NovelToon NovelToon
Dipinang Dosen Killer

Dipinang Dosen Killer

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ana fatih

"Astangfirullah Pak, ini bukan hukuman tapi menindas namanya!" Pekik Nabila kala menatap bukuu setebal tembok di depannya.
"kalau tidak mau silahkan keluar dari daftar Siswi saya!" jawab pria yang amat di kenal kekillerannya.
huff!
Nabila tak dapat membantah selain pasrah ia tidak mau mengulangi mata kuliah satu tahun lagi hanya demi satu kesalahan.
Tetapi Nabila pikir ini bukan kesalahan yang fatal hanya dosennya memang rasa sensitiv terhadap dirinya, Nabila tidak tahu punya dendam apa Pak Farel sehingga kesalahan kecil yang Nabila perbuat selalu berujung na'as.

Yuk lanjut baca kisah Nabila yang penuh haru dan di cintai oleh dosennya sendiri secara ugal-ugalan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ana fatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 4

Bab empat.

Keesokan hari, pada akhirnya Nabila berada dalam mobil bersama Alka untuk mencari cincin pernikahan.

Karena desakan oleh Bunda Dewi dan juga ancaman dari Alka, mengingat Nabila masih sayang sama Nilanya terpaksa ia mau.

"Saya bukan supir kamu, pindah ke depan." ucap Alka tajam melewati kaca spion atas.

"Siapa juga yang mengira Bapak supir saya, lagian soal duduk di permasalahkan," cibir Nabila.

"Kalau di luar jangan panggil saya Bapak, mengerti!" Nabila tidak menyaut hanya helaan napas yang di hembuskan.

"Jalan Pak," ucap Nabila cuek.

Nabila masih berharap kalau pernikahannya dengan dosen nyebelin itu gagal, dan siapa sangka Alka yang killer itu bener jalan membawa mobilnya dengan kecepatan paling tinggi, dan langsung ambil rem mendadak saat ada lampu merah. Nabila yakin Alka sengaja lantaran ucapan dirinya tadi yang membuatnya kesal.

"Pak, saya masih ingin hidup ya, kalau mau mati sana duluan." decak Nabila lantaran ia ke jedot kepalanya ke jok depan.

"Semua orang juga ingin hidup, kecuali orang gila, bukan kamu saja," sahut Alka datar.

"Ampun Tuhan, boleh saya ke dukun sekarang."

Tak lama mereka berdua sampai di sebuah toko perhiasan.

"Silahkan pilih,"kata Alka dengan kedua tangan yang di taruk di dalam saku celananya.

"Sok keren!" batin Nabila.

"Selamat datang mbak dan Mas nya di toko kami, saat ini kami ada cincin cople keluara terbaru dan limited edisien." Kata salah satu seorang pegawai.

Nabila masih diam, ia bingung mau pilih yang mana, jujur selama ini ia belum pernah ke toko perhiasan semewah ini.

"Kalau lihat-lihat dulu boleh, Mbak?" tanya Nabila ramah.

"Saya tidak meminta kamu untuk melihat, silahkan pilih." ucap Alka tegas.

"Iya Pak, tapi saya juga perlu lihat dulu sebelum memilih," sungut Nabila, jadi orang tidak sabaran banget.

"Mbaknya mau cari cincin apa, kalau untuk cincin pasangan kami lagi ada barang baru datang tapi maaf harganya memang agak tinggi tapi toko kami sedang ada promo dan diskon kok!" ujar pegawai toko lagi.

"Mau kami keluarkan?" tawarnya lagi.

Nabila bingung antara iya dan tidak, tapi hatinya penasaran juga.

"Silahkan di ambil," ucap Alka cepat.

Pagawai toko mengangguk.

"Ini Mbak barangnya, ini emas murni dengan desain elegan dan juga limited edision kalau Mbak mau ambil ini beruntung saat ini kami sedang ada promo, apa lagi untuk pasangan muda seperti Mbak dan Masnya, cocok sekali."

"Memangnya promonya apa ya, Mbak?" tanya Nabila.

