NovelToon NovelToon
Kultivator Yang Menantang Waktu

Kultivator Yang Menantang Waktu

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi Timur / Kelahiran kembali menjadi kuat / Perperangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Psikopat / Tamat
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Terlahir dengan kutukan yang memakan usia, Boqin Tianzun terpaksa menempuh jalan berdarah demi melawan waktu yang kian menipis. Di tengah pengkhianatan keluarga dan dunia yang memuja kekuatan, ia merajut rencana keji untuk merangkak ke puncak tertinggi.

​Bagi sang iblis berbakat, nyawa hanyalah pion catur dan cinta hanyalah teknik manipulasi, kecuali untuk satu jiwa yang tersisa. Di ambang batas kematian, ia bersumpah akan menaklukkan takdir dan menghancurkan siapa pun yang menghalangi langkahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

​Bab 4: Belati di Balik Kabut

​Struktur Sekte Giok berdiri dengan hierarki yang kejam dan mutlak. Di dasar piramida terdapat Murid Luar, ribuan jiwa yang memperebutkan sisa-sisa sumber daya. Di atas mereka adalah Murid Dalam, para elit yang mendapatkan bimbingan langsung dari para tetua. Dan di puncak tertinggi, bertakhta Murid Inti, mereka yang dianggap sebagai masa depan sekte, yang hanya berjumlah segelintir orang.

​Hari ini, perbatasan antara Murid Luar dan Murid Dalam menjadi saksi sebuah kompetisi berdarah. Sebuah pedang pusaka, Pedang Pemecah Fajar, telah diletakkan di kedalaman Hutan Roh Terlarang. Siapa pun murid luar yang berhasil membawanya kembali, tidak hanya akan mendapatkan senjata itu, tapi juga hak instan untuk menjadi Murid Dalam.

​Di sebuah balkon batu yang tinggi, menghadap langsung ke arah hutan, dua pemuda berjubah sutra emas duduk dengan angkuh.

​"Lihat si cacat itu," Boqin Yan menunjuk ke arah kerumunan murid luar di bawah sana. Matanya tertuju pada Boqin Tianzun yang berdiri menyendiri. "Dia benar-benar berani masuk ke hutan itu. Apakah dia sangat ingin mati lebih cepat?"

​Boqin Han terkekeh, memainkan sebuah permata di tangannya. "Biarkan saja, Yan. Hutan itu penuh dengan binatang buas dan murid-murid luar yang haus darah. Dia pikir dengan mencapai Inti Qi secara mendadak, dia bisa melompati jurang bakat? Dia akan berakhir menjadi pupuk bagi pohon-pohon di sana."

​Terdengar suara terompet tanduk yang menggema. Kompetisi dimulai.

​Boqin Tianzun melangkah masuk ke dalam hutan. Suasana mendadak menjadi lembap dan mencekam. Kabut tipis mulai menutupi pandangan, namun bagi mata Boqin, segalanya tampak jelas. Ia bisa merasakan aliran Qi dari setiap makhluk hidup di sekitarnya.

​Tak butuh waktu lama bagi para murid luar lainnya untuk mulai bergerak. Namun, target mereka bukanlah pedang itu lebih dulu—melainkan Boqin.

​"Serahkan semua sumber daya yang kau punya, sampah!"

​Lima orang murid luar mengepung Boqin. Mereka adalah anak buah Li Dan yang ingin mencari muka. Tanpa banyak bicara, mereka menghunuskan pedang dan menerjang dari berbagai arah.

​Boqin tidak bergerak. Ia mengingat kembali setiap gerakan pedang yang pernah ia lihat selama sembilan belas tahun hidupnya. Baginya, serangan mereka lambat. Sangat lambat.

​Sret!

​Hanya dengan satu gerakan tangan kosong, Boqin menangkap pergelangan tangan penyerang pertama, memutarnya hingga terdengar suara tulang retak yang mengerikan, dan merebut pedangnya.

​"Aku tidak punya waktu untuk bermain dengan serangga!" ucap Boqin, suaranya sedingin es di puncak gunung.

​Detik berikutnya, hutan itu menjadi saksi sebuah pembantaian yang sunyi. Boqin bergerak seperti bayangan yang menari di antara pepohonan. Setiap ayunan pedangnya tidak menyisakan ruang untuk bernapas. Ia tidak hanya melukai; ia memutus arteri, menghancurkan dantian, dan membelah tenggorokan dengan presisi yang menakutkan.

