NovelToon NovelToon
Perjuangan Si Gadis Miskin

Perjuangan Si Gadis Miskin

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi
Popularitas:42.4k
Nilai: 5
Nama Author: dheandra

Akhirnya suamiku melupakan mantannya, setelah perjalanan panjang sulit melupakannya tapi sekarang suamiku lebih menghargai ku sebagai istri dan ibu dari anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

"Diam kalian!"Bentak bu heni

Semua yang ada situ terkejut dengan suara bentakan Bun Heni.

"Bu tolong tenang jangan berteriak-teriak" Ucap pak polisi.

"Saya minta penjara'kan dia pak, dia sudah meracuni anak saya."Kata Bu Heni sambil menunjuk wajah Abi.

Bu Heni seperti orang yang gila, ia terus berteriak untuk penjarakan Abi, Aisyah sebagai istri tentunya tidak tinggal diam Aisyah mendekati Bu Heni dan mengajaknya bicara.

Aisyah menyentuh tangan Bu Heni."Bu tolong jangan seperti ini, kita ini sudah seperti keluarga alangkah baiknya jika ibu mau berdamai dengan keadaan, suami saya tidak mungkin meracuni Hamid, saya tahu betul seperti apa sifat suami saya, kenapa ibu jadi seperti ini, kalau pun suami saya marah bukan kah sudah sepantasnya suami menjaga tahta dan martabat istrinya?" Ucap Aisyah bicara hati ke hati.

Bu Heni terdiam sejenak ia meresapi semua kata-kata Aisyah.

"Ibu hanya minta tidak penjarakan anak saya, ibu tidak punya siapa-siapa lagi kecuali Hamid."Lirih Bu Heni.

Aisyah mengusap-usap punggung Bu Heni" Aisyah paham, biar nanti Ais yang akan bicara dengan mas Abi, tapi ibu janji tidak akan lagi marah-marah seperti ini semua pasti ada jalan keluarnya jika ibu hadapi dengan kepala dingin bukan dengan emosi."Kata Aisyah.

Sentuhan tangan lembut Aisyah mampu meluluhkan hati Bu Heni yang keras.

Sekeras-kerasnya batu karang jika terus menerus tetes air perlahan akan hancur begitu lah hati manusia jika api di lawan api tentu akan berkobar membara.

Ya kini Bu Heni mau menerima nasehatnya. Kemudian Aisyah duduk kembali di samping Abi."Mas coba kamu hubungi yang di rumah sakit, bagaimana keadaan Hamid?" Ucap Aisyah berbisik.

Abi tidak menjawab tapi menganggukkan kepalanya. Lalu merogoh kantong jas mengambil ponselnya.

Nampak Abi sedang berbicara dengan seseorang di telpon Aisyah hanya menatap wajah Abi yang terlihat sangat santai seolah-olah tidak ada masalah apapun.

Hebatnya suamiku walaupun keadaan seperti ini masih terlihat santai. Batin Aisyah.

Aisyah mendekati Abi di tengah-tengah kemelut masalah yang menimpa suaminya tapi Aisyah tak sedetikpun meninggalkannya, biar pun Abi meminta Aisyah untuk istirahat di rumah namun Aisyah tak mengiyakan ucapan suaminya.

"Lebih baik kamu pulang sayang kasihan anak kita Abi tidak ingin kamu kelelahan biar abi di temani Ikhlas."Kata Abi menatap wajah Aisyah.

"Mas, saya akan selalu mendampingi mu dalam keadaan apapun, masalahmu adalah masalahku jadi tolong biarkan saya menemani kamu ya" Balas Aisyah.

"Ikhlas kamu belikan makanan untuk istriku, kamu juga sekalian makan ya"Abi meminta ikhlas beli makanan untuk istrinya dan juga beberapa ajudan nya.

"Baik tuan, sebaiknya tuan muda juga makan dari tadi pagi tuan belum makan, nanti tuan sakit"Ujar Ikhlas

"Ya sudah, beli saja beberapa box." Kata Abi.

"Baik tuan muda, saya permisi dulu"Ucap lagi ikhlas.

Abi menganggukkan kepalanya dengan pelan, kemudian ikhlas pergilah untuk membeli makanan, lalu pak polisi memberi kabar baik untuk Abi, kalau sodara Hamid berhasil diselamatkan.

