NovelToon NovelToon
Cariad

Cariad

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Zion Mateo Lopez adalah definisi dari kesombongan masa muda, tampan, kaya, dan tak terkalahkan. Baginya, Cassie Vorcan hanyalah sebuah target dalam taruhan mahal bersama teman-teman elitnya di SMA Chicago. Namun, apa yang dimulai sebagai permainan kotor berubah menjadi jeratan perasaan yang nyata. Selama dua tahun, Zion jatuh hati sedalam-dalamnya, mencintai Cassie lewat tindakan protektif dan rencana masa depan yang matang di California.
Di sisi lain, Cassie gadis panti asuhan yang pintar dan dingin akhirnya meruntuhkan seluruh benteng pertahanannya demi Zion. Dia percaya telah menemukan rumah, hingga sebuah rahasia di ponsel Zion menghancurkan dunianya: bukti bahwa dia hanyalah "barang taruhan" yang sukses ditaklukkan.
Beberapa Tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali di Chicago dalam sebuah proyek besar. Zion kini adalah pria dewasa yang dihantui penyesalan, sementara Cassie telah menjelma menjadi arsitek sukses yang lebih angkuh dan tak tersentuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#2

Zion Mateo Lopez berdiri mematung di balkon penthouse miliknya. Tatapannya kosong menghadap hamparan Danau Michigan yang berkilauan tertimpa lampu kota, namun pikirannya justru melayang sepuluh tahun ke belakang. Ke masa saat ia masih remaja yang pongah—seorang pemuda yang merasa dunia tunduk di bawah telapak kakinya.

Di sekolah menengah elit Chicago, Zion adalah raja. Dan sebagai raja, ia pantang menarik diri dari tantangan apa pun.

"Seratus ribu dolar dan kunci mobil sport terbaru, Zion. Syaratnya sederhana: tiduri si Gadis Es, Cassie Vorcan," tantang Julian, salah satu sahabatnya kala itu, sembari menyeringai licik.

Cassie adalah sebuah anomali di antara kerumunan anak konglomerat. Gadis itu memiliki kecantikan yang tajam sekaligus dingin. Sebagai anak panti asuhan yang berhasil menembus sekolah elit tersebut melalui beasiswa penuh, ia adalah sosok yang angkuh, mandiri, dan tampak mustahil untuk disentuh. Namun, Zion dengan jiwa penakluk yang membara menerima tantangan itu tanpa keraguan.

Dua bulan pertama adalah masa pendekatan yang penuh manipulasi. Zion mengerahkan seluruh pesonanya, memberikan perhatian manis yang barangkali tak pernah Cassie dapatkan selama hidup di panti asuhan. Setahun berlalu, mereka resmi berpacaran. Cassie, yang selama ini membangun tembok setinggi langit di sekeliling hatinya, akhirnya menyerah. Ia percaya bahwa Zion adalah rumah yang selama ini ia cari.

Petaka itu dimulai pada malam kelulusan. Di sebuah hotel mewah, Cassie menyerahkan segalanya, harga dirinya, cintanya, dan seluruh masa depannya. Sesaat setelah napas mereka kembali teratur di bawah selimut sutra, Zion meraih ponselnya secara diam-diam. Ia memotret punggung polos Cassie sebagai bukti kemenangan, lalu mengirimkannya ke grup rahasia mereka.

“Done. The ice queen is melted,” tulisnya singkat.

Namun, sesuatu yang tak terduga terjadi dalam enam bulan berikutnya. Zion tidak bisa pergi begitu saja. Taruhan itu seharusnya berakhir malam itu, tapi ia justru terjerat dalam jaringnya sendiri. Ia benar-benar jatuh cinta. Ia mencintai cara gadis itu tenggelam dalam buku, mengagumi kecerdasannya, dan memuja sisi lembut yang hanya diperlihatkan Cassie kepadanya.

Zion mulai berubah. Ia merencanakan masa depan di California dan selalu memastikan mereka menggunakan pengaman karena ia ingin Cassie meraih mimpinya sebagai arsitek sebelum mereka membangun keluarga. Ia mencintai Cassie dengan tindakan, pelukan protektif, dan janji-janji tulus.

Hingga malam terkutuk itu tiba.

Cassie secara tidak sengaja melihat ponsel Zion yang tertinggal saat pria itu sedang mandi. Sebuah notifikasi dari grup asing memicu rasa penasarannya. Begitu ia membukanya, dunianya runtuh seketika.

Tersimpan di sana riwayat pesan dua tahun lalu. Foto punggungnya, taruhan uang, dan cacian menjijikkan dari teman-teman Zion yang menyebutnya sebagai "barang taruhan". Bahkan sebulan yang lalu, Zion sempat membalas salah satu pesan dengan kalimat: "Aku masih menikmati barang taruhan ini, dia sangat patuh."

Bagi Zion, kata-kata itu hanyalah tameng bodoh untuk menutupi rasa cintanya yang terlalu dalam di hadapan teman-temannya yang toksik. Namun bagi Cassie, itu adalah vonis mati bagi hatinya.

"Zion!" Teriakan Cassie memecah keheningan apartemen.

