NovelToon NovelToon
Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Persahabatan / Romansa
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sabia X

Kirana adalah gadis ceria, polos dan kebal bully apa jadinya kalau ia bertemu dengan seorang pemuda raja bully yang tidak sengaja mobilnya ia tabrak saat pulang dari kampus, dan parahnya ia harus rela menjadi pelayan dirumah pemuda itu, karena sang pemuda dendam gara-gara kejadian itu ia diputuskan pacarnya, baca keseruan, kekonyolan dan kekocakan mereka berdua di novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sabia X, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Patah hati bikin kesel

Dewa yang ditinggal begitu saja masih melongo mencerna ucapan Oliv, masa iya ia diputuskan hanya gara-gara gak bawa mobil barunya, seorang Dewa Bramasta cowok keren, tajir anak pengusaha terkaya diputusin oleh pacarnya si anak anggota dewan terkenal hanya gara-gara gak bawa mobil barunya, apa gak memalukan terlebih sang pacar memutuskan hubungan dihadapan teman-temannya apa kata dunia.

“Sial, ini semua gara-gara gadis itu, akan ku balas kau tunggu saja.” ucap Dewa dengan perasaan dongkol  kembali kedalam taxi, emang tidak tahu diri yang namanya Dewa, namanya saja yang bagus kelakuan laknat malah menyalahkan orang lain karena diputusin, sedangkan orang yang di salah kan baru sampai rumah, dan langsung dapat Omelan dari Mak tercinta karena motornya yang pecah.

“Astaga anak kodok kamu apain motornya sampai pecah begini!.” teriak emak Ningsih sembari mengurut dadanya.

“Mak orang yang ditanyai itu anaknya baik-baik saja apa enggak, ini malah motornya, gak berharga banget nyawa anaknya dibandingkan motor.” dengus Ana masuk kedalam rumah.

“Kau masih bisa jalan berarti baik-baik saja apa yang dikhawatirkan.” balas emak Ningsih santai membuat Ana cemberut.

“Fix dah Ana ini cuma anak pungut kek nya.” balas Ana sembari duduk diruang keluarga melepas lelah, ingatannya langsung lari ke kejadian yang menimpanya beberapa waktu yang lalu.

“Kamu nanti kalau kuliah cari kosan yang deket kampus aja biar gak naik motor, emak jadi takut kamu kayak gini lagi.” tambah emak Ningsih duduk disamping anaknya sembari membawa kotak obat, karena ia melihat lengan anaknya yang terluka, karena Ana menggulung lengan bajunya, walau terlihat tidak perduli, siapa yang tahu isi hati seorang ibu, Emak Ningsih menarik lengan putrinya dengan cepat membuat Ana yang masih melamun terkejut, dan lebih terkejut lagi saat emak ya mengoleskan obat anti septik keluka yang memerah karena terkena aspal, Ana meringis tertahan merasakan perih dilengannya.

“Makanya hati-hati kalau naik motor, siapa yang nabrak kamu?.” tanya emak Ningsih penuh curiga.

“Dah lah Mak gak usah dibahas bikin Ana kesel, Ana lapar ini mau makan dulu, makasih dah obati luka Ana, jangan bilang bapak ya.” pinta Ana dengan cengengesan dan kabur kedapur karena sudah tidak tahan perutnya minta isi, baru Ana menyendok sesuap ponselnya berdering nyaring ia pun membiarkan nya karena ia sungguh sangat lapar. Namun ponsel itu terus berdering membuat Ana kesal dan mengambilnya dari dalam tas dan tidak sengaja menjatuhkan sesuatu dari dalam tasnya. Ia pun memungut benda tersebut merasa aneh karena ia merasa tidak memiliki benda tersebut, namun ia segera mengabaikannya dan mengangkat panggilan. Belum Ana menyapa hallo suara dari seberang sudah menyapanya dengan galak.

“Eh pendek, kembalikan kunci mobil gue.” ucap suara dari seberang menggelegar ditelinga Ana, ia pun langsung menjauhkan ponselnya dari telinga dan melihat siapa yang menelfon kenapa menanyakan kunci mobil kepadanya, tertera nama Arogan dilayar ponselnya, dan ia baru sadar siapa yang menelepon nya Ana pun kembali mendekatkan ponselnya.

“Loe jadi budeg ya, kenapa diam saja, kembalikan kunci mobil gue.” bentak Dewa kesal sekali karena Ana tidak menyahut ucapannya dari tadi.

“Sekarang?” tanya Ana polos.

“Ya iya pendek sekarang, mau tahun depan.” jawab Dewa menahan kesal.

“Situ waras, rumah aku jauh mana mungkin aku balikin, tangan aku juga masih sakit, lagian kan salah situ ngapain kunci mobil ditaruh ditas aku, jadi bukan salah ku, ambil sendiri kalau mau.” jawab Ana santai sembari meneruskan makannya.

“Gak bisa gitu dong, itu tanggung jawab loe ya, pokoknya loe harus balikin .” ucap Dewa tidak mau kalah.

