NovelToon NovelToon
Pemuas Hasrat Iparku Yang Kejam

Pemuas Hasrat Iparku Yang Kejam

Status: tamat
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Obsesi / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:406.7k
Nilai: 5
Nama Author: sopiakim

"Ku mohon mas hentikan semua ini! Aku benar-benar tidak sanggup lagi, berhenti melecehkan ku dan berhenti bersikap semaumu!" Gadis bernama Kina itu benar-benar sudah tidak tahan lagi dengan perlakuan ipar yang kini sudah menjadi suaminya itu.

"Ini adalah balasan atas sikap tidak tahu dirimu, kembalikan istri ku! Atau kamu akan hidup menderita selamanya," ucap Ages dengan tatapan yang sangat murka.

Andai saja waktu itu Kina tidak hadir dalam keluarga baru kakaknya maka ia tidak akan mendapatkan kehidupan yang menyedihkan seperti saat ini, ia hidup seperti seorang tawanan dan diperlakukan tidak layak oleh iparnya sendiri. kepergian Lena yang merupakan kakak kandung Kina benar-benar menyakitkan hatinya ditambah lagi ia harus menggantikan kakaknya menjadi pendamping iparnya.

Akankah Kina akan tetap menjalani kehidupan yang sangat memilukan itu? Atau ia akan menemukan titik balik dan terangnya nanti?.

Mari mengikuti alur kisah hidup kina ini, jangan lupa yah tambahkan ke perpustakaan 🤎

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sopiakim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagan 29: Sedamai ini.

       Kina membuka mata perlahan saat merasakan bilasan cahaya mentari yang menerpa ujung matanya. Ia mengusap beberapa kali matanya karena merasa asing dengan kamar yang tidak biasa ia tempati itu.

Ia mencoba untuk bangkit dengan keadaan tubuh yang sudah mulai membaik, kina melirik sekeliling kamar dan matanya berhenti tepat didepan sebuah sofa. Disana seorang laki-laki tengah tertidur pulas dengan kaki yang terlipat, jelas sekali ia tidak nyaman dengan posisi tidur seperti itu. Kakinya yang panjang itu terlihat tidak cukup disofa yang padahal Sud berukuran panjang pula.

Akmal tertidur sangat pulas dengan wajah tampan yang damai itu, kina menatap kearah nya dengan tatapan yang sangat dalam. Laki-laki itu jelas telah menyelamatkan hidupnya.

Kina benar-benar merasa tidak percaya kalau ia senekat itu untuk kabur dari lingkungan Ages, dan beruntung nya ia selamat dari orang-orang jahat diluar sana dan malah dipertemukan dengan Akmal.

"Sudah lama sekali aku tidak merasakan bangun pagi Sedamai ini!" Gumam Kina pelan sembari melirik kearah Akmal.

Gadis itu melihat tangan nya pelan, diperban dan ia sendiri masih ingat betul betapa ia nekad mencoba untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Seluruh harapan nya untuk hidup benar-benar sudah sirna kini.

Saat ini, ia juga masih belum sepenuhnya sadar apakah ia masih bisa melanjutkan hidup atau malah kembali memilih jalan untuk segera mengakhiri penderitaan itu.

Kakinya juga penuh dengan balutan penutup luka, kina benar-benar sangat banyak menyimpan luka baik itu terlihat maupun samar.

"Loh! Kamu sudah bangun yah?" Tanya Akmal yang baru saja membuka mata lalu tersenyum kearah Kina.

Kina mengangguk dengan pelan kearah Akmal, gadis itu tidak menjawab sama sekali.

Akmal bangkit dari tidurnya dan berjalan kearah kina dengan perlahan, ia sudah mulai belajar perlahan sedikit demi sedikit mengenai keadaan kina. Gadis itu terlihat sangat tidak nyaman di sampingnya. Seolah kina benar-benar sangat takut kepada semua laki-laki. Oleh karena itu Akmal mencoba untuk lebih berhati-hati saat bersikap kepada Kina.

Kina sedikit mundur saat Akmal mendekat kearah nya, dengan lembut laki-laki itu menyentuh keningnya memeriksa keadaan Kina.

"Syukurlah demam mu sudah reda, bagaimana perasaan mu? Apakah masih terasa pusing?" Tanya Akmal dengan pelan.

"A,,aku demam?" Tanya Kina dengan penasaran. Ia sama sekali tidak mengetahui kalau ia demam.

"Semalaman kamu tidur nya gak tenang, ternyata suhu tubuh kamu naik. Untung saja kamu sudah baikan," ucap Akmal dengan lembut.

