NovelToon NovelToon
Pesona Adik Angkat

Pesona Adik Angkat

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Terlarang
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: bundaAma

Aaron Alexander Demian Dirgantara, seorang pria sukses yang memiliki perusahaan di Amerika yang bergerak di bidang infrastruktur dengan kekayaan yang tidak terhitung, memiliki paras tampan dengan tinggi badan ideal dan bentuk tubuh yang cukup bagus.

Ia merupakan seorang pria yang sangat di puja puja dan menjadi impian para wanita, namun ia hanya menganggap wanita sebagai tisu basah dan mainannya.

Setelah 10 tahun ia tak pulang ke negaranya, ia malah terpincut pada seorang wanita muda yang sering ia temui di sebuah club, wanita yang membuatnya penasaran dan ingin memiliki nya seutuhnya.

Namun takdir berkata lain, selain saingannya yang lumayan banyak ia tertampar dengan kenyataan jika wanita kecil incarannya adalah adik angkatnya sendiri yang sering ia temui di rumah dengan pakaian syar'i nya.

Bagaimanapun kelanjutannya, yuk ikuti kisahnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundaAma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps-4

Pria itu terkekeh seraya berjalan ke arah Hajeera, tanpa aba aba ia menarik tubuh Hajeera ke arahnya dengan kuat.

"Teman pelayan mu mengacaukan pesta malam ku, dan dia meminta ku untuk melepaskan nya,..." ucap Simon pada Hajeera.

Simon Nail Caroline, putra pak Bambang Hartono seorang gubernur yang tengah menjabat saat ini, dan sekaligus putra Monica caroline pemilik perusahaan Caroline.Corp.

"Aku tidak terbiasa melepaskan orang yang merusak mood ku, akan tetapi saat ini mood ku kembali baik, asalkan kamu mau menemaniku tidur malam ini..." lanjut Simon dengan suara yang semakin berat dan tangan yang tak tinggal diam meraba raba pinggang dan paha Hajeera dengan sentuhan sensual.

Livia dan maspupah menggeleng pelan meminta nya untuk tidak menerima tawaran Simon, karena Livia dan maspupah tahu seperti apa sifat Simon, tidak cukup memakai ia akan mengabadikan momen mereka dengan membuat vidio yang bisa dipakai untuk memeras nya kapan pun ia mau.

"Ambilkan dua set minuman yang baru, katakan pada Steve satunya untuk Afza,.." titah Hajeera pada maspupah.

Hajeera tersenyum manis, namun Simon tak menyadari jika ujung bibir Hajeera sedikit terangkat hingga membentuk senyuman picik.

Tangannya menarik lengan Simon agar duduk di atas sofa, lalu dirinya ikut duduk di atas pangkuan Simon, dengan tatapan menggoda Hajeera mengalungkan tangannya ke leher Simon dengan gerakan yang pelan namun menuntun.

Jakun Simon naik turun saat dihadapkan dengan wanita secantik dan seseksi seperti Hajeera, tangan kanan nya mengelus paha Hajeera berharap Hajeera terangsang dan menciuminya dengan ganas.

"Simon..." suara seorang wanita yang tidak sing di telinga Hajeera memanggil nama Simon dengan nada yang lembut.

Indri, yah kakak nya Indri Silvia Advi, seorang model internasional yang cantik datang menghampiri Simon, tatapan nya tertuju pada posisi Hajeera saat ini yang tengah duduk di atas paha seorang Simon.

Hajeera sedikit terkejut saat mendapati kedatangan kakak nya yang tiba tiba, namun ia sebisa mungkin menyembunyikan keterkejutan dan kegugupannya dengan turun dari paha Simon lalu mengambil sebuah anggur memakan nya dengan perlahan dan berkelas ala bangsawan.

Ia duduk di atas meja dengan kaki kanan yang di silang kan ke kaki kirinya, menatap Simon yang tengah mendengus kesal karena kesenangan nya di ganggu oleh wanita peliharaan nya.

"Siapa dia? Bukankah aku memintamu untuk menungguku?" tanya Indri penasaran dengan status adiknya saat ini.

"Dia teman pelayan yang membuat bajumu rusak,..." jawab Simon seraya menepuk sofa di samping nya agar Indri duduk tepat di sebelah nya.

"Lalu, apa yang ingin kamu lakukan dengannya? Tidak mungkin menidurinya kan?" tanya Indri tersenyum namun dengan jantung yang berdebar kencang.

Tok tokkk....

Belum sempat Simon menjawab seorang waiters pria datang keruangan nya mengantarkan pesanan minuman Hajeera tadi.

"Afza..." ujar sang pelayan seraya menyerahkan satu botol minuman keras dan segelas jus jeruk.

"Are you kiding?" tanya Simon pada pelayan seraya menatap gelas berisi jus jeruk yang di sajikan di mejanya.

