NovelToon NovelToon
Batu Ajaib Menjadikanku Tabib Terhebat

Batu Ajaib Menjadikanku Tabib Terhebat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:17.2k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Abram adalah pemuda yang baik hati dan suka membantu, tapi sejak ia mengalami penyakit kulit, semua masyarakat menjauh. Hingga akhirnya ia di usir dari tempat tersebut dan pingsan di pinggir jalan setelah kesandung sebuah batu krikil aneh.

Tapi hari itu, ada seseorang menemukannya dan ia di bawa ke rumah sakit, sayangnya nyawanya tak tergolong lagi.

Tapi batu kerikil itu terkena darah Abram dan menjadikan Abra sehat kembali dan menjadi dia tabib dewa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

...happy Reading...

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

Abram mengangkat kepala, melihat sekeliling ruangan tersebut.

Tiba-tiba saja denyut jantungnya berdetak dengan kecepatan yang luar biasa. Sakit menusuk dadanya membiat ia harus menekan dadanya dengan kedua tangan. dengan kuat.

"Ke-kenapa dengan jantungku...?" ucapnya dengan suara menggeliat

Napasnya mulai ngos-ngosan. Keringat dingin menetes dari dahinya. Tubuhnya menggigil hebat, membuatnya terpaksa meringkuk di atas brangkar.

Namun perlahan-lahan, rasa sakit mulai menghilang, digantikan dengan aliran energi hangat yang menyebar dari dalam dada ke seluruh tubuhnya.

Saat ia melepaskan tangannya dari dada, sinar kuning lembut muncul dari batu di dadanya. Dengan hati-hati, ia membuka tangannya dan menemukan sebuah batu bulat berwarna kuning keemasan yang tertanam erat di tengah dadanya.

Permukaannya mengkilap seperti batu permata, rasa hangat yang menenangkan menyebar ke ujung jari-jarinya.

"Batu apa ini...?" gumam Abram sambil mencoba menariknya, namun batu itu tampak menyatu dengan tubuhnya.

Cahaya yang keluar darinya semakin terang, membuat ruangan yang gelap tadi kini menjadi terang benderang. Ingatan tentang kejadian tadi malam mulai muncul dengan jelas, bagaimana ia terjatuh karena lemah akibat penyakit kulit yang sudah menyerang seluruh tubuhnya, bagaimana nanah dan darah menggenang di sekitar tubuhnya, dan bagaimana ia merasa jika pandangan kabur dan perlahan-lahan ia meninggal.

"Aku ingat... aku sudah hampir mati. Jangan-jangan batu ini yang menyadarkanku kembali?" tanya dirinya dengan wajah penuh kebingungan.

Tapi ia semakin terkejut. Ketika ia melihat kedua tangannya yang selama ini selalu ditutupi luka basah dan nanah berbau busuk, tapi kini telah berubah.

Kulit tangannya kini bersih sempurna, bebas dari segala bekas luka, bahkan terasa lembut dan kenyal seperti kulit bayi yang baru lahir.

Ia dengan cepat memeriksa seluruh tubuhnya yang lain, dari ujung kaki hingga ujung rambut. Tidak ada satu bekas luka pun yang tersisa, tidak ada lagi bau busuk dari tubuhnya.

Sekarang Tubuhnya merasa ringan dan segar, seperti sudah beristirahat dengan nyaman dalam waktu lama.

Ia mengangkat tangan ke arah wajahnya, menyentuh pipi dan dahinya yang selama ini kulitnya lembek karena nanah yang tak berhenti keluar akibat penyakitnya. Tapi sekarang Rasanya benar-benar mulus, seolah telah menjalani perawatan khusus selama bertahun-tahun.