Zion keluar dari kamar mandi dengan wajah pucat pasi melihat ponselnya di tangan Cassie. "Cass, aku bisa jelaskan ...."

"Dua tahun, Zion? Dua tahun kau menjadikanku bahan lelucon?" Suara Cassie bergetar, air mata mengalir deras. "Aku memberikan segalanya karena kupikir kau melihatku sebagai manusia. Ternyata aku hanya sebuah trofi!"

"Tidak, Cass! Itu dulu. Sekarang berbeda. Aku mencintaimu!" Zion mencoba meraih tangannya, namun Cassie mundur dengan tatapan jijik.

"Jangan sentuh aku dengan tangan yang mengirim foto itu. Kita berakhir, Zion Mateo Lopez. Jangan pernah cari aku lagi."

Malam itu, Cassie menghilang dari Chicago. Ia mengganti namanya, menghapus jejaknya, dan mengubur dalam-dalam identitasnya sebagai gadis panti asuhan yang malang.

***

Flashback Pertemuan kembali.

Di kantor pusat Lopez Group, Zion berdiri mematung. Wanita di depannya memiliki wajah yang sama, namun matanya jauh lebih dingin dari yang dia ingat. Cassie Vorcan, sang arsitek hebat, menatapnya tanpa secercah pun pengenalan atau emosi.

"Tuan Lopez, saya di sini untuk bekerja, bukan untuk mengenang masa lalu yang tidak berarti," ucap Cassie dingin saat Zion mencoba mendekat.

Zion merasakan sesak di dadanya.

"Cassie, kumohon. Aku tahu aku brengsek dulu, tapi semua tindakanku selama dua tahun itu nyata. Aku menggunakan pengaman bukan karena aku tidak menginginkan anak darimu, tapi karena aku ingin kau sukses lebih dulu di California!" Zion setengah memohon, suaranya parau.

Cassie menutup map proyeknya dengan bantingan keras. "Kau bicara tentang masa depan yang kau bangun di atas pondasi kebohongan, Zion. Kau bilang kau mencintaiku? Kau tidak tahu arti cinta. Cinta tidak menjadikan orang yang kau sayangi sebagai objek taruhan."

Zion terdiam. Dia melihat cincin yang melingkar di jari manisnya sendiri, cincin yang seharusnya dia berikan pada Cassie sepuluh tahun lalu namun kini hanya menjadi pengingat akan dosanya.

Di hadapannya, Cassie berdiri dengan keangkuhan yang lebih besar dari sebelumnya. Dia bukan lagi gadis panti asuhan yang butuh perlindungan. Dia adalah pemenang, dan kali ini, Zion-lah yang menjadi pecundang dalam permainannya sendiri.

"Selamat bekerja, rekan proyekku," Cassie berujar tajam sebelum melangkah keluar, meninggalkan aroma parfum yang memicu ribuan kenangan pahit di benak Zion.

Zion jatuh terduduk di kursi kebesarannya. Chicago di luar sana tetap berkilau, namun bagi Zion, dunianya tetap gelap sejak malam Cassie pergi. Dia memiliki segalanya, uang, kekuasaan, nama besar keluarga Lopez—tapi dia kehilangan satu-satunya hal yang benar-benar berharga, dimaafkan oleh kekasihnya.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
Era Simatupang
aduh GK bisa nebak endingnya gmna, makin seru thor
ros 🍂: coba di tebak dulu kak 🤣🙏
total 1 replies
awesome moment
wkwkkwkwkwk...benang yg mbulet
awesome moment
logan n tll sombong dan...ogah blajar dri pengalaman jd...kalah pintar sm keledai
ros 🍂: mari kita kasih paham si logan Kak🤭🤣
total 1 replies
Manis
good issa👍👍👍
Fadhliyah
part paling menyedihkan. aku sampai jeda membaca Krn ikut nangis. malu ketahuan orang😭😭
ros 🍂: Terharu 😭😭😭🥰
total 1 replies
awesome moment
mmg terbuka soal hati tu g gampang
awesome moment
logan sdh dpt rumah
awesome moment
tu lah knp. menangislah saat berdo'a. krn smua akan mengabur
awesome moment
wkkwkwkwk...mo semarah p pun. sebenci p pun. kn d anak.
awesome moment
biar mrk 😭😭😭darah dlu. biar mrk menghargai org
awesome moment
baiknya mmg bgitu. biar zion...bisa menghargai
awesome moment
bagoosh. biar nyesel bin nyesek dlu
awesome moment
twins tu CCTV yg sgt kompeten
awesome moment
laxia n cerdas jg plus sarkastik
awesome moment
CCTV yg sgt detail. bahkan baca gerak bibir😄😄😄
ros 🍂: haha🤣
total 1 replies
awesome moment
hebat
awesome moment
nikmati penyesalanmu, Zion. hati manusia tu yg jd taruhan
awesome moment
logan sdg membohongi diirnya sndiri
awesome moment
bnr2 absurd
Rahayu Ayu
Baik banget dih keluarga Lopez,
mau menerima Cassie dan Logan dengan tangan terbuka,
tanpa memandang status.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!