NovelToon NovelToon
Istri Buruk Rupa Kesayangan Mafia

Istri Buruk Rupa Kesayangan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi
Popularitas:14.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mom Ilaa

Rakanza Elson adalah mimpi buruk bagi musuh-musuhnya. Dingin, tak tersentuh, dan bos terkuat organisasi Teratai Hitam. Namun di balik kekuasaan dan ketampanannya, Rakanza menyimpan dua rahasia. Mysophobia parah dan ketakutan akan sentuhan yang membuatnya menganggap pernikahan sebagai sebuah kutukan.

​Hingga suatu malam di Meksiko, sebuah misi membawanya pada Annabella. Gadis misterius yang terkurung di laboratorium eksperimen ilegal. Dipenuhi rasa jijik pada tempat yang kotor dan terkontaminasi, Rakanza seharusnya membiarkan gadis itu tewas. Namun, karena tuntutan orang tuanya untuk segera menikah, Rakanza terpaksa menikahi gadis itu. Namun tak sangka, setelah wajah istrinya disembuhkan, ternyata istrinya mirip dengan adik iparnya.

​Di sisi lain, Rafandra, adik Rakanza merasa telah menemukan cinta sejati saat berhasil melamar Luviana Winston. Namun, dibalik senyum manis Luviana sang pianis terkenal, ada kebohongan besar yang siap menghancurkan segalanya. Luviana yang dicintainya ternyata menyimpan agenda balas dendam yang mematikan.

​Siapa sebenarnya Annabella? Dan apa hubungannya dengan keluarga Winston?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom Ilaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembalasan

"Maaf, Ma-Mami... Pa-Papi..." Luviana menunduk dalam, tangannya saling meremas di atas pangkuan. Ia belum terbiasa memanggil mereka seperti itu.

Mami Cecilia dan Papi Rayden saling bertukar pandang. Tidak ada kilatan amarah atau raut wajah jijik di paras anggun mereka. Cecilia menghela napas pelan, menatap Luviana dengan binar keibuan yang hangat namun sarat rasa penasaran.

"Kami tidak marah padamu, Nak. Kami hanya bingung. Mengapa kamu mau menikahi Raka? Dan kenapa tadi kamu malah kabur dari rumah saat kami berkunjung di sini? Apa kamu... takut pada kami?"

Dada Luviana berdegup kencang. Di balik cadarnya, ia menelan ludah rapat-rapat, mencari alasan yang paling masuk akal.

"Aku... aku menikahi Tu—maksudku, Mas Raka karena..." Luviana tergagap, wajahnya memerah kaku di balik kain penutupnya. "Karena... Mas Raka yang mencintai aku."

"Bisa-bisanya Nyonya Muda bilang Bos mencintainya?! Padahal tadi pagi Bos kunci dia kayak tahanan!" gumam Gavin heran.

Saat menyadari Luviana di depan sana tampak makin kebingungan dan tertekan mencari alasan mengapa ia sampai kabur, si kembar akhirnya memutuskan keluar dari tempat persembunyian.

"Oma, Opa! Tadi Aunty ndak kabul kok! Aunty cuma ajak Lily sama Kakak jalan-jalan di lual," oceh Lily.

Papi Rayden mengerutkan alisnya, "Jalan-jalan? Kalau cuma jalan-jalan, kenapa pakaian kalian tadi sampai basah dan bau comberan? Kalian main di selokan?"

Elio maju dengan tenang dan menjawab. "Ada satpam jahat di kantor Winston yang nyiram kami pakai air pel, Opa."

"Winston Group?" Mami Cecilia terkejut, matanya beralih menatap Luviana. "Kenapa kalian ke sana?"

Jantung Luviana serasa mau lompat. Rasanya ia ingin berteriak jujur di depan mereka bahwa ia adalah Luviana yang asli. Tapi melihat wajahnya yang masih buruk rupa dan tanpa bukti yang sah, mereka pasti hanya akan menganggapnya orang gila.

"Cuma... mau lihat-lihat aja, Oma!" cetus Lily.

Luviana refleks mengangguk cepat mengiyakan ucapan anak itu. "I-iya, Mami... cuma lihat-lihat."

Kedua orang tua itu menghela napas panjang. Guratan tegang di wajah mereka perlahan mengendur.

"Ya sudah, kami ke sini sebenarnya mau menyampaikan sesuatu, kami ingin kamu dan Raka kembali ke rumah. Mami juga mau minta maaf karena sudah mengusirmu kemarin."

Luviana tertegun seketika.

Kembali ke rumah mereka?

Itu artinya... aku akan tinggal satu atap dengan putri palsu itu?

Seketika, mata Luviana di balik cadarnya berkilat tajam. Dendam yang selama empat tahun terkubur di lab gelap mendadak membara hebat. Ini kesempatan emas untuk membongkar kejahatan Annabella dari dekat!

"Aku... Aku akan pindah ke sana jika Mas Raka mengizinkan, Mami," ucap Luviana dengan santun.

Mami Cecilia tersenyum puas. Ia menyenggol pelan lengan suaminya, "Papi lihat kan? Dia sepertinya wanita yang cukup nurut dan tahu tata krama. Kalau wanita lain di luar sana yang diizinkan masuk ke rumah kita, pasti sudah kesetanan."

