Ini kelanjutan dari cerita SELAMANYA MILIKKU.
Kisah cinta Kenzo Aditya, putra tunggal Rama dan Vania.
Tak jauh dari cerita ayahnya, disini Kenzo akan berjuang untuk merebut seseorang yg telah ia klaim menjadi miliknya.
Mampukah Ken merebut hati gadis itu??
Ikutin terus ya, terima kasih 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vindiana novi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebuah Lamaran
Aku hanya bisa bersyukur, menikmati setiap detik waktu yg ku habiskan bersamamu.
Aku hanya bisa bersyukur, bisa bertemu denganmu, mengenalmu, dan jatuh cinta kepadamu.
Kamulah nafasku, detak jantungku.
Aku akan mati jika kamu pergi.
Aku kan tiada jika raga dan jiwamu tak lagi disisi.
Mengertilah kasih, rindu ini tak mampu lagi ku tahan seorang diri.
Pahamilah sayang, rasa ini hanya untuk dirimu seorang.
Ijinkan diriku yg tak sempurna ini memilikimu meski hanya sesaat.
Berikanlah kesempatan pada pria tak tau diri ini untuk menemanimu hingga akhir hayat.
Karena kamulah satu satunya.
Kamu, hanya kamu.
Dan selamanya tetap kamu.
Itulah sepenggal puisi yg Kenzo tinggalkan pada secarik kertas dikamar Keyra. Puisi yg ia selipkan dalam buket bunga mawar putih yg juga terbaring disana. Lampu temaram dan lilin berbentuk hati turut memberi kesan romantis pada malam itu.
Setelah tiga hari dirawat, sore itu Keyra diijinkan pulang. Awalnya ia ingin kembali ke rumah orang tuanya. Namun Kenzo dengan sigap menyuruh beberapa anak buahnya untuk membawa Keyra kembali ke rumah pribadinya.
Keyra pun pasrah, melawan juga tidak akan ada gunanya.
Begitu sampai dikamarnya, alangkah terkejutnya dia. Ia disambut dengan hal romantis yg sama sekali tak pernah ia bayangkan. Suasana kamar temaram oleh cahaya lilin bentuk hati yg cantik, juga satu buket bunga mawar putih yg indah, terselip secarik kertas berisi kata2 manis yg sanggup membuatnya berdebar.
Tak lama kemudian ia merasakan deru nafas hangat menyapu leher jenjangnya, dan tangan kokoh yg tengah memeluknya erat dari belakang.
"Apa kau suka sayang?". Ucap Kenzo lembut tepat ditelinganya.
"Untuk apa ini semua?".
Bukannya menjawab, Kenzo malah melepas pelukannya, dan mulai berlutut didepan Keyra.
"Menikahlah denganku." Ucapnya lembut sambil menyerahkan cincin indah bermata berlian dihadapan Keyra.
"Ken, i ini terlalu tiba2." Jawab Keyra gugup.
Ia tak menyangka akan dilamar dengan cara seindah ini. Terlebih lagi yg melakukannya adalah Kenzo. Membuatnya semakin bingung, komitmen tanpa kasih sayang tak ubahnya seperti sebuah kontrak. Ia harus bisa memastikan dulu perasaannya pada pria itu, entah masih adakah cinta yg sama untuknya seperti dulu, atau malah telah hilang seiring berjalannya waktu.
Tanpa menunggu jawaban Keyra, Kenzo langsung menarik jemari gadis itu dan memakaikan cincinnya tepat dijari manis Keyra. Ia tak peduli dengan jawaban dan keputusan Keyra nanti, yg pasti mau tidak mau pernikahan itu akan tetap terjadi sesuai kehendak Kenzo.
"Selamat sayang, mulai detik ini kau resmi menjadi calon istriku."
Keyra sungguh tak diberi kesempatan untuk mengatakan apapapun, bahkan kini dengan cerdiknya Kenzo membungkam mulut gadis itu dengan ciumannya.
"Ump.. Um.. Lepas Ken!!". Ucap Keyra berusaha mendorong tubuh kekar Kenzo menjauh darinya.
Bukannya melepas, Kenzo justru semakin memperdalam ciumannya. Menarik tubuh Keyra lebih dekat dan mengunci pergerakannya.
Makin lama ciuman Kenzo makin menuntut, ia sudah dikuasai birahinya, dan tanpa sadar mendorong tubuh Keyra bersamanya hingga mereka berdua jatuh diatas tempat tidur, dengan posisi Keyra berada dibawah rengkuhan tubuh Kenzo.
Tak tinggal diam, Keyra pun kembali melakukan aksi pemberontakannya. Berusaha mendorong dan melepaskan diri dari kungkungan erat Kenzo.
"Ken.. Lepas, hiks..hiks.." Teriak Keyra dengan sisa2 tenaganya. Air matanya tak mampu lagi ia tahan, mengalir dengan derasnya mencoba mencari simpati dari pria itu.
"Ah.. maafkan aku Key. Maaf aku sempat tak bisa menahan diriku." Ucap Kenzo yg sadar oleh tangisan Keyra.
Ia merasa sangat bersalah, ia sudah menyakiti Keyra, membuat gadis itu takut dengan perbuatannya.
"Aku sangat bodoh tak bisa menahan hasratku sendiri, aku mohon maafkan aku ya, aku janji hal ini tidak akan terjadi lagi." Lanjutnya.
"Pergi!! Pergi kau!! Aku benci padamu." Bentak Keyra sambil mendorong tubuh Ken dengan kasar.
"Tidak.. Kau boleh marah padaku, boleh memukulku, tapi jangan mengusirku. Aku mohon maafkan aku." Mohon Ken.
Lalu dengan sekejap ia langsung memeluk erat Keyra, mendekap tubuh mungil gadis itu yg tengah menangis. Meski harus menerima pukulan dan pemberontakan yg Keyra lakukan, Kenzo masih saja tak ingin melepas pelukannya. Berusaha menenangkan dan mengambil kembali hati gadis itu.