Di hari pernikahannya, seharusnya Leticia menikahi pria yang dicintainya, bukan pria yang terkenal memiliki sifat begitu kejam dan menyeramkan.
Dan Leticia baru menyadari, kalau semua ini permainan dari Ibu dan adik kembarnya yang sejak awal sudah memaksanya untuk memakai penutup mata saat pernikahan berlangsung.
Leticia harus menikahi calon suami sang adik kembar, dan adiknya… Leila menikahi pria yang sangat dicintai oleh Leticia.
Awalnya Letcia ingin mengajukan surat perceraian kepada Maximillan, tetapi pria itu tidak mau dan memaksanya untuk tetap mempertahankan pernikahan yang dari awal sudah salah.
Dan Leticia baru tahu kalau suaminya adalah seorang mafia kejam yang sangat posesif.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MTMH18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 04
“Jika Mommy berbuat kasar kepadaku, hubungi aku!” Pesan Max yang sore ini akan pergi untuk menyelesaikan urusan penting.
Jadi Max tidak bisa menemani Leticia saat Calistha, sang mommy berkunjung.
“Aku mengeri,” ucap Leticia yang mengantar suaminya sampai ke pintu utama Mansion.
Max tidak langsung memasuki mobilnya yang sudah siap sejak tadi, pria itu menarik tengkuk sang istri dan mencium Leticia di hadapan para pekerja di Mansion.
Kedua mata hijau Leticia membulat sempurna, karena tindakan tiba-tiba yang dilakukan oleh suaminya… terlebih lagi di sekitar mereka ada banyak orang.
“Tidak perlu menungguku, karena aku pulang sangat malam. Kau bisa langsung tidur, jika Mommy sudah pulang,” bisik Max di depan bibir sang istri yang terlihat merekah.
Kepala Leticia mengangguk dengan kaku, ia masih belum menormalkan debaran jantungnya yang sangat kencang… karena ulah suaminya.
Setelah itu Max memasuki mobilnya dan pergi dengan beberapa mobil yang mengikutinya dari belakang. Leticia masih berdiri di depan pintu dan menatap mobil suaminya sampai menghilang di balik gerbang hitam yang menjulang tinggi itu.
Leticia hendak membalikkan tubuhnya, tetapi gerbang yang baru saja tertutup… kini terbuka lagi dan dua mobil mewah memasuki halaman Mansion yang sangat luas.
“Nyonya sudah tiba,” ucap Mabel yang sejak tadi berada di belakang Leticia.
Mendengar siapa yang datang, Leticia menjadi gugup dan takut membuat kesalahan di depan mertuanya.
Leticia menahan napasnya, saat seorang wanita paruh baya yang sangat cantik keluar dari mobil berwarna biru. Ia adalah Calistha, seorang artis senior yang pernah Leticia tonton di layar televisi waktu kecil.
Leticia tidak menyangka kalau mommy dari suaminya adalah seorang artis ternama, meskipun sudah sepuluh tahunan Calistha berhenti dari dunia hiburan.
“Tidak mengizinkanku masuk ke dalam?” Tanya Calistha dengan tatapan yang begitu angkuh.
“Silakan masuk, Mom—Nyonya Calistha!” Kata Leticia yang hampir saja memanggil wanita paruh baya itu dengan sebutan mommy.
“Kenapa kau memanggilku seperti itu? Kau adalah menantuku dan kau harus memanggilku, Mommy!” Kata Calistha dengan nada tegasnya.
Leticia menganggukkan kepalanya dan meralat panggilannya, mata hijaunya bergerak dengan gelisah dan Calistha tahu kalau sang menantu sedang kebingungan.
“Bagaimana keadaanmu? Sudah lebih baik?” Tanya Calistha saat mereka duduk di sofa yang ada di ruang keluarga.
“A-aku baik-baik saja,” ucap Leticia yang tidak bisa menyembunyikan perasaan gugupnya.
“Kita memang belum pernah bertemu, bahkan saat menikah tadi… kau juga menutup mata dan Mommy sudah mengetahui kebenaran tentang keluargamu dari Max. Jadi, Mommy tidak akan membiarkan keluarga Morana kembali menyakitimu!”
Leticia tersentak kaget mendengar pernyataan dari wanita paruh baya itu, ditambah lagi Calistha kini melayangkan senyuman hangatnya.
“Sayang, pasti sangat sakit dikhianati oleh keluarga sendiri dan juga orang yang selama ini kau cintai?” Calistha berpindah duduk di sebelah menantunya dan memeluk Leticia yang entah mengapa tidak bisa menahan tangisannya.
Pelukan Calistha begitu hangat, belum pernah Leticia merasakan pelukan sehangat ini dari ibunya sendiri.
Awalnya Leticia mengira kalau Calistha tidak akan menerimanya sebagai menantunya, lalu Calistha akan mengusirnya… ternyata pikiran Leticia terlalu buruk, sebab Calistha begitu lembut kepadanya.
“Maaf sudah berpikiran buruk kepada Mommy, maafkan Leticia,” ucap Leticia dengan jujur.