Papi Rayden mengangguk pelan, menyetujui penilaian istrinya. Namun, sorot matanya yang berpengalaman masih menyisakan rasa waspada. "Ya, tapi kita tetap harus waspada, Ma."

"Kenapa?" tanya Cecilia bingung memotong kalimat suaminya.

Rayden menatap lurus ke depan, suaranya memberat. "Bukan apa-apa, Ma. Aku cuma berharap... dia tidak seperti orang tuanya."

Mendengar kalimat itu, telinga Luviana berdenging. Orang tuanya? Maksudnya... orang tua Annabella?

Mumpung dirinya saat ini dikira Annabella yang lupa ingatan, Luviana memberanikan diri membuka suara. "Papi... maaf. Karena ingatan aku belum sepenuhnya pulih... sebenarnya apa yang terjadi pada orang tuaku dulu?"

Rayden bersandar di kursinya, tatapannya menerawang ke masa lalu yang kelam.

"Ibumu dulu adalah salah satu ilmuwan genius di Black Lotus. Dia menikah dengan seorang pengusaha kaya—ayahmu. Saat itu, ibumu meneliti sebuah proyek tentang manipulasi genetika manusia yang bisa meramal masa depan. Namun, penemuan itu membawa malapetaka."

"Ayahmu menjadi serakah dan gelap mata. Dia ingin penelitian itu disempurnakan demi menguasai dunia bisnis dan kekuasaan. Ayahmu mulai menculik orang secara ilegal, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang tua, semuanya dijadikan kelinci percobaan yang tak manusiawi. Ibumu yang tidak tahan dan penuh rasa bersalah akhirnya mendatangiku. Dia memintaku untuk membunuh suaminya dan menghancurkan lab itu, serta menyerahkan seluruh sisa dokumen penemuannya ke Black Lotus."

Luviana menahan napas. Kenyataan mengerikan itu merayap pelan di tengkuknya.

"Konflik berdarah itu memusnahkan bisnis keluargamu. Ayahmu tewas terbunuh, ibumu yang gila akhirnya mati gantung diri. Laboratorium mereka hancur dan anak buah mereka kabur. Dan... sebagian kecil dokumen penelitian itu telah dicuri oleh salah satu pengkhianat anak buah ayahmu sendiri. Kemungkinan besar, mereka mau menciptakan teknologi yang dapat melihat masa depan."

Papi Rayden menatap Luviana dengan tegas namun menenangkan. "Tapi tenang saja. Mereka tidak akan pernah berhasil. Dokumen yang dicuri itu sudah tidak lengkap. Keluarga kita akan baik-baik saja."

Luviana membeku di tempatnya. Otaknya berputar cepat memproses seluruh cerita mengerikan itu.

Jadi ini latar belakang Annabella...? Ibunya mati gantung diri, ayahnya dibunuh, dan laboratoriumnya dihancurkan atas campur tangan keluarga Elson.

Seketika sebuah benang merah tercetak jelas di kepala Luviana. Ia kini paham alasan balas dendam Annabella.

Rasa merinding menjalar ke seluruh tubuh Luviana. Annabella bukan sekadar wanita ambisius, tapi racun berbahaya yang sedang merayap di sekitar Rafandra!

Trrrringg! Trrrringg!

Dering ponsel Papi Rayden memecahkan keheningan yang mencekam itu.

"Ya, Rafa?"

Suara Rafandra di seberang telepon terdengar begitu parau, panik, dan putus asa. "Papi... Mami... pulanglah sekarang. Studio Rafa... studio Rafa terbakar habis! Istriku hampir tewas di dalam!"

"APA?!" Mami Cecilia mendadak berdiri dari duduknya dengan wajah pucat pasi.

"Baik, Papi dan Mami pulang sekarang!" pangkas Rayden penuh kekhawatiran sebelum mematikan sambungan.

Cecilia dan Rayden berdiri tergesa-gesa. "Ella, kami harus pulang sekarang. Rafa dan istrinya baru saja alami musibah hebat di studio!" pamit Mami Cecilia panik tanpa sempat menjelaskan lebih panjang.

Studio Rafa terbakar...? Annabella hampir tewas...?

Luviana mengepalkan tangannya erat-erat. Matanya menyala penuh amarah dan kewaspadaan.

Bohong! Itu pasti ulah Annabella! Ular betina itu mulai menjalankan aksinya untuk menghancurkan Rafa!

Luviana langsung berdiri saat melihat Julian keluar menuntun Rakanza yang tampak masih agak lemas setelah siuman dari pingsannya.

Tanpa membuang waktu, Luviana mendekati Rakanza dengan wajah cemas. "Tuan Raka! Kita harus pulang ke rumah orangtuamu! Annabella sudah mulai balas dendam!"

"Balas dendam? Annabella? Maksudnya apa ini?" tanya Julian kebingungan, mengernyitkan dahi.