Kina merasa bersalah karena sudah membuat Akmal kesulitan bahkan saat tidur saja ia menyusahkan Akmal, laki-laki itu hari tidur di sofa karena nya.

" Maafkan aku karena sudah menyusahkan mu, aku benar-benar menyusahkan. Kamu bahkan harus tidur di sofa karena ku."

Akmal menggeleng karena ucapan Kina benar-benar tidak sepenuhnya benar, ia sama sekali tidak merasa direpotkan.

"Kamu sama sekali tidak menyusahkan ku, kalau saja aku tidak ingin direpotkan bukankah sejak awal aku harusnya mengabaikan mu? Aku senang bisa bertemu dengan mu setelah sekian lama. Bukankah kamu juga demikian?" Tanya Akmal dengan pelan.

Kina terdiam, ia sangat ingin mengatakan kalau ia sangat senang bertemu dengan Akmal setelah beberapa tahun berlalu. Namun, bukan dengan keadaannya yang seperti saat ini. Ia dulu pernah bermimpi akan bertemu Akmal dengan keadaan yang sudah sukses. Namun, nyatanya Kina malah bertemu dengan Akmal saat ia dalam keadaan yang sangat tidak pantas.

Akmal tahu kalau perasaan kina benar-benar sedang tidak menentu saat ini, gadis itu bahkan tidak bisa menjawab pertanyaan nya.

"Ah dan satu lagi, mengenai tidur di sofa kamu tidak perlu merasa bersalah untuk itu. Aku malah lebih sering tertidur diatas kursi karena bekerja."

"Tetap saja aku merasa bersalah karena sudah banyak merepotkan mu."

"Sudahlah kina, berhenti merasa tidak enak hati kepada ku. Aku benar-benar tidak keberatan, kamu melukai ku jika bersikap seperti itu. Bukankah sudah sewajarnya saling membantu diantara kita?"

Kina terdiam menunduk, ia tidak bisa berkata-kata apapun lagi. Ia merasa tidak enak bukan hanya sekedar kata saja. Ia benar-benar merasa sangat membebani Akmal namun untuk pergi ia tak kuasa karena tidak ada lagi tempat nya untuk pergi.

"Hmm kamu tunggu disini sebentar yah, aku ke dapur dulu memasak sarapan untuk kita."

"Bi,,biar aku saja."

Akmal menggeleng tersenyum kearah kina, ia tahu gadis itu pasti merasa tidak enak lagi karena Akmal yang memasak padahal ia sudah menumpang dirumah Akmal.

"Tidak apa, aku saja kina. Kamu beristirahat saja dahulu," ucap Akmal berlalu meninggalkan kina yang merasa semakin tidak enak hati itu.

Ia bersyukur bisa bertemu dengan laki-laki sebaik Akmal namun ia malu karena terus saja menjadi beban untuk laki-laki itu.

Akmal sendiri merasa sangat senang dengan kehadiran Kina disana, belum lagi kina adalah kenalan lama yang sangat ingin ia jumpai. Tidak ada alasan baginya untuk membenci kina karena merepotkan nya.

Benar-benar seperti mimpi bagi kina pagi nya begitu damai hari ini, biasanya saat pagi ia akan kocar-kacir menyiapkan banyak hal dan bahkan harus menerima makian juga kekerasan dari Ages.

Berbeda dengan Ages kini saat bangun pagi ia harus menyiapkan segalanya sendiri, seluruh pekerja dirumahnya sudah lama ia pecat semenjak ada kina karena seluruh pekerjaan dirumah ia alihkan kepada Kina agar gadis itu kesulitan.

Pagi itu benar-benar sangat sepi bagi Ages, biasanya saat ia terbangun maka wajah Kina lah yang menyambut nya. Tersenyum namun terkesan ketakutan. Ia ingat dengan jelas wajah gemetar gadis itu saat ia bergerak atau bahkan saat ia berbicara.

"Sial, kenapa aku malah memikirkan gadis Sialan itu?"

Ages bangkit dengan kasar dari ranjangnya. Mengambil handuk dari tempatnya sendiri padahal biasanya kina akan berdiri sembari memberikan handuk kearahnya dengan senyuman juga.

Ages kembali menggeleng karena merasa bodoh dengan dirinya, untuk apa ia mengingat gadis itu.

Dengan cepat ia mengguyur tubuhnya dengan air shower. Air di bathtub terlihat kosong karena biasanya kina lah yang mengisi nya.

