENCURI HATI

MAFIA CILIK PENCURI HATI

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Anak Genius / Ibu Pengganti / Angst
Popularitas:91.9k
Nilai: 5
Nama Author: Kemilau Senj@

Bukankah setiap makhluk hidup yang bernama anak kecil itu selalu lucu dan menggemaskan? Sikapnya, cara bicaranya, tubuh mungilnya, semua nya menggemaskan.

Tapi bagaimana jika anak kecil itu adalah putra seorang Bos Mafia yang paling di takuti dunia? Beranikah kau menyentuhnya?

Hera, gadis manis yang terpaksa menjadi ibu sambungnya. Harus mengurus segala hal yang berhubungan dengan anak kecil tersebut.

Bisakah Hera bertahan menjadi ibu sambung dan hidup di tengah dunia mafia? Bagaimana dia menjalani hidupnya bersama anak sambung dan suami mafia nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kemilau Senj@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. ENTAH DIMANA

Mentari bersinar terang, seolah memberi tahukan seluruh alam semesta betapa berkuasanya dia untuk memberikan cahaya kehidupan bagi seluruh makhluk. Waktu berkuda keluarga kecil Tuan Tama pun sudah usai. Mereka telah kembali ke kamarnya masing-masing.

Deon memutuskan untuk tidur siang setelah membersihkan dirinya dengan bantuan Hera, sebagai pengasuh kesayangannya. Nanti setelah makan siang, dia akan belajar tentang manajemen bisnis bersama ayahnya langsung.

Entah angin apa yang membuat ayahnya yang super sibuk itu mau meluangkan waktunya untuk mengajari Deon. Biasanya Tuan Tama hanya akan mencarikan guru terbaik untuk mengajari Deon. Tapi sekarang, dia bahkan turun tangan langsung untuk mengajari putranya. Sungguh perubahan yang luar biasa.

Karena Deon tengah tidur siang, jadi Hera pun memutuskan kembali lagi ke kamarnya untuk membersihkan diri. Dibawah guyuran air shower, Hera mengenang kembali kejadian saat berkuda tadi. Hera merasa Tuan Tama sangat gagah saat menunggangi kuda. Apalagi posisi mereka sangat dekat, bahkan Hera sampai memeluk laki-laki tampan itu tadi. Mengingat semua kenangan itu membuat jantungnya kembali berdetak kencang.

"Ya Tuhan, apa aku benar-benar punya penyakit jantung sekarang? Detak jantungku sangat cepat, apa itu artinya aku akan segera mati?" Hera bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Tidak biasanya dia seperti ini.

Tak jauh berbeda dengan Hera, Tuan Tama juga tengah bernostalgia dengan kenangan singkat yang baru saja diukirnya bersama Hera. Tidak sia-sia dia libur kerja hari ini.

"Ternyata menyenangkan juga." Gumamnya pelan. Sebuah senyum tipis terlukis indah di wajah tampannya.

Tidak ada yang tau bagaimana perasaan Tuan Tama saat itu. Sebenarnya saat Hera berada di pelukan nya tadi, jantung nya pun berdetak tidak terkendali. Bahkan wajahnya sampai memerah karena Hera yang tiba-tiba memeluk nya. Tapi dengan kemampuan mengendalikan emosinya, dia bisa menutupi itu semua.

Tuan Tama merasa seperti ada getaran aneh di hatinya saat berdekatan dengan pengasuh Deon tersebut. Tapi dia tidak mengerti apa itu.

Karena sibuk dengan lamunannya, Tuan Tama tidak menyadari bahwa seseorang tengah memperhatikan nya.

"Tidak akan kubiarkan berjalan semudah itu."

***

Jam makan siang telah tiba. Deon pun telah bangun, dan berjalan turun bersama Hera untuk menikmati makan siang bersama. Jika biasanya mereka hanya akan makan siang berdua, maka siang ini mereka akan makan bertiga. Tentu saja dengan Tuan Tama sebagai kepala keluarga.

Tuan Tama yang memang telah lebih dulu sampai di meja makan, memperhatikan Hera yang berjalan berdampingan dengan putranya. Entah kenapa dia merasa bahwa ada yang berbeda dari Hera. Gadis itu terlihat lebih cantik dari biasanya.

Meskipun tetap memakai pakaian pelayan, namun tak lantas menyembunyikan pesona kecantikan alami Hera. Tuan Tama baru menyadari hal itu.

Tuan Tama terpana akan penampakan pasangan anak dan ibu sambung yang saling menyayangi tersebut. Melihat bagaimana mereka tertawa bersama membuat Tuan Tama merasa memiliki keluarga yang utuh.

"Ada apa?" Tanya Deon membuyarkan lamunan ayahnya. Tuan Tama bahkan tak sadar bahwa Deon dan Hera sudah sampai di hadapannya.

"Kalian lama sekali." Cetus Tuan Tama menutupi kecanggungan nya. Lagi-lagi dia ketahuan oleh anaknya.

Deon memperhatikan ayahnya yang sedang curi-curi pandang pada Hera, sambil sesekali menikmati makanannya.

"Aku ingin jalan-jalan bersama Hera." Ucap Deon memberitahu ayahnya.

"Pergilah!"

"Bukan di mansion."

Jawaban Deon berhasil membuat Tuan Tama mengalihkan pandangannya. Kerutan tercetak jelas di kening nya. Pertanda dia tidak mengerti maksud putranya itu.

"Aku ingin membawanya keluar dari sini."

"Tidak."

"Kami tidak akan lama..."

"Tidak. Sedetikpun tidak."

