NovelToon NovelToon
Puteri Sampah Yang Berubah

Puteri Sampah Yang Berubah

Status: tamat
Genre:Time Travel / Fantasi Wanita / Fantasi Isekai / Tamat
Popularitas:49.5k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Mei Lin yang seorang agen mata mata terpaksa harus bunuh diri ketika tertangkap oleh Wang Yu, seorang Jenderal polisi negara x.

Namun , bukan nya mati, Mei Lin justru terperangkap ke dalam tubuh milik Bai Hua. Bai Hua adalah gadis lemah yang membutuhkan kursi roda untuk berjalan. Ia diejek oleh seluruh keluarga nya karena menjadi sampah. Bai Hua juga harus menikah dengan Pangeran Idiot!

Bagaimana jika jiwa Mei Lin yang mengambil alih tubuh Bai Hua untuk menikah dengan Pangeran itu? Dan bagaimana jika jiwa pangeran itu juga telah dirasuki entitas dari abad 21?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13 : Datang

​Sisa malam itu dihabiskan dalam diam yang menusuk. Di atas punggung kuda yang sama, Wan Long memacu tunggangannya menembus gerbang istana. Meski tubuh mereka bersentuhan, ada dinding es yang tebal di antara keduanya. Bagi Bai Hua, Wang Yu adalah representasi hukum yang menghancurkan kariernya.

​Begitu sampai di Paviliun Pangeran Pertama, Wan Long menurunkan Bai Hua dengan kasar ke atas ranjang, seolah-olah ia baru saja membuang barang sitaan.

​"Lain kali, jangan menyandarkan kepalamu di bahuku. Itu menjijikkan," desis Wan Long sambil menghapus jejak debu di jubahnya.

​Bai Hua mendengus, matanya menatap tajam dari balik bantal. "Aku melakukannya agar tidak jatuh dan mati konyol sebelum sempat melihatmu membusuk di dunia ini, Jenderal Sialan. Sikapmu cepat sekali berubah, seperti bunglon saja."

Wan Long mendengus. Dasar! Walau tubuh nya tidak sekuat dulu, Wan Long tetaplah seorang lelaki. Ia bisa kehilangan kendali jika Bai Hua terus menyandar.

***

​Keesokan paginya, suasana Paviliun yang biasanya sepi mendadak riuh. Empat orang pengawal dari kediaman Menteri Bai datang membawa sebuah benda besar yang ditutupi kain beludru hitam. Menteri Bai benar-benar mengirimkan pesanan Bai Hua---mungkin karena rasa takut yang mendalam akan ancaman skandal Bai Rui.

​"Nona Muda, kiriman dari kediaman Menteri sudah tiba," lapor Bibi Pong dengan wajah berseri-seri.

​Bai Hua memberikan isyarat agar kain itu dibuka. Begitu kain tersingkap, sebuah kursi roda yang luar biasa megah tampak berkilau di bawah sinar matahari pagi. Rangkanya terbuat dari kayu jati hitam pekat yang dipoles hingga mengilap seperti kaca. Ukiran perak berbentuk sulur mawar melilit di setiap sisinya, dan bagian rodanya dilapisi logam tipis agar lebih kokoh.

​"Wah! Kereta kecil baru! Istri punya mainan baru!" Wan Long muncul dari balik pintu, kembali ke mode idiotnya karena ia menyadari ada beberapa mata-mata Permaisuri yang sedang mengintip dari balik tembok paviliun.

​Wan Long berlari mendekat, tangannya meraba-raba ukiran perak itu dengan gerakan kikuk, namun matanya yang tajam sedang memindai setiap inci kursi itu. Ia menemukan sesuatu yang janggal pada bagian sandaran tangan.

​"Bibi Pong, Choi, keluar sebentar. Aku ingin mencoba 'mainan' baruku ini dengan suamiku," perintah Bai Hua dengan nada datar.

​Setelah pintu tertutup rapat, Wan Long langsung berhenti bertingkah gila. Ia menekan sebuah ukiran mawar kecil di bawah sandaran tangan kanan kursi roda itu.

​Klik.

​Sebuah laci tersembunyi berukuran kecil terbuka di bagian samping. Di dalamnya terdapat sebuah surat kecil dan botol porselen biru. Wan Long mengambilnya, membacanya sekilas, lalu melemparkannya ke pangkuan Bai Hua.

​"Ayahmu memang licik. Dia tidak hanya mengirimkan kursi roda, tapi juga 'hadiah' tambahan," ujar Wan Long sinis.

​Bai Hua membaca surat itu. Isinya singkat: "Gunakan ini untuk melunakkan hati Permaisuri jika kau ingin tetap hidup." Botol itu berisi bubuk Xiang-Fei, wewangian langka yang konon bisa membuat siapa pun yang menghirupnya merasa tenang, namun jika dicampur dengan teh tertentu, akan menjadi racun penekan saraf yang halus.

​"Dia ingin aku menyuap Permaisuri dengan racun? Atau dia ingin aku menjebak diriku sendiri?" gumam Bai Hua sambil meremas surat itu.

​"Dia ingin kau bermain di kedua sisi," sahut Wan Long. Ia kemudian mulai memeriksa roda kursi tersebut. Dengan gerakan cepat, ia membongkar bagian poros roda. "Dan lihat ini... ayahmu memberikan 'asuransi' bagiku."

​Di dalam poros roda yang berongga, terdapat dua buah belati tipis yang terbuat dari baja hitam, tersembunyi sempurna.

​"Dia tahu kita sedang dikepung. Dia memberikan senjata ini bukan karena sayang padamu, tapi karena dia tidak ingin nyawamu hilang sebelum harta ibumu terkumpul semua," lanjut Wan Long.