Benar-benar membuat ia kesal karena seolah kina sudah menciptakan banyak sekali kenangan dirumah itu, padahal gadis itu sama sekali tidak pernah Ages anggap ada namun kini ia benar-benar terlihat membayangi setiap apapun yang Ages lakukan dirumah itu.

Ia dengan kesal melihat dirinya dipantulan kaca setelah ia mengenakan kemeja juga setelan nya. Memakai dasi dengan pelan namun ia kembali teringat dengan Kina yang selalu saja ia suruh untuk mengikatkan dasi nya.

"Sialan! Kenapa dengan ku? Kenapa aku malah melihat sisi baiknya saja. Kina adalah gadis yang sangat menyebalkan dan selalu membangkang mu Ages. Kenapa kamu hanya mengingat hal aneh seperti itu?"

Ages membuang dasi itu keatas lantai lalu ia duduk diatas ranjang mencoba untuk menjernihkan pikiran nya.

...🌼To be continued 🌼...

Hayooo Ages kenapa dengan mu? Kangen kina bilang aja udahhh gak usah ngelak lagi. Kangen aja gak mau ngaku dasar laki-laki gilaa.

Jangan lupa yah like komen dan votenya wan kawan.

See you guys 🧀

1
Shifa Burhan
pemikiran menjijikan dari wanita adalah ketika mereka memandang spesial pria lain daripada suaminya dan pemikiran itu dibawa kedalam novel dan jadi novel murahan dan jablay kayak ini
Shifa Burhan
di novel jablay dan murahan adalah novel yang lebih memuja pria lain daripada sang suami
*akmal dipuja, diperlakukan sangat spesial, dia bebas memperlakukan afri semaunya
*sedangkan sang suami ages dibuat kayak biang salah, dipandang salah terus dan akhirnya dibuat jadi bucin kayak pengemis

novel adalah hasil pemikiran wanita yang lebih memandang spesial pria lain daripada pasangannya dan faktanya wanita berkarakter seperti ini bukan wanita setia
Shifa Burhan
pikiran munafik wanita dibawa kedalam novel
*pemeran utama wanita (sudut pandang authornya) semua kelakuan menjijikan nya dibenarkan, seorang istri tapi mengharapkan pria lain (menjijikan) tapi novel ini membenarkannya
*sudut pandang wanita jablay dan murahan mereka akan lebih memasang bagus pria lain dari pada suaminya dan terbukti novel ini
*akmal disanjung dan dipuja2 dan sangat di spesial kan, bisa merasakan kehangatan tubuh istri orang, dibanggakan bak pahlawan, diberi wanita yang mengemis cinta

kemunafikan novel lagi
*akmal bebas memperlakukan afri semuanya, kasar, membentak, mempermalukan, menghina tapi karena akmal terlalu dipuja jadi semua dianggap bukan kesalahan serius
*banding ages memperlakukan kina langsung dihujat dilaknat
Samsiah Razak
Sambungannya....mana.gangtungnya........
Lina ciello
menungso ages kui sugih n rupane sepiro sechhh kok sadis e ngalah2 i jendral 😡😠

ojok sampek gur menungso pas2an... wohh idak2 koe kro netizen 😡
Lina ciello
oleho karmamu sesok. ges ges 😠😡
Lina ciello
oleho karmamu sesok. ges ges 😠😡
Jonathan Simanjuntak
aku stop Thor..makin kesini dah tau lah ceritanya,,semangat
Jonathan Simanjuntak
aduhhh..kalau bisa ya jangan sama ages..
Jonathan Simanjuntak
oalahhhhh..kecewa daku
gak mikir panjang si kina Nino ini..
Jonathan Simanjuntak
tadi kan pulang dr kantor ada kok.kesempatan buat ninggalin si ages,knp gak di pergunakan kesempatan itu..
tapi.. terserah mu lah thorr,aku baca aj😅
Bilal Malaika
mampus tuh tinggalin aj si ages tu
Bilal Malaika
cerita nyesek..tapi bagus kok thor semangat yah
Indah Listyani
aku kira update lanjutan kisah ages , Thor. emang sdh tamat ya kak , si ages ? kog gantung cerita nya ?
avfgh nnnnm bcxxc
Masi bnyk kata² typonya thor
jae roni
ceritanya ok juga
roudhoh al jannah
lanjut thor
mimi nur azami
Thor qo up nya lama bgt tumbenan,,
Titin Itin
koj lain thooor kinan dan Ages lg thoor
Titin Itin
lnjuuut
Samsiah Razak: Sambungannya mana......
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!