NovelToon NovelToon
Legenda Api Yang Menghilang

Legenda Api Yang Menghilang

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Epik Petualangan
Popularitas:560
Nilai: 5
Nama Author: Absonen

Di masa lalu, dunia pernah diselamatkan oleh para Grandmaster penyihir terkuat dari berbagai kerajaan yang menguasai elemen alam.
Di antara mereka, satu nama berdiri di puncak: Shiranui Akihara, Grandmaster Api dari Kerajaan Solvaria.
Setelah memimpin perang besar melawan pasukan iblis dan membawa kemenangan bagi umat manusia, ia tiba-tiba menghilang. Dunia percaya sang legenda telah gugur.
Namun kenyataannya, Akihara masih hidup.
Kini ia bersembunyi di sebuah desa terpencil, menjalani kehidupan damai sebagai orang biasa, berusaha meninggalkan masa lalu yang penuh perang dan kehilangan.
Tetapi kedamaian itu mulai runtuh ketika legenda tentang Neraka Iblis kembali muncul.
Raja Iblis Argiel Lucifer dikabarkan bangkit kembali, ditemani oleh sosok misterius bernama Railer Zernaldha.
Bersamaan dengan kebangkitan Tujuh Dosa Besar, dunia kembali berada di ambang kehancuran.
Kini Akihara harus memilih:
tetap hidup sebagai manusia biasa…
atau kembali menjadi legenda yang pernah menyelamatkan 🌏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Absonen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4 [Petualang dari Solvaria]

Pagi di desa Hinomura selalu datang dengan tenang.

Matahari baru saja muncul dari balik perbukitan ketika para petani mulai bekerja di ladang. Suara burung terdengar dari pepohonan yang mengelilingi desa, dan angin pagi membawa aroma gandum yang matang.

Di jalan tanah dekat gudang desa, seorang pemuda sedang mengangkat karung gandum ke atas gerobak kayu.

Tubuhnya bergerak ringan, seolah karung berat itu tidak memiliki bobot sama sekali.

“Wah, Akira! Kamu kuat sekali!”

Seorang petani tua tertawa sambil mengelap keringat di dahinya.

Pemuda itu hanya tersenyum kecil.

“Ini tidak seberapa.”

Di desa Hinomura, semua orang mengenalnya dengan nama Akira.

Seorang pemuda pendiam yang sering membantu siapa saja yang membutuhkan.

Tidak ada yang tahu bahwa ia pernah dikenal di seluruh dunia dengan nama yang berbeda.

Shiranui Akihara.

Grandmaster Api yang pernah memimpin peperangan besar dua tahun lalu.

Sekarang ia hanya menjalani kehidupan sederhana di desa kecil ini.

Akihara menurunkan karung terakhir dari bahunya.

Petani tua itu mengangguk puas.

“Terima kasih, Nak. Tanpamu pekerjaan ini pasti jauh lebih lama selesai.”

Akihara hanya mengangkat tangan sedikit sebagai tanda tidak masalah.

Saat ia hendak berjalan kembali ke arah rumahnya

Suara derap kuda terdengar dari arah jalan masuk desa.

Tak lama kemudian, sebuah kuda cokelat berhenti di dekat gerbang kayu sederhana yang menandai batas desa Hinomura.

Beberapa warga desa menoleh.

Orang asing jarang datang ke desa terpencil seperti ini.

Seorang pria muda turun dari kudanya.

Ia mengenakan mantel perjalanan berwarna gelap yang sedikit berdebu, seolah telah menempuh perjalanan jauh.

Di pinggangnya tergantung pedang panjang dengan gagang perak.

Sebuah tas besar tergantung di bahunya.

Pria itu tampak seperti seorang petualang.

Ia menepuk leher kudanya pelan sebelum melangkah masuk ke desa.

Beberapa anak kecil berhenti bermain dan memandangnya dengan penasaran.

Pria itu berjalan mendekati salah satu warga yang sedang menimba air dari sumur.

“Permisi,” katanya dengan sopan.

“Saya ingin bertanya sesuatu.”

Warga desa itu mengangguk.

“Ada yang bisa saya bantu?”

Pria itu membuka sebuah catatan kecil dari dalam tasnya.

Ia membaca sesuatu di dalamnya sebelum berbicara lagi.

“Saya sedang mencari seseorang.”

Ia mengangkat pandangannya.

“Apakah di desa ini ada orang bernama Shiranui Akihara?”

Nama itu terdengar jelas di udara pagi.

Beberapa warga desa saling memandang dengan bingung.

“Shiranui… siapa?”

“Tidak pernah dengar.”

“Orang luar mungkin?”

Pria itu mengerutkan kening sedikit.