​Darah mulai membasahi tanah hutan. Satu, sepuluh, tiga puluh murid yang mencoba menghalangi jalannya tumbang dalam waktu singkat. Wajah Boqin tidak menunjukkan emosi sedikit pun—tidak ada kemarahan, tidak ada kegembiraan. Hanya ada dinginnya tekad.

​Di tengah hutan, di sebuah altar batu, Pedang Pemecah Fajar tertancap dengan gagah. Di sana, Li Dan dan kelompok terkuatnya sudah menunggu. Namun, saat mereka melihat sosok yang muncul dari balik kabut, nyali mereka menciut.

​Boqin Tianzun berjalan perlahan. Seluruh jubah pelayannya yang kasar kini berubah warna menjadi merah pekat karena darah. Pedang di tangannya sudah retak karena terlalu banyak menebas tulang.

​"K-kau... apa yang kau lakukan?!" Li Dan berteriak, suaranya bergetar hebat. "Di mana yang lainnya?!"

​"Mereka sudah menunggu kalian di neraka." jawab Boqin datar.

​Tanpa menunggu balasan, Boqin melesat. Kecepatannya melampaui logika ranah Inti Qi Level 1. Li Dan mencoba menangkis, namun Boqin menggunakan teknik Langkah Hantu—sebuah teknik tingkat tinggi yang ia pelajari hanya dengan melihat seorang tetua berlatih sekali.

​SLASH!

​Lengan Li Dan terbang ke udara sebelum ia sempat berteriak. Boqin kemudian menghujamkan kakinya ke dada Li Dan, menghancurkan tulang rusuknya hingga pria itu terkapar tak berdaya.

​Dari atas balkon jauh di sana, tawa Boqin Han dan Boqin Yan mendadak berhenti. Mereka berdiri dari kursi mereka, mata mereka membelalak melihat pemandangan dari kejauhan melalui alat pemantau sihir.

​"Itu... itu tidak mungkin!" Boqin Yan berteriak. "Bagaimana si penyakitan itu bisa membantai puluhan orang sendirian?!"

​Boqin Tianzun seolah tahu sedang diawasi. Sebelum ia mencabut Pedang Pemecah Fajar dari altar, ia menatap ke arah langit—ke arah di mana saudara-saudaranya berada—dan memberikan tatapan yang menjanjikan kehancuran bagi siapa pun yang bermarga Boqin.

​Ia menggenggam gagang pedang pusaka itu. Saat pedang tercabut, energi cahaya meledak, namun cahaya itu tertutup oleh aura merah gelap yang keluar dari tubuh Boqin.

​"Beberapa langkah lagi menuju obat itu, Sua Mei. " bisiknya. "Bertahanlah sedikit lagi."

1
Aldrianto M. Lasut
ini yg bikin cerita gak menarik memanfaat kan wanita yg telah membantu dgn licik..
y@y@
👍🏿🌟👍🏻🌟👍🏿
Zan Apexion
lanjut
༄⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Lanjut Up Thor
Epi Cendrawati
bagus alur ceritaya
Agen One: Wah, terima kasih loh🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
༄⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍
Agen One: /Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Nanik S
lanjutkan
Agen One: siappppp
total 1 replies
Nanik S
Cuuuuuuuuusst
Agen One: 🔥🔥🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
Nanik S
Licik dan kejam
Agen One: 💀💀💀💀💀💀
total 1 replies
Nanik S
God Job
Agen One: 👍👍👍👍👍👍
total 1 replies
y@y@
💥👍🏼🌟👍🏼💥
Agen One: Gassss
total 1 replies
Nanik S
Dendam lama
Nanik S
Kejam dan sadis
Nanik S
Sui Mei... teman satu satunya yang membuatnya bersemangat
Agen One
Manipulatif dan strategi
Nanik S
Shiiiiip
Nanik S
Keren cekali ceritanya Tor
Nanik S
Kata yang halus tapi mematikan
Nanik S
Jangan terlena Boqin
Agen One: gak akan, justru sebaliknya💪
total 1 replies
Nanik S
Song Yi... mau bikin umpan malah termakan umpan 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!