NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Cinta [Jangkku]

Pernikahan Tanpa Cinta [Jangkku]

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Ella_imupp

Amora adalah seorang mahasiswi yang terpaksa menikahi pria pilihan orang tuanya

ini karya kedua aku, semoga suka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ella_imupp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan Amora

Keesokan harinya

Amora masih tidur di kamarnya

sampai Anantara datang dan membangunkannya

"Dede Mora ayo bangun" ucap Anantara lembut

"5 menit lagi.." ucap Amora lalu kembali tidur

"Dede Mora.. Ayo bangun" ucap Anantara lalu mengambil selimut Amora

"nanti Abang... Lagian ini hari Minggu kan?" ucap Amora lalu mengambil lagi selimut nya

"Amora, walaupun hari Minggu harus tetap beraktivitas" ucap Anantara

"Iya deh Amora bangun" ucap Amora

"Nah gitu dong, udah sana mandi nanti kita jalan-jalan" ucap Anantara

"jalan-jalan kemana? dan tiba-tiba banget ngajak jalan biasanya aja gak mau karena sibuk dengan berkas" ucap Amora

"kan hari ini adek Abang mau ketemu tunangannya jadi kita senang-senang dulu" ucap Anantara

"Shut up, Amora tidak mau mendengar kalimat itu.." ucap Amora lalu berjalan ke km

"baik lah Abang tunggu di Ruang tamu ya" ucap Anantara

lalu Anantara berjalan ke Ruang tamu

setelah Amora selesai mandi dan berganti pakaian, Amora berjalan ke ruang tamu

Setelah sampai ternyata disana ada Daddy dan mommynya

"selamat pagii" ucap Amora

"selamat pagi princess" ucap ketiga abangnya

tapi berbeda dengan kedua orang tuanya yang bahkan tersenyum pun tidak

Amora duduk di samping Anantara

"em.. Tumben Daddy dan mommy menyempatkan waktu biasanya udah berangkat kerja" ucap Amora

"Mommy dan Daddy hanya ingin bilang, ingat nanti malam kau akan bertemu tunanganmu" ucap mommy Amora

"Hm.. Iya" ucap Amora

"jangan mempermalukan keluarga nanti malam, dan tampil sebaik mungkin jangan sampai tunanganmu membatalkan pertunangan itu" ucap Daddy Amora

"iya, Amora pasti akan tampil sebaik mungkin" ucap Amora

"nanti malam jangan menolak perjodohan atau ketiga abangmu akan merasakan akibat dari penolakan mu" ucap Daddy Amora

"Amora tidak akan menolak" ucap Amora

"Baguslah" ucap Daddy Amora

Daddy Amora dan mommy Amora berjalan pergi

"Dek, kamu serius?" ucap Anantara

"tentu saja aku serius" ucap Amora

"Jangan memaksakan dirimu untuk menerima itu karena kita" ucap Argan

"Lebih baik aku yang menikah dengan pria itu daripada melihat kalian terluka karena aku" ucap Amora sambil tersenyum pahit

"jangan melakukan itu jika kamu terpaksa, pikiran saja dirimu Masalah ancaman itu biar kita yang urus" ucap Arkan

"Tidak, bahkan aku tidak lebih berharga dari Abang, jadi biarkan aku yang menikah lagipula cinta bisa datang bukan?" ucap Amora sambil tersenyum

"jangan mengalah karena kita, kita bisa merasa gagal menjadi abangmu jika kamu salah pilih pasangan, Amora" ucap Arkan

"kita adalah saudara, Amora. kami semua mengerti bagaimana sebenarnya perasaan dan keadaan mu" ucap Argan

"kamu perempuan Amora. Kamu berhak menangis jika kamu lelah, kamu berhak mengeluh jika kamu tidak kuat, kamu berhak menolak jika kamu tidak mau , kamu bukan boneka yang disuruh ini itu, walaupun Daddy dan mommy tidak memberikan kasih sayang masih ada kita yang akan memberikan itu, menangis saja jangan di tahan" ucap Anantara

"aku lelah bang.. Mereka terus memaksaku menerima itu.. Aku takut jika Daddy akan melukai kalian karena aku.. Aku juga lelah terus disiksa oleh mereka selama ini.. Aku takut bang.. " ucap Amora sambil menangis di pelukan Anantara

Anantara membalas pelukan Amora

"maafkan Abang karena membiarkan Daddy dan mommy menyakitimu" ucap Anantara

setelah beberapa menit

"udah tenang hm?" ucap Anantara

"Hm.. Iya makasih Abang, tapi.. baju Abang basah karena air mataku, maaf ya bang" ucap Amora