Dengan hati yang penuh rasa penasaran, Abram berdiri perlahan dan melangkah menuju jendela kaca di sudut ruangan. Ia berdiri tepat di depan kaca yang sedikit kusam, dan perlahan-lahan mengangkat kepala untuk melihat bayangan yang terpantul di kaca tersebut. Tangannya memegang pipinya lagi, matanya membelalak tak bisa mempercayai apa yang dilihatnya.

Di balik kaca itu, terpantul sosok seorang pria muda berusia sekitar 25 tahun dengan kulit putih bersih dan wajah yang sangat tampan.

Alis yang jelas, mata yang dalam, hidung yang lurus, dan bibir yang bentuknya sempurna. Rambutnya yang sebelumnya kusut dan berantakan kini tampak rapi dan berkilau dengan warna hitam pekat.

"Apa i-ini aku...?" ucapnya dengan suara gemetar, masih terus melongo melihat bayangannya.

Ia mengelus pipinya dengan lembut, seolah khawatir semuanya hanya mimpi yang ia rasakan sekarang.

"Aku... aku tampan sekali..." bisiknya dengan nada penuh kagum dan sedikit kebingungan, sementara batu di dadanya terus memancarkan cahaya hangat yang membuat seluruh tubuhnya merasa tenang dan ada sebuah energi yang terus mengalir ke dalam tubuhnya dan ia merasa kuat.

1
arsil
klw d lht dr krktr ny..kyk ny ga da hrpn bwt bls dndam ni..mc ny kyk ny ada tnda 2 naif
Dewiendahsetiowati
dasar orang sombong sudah salah gak mau akui kesalahan,mati ajalah kamu Adi bikin rusuh
less22: siksa dulu🤣🤣
total 1 replies
Orimura Ichika
bagus Thor 👍
di tunggu kelanjutannya
less22: wahhhh Terima kasih
total 1 replies
Aman Wijaya
Bu Ida kok tidak kena wabah penyakit Thor katanya menular.apa cuma yang tidak suka sama Abram aja yang kena kutukan
less22: yap betul, yang membajar rumah Abram aja yang kena
total 1 replies
Yuliana Tunru
pak aris sembuh pasti orang2 zolim.itu marah krn abram tak mau ngobati mrk ..
less22: hehehhe tau aja mama🤣
total 1 replies
Aman Wijaya
lanjut terus Thor semangat semangat semangat
less22: Terima kasih
total 1 replies
Aman Wijaya
jooooz pooolll Abram lanjut terus
Aman Wijaya
termasuk penyakit kutukan ya Thor
less22: iya, 🤣🤣 biar nggi jahat lagi
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
untung Aris masih sadar dan minta maaf mau mengakui kesalahannya dan kayak Adi durhakim
less22: ya betul tuh, mereka pingsan🤣
total 3 replies
Yuliana Tunru
sdh sakit tak tau diri pula fitnah2 abram lupa kebaikan dan gmn mrk ngusir serta bakar rmh abram ..biarin z jgn dibantu biar nyesal dulu😡
Dewiendahsetiowati
bagus Abram jangan bantu orang gak tahu diri
Blue Izoel
bagus thor, jangan di sembuhin thor biar tau rasa👍
FLuhukay
lanjut thor....2 bab langsung.🤭
less22: hahah nanti lagi
total 1 replies
Blue Izoel
jangan di sembuhkan thor
less22: oke siap
total 1 replies
Aman Wijaya
tambah lagi updatenya Thor 💪💪💪 terus
less22: haha iya🤣
total 1 replies
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Andira Rahmawati
lanjutt
Aman Wijaya
tambah semangat lagi Abram dengan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan oleh kakek Seno pergunakan untuk menolong orang-orang yang membutuhkan
less22: asiappp bossss
total 1 replies
Aman Wijaya
jooooz jooooz jooooz kotos kotos pooolll Thor lanjut terus
Yuliana Tunru
ttp fokus dokter ,abram cm mau bantu agar ttg kuat dan biar joko jg semangat agar perjuabgan kalian tak sia2 💪💪
less22: siappp
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!