"Promonya paket Haniymond di hotel bintang kelas lima bis request kapan tanggalnya."

Deg....

Bola mata Nabila membat,"Haniymond!" batinya.

"Tolong bungkuskan sekarang, tulis saja tanggal tiketnya XX." ucap Alka datar sambil menyerahkan kartu idcardnya.

"Pak, tidak usah ambil yang itu ya, yang biasa saja itu harganya terlalu tinggi," cegah Nabila.

"Kamu pikir saya tidak mampu."

"Bukan gitu Pak--,"

"Kamu sendiri tadi yang mau melihatnya, kan!"

Nabila menghela napas panjang, rasanya tidak bakal ada menangnya bersama dosen anihnya itu.

Hari-hari Nabila terasa sunyi dan sedih, ia tidak tahu harus cerita sama siapa kalau dirinya sedang berada di ambang kehancuran lantaran mau menikah dengan pria kasar dan jutek.

Dan Nabila harus sabar ekstra karena saat ini ada yang lebih penting yaitu Nilainya. Tak lama lagi Nabila bakal menghadapi masa skripsinya tapi sebelum itu ia harus mencapai pada tanda sebuah kelulusan atau ujian dirinya pantas tidak menuju transkripsi.

Semua tugas sudah Nabila kerjakan mulai dari tugas tambahan atau harian semua selesai ia kumpulkan, Nabila termasuk anak yang berprestasi sebenarnya hanya saja perempuan sering di cap bandal lantaran sering ketiduran di kelas dan itu ada alasan tersendiri yang tidak ada satupun orang yang tahu.

Dan parahnya lagi saat ini Alka mengangkatnya menjadi asdosnya jadi pekerjaan Nabila bertambah banyak.

"Selamat pagi Pak," ucap Nabila saat masuk ke ruangan yang sudah ada beberapa dosen di sana, Nabila datangkarena perintah Alka melalu cht Wa.

"Aisyah," panggil Fathan dosen baru yang juga berada di situ.

"Iya Kak, eh Pak," kata Nabila, reflek. Ia lupa memanggil Fathan dengan sebutan kakak di tempat seperti ini

Fathan hanya tersenyum tipis. Melihat itu Alka mendengus kesal karena seolah mereka berdua menunjuhkan saling kenal dan begitu dekat.

"Mana tugas yang saya perintahkan sama kamu," kata Alka datar.

"Ini Pak." Nabila mendekat dan menyerahkan map berwarna biru pada Alka.

"Sekarang kamu boleh pergi, ingat jangan genit," bisik Alka pada Nabila yang menyerngit tidak mengerti.

"Baik Pak, saya permisi." Nabila hanya menunduk tidak berani menatap Alka, bukan karena takut tapi tatapan Alka bikin Nabila makin muak dan kesal mengingat dia adalah pria yang mau di jodohkan dengan dirinya.

***

Nabila baru saja mengambil hasil nilai mata kuliahnya yang baru keluar dan alangkah kagetnya Nabila kala nila yang ia dapatkan di luar Nurul.

"Tidak mungkin, ini gila, benar gila!" umpat Nabila kaget sekaligus bercampur kesal.

"Lo kenapa Nab, mukaknya garing gitu, lama-lama lo sama aja dengan Pak Alka, sama ketusnya," kekeh Sisil yang baru datang ikut duduk di samping Nabila yang sedang ngereok tidak jelas.

"Coba dech Sil, lo lihat ini apa ini." Nabila menunjuhkan nilai yang ia scend melalui ponselnya.

"Itu apa Nab, bentar dech itu nilai lo!"

"Bukan!" sergag Nabila kesal sudah jelas di situ terpapang nama lengkap dirinya.

"Kok bisa lo dapat nilai C Nab, itu bisa-bisa mencoreng IPK Lo nanti Nab, mana mau skripsi lagi."

"Nah itu Sil, gue heran dan ini sampai empat mata kuliah lo mana semuanya mata kuliah dosen killer itu," dengus Nabila membatin.