"baju kan bisa di keringkan, sayang" ucap Anantara

"Udah ya jadi jalan gak?" ucap Arkan

"tapi emangnya gak apa-apa kalau kalian jalan sama Amora?" ucap Amora

"hey kamu adek kami. Tentu saja tidak apa-apa" ucap Argan

"tapi kan gosip itu masih ada, aku tidak ingin nama kalian jelek karena aku" ucap Amora sambil menunduk

"tidak usah pikirkan itu, lagian gosip itu sudah berlalu" ucap Arkan

"benar, tidak usah memikirkan masalah yang sudah berlalu" ucap Argan

"masa lalu tidak usah dipikirkan, lebih baik pikirkan masa depan saja" ucap Anantara

"Baiklah kalau begitu, ayo jalan-jalan" ucap Amora

"Baiklah kalian tunggu di depan Abang ganti pakaian dahulu" ucap Anantara lalu masuk ke kamarnya

mereka bertiga berjalan ke depan

Setelah beberapa menit akhirnya Anantara selesai berganti pakaian dan pergi ke garasi untuk mengambil mobilnya

"ayo masuk" ucap Anantara

"Heh bang, ini mobil cukup untuk dua orang saja, kita ada empat orang bang" ucap Arkan

"Siapa bilang kalian akan ikut mobil ini? Ya ambil sendiri lah mobil kalian" ucap Anantara

Amora tertawa lalu mengatakan "aduh kasihan sekali Abang-abang ku ini"

"dahlah memang princess doang mah yang boleh masuk ke mobil bang Anan, kita mah cuma pengawal doang yakan Bang" ucap Arkan sambil menatap Anantara sinis

"Memang hanya princess yang boleh masuk, sana ambil mobil kalian jangan sampai Abang tinggal" ucap Anantara

Anantara masuk mobil nya lalu Arkan dan Argan yang masuk garasi karena ingin mengambil mobilnya

Setelah Arkan dan Argan sudah mengambil mobil mereka akhirnya jalan-jalan

Setelah beberapa menit mereka berempat akhirnya memutuskan untuk jalan-jalan di taman bunga

Setelah Anantara memarkirkan mobil nya Anantara keluar mobil lalu berjalan ke pintu samping dan membuka pintu untuk Amora

"Silahkan keluar little Princess" ucap Anantara sambil sedikit membungkukkan badannya

Amora tertawa dan keluar dari mobil

"Abang.. ada-ada aja.. Lagian kan Amora bukan princess" ucap Amora

"siapa bilang? " ucap Anantara

"Amora yang bilang, lagian kenyataannya begitu " ucap amora

"bilang sama Amora kalau ucapannya itu salah, kenyataannya Amora adalah little princess abang" ucap Anantara

"Dede Mora.. mau jalan-jalan ke arah mana dulu?" ucap Arkan

"ke arah sana aja deh.. Amora mau lihat bunga tulip yang disana" ucap Amora

"Baiklah" ucap ketiga abangnya

Amora berjalan duluan dan di jaga oleh ketiga abangnya dari belakang

Setelah beberapa jam mereka berempat masih jalan-jalan di taman sana mereka juga banyak berfoto karena Amora yang memaksa mereka untuk foto bareng

"dek kamu capek gak?" ucap Arkan

"Capek sih.. tapi ke parkiran masih lama" ucap Amora

"Mau Abang gendong?" ucap Anantara

"eh gak usah.. Amora berat tahu" ucap Amora

Anantara berjongkok di depan Amora "enggak, udah sini naik ke pundak abang" ucap Anantara

Akhirnya Amora di gendong oleh Anantara

"bang.. Emang beneran gak apa-apa? Amora berat gak?" ucap Amora

"tentu saja tidak apa-apa, tidak bahkan Amora sangat ringan, seperti nya Abang perlu menyuruh Amora untuk makan lebih banyak" ucap Anantara

"nanti kalau Amora makan banyak sia-sia perjuangkan Amora untuk diet" ucap Amora

"lagian untuk apa sih diet? Beratmu hanya 45 loh, itu terlalu kurus" ucap Arkan

"agar tubuh Amora selalu cantik lah apa lagi" ucap Amora

"Tubuh mu tidak akan jelek walaupun dirimu sedikit gemuk, Amora" ucap Argan

"heh.. Ya enggak ada kayak gitu lah, pasti Amora akan jelek jika gemuk" ucap Amora sambil memakan permen lolipop

"tidak.. Lagian tubuhmu itu termasuk tubuh yang susah gemuk, Amora" ucap Anantara

"Benar, tubuhmu itu seperti mommy, susah naik dulu saja kau makan 1 hari 3 kali tidak apa-apa malah turun waktu itu berat badanmu" ucap Argan

"Masa sih? gak percaya Amora" ucap Amora

Setelah sampai di parkiran Anantara menurunkan Amora di dalam mobil, setelah itu mereka mengendarai mobil berjalan pulang

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!