“Ogah, kalau mau besok, kalau gak mau ambil sendiri, kan salah loe ya cungkring, loe yang masukin kunci itu ke Tas gue jadi salah loe, .” Ana mematikan panggilannya ia terkikik senang, karena cowok yang tidak ia tahu namanya itu kesal, ia bisa membayangkan betapa marah dan kesalnya cowok arogan itu, ponselnya kembali berdering Ana malah menganti ponselnya menjadi mode diam, sedang kan Dewa yang berada diruang tamu bersama teman-temannya mengumpat serapah membuat ketiga temannya bingung.

“Loe kenapa sih, marah-marah dari tadi.” tanya cowok berwajah blesteran Jerman bernama Aldo itu bingung.

“Iya Bro dari tadi loe marah-marah dan wajah loe itu kusut, kenapa sih.” tanya cowok berambut agak panjang berwajah tampan ala-ala opa korea bernama Cristian itu ikut bingung. Dan satu cowok lagi berwajah asli pribumi namun berwajah tampan mengiyakan.

“Kek nya kesambet Do," ucap Aldi menambahi.

“Kesambet pala loe, gara-gara cewek pendek nabrak mobil gue tadi, gue diputusin sama Oliv, siapa yang gak kesal.” balas Dewa geram.

“Ha!!” ucap ketiga teman Dewa serempak, masih bingung apa hubungannya di tabrak sama diputusin oleh Oliv sang primadona kampus anak pak dewan.

“Kok bisa, maksudnya gimana sih.” tanya Aldo bingung.

“Ho oh, jangan bikin bingung emang ada hubungannya.” timpal Aldi ikut bingung dengan ucapan sahabat somplaknya yang walau wajahnya ganteng kadang eror. Sementara Cristian hanya memijit pelipisnya tanda pusing dengan obrolan ketiga temennya.

“Buktinya gue diputusin gara-gara gak bawa mobil baru gue tuk jemput Oliv.” jelas Dewa mengebu antara campuran marah, dan juga tidak rela diputusin Oliv gara-gara hal sepele, sementara ketiga temannya saling berpandangan bergantian dan.

“Huaahaha..” tawa mereka pecah, bahkan Aldi sampe berguling dilantai saking tidak bisa menahan tawanya, ia membayangkan wajah cengo Dewa saat diputusin hanya gara-gara tidak bawa mobil, aneh bin ajaib emang Oliv. Sementara Aldo sudah mengusap air matanya saking tidak tahannya kebanyakan tertawa, sementara Cristian memegangi perutnya yang rasanya ingin kram, Dewa mendengus kesal karena teman-temannya malah menertawakan penderitaannya.

“Puas kalian, tertawa terus.” ucap Dewa menggeplak kepala ketiga kawannya, membuat ketiganya menghentikan tawanya, walau masih terdengar cekikikan.

“Bakal jadi berita seru ini besok dikampus.” seloroh Cristian.

“Ho oh, gimana gak seru kalau seorang Dewa Bramasta diputusin hanya gara-gara gak bawa mobil barunya, mau ditaruh dimana muka tampannya.” tambah Aldo memanasi.

“Iyo Lo, lagian emang parah mobil loe sampe gak bisa dibawa jemput.” tanya Aldi penasaran.

“Penyok dikit, masalahnya kuncinya kebawa sama cewek pendek itu.” jawab Dewa masih dengan suara kesal.

“Ha!!” ucap ketiga kawan itu serempak lagi, dan tidak lama tawa mereka pecah kembali, membuat Dewa semakin jengkel.

“Huahahahaaa..”

“Teman asu emang kalian.” teriak Dewa menendang Aldo yang ada disampingnya hingga terjengkang, namun tawanya tidak surut, seheboh itulah mereka kalau bersama, sama-sama laknat. Setelah tawa mereka reda Cristian pun bertanya karena tidak mau mati penasaran.

“Tapi loe minta tanggung jawab kan?” tanya Cristian dengan wajah serius.

“Iyalah bego aja kalau gak, mobil baru gue tu, udah penyok aja.” jawab Dewa menyesap minuman bersoda yang sudah ia buka.

“Jadi siapa namanya, loe minta no telpon nya kan?” tanya Aldi serius, Dewa mengangguk.

1
Ria Ningsih
up nya 2 x sehari kak klau bsa
Sabia X: Waduuh, keriting nanti otak sama jariku kak Ria, 🤣 diusahakan.
total 1 replies
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut.tetap semangat up nya
Heni Mulyani: tetap semangat
total 2 replies
Ria Ningsih
ceritanya seru
Sabia X: terimakasih..👍
total 1 replies
Zanahhan226
‎Halo, Kak..

‎Datang dan dukung karyaku yang berjudul "TRUST ME", yuk!

‎Kritik dan saran dari kakak akan memberi dukungan tersendiri untukku..
‎Bikin aku jadi semangat terus untuk berkarya..

‎Ditunggu ya, kak..
‎Terima kasih..
‎🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!