Di sisi lain jalan desa

Akihara berdiri diam.

Ia tidak bergerak.

Namun jantungnya berdetak sedikit lebih cepat.

Shiranui Akihara.

Sudah lama sekali ia tidak mendengar nama itu diucapkan oleh orang lain.

Pria petualang itu menutup catatannya.

“Begitu ya…”

Nada suaranya terdengar sedikit kecewa.

Namun ia tetap tersenyum sopan kepada warga desa.

“Saya berasal dari Kerajaan Solvaria. Saya hanya ingin memastikan sesuatu.”

Kerajaan Solvaria.

Mendengar nama itu saja sudah cukup membuat pikiran Akihara bergetar.

Itu adalah tempat ia dilahirkan.

Tempat ia bertarung.

Tempat ia pernah berdiri sebagai salah satu penyihir terkuat manusia.

Akihara menundukkan sedikit kepalanya agar wajahnya tidak terlalu terlihat.

Pria itu mulai berjalan menyusuri jalan desa.

Langkahnya tenang.

Matanya memperhatikan sekeliling dengan teliti.

Ketika ia melewati Akihara

Ia hanya melirik sekilas.

Bagi pria itu, Akihara hanyalah seorang pemuda desa biasa.

Ia tidak berhenti.

Ia terus berjalan.

Akihara menghembuskan napas pelan.

Petualang itu akhirnya berhenti di depan seorang wanita yang sedang menyapu halaman.

“Permisi,” katanya lagi.

“Apakah ada penginapan di desa ini?”

Wanita itu menunjuk ke arah bangunan kayu dua lantai di ujung jalan.

“Di sana.”

Pria itu mengangguk.

“Terima kasih.”

Sebelum pergi, ia memperkenalkan dirinya dengan singkat.

“Nama saya Rheinhardt Valen.”

Ia membungkuk sedikit dengan sopan.

“Saya seorang petualang dari Solvaria.”

Setelah itu, ia berjalan menuju penginapan desa.

Suasana desa kembali seperti biasa.

Namun bagi Akihara

Segalanya terasa sedikit berbeda.

Ia berdiri di tempatnya beberapa saat.

Pikirannya mulai dipenuhi berbagai kemungkinan.

Seseorang dari Solvaria datang ke desa sekecil ini.

Dan orang itu mencari Shiranui Akihara.

Artinya hanya ada satu kemungkinan.

Kerajaan belum menyerah mencarinya.

Akihara menggenggam tangannya pelan.

“Jadi mereka masih mencariku…”

gumamnya pelan.

Ia tidak tahu alasan pastinya.

Namun satu hal yang ia tahu dengan jelas

Ia tidak ingin kembali.

Ia tidak ingin kembali ke dunia perang.

Tidak ingin kembali menjadi Grandmaster Api yang ditakuti di medan perang.

Hidup seperti ini sudah cukup baginya.

Tenang.

Sederhana.

Manusia biasa.

Namun jika orang-orang Solvaria terus mencarinya…

Kedamaiannya mungkin tidak akan bertahan lama.

Sore hari tiba dengan cepat.

Langit berubah menjadi warna jingga yang hangat.

Di depan penginapan desa, Rheinhardt Valen mengikat kudanya di tiang kayu.

Ia melangkah masuk ke dalam bangunan itu.

Pemilik penginapan menyambutnya dengan ramah.

“Kamar untuk satu malam?”

Rheinhardt mengangguk.

“Mungkin beberapa hari.”

Ia mengambil kunci kamar dan naik ke lantai dua.

Begitu pintu kamarnya tertutup

Ekspresi wajahnya berubah menjadi lebih serius.

Ia duduk di kursi dekat jendela dan membuka tasnya.

Dari dalam tas itu, ia mengeluarkan sebuah buku catatan kecil yang sudah agak usang.

Ia membuka salah satu halaman.

Di sana tertulis sebuah nama.

Shiranui Akihara.

Di bawahnya ada catatan tambahan.

Grandmaster Api Kerajaan Solvaria.

Status: Menghilang setelah perang dua tahun lalu.

Rheinhardt menatap tulisan itu dengan tenang.

“Kalau kau masih hidup…”

gumamnya pelan.

“…aku pasti akan menemukanmu.”

Ia menutup buku itu perlahan.

Di luar jendela, desa Hinomura terlihat damai di bawah cahaya senja.

Namun tanpa disadari oleh siapa pun

Masa lalu yang seharusnya telah terkubur…

Perlahan mulai mendekati desa kecil itu.

Dan seseorang yang ingin hidup sebagai Akira saja…

Mungkin tidak akan bisa terus bersembunyi selamanya.

1
Awkward
flbck kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!