"Pak Abi, ada berita baik untuk anda"Kata paka polisi.

"Kabar baik apa pak, saya ingin mendengarnya"Tutur Abi.

"Sodara Hamid berhasil diselamatkan, kemungkinan besar anda bisa bebas dari tuduhan, cctv menujukan jika bukan anda pelaku sebenarnya tapi ibu Heni lah yang meracuni putranya sendiri."Ungkap pak polisi.

"Alhamdulillah."Ucap Aisyah serempak.

"Baiklah, sekarang pak Abi sudah boleh pulang. Anda sudah bisa tenang"ucap lagi pak polisi.

Aisyah mendengar semua itu bersyukur karena suaminya bebas dari masalah, Abi memeluk tubuh istrinya.

Kini tinggal satu permasalahan bu heni harus pertanggung jawabkan perbuatannya, meskipun demikian Aisyah meminta pada suaminya untuk tidak mempekerjakan bu heni namun pak polisi tidak mengabulkan permohonan Aisyah, karena bu heni sudah kena pasal 340 KHUP.

"Saya mohon pak" Rengek Aisyah memohon.

"Maaf bu Aisyah, bu heni harus pertanggung jawabkan perbuatannya, meskipun demikian Bu Heni adalah orang tuanya."Tutur pak polisi.

Setelah beberapa jam di kantor polisi akhirnya Abi dan Aisyah pulang bersama ajudannya dan membiarkan Bu Heni sendiri menghadapi masalahnya.

Tanpa banyak yang lebih baik dari pada memaafkan orang yang sudah terjadi duri dalam daging, meskipun harus menelan kepahitan. Itulah sifat Aisyah yang tidak pernah menaruh dendam pada siapapun.

Tidak lama Abi dan Aisyah tiba di rumah di sambut kedatanganya oleh nenek ratu yang sedari tadi menunggu anak cucuk dan menantunya.

Wajah sumringah terpancar dari wajah nenek ratu."Apa kalian baik-baik saja? bagaimana masalah kalian sekarang?" Crocos Nenek Ratu.

"Alhamdulillah masalahnya sekarang sudah Klir, Abi di nyatakan tidak bersalah."Jawab Abi sambil berjalan merangkul nenek ratu.

"Syukurlah, kalian ini sedang di terpa berbagai masalah agar kalian semakin kuat dalam rumah tangga kalian, Abi nenek minta jangan sekali-kali mudah emosi, emosi mu akan menghancurkan dirimu sendiri."Nenek Ratu menasehati supaya Abi lebih hati-hati dalam bertindak.

"Iya Nek, ya sudah Nek Abi ke kamar dulu Abi lelah sekali, ayo sayang kita ke-kamar."Ajak Abi.

"Iya Mas, Nek Ais ke-kamar dulu ya"Pamit Aisyah.

"Iya sayang, istirahat lah, kamu pasti capek sekali."

Aisyah pun pergi ke-kamar bersama Abi, sesampainya di kamar Abi membuka bajunya lalu menghempaskan tubuhnya di atas tempat tidur, tubuhnya terasa rentak semua, Aisyah melihat suaminya dengan tubuh lelah Aisyah pun memijat kaki suaminya.

'Ah enak sekali, Umi pandai sekali memijat."Ujar Abi memuji pijatan istrinya.

Aisyah mengerutkan keningnya mendengar Abi menyebut dengan panggilan Umi.

"Kenapa kau sering sekali mengganti panggilan ku?"Tanya Aisyah.

Abi balik badan tersenyum manis lalu duduk membingkai wajah cantik istrinya."Sebelum anak kita lahir kita biasakan dengan sebutan Abi dan umi"Abi menjelaskan pada Aisyah.

"Bukan kah, sepantasnya mas di panggil Abah?" kata Aisyah.

"Tidak! bisa Abah itu terlalu tua sekali sementara aku masih muda dan gagah"protes Abi.

Aisyah pun tertawa lepas, pertama kalinya Abi melihat Aisyah tertawa lepas, ia merasa bahagia melihat sang istri bahagia.

CUP.

Abi mengecup bibir sang istri seketika tawa itu berhenti, namun tidak ada penolakan Aisyah membalas ciumannya hingga ciuman itu menjadi memanas saling membalas setiap ******* dari bibir suaminya menurun ke-leher Aisyah menggeliat suara kecil rintihan merdu nikmat yang luar biasa.