"Aku tidak minum,..." ujar Hajeera lalu berjalan ke arah botol minuman tadi, lalu memperlihatkan merek di botolnya, Macallan 1926 fine, Wiski yang sangat sulit di jangkau bukan hanya karena harganya yang mahal melainkan karena keberadaannya sangatlah langka dan hanya orang orang orang tertentu yang bisa mendapatkan nya.

"Hahahahahahha...." Simon tertawa kegirangan saat melihat merek di botol minuman yang di sajikan oleh Hajeera.

"Aku dengar seorang Simon sangat ingin mencicipi si Macallan, kebetulan keluarga memiliki tiga botol di gudang,..." ucap Hajeera, membuka tutup botol Wiski lalu menuangkan nya ke dalam gelas Snifter untuk memudahkan pemutaran untuk melepaskan aroma dari Macallan itu sendiri.

"Namun sayang, aku hanya bisa memberimu satu gelas saja, karena ini merupakan barang pusaka keluargaku..." lanjut Hajeera seraya menyerahkan segelas Macallan pada Simon yang tengah menatapnya penuh kagum.

"Anggap saja sebagai ucapan terimakasih karena kamu telah memaafkan temanku..." ujar Hajeera lagi dengan tangan yang masih menahan gelas wiski di tangannya yang tengah di rebut Simon.

Simon terkekeh, "Baiklah,.."

"Aku akan memilih segelas Macallan dan melepaskan kalian bertiga..." ucap Simon yang langsung menerima segelas minuman dari Hajeera.

"Thank you atas kemurahan hati anda tuan, semoga anda panjang umur dan sehat selalu..." jawab Hajeera lalu menyuruh sang pelayan untuk menyimpan kembali wiski miliknya.

"Wait...." panggil Simon saat Hajeera pergi begitu saja bersama sang pelayan.

"Apakah kamu benar benar akan melewatkan malam ini bersama pria tampan seperti ku?" tanya Simon, menegakkan tubuhnya seraya merapikan baju nya yang sedikit berantakan.

"Sorry, priaku menunggu di ruangan samping, dia jauh lebih tampan darimu..." kekeh Hajeera dengan mimik wajah tengil yang terlihat bercanda.

"Okey.. Okey,"

"Then, what is your name?" tanya Simon penasaran.

"Afza..." jawab Hajeera singkat lalu pergi meninggalkan ruangan yang baginya cukup memuakkan.

Brughhhhh

Baru saja keluar dari dalam kamar, Hajeera menubruk dada bidang seorang pria yang berada tepat di depan pintu.

"Sorry...." ucap Hajeera meminta maaf pada pria yang berada tepat di depannya.

"Tunggu,..." ucap sang pria menahan lengan Hajeera yang langsung di tepis oleh sang empu tangan.

"Kenapa? Apakah kamu perlu ke dokter?" tanya Hajeera pada pria yang menahan nya.

"No, aku hanya ingin bertanya, apakah datang tadi supermodel Silvia Advi?" tanyanya.

Ditanyai tentang seorang wanita yang ia kenal yakni kakak nya, Hajeera menilai pria di depannya adalah pria brengsek yang sama seperti Simon ia berjalan menghampiri sang pria yang berdiri tegak dengan wajah penuh tanya.

"Siapa kamu?" tanya Hajeera dengan tatapan penuh selidik.

"Apa dia kekasihmu?" tanya Hajeera lagi dengan alis yang terangkat.

"Bukan, aku hanya penasaran saja..."

Namun suaranya tak terdengar di telinga Hajeera, ia malah fokus pada satu sosok pria yang cukup dekat dengannya.

"Jackkkkk!!!!!" teriak Hajeera dengan suara lantang seraya berjalan ke arah Jack yang baru saja datang.

"Siallll! " umpat Jack saat lagi lagi harus bertemu Hajeera di tempat seperti ini.

"I really Miss you, honey..." ucap Hajeera dengan wajah berbinar dan tangan yang menarik lengan baju Jack seolah tengah membuang sampah.

"Kangen ajah loh kayak yang jijik ke gue,... Apalagi kagak.." jawab Jack menatap sinis ke arah tangan Hajeera yang tengah menjinjing lengan bajunya

"Sorry,... Aku takut kamu membawa HiV sayang..." ujar Hajeera nyeletuk tanpa merasa bersalah.

"Hei Dem,... How are you?" tanya Jack pada pria yang tadi sempat bertabrakan dengan Hajeera.

"Kamu kenal dia Jack?" tanya Hajeera yang langsung di jawab anggukan kepala oleh Jack sendiri.

"Yes, dia temanku yang baru kembali dari Amerika..." jawab Jack.

"Oh My God, Amerika?" tanya Hajeera dengan wajah yang tak percaya namun bibirnya tersenyum penuh arti.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!