"Jadi semua itu mata kuliah Pak Alka, Nab?" tanya Sisil, seingat dia dosen yang di sebut killer oleh Nabila adakah Pak Alka.

"Siapa lagi, kalau bukan dia Sil, orang paling menyebalkan." "

"Ya ampun, sabar Nabi, barang kali lo kali ini yang ngalah dech jangan terus ngelawan Pak Alka demi masa depan lo Nab, kalau tidak bisa revisi yang ada lo gagal sekripsi nantinya." ujar Sisil.

"Tapi gue harus bagaimana Sil, sumpah gue Gedeg sama tuh dosen padahal kurang apa coba gue, sudah di jadikan babunya gratis lagi, sekarang dia siksa gue dengan nilai C agar gue ngulang." cerca Nabila.

"Ya gimana lagi Nab, Pak Alka orangnya memang begitu, lebih baik Lo ngalab meminta maaf biar aman siapa tahu masih bisa revisi dan mengubahh nilai lo."

"Andai saja ada pemilihan dosen ternyebelin gue pilih Pak Alka seumur hidup gue," ucapnya menahan kesal.

"Huh, jangan gitu, entar malah jadi jodoh lo pak Alka." sahut Sisil.

Deg....

Hati Nabila merasa tersentil, mengingat dirinya dan Alka memang sudah di jodohkan bahkan cincin pernikahan sudah ada tapi Nabila tetap saja tidak berani mengatakan apa-apa sama teman-temannya, Nabila rasa sama dengan Alka manusia kutub juga sama tidak ingin tersebar hubungan gelapnya dengan Nabila.

"Oh dewa hubungan seperti apa nantinya yang bakal gue jalani bersama manusia muster seperti dia."

1
Aditya hp/ bunda Lia
ck, ... nih dosen atu bawaannya nyokot Mulu 😂
Aditya hp/ bunda Lia
siksa terus Nab ... 😂
Aura kasih
gacor Nabila 🤣😄😄
Zara Fatimah
seru banget bikin skit peeut
Zara Fatimah
🤣🤣 kapok kamu Alka
Zara Fatimah
ampun dech Pak Alka 😂😂
Zara Fatimah
Lucu 😂
Aura kasih
awww. aku tidak kebayangyang di lakukan pak dosen 😂😂
Aditya hp/ bunda Lia
wkwkkk .... pak dosen lagi solo karier senam 5 jari? 😂😂
Aditya hp/ bunda Lia
balas dendam nih Nabila
Aditya hp/ bunda Lia: banyak juga gak apa-apa tuman wae suami galak 😂
total 2 replies
Aura kasih
buat Alka cemburu kejang-kejang Thor 🤣
Ana fatih: 🤣🤣 biar tahu Rasak ya kak
total 1 replies
hasatsk
cie cie yang mulai tidak mau berjauhan dengan dosen killernya...
Aura kasih
aduh kak ayolah buat Alka bucin. eh tapi aslinya dia itu sudah bucib 🤣
Aura kasih
Adakah cowok model Alka
Aditya hp/ bunda Lia
apa jangan2 ada masalah yah sama rahimnya Nabila ada miom atau kista mungkin? 🤭
Aditya hp/ bunda Lia
masa iya sih Nabila keguguran ... 🤭
Aditya hp/ bunda Lia: aku nya orangnya suka sotoy 😂😂✌️
total 3 replies
Aditya hp/ bunda Lia
emang si pak dosen ini bunglon yah kadang baik kadang jahat nyebelin pake banget ...
Aditya hp/ bunda Lia: masukin oven ajah biar meleleh 😂
total 2 replies
Nia Juniawati
bagus bagus banget ceritanya/Smile//Smile//Smile//Smile/
Aura kasih
Abi anak mu mintak di jitak kepalanya 🤣
Aditya hp/ bunda Lia
mulut si Alka ini kayaknya harus ditaplok dulu pake ulekan cabe 7kg deh dower - dower
Aditya hp/ bunda Lia: heran soalnya dosen tapi ngomong ke istri asal jeplak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!