Aisyah membuka hijab nya sang suami terpana melihat wajah cantik istrinya tanpa hijab rambut hitam lebat sebahu.

LANJUT.

Abi membuang pakainya satu-persatu ke sembarang arah, Mata Abi membulat besar tubuh Aisyah jelas nyata putih mulus terpancar sorot lampu.

Subhanallah inilah sosok istriku selama satu tahun pernikahanku dengannya baru pertama kalinya istriku membiarkan tubuhnya terekspos pancaran cahaya lampu.

"Mas kenapa diam?" tanya Aisyah.

"Ah tidak apa-apa, kenapa kamu tidak meminta saya mematikan lampunya?" tanya Abi penasaran.

"Sekarang mas suamiku, dan saya yakin mas tidak akan meninggalkanku, jika satu tahun belakangan ini saya tidak memperlihatkan tubuhku karena saya belum yakin mas akan tetap berada di sampingku."Ungkap Aisyah.

Abi mengangguk-angguk kepalanya. Abi pun kembali mencium bibirnya, menyentuh tubuhnya setiap inci sentuhan lembut melahap gundukan memerah indah itu dengan rakus, tanpa aba-aba Abi meluncurkan granat nya. Aisyah menjerit dengan satu hentakan, Abi segara menyumbat bibinya, perlahan mengayun Aisyah pun mengikuti ayunannya memeluk tubuh sang suami dengan erat, hingga mencapai kelimax keduanya saling melemas di atas tempat tidur saling melempar senyuman.

Tidak lama Abi tertidur Aisyah pun membiarkan Abi tidur, sementara Aisyah membersihkan tubuhnya ke-kamar mandi.

...----------------...

...----------------...

BERSAMBUNG.

1
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
di Rio udah kecantol sama azizahh tuhhh😂😂😂
@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ
wah Rio berat ninggalin Azizah
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Bnar sekali... othorr... tp sesederhana apapun .. lebih nyaman hidup dalam keluarga yg selalu di limpahi kebahagiaan... walau ngk puya apa"...
Cieeee Rio.. tuhh jodohh km..🤭🤭🤭
@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ
apa Azizah jodoh nya Rio ya
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Alhamdulilah walau abu" sapa yg sbenar ya nolong tp berkat BPK itu bisa keluar desa tersebut....
Nahhh btul tuhh... masih apa ngk.. kalau yg ngasih... makluk halus....🤔🤔🤔
@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ
waduh serem amat ya ko bapak" nya pada gk ada ya ,dan jalan nya udh jadi berubah ya
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Wahh pasti desa yg agker tuhh....
hedehh Bi .. ngapain juga keluyuran.. ntar km yg ilang malah bahaya...😑😑
@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ
wah desa nya misterius banget ya jadi penasara ini
@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ
ko desanya misterius banget ya
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Isss knp tuhh ibu ngk biarin Abi ketemu Aisyah di kamar ya.. dia kn suamiya.. sekalian memastikan itu istriya bukan....🙂🙂🙂
Yesss si Othorrr balek.... semangattt bt satu in Abi n Ais ❤️
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
emang harus di kasih pelajaran yg setimpal c clara,, kalau g gitu dia g akan kapok
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
kenapa c clara g bosen² nya berbuat jahat sama aisyah
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
belum Up lagi Mbk Dhea
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
semoga saja Aisyah cepat bertemu dengan Abi
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
Clara jahat banget Pingin Abi kok menghalalkan segala cara
⸙ᵍᵏoᷡuͦbᷡliͣer༄༅⃟𝐐
lah Aisyah kamu sering amat di culik kpn mereka bahagia dah kembali bikin Abi junior nya 😴😴
@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ
ternyata dalang penculikan nya itu Clara
⸙ᵍᵏ Sari Kᵝ⃟ᴸ
ternyata tidak semudah itu untuk saling menelpon 😂. Ditelpon ke Abi ga dijawab, ditelpon balik mungkin ga dijawab juga 🏃🏃
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Hureeeerr akhir y upppp udah mulai lumutan nunggu up y🤣🤣
Hedehhhh Clara kg nihh biang kerok yg kagak kapok.....
Semogga tersambung tlfon balek abiny.... dan d angkat Aisyah.....🙂🙂🙂🙂
BUNDA ZAHRA
mantap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!