Calistha terkekeh pelan, lalu mengisap air mata di pipi sang menantu. “Memang Mommy memiliki wajah yang terlihat galak, tapi Mommy aslinya sangat baik… apalagi kepada anak-anak Mommy. Maaf tadi Mommy sempat membuatmu merasa takut.”
Leticia menggeleng pelan, bibirnya menyunggingkan senyuman yang begitu manis.
“Terima kasih karena menerima Leticia menjadi istri Kak Max,” ucap Leticia seperti apa yang diajarkan oleh Max tadi.
“Sebenarnya Mommy sudah banyak sekali menjodohkan Max dengan anak kenalan Mommy, tetapi dia selalu menolaknya dan saat seseorang datang memberikan fotomu kepada Max… tiba-tiba dia menyetujuinya dan orang itu adalah Ashvin,” ujar Calistha yang begitu mengejutkan sang menantu.
“Lalu Ashvin mempertemukan Mommy dengan Ibumu, setelah itu Mommy mengajukan perjodohan antara dirimu dengan Max. Ibumu langsung setuju, tetapi Ibumu meminta uang satu miliyar untuk melepasmu dan Mommy yang sudah pusing melihat Max tidak mau menikah… langsung menyetujui persyaratan dari Ibumu.”
Leticia merundukkan kepalanya, dadanya terasa sesak mendengar fakta tersebut.
“Sayang, awalnya Mommy memang hanya berencana menikahkan Max. Tapi setelah Mommy mendapatkan informasi tentang kehidupanmu, Mommy menjadi merasa bersalah… karena seakan-akan mempermainkan dirimu. Tapi Mommy juga tidak tega melihatmu terus dibohongi oleh orang-orang yang kau percayai,” Calistha mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan beberapa pesan antara dirinya dengan Savanya.
“Sekarang kau sudah menjadi bagian dari Leander, jadi kau bisa melakukan apa saja yang bisa membuatmu bahagia. Contohnya balas dendam, Mommy akan sangat setuju kalau kau ingin membalaskan rasa sakit hatimu kepada mereka!”
Leticia kembali dibuat terkejut oleh perkataan Calistha, ternyata mertua dan suaminya memiliki saran yang sama.
“Tapi sebelum itu, Mommy akan membuatmu menjadi lebih cantik dari sekarang! Mommy akan memanggilkan guru khusus untukmu, sehingga nanti setiap pergerakan yang kau perlihatkan akan terlihat elegan. Mommy ingin kau menunjukkan perbedaan antara Leticia Tavisha Morana dengan Leticia Tavisha Leander. Tunjukkan kalau kelasmu berbeda dengan mereka!”
Calistha tersenyum angkuh, membuat Leticia semakin kagum dengan mertuanya itu.
“Mommy akan menyiapkan semuanya, bahkan Mommy sudah menyuruh orang kepercayaan Mommy untuk membuat toko kuemu itu semakin besar dan berkelas!”
Leticia tercengang mendengarnya, kedua matanya kembali berkaca-kaca.
“Mommy sangat baik, apa yang bisa Leticia berikan untuk membalas kebaikan Mommy?” Tanya Leticia yang merasa sangat beruntung memiliki mertua yang sangat baik seperti Calistha.
“Permintaan Mommy hanya satu saja,” wanita paruh baya itu tersenyum misterius, sebelum mendekatkan bibirnya ke telinga Leticia untuk membisikkan…
“Cuma menginginkan seorang cucu darimu dan Max!”
Leticia membeku mendengar keinginan Calistha, apalagi ketika ia melihat binaran penuh harap di mata biru yang mirip dengan Max itu/
Andai saja Calistha mengetahui tentang perjanjiannya dengan Max, apa wanita paruh baya itu akan kecewa kepadanya?
“Tidak perlu buru-buru, kau masih perlu menyesuaikan diri dengan Max yang begitu dingin dan minim ekspresi. Mommy akan menunggu sampai kalian siap, lagipula Max juga begitu kaku dan tidak pernah memiliki kekasih. Jadi kau harus memaklumi sikap Max yang seperti robot itu!” Kekeh Calistha yang tidak tahu kalau sikap Max sebenarnya jauh berbeda saat bersama Leticia.
Dan Leticia semakin penasaran dengan suaminya, setelah mendengar sedikit tentang Max dari Calistha.
“Kita belanja! Kau bersiap-siap! Mommy akan membelikan baju-baju yang bagus, tas dan perhiasan yang banyak untuk mengganti pernikahan sederhana tadi,” ujar Calistha yang kini terlihat kesal,
Bagaimana tidak kesal, kalau Max tidak ingin diadakan pesta pernikahan yang begitu megah.
“Se-sekarang?” Tanya Leticia yang tidak yakin dengan apa yang baru saja didengarnya.
“Iya, Mommy akan memberikan hadiah yang banyak untukmu. Soalnya Max itu tidak tahu cara menyenangkan hati perempuan…”
Bersambung!
🌹🌹🌹☺️