NovelToon NovelToon
Pantaskah Aku Untukmu

Pantaskah Aku Untukmu

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:807.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Pena Digital

JANGAN BOOM LIKE! Kasih jeda 2 atau 3 menit.

Kehidupan keluarga kecil Puspa sangatlah damai tanpa adanya pertengkaran walaupun mereka orang sederhana, Puspa punya keinginan besar untuk merubah nasib keluarganya. Namun, tak ada yang tau mengenai takdir manusia termasuk Puspa sendiri.

Sosok pahlawan yang tak lain adalah Bapak Puspa menjadi perantara dimulainya kehidupannya yang tak lagi damai, ia menghancurkan keluarga kecil Puspa, ia terpikat pada seorang janda bahkan Ibu dan Adik Puspa meninggal.

Puspa bertemu dengan sosok laki-laki cuek dan dingin bernama Arga, namun lagi-lagi kisah hidupnya tidak sehalus dan semulus kertas HVS. Akankah Puspa mampu mencapai kebahagiaannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Digital, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps. 4

"Tapi aku tidak siap. Awas saja kalau sampai aku di jodohkan, akan ku buat dia tidak bahagia bersamaku." Ucap Arga.

Rafa hanya menggelengkan kepalanya melihat sikap sahabatnya itu.

"Bagaimana kalau nantinya kau akan jatuh cinta pada istri pilihan orang tuamu?" Tanya Rafa.

"Tidak akan. Akan ku benci dia, karena dia telah merusak masa mudaku." Jawab Arga

"Mana ada begitu. Kalau misalkan istrimu itu masih umur 20 tahun? itu namanya masa muda dia yang kau rampas." Ucap Rafa

"Haha... Siapa suruh mau menikah" Balas Arga sambil menyeringai.

Rafa menggelengkan kepalanya lalu menyeruput kopi hitamnya.

'Dasar Arga' Bathin Rafa.

Setelah selesai urusannya dengan Rafa, Arga pun pamit pergi.

Rafa menatap punggung Arga yang makin menjauh.

'Apa akan ada wanita yang akan membuatmu lembut Ga?' Batin Rafa

****

Waktu menununjukkan pukul 14:00

Bel tanda pulang pun berbunyi.

Siswa Siswi SMA Darfa pun berhamburan keluar dari kelas masing-masing

"Ayo pulang bareng" Ajak Elisa

"Baiklah" Puspa tersenyum seraya menyelendang tas nya.

Saat di gerbang sekolah mereka menghentikan langkahnya dan agak menepi karena ada mobil yang melintas memasuki sekolah.

Pandangan Puspa dan Elisa mengikuti arah bergaraknya mobil itu.

Mobil itu berhenti di parkiran, dan terbukalah pintu depan dan keluarlah sosok laki-laki yang berpakaian sangat rapi dan keren tentunya.

"Siapa itu ya, El?" Tanya Puspa

"..." Elisa tidak menjawab. Ia bengong melihat sosok lelaki yang keren itu

Puspa mengayunkan telapak tangannya ke atas kebawah di depan wajah Elisa. Elisa tidak menggubrisnya. Kesal karena tak ada reaksi apapun, Puspa memukul pelan jidat Elisa.

"Ssstt Aduh"

Elisa meringis sambil mengusap-usap jidatnya.

" Ada apa denganmu Puspa? Seenaknya saja kau memukulku ya. Hmm" Ujar Elisa sambil memanyunkan bibirnya.

"Memangnya kau tidak terkagum-kagum melihat orang seperti dia itu?" Tanya Elisa.

"Huft. Aku harus sadar diri El. Aku pun tak pantas kagum padanya. Lihat dia, dari mobilnya saja sepertinya dia horang kaya deh" Jawab Puspa.

"Hey dengar ya Pus, Kau ini-"

"Bisakah kau tidak memanggilku Pus? Kau fikir aku kucing?" Potong Puspa

Elisa menepuk jidatnya sendiri.

"Aduh Puspaaaaa. Kau ini ya, kau fikir kucing itu selalu di panggil pus? Hadeh kau ini." Ucap Elisa.

"Ya tapi kan kebanyakan orang-orang memanggil kucing mereka dengan nama Pus" balas Puspa

"Ah terserah kau lah." Ujar Elisa menggelengkan kepalanya.

"Dan ya, masalah kagum pada orang ity apa harus memandang kasta? Kau ini ada-ada saja" Imbuh Elisa

Puspa menghendikkan bahunya

"Sudahlah ayo pulang. Apa kau mau berjemur sambil menunggu orang itu kembali ke mobilnya?" Ajak Puspa

"Kau ini ya. Hmm baiklah ayo pulang"

Mereka pun melangkahkan kakinya melewati gerbang sekolah

Tanpa di sadari ada sepasang mata yang memperhatikan mereka berdua sejak tadi dari lantai 2. Tepatnya dari jendela ruang KASEK yang ternyata adalah Arga.

^Yah. Sekolah ini adalah milik keluarganya^

"Siapa mereka?" Tanya Arga.

"Mereka siswi disini Tuan" Jawab Kasek

"Siapa namanya?"

"Itu yang rambutnya pendek sepundak namanya Elisa. Dia murid berprestasi dan sering memenangkan lomba Cercer Tuan. Dan itu yang berambut panjang sepinggang dan di ikat namanya Puspa, Tuan. Dia dari keluarga kelas menengah menurut saya. Kami memberi sedikit keringanan untuk biaya sekolah disini. Dia hanya harus membayar 70% dari biaya pertahun" Jelas Kasek

"Hm. Kenapa mereka pulang lebih akhir?" Tanya lagi Arga

1
KªƁə ¹
luar biasa
Mas Jono
gw(coba menjadi sosok Arga),,,sangat menyesal karena Ilham mati bunuh diri,,,, seharusnya,,, Ilham mati ku mutilasi,,, kemudian bangkainya ku buang ke laut,,,😠😡😠😡😠😡😠😡
Mas Jono
author !!!!!,,,,😡😡😡😡😠😡😠😠
kau tega menyakiti kami pengagum sosok Arga,,,,😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Mas Jono
betul,,,dan andai Elsa terus mengikuti perasaannya dia benar-benar raja,,,,eh,,,ratu tega maksudnya,,,
tega menyakiti perasaan sahabatnya sendiri,,,
nurul ardy
salam kenal dan sukses
Witri Yanti
nyimak Thor
Liliz Kobandaha
haddeh kok yg dibahas Mala so bapak Puspa sih🙈
May
👍👍
Yismanida
kelaparan tu puspa 😅
Rosmery Napitu
ibu Ilham main hakim sendiri ,gk tau anak nya sebejad apa??
Rosmery Napitu
Yuli gadis yg tidur sama Arga...😄😄🤦🤦
Naini ⭕
Harapan yang indah, akankah tercapai
Naini ⭕
Iya juga, mengapa disuruh buru-buru menikah
🏁Nyno_Ever🏁
Seperti ABG yang sedang..................
...............hati Bapak Puspa sering beregup

Thor, itu ☝️☝️
Seperti ABG yang sedang..................
...............hati Bapak Puspa sering berdegup
bukan beregup
🏁Nyno_Ever🏁
Ada niat buruk, sengaja menjerat suami orang
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
Karya yang bagus thoor
Hanum Anindya
bukan segelintir kak tapi banyak curahannya😂😂😂
Hanum Anindya
Arga kayanya mulai cari tahu Puspa deh. kak, seru tahu.
Hanum Anindya
👍👍👍👍bagus kak
Hanum Anindya
aku baca nyicil ya kak, tetap semangat buat kakak.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!