Karena keegoisannya Dika tega meninggalkan Kiara yang berstatus istrinya pergi keluar negeri mengejar pacarnya.
Kiara yang sebelumya sudah menikah dengan Dito tapi hanya menikah siri saja.
Kiara diculik oleh suruhan dari keluarga Dika dan dinikahkan paksa dengan Dika,..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jero rina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Posesif
Mendengar penjelasan Dika membuat hati Kiara menghangat tiba - tiba, dia tidak menyangka Dika akan sepeduli itu sama dirinya,
"Maaf ya mas aku pergi tanpa pamit dari siapapun,, lain kali gak gitu lagi deh,," Kata Kiara menyesal karna sudah pergi dari rumahnya tanpa bilang pada siapapun.
"Ya aku maafin, tapi gak ada kata lain kali ya,, pokoknya ini yang terakhir" Kata Dika sambil membelai wajah kiara yang cubby tu.
"Ya udah sekarang mas duduk dulu ya di meja makan, mau aku buatin kopi atau teh?, aku selesain masak dulu, sebentar lagi mateng kok semuanya," Kata Kiara
"Boleh,, kopi aja ya,, kaya tadi, kopi buatan kamu enak,," Kata Dika dan langsung berjalan ke meja makan
Kiara pun langsung membuatkan Dika kopi dan habis itu dia kembali lagi untuk melanjutkan memasaknya yang tadi sempat terhenti karna ulah Dika yang terus memeluk Kiara
Setelah selesai memasak Kevin dan Rey datang dengan membawa berbagai belanjaan yang lengkap dengan susu ibu hamil karna tadi sebelum kedatangan Dika, Kiara sempat nitip untuk di belikan susu ibu hamil karna sudah beberapa hari dia tak minum susu ibu hamil, untung saja Dika tak melihat barang belanjaan Kevin karna Kiara langsung membawa barang belanjaan itu sebelum di bongkar di depan Dika dan menyimpannya di dapur.
"Ayo semua kita makan,, makanan nya sudah matang, maaf mas, asisten Rey, makanan nya cuma ada kaya gini," Kata KIara
" Gak apa - apa kok,, ini udah cukup, masakan kamu kan selalu enak" Kata Dika
"Bener kok nona, ini sudah cukup" Ucap asisten Rey menimpali
"Ya sudah kalo gitu makan gih,, aku mau ke dapur dulu," Kata Kiara
"Mau ngapain? Kan masakannya udah di sini, masih ada lagi di dapur yang belum selesai?" Tanya Dika
"Gak kok,, aku cuma mau bikin rujak aja, kalian makan aja dulu entar aku balik lagi kesini" Kata Kiara dan langsung berjalan ke dapur untuk membuat rujak yang dia inginkan.
Setelah selesai membuat rujak Kiara kembali lagi ke meja makan untuk ikut makan disana dengan rujak buah yang ia buat barusan
"Nona masih sering makan rujak? Bukannya siang biasanya nona makan rujak, tapi ini kan sudah sore nona apa tidak apa - apa telat makan rujaknya nona?" Tanya asisten Rey
"Tidak kok asisten Rey, yang penting sehari harus dapet, kan asisten Rey tau itu makanan wajib saya" Jawab Kiara,
Dika yang mendengar percakapan Kiara dan Rey itu jadi merasa bersalah karna selama ini dia tak pernah ngasih perhatian sedikit pun pada istrinya itu, sampai makanan wajib istrinya saja dia tak tau, justru sahabatnya sendiri yang lebih tau tentang kebiasaan Kiara, Dika bener - bener merasa seperti orang asing yang tak tau apa - apa tentang Kiara, padahal dia suaminya yang seharusnya lebih tau Kiara luar dalem, bukan Rey yang notaben nya orang lain yang lebih tau kebiasaan Kiara ketimbang dia suaminya,
Melihat Kiara yang memakan rujak dengan lahap membuat Kevin ingin meminta rujak buatan Kiara,
"Dek minta dong,, enak kayaknya rujak itu" Kata Kevin
"Yakin mau minta bang?" Tanya Rey yang sudah pernah merasakan rasa rujak enak versi Kiara
"Kenapa? Orang kelihatan nya enak gitu, aku jamin rasanya pasti enak, orang Kiara itu pinter banget bikin bumbu rujak dari dulu" Kata Kevin yang percaya kalo bumbu rujak buatan Kiara akan
selalu enak seperti sebelum - sebelum nya,
"Beneran kakak mau minta?" Tanya Kiara
"Bener,, kan rujak bikinan kamu kan selalu paling enak. Yang di piring kamu aja ya, kita makan bareng" Kata Kevin yang langsung pindah posisi duduknya menjadi di samping Kiara,
Bersambung...
lanjutkan sampai tuntas....