​Bai Hua mencoba duduk di kursi roda barunya. Rasanya jauh lebih nyaman dan stabil. Ia memutar rodanya dengan lincah, mendekati Wan Long yang sedang berdiri di dekat jendela.

​"Jangan berpikir karena kita punya senjata dan harta, aku akan mulai menyukaimu, Wang Yu," ucap Bai Hua dingin. "Kita tetap musuh. Begitu aku bisa berjalan kembali, aku akan menemukan cara untuk pulang tanpa dirimu."

​Wan Long menyeringai, sebuah seringai yang membuat bulu kuduk berdiri. "Pulang? Ke mana? Ke ruang interogasi tempat aku akan memborgolmu lagi? Jangan bermimpi, Mei Lin. Di sini atau di sana, aku adalah pengurungmu."

​Tiba-tiba, pintu paviliun diketuk dengan keras. Suara seorang kasim tinggi melengking memecah ketegangan di antara mereka.

​"Pangeran Pertama! Pangeran Pertama Wan Long dan Putri Bai Hua! Permaisuri telah menyelesaikan masa penyucian dirinya. Beliau mengundang kalian untuk perjamuan sarapan di Paviliun Teratai Pusat... SEKARANG JUGA!"

​Wan Long dan Bai Hua saling berpandangan. Perjamuan pagi yang mendadak biasanya berarti satu hal di istana ini: sebuah eksekusi halus atau jebakan terbuka.

​"Ganti jubahmu, Idiot," perintah Bai Hua sambil merapikan letak belati di laci kursi rodanya. "Ibumu yang agung ingin melihat apakah kita sudah mati atau belum."

​Wan Long kembali memasang wajah kosongnya, mengambil kincir anginnya yang rusak, dan mulai merengek. "Makan! Mau makan bubur sama Ibu Ratu! Hihihi!"

​Mereka pun berangkat. Bai Hua di atas singgasana perak barunya yang menyimpan belati dan racun, dan Wan Long yang berjalan pincang sambil memegang baju istrinya.

Manusia sialan ini lagi-lagi memegang bajuku. Ketus Bai Hua dalam hati.

***

Happy Reading ❤️

Jangan lupa like, komen, ikuti penulis noveltoon ANWi, vote(kalo ada) dan rate 5 , terimakasih

1
Meigha
jgn kau buat teka taki dong Thor,si pembaca penasaran nih🤣🤣ini benaran ediot atau normal sih😤
Dania
misi
Pa Muhsid
suka ceritanya gak bertele satset🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
ANWi/Berly Re: terimakasih kak pa muhsid~
total 1 replies
mimief
nice ending
beautiful story

menjadi penjahat ataupun pahlawan semua tergantung sudut pandang bukan?
terkadang kita terbentuk dan menjadi sesuatu karena lingkungan yg menempa kita
tidak selalu akan tampak baik dan buruk atas penilaian orang lain
selama kita tau batas nya,kita adalah orang baik menurut versi kita.
dan seenggaknya takdir sangat baik sama mereka. walaupun tidak berjodoh di waktu ini,maka waktu aka n menggeser supaya mereka akhirnya berjodoh 😍😍

terimakasih atas cerita indah nya Thor
ANWi/Berly Re: terimakasih kak mimief sudah membaca hingga akhir~❤️
total 1 replies
Roti Bakar
good job! happy ending , nice💪
ANWi/Berly Re: terimakasih kak roti bakar sudah mengukuti kisah mereka❤️
total 1 replies
sahabat pena
wah syukur lah happy ending .. ayuk dong kak.. krya yg lain di up jg
sahabat pena: ok siap kak
total 4 replies
Sulati Cus
semakin menarik
ANWi/Berly Re: makasi kak sulasti cus ulasan nya❤️
total 1 replies
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
gak sadar udh tamat thorr.. cepatnya
ANWi/Berly Re: hehe iya kak, makasi sudah baca sampai akhir❤️
total 3 replies
mimief
yah... selesai
tapi yg penting dia orang ini akhirnya bahagia
aku udah happy
ANWi/Berly Re: iyah kak , makasih dah membaca sampe sini, nantikan part akhir nanti yah~
total 1 replies
mimief
huaaaaa....aku yg deg degan
ANWi/Berly Re: tenang kak~❤️
total 1 replies
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
2 ☕️ thorr semangat up nya😍😍
ANWi/Berly Re: makasii kak Maria~❤️
total 1 replies
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
keren banget melin.. bunuh sj semua pengkhianat tanpa sisa
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
bangunnnn wan yu kamu gak boleh mati dulu..😭😭 ntar jadi omongan kaisar mati sebelum sempat merasakan nikmat malam pengantin🤣🤣🤣
ANWi/Berly Re: wkwww 🤣
total 3 replies
mimief
baru bahagian Thor
tega amet si ah🥹🥹
ANWi/Berly Re: gimana yah~❤️
total 1 replies
mimief
Wkwkwkkwkk
lucunya liat villain jatuh cinta 😜
mimief
Wkwkwkkwkk
lucunya liat villain jatuh cinta 😜
ANWi/Berly Re: hehe 🤣🤣
total 1 replies
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
double up kopi nya thor semangat 💪💪
ANWi/Berly Re: makasi kak Maria ~❤️
total 1 replies
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
dengar itu wang yu.. kamu harus sadar jan mati dulu karna belum melakukan aksi bahaya😭🤣🤣🤣
☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
😭😭sialaan para pemberontakkk mana org² yg masih setia.. kuat wang yu jngn matii dulu
Roti Bakar
kpn up?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!