Si kembar, Lily dan Elio, menengadah menatap ayah mereka lalu bergantian menatap Luviana dengan raut wajah yang sama bingungnya. Ayah dan dua anak itu benar-benar tidak paham dengan situasi ini.

Rakanza memegangi pelipisnya sejenak, lalu menatap Julian dengan sorot mata serius. "Gadis yang dinikahi Rafa di rumah utama itu bukan Luviana. Dia Annabella yang nyamar menggunakan identitas Luviana selama empat tahun ini. Dan Luviana yang asli adalah wanita bercadar di depanmu ini, Jul."

Julian membelalak kaget.

"Dia menyamar untuk masuk ke keluargaku, menjadi istri Rafa, dan membalas dendam atas kematian orang tuanya. Itu yang aku yakini sekarang," lanjutnya.

Sembari menetralkan napasnya, Rakanza memberi kode pada Gavin. Sang asisten dengan sigap menyerahkan dua klip plastik sampel yang sudah mereka amankan. Rakanza menerimanya lalu menyodorkannya ke tangan Julian.

"Periksa sampel DNA ini sekarang. Satu punya dia, satu punya Tuan Arsen," perintah Rakanza tegas.

Julian menerima sampel itu. Matanya beralih menatap Luviana dalam-dalam, mencerna kebenaran di balik penyamaran besar ini. Sebagai dokter, ia mengangguk paham. "Baik, Raka. Aku akan proses ini. Dan setelah hasilnya keluar, aku sendiri yang akan mulai perawatan untuk memulihkan wajah Luviana."

Di balik cadarnya, mata Luviana berkaca-kaca. Sebuah senyuman haru terukir di bibirnya. "Terima kasih banyak, Dokter Julian..."

"Ayah! Lily sama Kak Elio mau ikut Uncle Laka, boleh?" celetuk Lily menarik-narik ujung kemeja Julian.

Julian menunduk, menatap anak kembarnya dengan lembut. Mengingat pekerjaannya di laboratorium akan menyita waktu lama, ia mengusap kepala si kembar. "Boleh. Ayah izin kan kalian ikut Uncle Raka dan Aunty Luviana. Tapi ingat, jangan nakal dan harus nurut, ya?"

"Siap, Ayah!" ucap Lily dan Elio serempak.

Setelah memeluk anak-anaknya, Julian bergegas pergi membawa sampel DNA tersebut. Sementara Rakanza, Luviana, serta si kembar pun pulang ke rumah utama.

__

Beberapa puluh menit kemudian, mobil yang dikendarai Gavin berhenti di halaman luas rumah utama keluarga Elson.

Dari dalam kaca mobil, Luviana menatap megahnya bangunan rumah itu. Ia tahu, begitu kakinya keluar dari mobil ini, ia akan berhadapan langsung dengan si putri palsu yang mencuri seluruh hidupnya dan kini bersiap menghancurkan pria yang ia cintai.

Annabella...

_

Setuju Luvia balas dendam?

Mohon dukungannya supaya novel ini cepat teken kontrak ♥️ terima kasih ..

1
febby fadila
🤣🤣🤣🤣 langsung bingun kan ya mau buka pakaian sementara ada raka juga
febby fadila
harus dikuliti hidup² dan buat dia lumpuh seumur hidup dan buang dia di lautan bebas atau klw ada hewan peliharaan kasih aja buat hewan itu
febby fadila
kau bakalan menyesal rafa klw kamu tau kebenarannya nanti
febby fadila
hmmmm jadi cinta segitiga ini yg pasti nanti raka nggak akan lepaskan luviana yg asli untuk adik kembrnya rafa yakin deeh aku
febby fadila: oh iya lupa aku 😁😁😁😁
total 2 replies
Bunda SalVa
jadinya cinta segitiga dong yah antara Rafa, Luvi dan Raka dan siapa yg akan jadi pemenang akhirnya setelah tahu kalo Luvi yg asli adalah yang pakai cadar 😄
Mom Ilaa: jangan-jangan yg menang Julian 🤭 canda✌️
total 1 replies
Lala
di pake topeng itu
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
rak?
febby fadila
alhamdllah akhirnya raka sudah tau kebenarannya tinggal membongkar kebusukan putri palsu yg gila itu
febby fadila
cb saja kau hanyu gila jangan sampai kamu yg di mutilasi duluan sama raka 🤣🤣🤣
febby fadila
semoga cepat terbongkar ya thor jangan lama² dong ya
siti Syamsiar
lanjut👍
Bunda SalVa
semangat Mom 🤗🤗
Bunda SalVa
haruss dong Mom, masa kalah sama boneka Anabel 🤣🤣🤣
Adinda
aku dukung raka sama luviana asli
febby fadila
waduuuu luviana mencintai rafa tp sekarang sdah menjadi istrinya raka kakak kembarnya rafa astaga cinta segitiga
siti Syamsiar
lanjut thor👍
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
harus dong
Budi Rahayu
setuju banget 😎
febby fadila
thorrr jangan lama² dong thor sumpah bikin emosi ini, 🤣🤣🤣
febby fadila
ihhhhh thor lama amat si kebongkar bikin emosi banget si sumpah,, 😡😡😡😡
dasar anabella hantu gila astaga 😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!