Tuan Tama menjadi kesal mendengar permintaan putra kesayangannya. Selama ini Deon tidak pernah pergi jauh. Dia hanya diperbolehkan berada di sekitar mansion tempat tinggalnya. Semua yang di inginkan dan di butuhkan Deon ada di kawasan mansion. Jadi dia tidak perlu kemanapun lagi. Begitu keputusan sepihak yang di ambil Tuan Tama atas putranya.

Dengan perasaan kesal, Tuan tadi menyudahi makan siangnya dan meninggalkan Deon dan Hera begitu saja. Deon tidak terkejut sama sekali dengan respon ayahnya. Hal ini bukan yang pertama bagi mereka.

Namun tidak begitu bagi Hera. Dia justru merasa bahwa Tuan Tama itu aneh, dan terlalu mengekang putranya. Padahal Deon hanya pergi keluar sebentar saja. Kenapa respon nya harus semarah itu? Hera sungguh tidak mengerti.

Hera menatap wajah tampan Tuan mudanya. Hanya ada raut datar di sana. Tuan mudanya tetap makan dengan tenang seperti tidak ada kejadian apapun sebelumnya.

Beberapa menit kemudian, Deon pun selesai dengan makanan nya. Begitu pun dengan Hera. Dia segera mengantar Deon ke kamarnya untuk beristirahat sejenak. Sebentar lagi Deon akan belajar bersama ayahnya.

"Tuan muda." Panggil Hera saat mereka telah berada di kamar Deon. Sambil berlutut di hadapan Tuan mudanya, Hera berniat untuk menghibur hati Deon yang tengah bersedih karena tidak diperbolehkan keluar oleh ayahnya.

"Tidak apa-apa. Aku sudah tau kalau responnya akan seperti itu." Jawab Deon santai. Anak kecil itu masih bisa memberikan senyuman terbaiknya untuk Hera.

"Apa daerah ini sangat jauh dari kota? Kenapa Tuan Tama begitu marah?" Tanya Hera penasaran.

"Kau tidak tau ini dimana?" Deon balik bertanya.

Hera hanya menggeleng. Memang benar dia tidak tau rumah megah ini ada di wilayah Indonesia bagaian mana. Dia tidak sempat untuk mencari taunya.

"Dan kau masih bisa menjalani hidup mu dengan begitu tenang di sini? Apa kau tidak merasa takut?"

"Ada Tuan muda bersama ku, untuk apa aku harus merasa takut?" Jawab Hera sambil tersenyum.

Deon tidak tau harus bereaksi seperti apa. Orang lain pasti akan merasa khawatir tinggal bersama orang-orang yang tidak di kenal di tempat asing yang tidak tau entah berada dimana. Tapi Hera, wanita itu bahkan bisa dengan mudah nya mempercayakan hidupnya pada seorang bocah. Sangat lain dari yang lain.

"Memangnya daerah ini ada dimana Tuan?" Tanya Hera. Dia jadi penasaran karena respon Deon yang berlebihan menurut nya.

"Kau tidak akan menemukan tempat ini di peta manapun." Jawab Deon sambil menyunggingkan senyum sinis nya.

"Apa itu artinya kita tidak berada di Indonesia?"

"Ini masih wilayah Indonesia."

"Lalu apa nama tempat ini? Pulau apa? Provinsi apa?" Seketika dia jadi begitu penasaran dengan tempat yang kini menjadi rumahnya.

"Lupakan saja! Lebih baik bagimu untuk tidak tau apapun tentang rumah ini."

"kenapa?"

"Karena aku bilang begitu. Apa kau ingin membantah ku?"

"Maaf Tuan muda."

Meskipun masih sangat penasaran, Hera memilih untuk tidak bertanya apapun lagi. Biarlah, nanti dia akan coba tanya pada pelayan yang lain.

1
I Love you,
🤣🤣🤣 oh......h sayang...🥰🥰🥰 KK mu lgi mendidik mu biar mandiri
I Love you,
1 THN 1 X. Athor🤣🤣🤣😁😁😁
Kemilau Senj@: 🤭🤭🤭🙏🙏🙏
total 1 replies
Diana Silaen
itu ulah anakmu Tama
Cempaka Isaac
lanjut thor. 👍👍👍
Cempaka Isaac
Deon is the best dan genius 👍👍👍
Ucio
Tama Tama,,Banyak gengsi skx
rasain gk dpt Nasi Goreng
Ucio
Tuan Tama sok gengsi,wkwkwk
Nasgor Hera is the best
Ucio
tolol SI Tama,,tdk mau d slidiki dulu
I Love you,
he😱😳🙄 knp lgi sih tua Bangka tu🙄..kesel deh curiga dengan yg lain
I Love you,
lama woei🙄🙏🙏
taraawwcu
dari 2023-2025 kagak kelar" buset" penulisnya bocil kah?
Ucio
lanjut ko
I Love you,
mati kah...mati kah.....??!! Dava 😭😭😭😭???
Husna
ini ulah Deon bukan sih?
Queen AL
latarnya kenapa harus di Indonesia, gak banget cerita mafia2an di Indonesia
Kemilau Senj@: harap maklum kak... masih belajar 🙏🙏
total 1 replies
Mayzaro
lanjut ka ...
Mayzaro
lanjut ka penasaran 😂😂😂
Lovesekebon
Lanjutkan thor sukses selalu ya👍👍👍 💯❤❤❤
Ulona
🤣🤣🤣 ego mu terlampau besar... ngaku istri ajj kan aman
Lovesekebon
Makanyaa jujurlah Tuan Tama kamu sedang jatuh cinta❤❤💏 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!