sepeninggal kekasihnya, Citra saat itu dalam kondisi hamil, siapa sangka Citra justru di lamar oleh pria tampan yang meminta Citra menjadi pendamping hidupnya.
karena sang ibu Fatimah tidak ingin putrinya melahirkan seorang anak tanpa suami. Fatimah memaksa Citra untuk menerima pinangan si pria misterius itu.
Pernikahan tanpa cinta, di kondisi Citra sedang mengandung benih cintanya bersama almarhum kekasihnya. Bagaimana kehidupan pernikahan mereka selanjutnya?
Apakah motif sebenarnya pria tampan yang mau menikahi wanita yang sedang hamil?
jangan lupa untuk mampir dan baca kelanjutan ceritanya ya....
jngan lupa juga untuk meninggalkan like dan Vote kalian ya 🥰🥰🥰🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon reinna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 4 awal perkenalan dengan Agam
Setelah masuk ke dalam rumah,
om Agam seru seorang anak laki-laki kecil usianya sekitar 6 tahun berlari memeluk Agam. Agam segera mengangkat anak itu dan menggendongnya menuju ruang tamu. di ruang tamu ada seorang pun di sana, kemana kaka kamu ucapan Agam pada Syahril.
nonton TV ucapan anak kecil itu
Agam yang masih menggendong Syahril dan tangan satunya menarik tangan Citra untuk masuk ke ruang keluarga.
"wihh om Agam bawa cewe itu yang di ucapkan syahrul anak tante yola yang paling besar, syahrul yang sudah duduk di bangku SMP kelas tiga, melihat Agam membawa seorang wanita cantik. tentu lah dia tau om nya sedang membawa pacarnya. senyum Senyumlah dia meledek Agam.
"Hey anak kecil.
"masih kecil udah senyum senyum lihat cewek cantik.
"awas ya kamu rebut perhatian tante Citra dari om.
mendengar ucapan Agam, sontak membuat wajah Citra merona seperti tomat. bagaimana bisa Agam juga cemburu dengan anak kecil yang seumuran adikku ucapnya dalam hati.
"ayo duduk sayang, aku kenalan dengan anak anak nakal ini.
Citra memberi senyuman pada mereka. senyuman yang membuat Agam jatuh cinta pada padang pertama.
*Flash back
Agam sedang menunggu seseorang di sebuah kafe. kebetulan malam itu citra mengisi suara di kafe tersebut, saat citra akan masuk ke dalam kafe ia tidak sengaja tersandung. dan dengan reflek Agam menangkap tubuh citra. mata mereka beradu tatap sampai citra mengembangkan senyuman nya.
dug dug dug...
suara jantung Agam berdegup kencang. samapai hampir sulit untuk Agam bernafas.
"maaf aku tidak sengaja. citra berdiri dan meminta maaf dengan tulus.
tapi Agam tidak merespon ucapan citra. ia malah berlalu pergi dari hadapan citra.
di depan kafe,
"Hei sorry buat lo nunggu lama bro.
ucapan sahabat Agam,
"Daffa anter gua ke rumah sakit, wajah Agam sangat pucat. air keringat membasahi tubuhnya. bahkan wajah nya yang tampan terlihat menahan sakit.
Daffa dengan cepat membawa Agam ke IGD rumah sakit tempat Daffa bekerja. Daffa adalah seorang dokter muda tampan yang di gilai banyak wanita di sekelilingnya.
sampai di IGD, Agam di berikan pertolongan pertama. dan di pasangkan infus di tangannya, ia juga di bantu dengan oksigen.
setelah kondisinya membaik.
Daffa bertanya kepada ia bisa sampai seperti ini?
Daffa sudah tau kalo sahabatnya memiliki penyakit jantung bawaan sejak lahir, yang bisa menghilangkan nyawanya kapan saja.
Agam pun mulai bercerita
ia bertemu dengan gadis di kafe.
entah kemana gua ngerasa lain sama cewek ini bro. Agam bercinta sambil tersenyum membayangkan wajah gadis yang jatuh di pelukannya itu.
"Wah gila lo gam.
cuma karena cewek nyawa lo hampir melayang.
"gua rela mati demi cewek itu sumpah.
"gua harus dapetin itu cewe.
"emang bener gila lo gam.
Daffa menggelengkan kepalanya, tidak percaya dengan yang di pikirkan oleh sahabatnya.
keesokan harinya, Agam mengunjungi kafe di mana ia bertemu dengan Citra, tapi tidak menemukan gadis cantik itu di sana.
hari berikutnya Agam mengunjungi kafe itu lagi. ia sangat berharap bisa bertemu dengan gadis impiannya itu.
saat sedang meminum teh di kafe tersebut ia mendengar penyanyi kafe di sana
suara yang lembut dan merdu
saat ia memalingkan wajah untuk melihat penyayi itu. betapa terkejutnya Agam melihat gadis yang di carinya sejak tiga hari lalu. sedang melantunkan suara merdunya di atas panggung*..