NovelToon NovelToon
Cadar Sang Pendosa

Cadar Sang Pendosa

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Romantis / Cintamanis / Balas Dendam / Konflik etika / Cinta setelah menikah
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nadiaa Azarine

Dalam semalam, video scandal yang tersebar membuat kehidupan sempurna Adara hancur. Karirnya, nama baiknya, bahkan tunangannya—semuanya dihancurkan dalam sekejap.

“Gila! Dia bercadar tapi pelacur?”

“Dia juga pelakor, tuh. Gundik suami orang.”

“Jangan lupa… dia juga tidur sama cowok lain meskipun sudah punya tunangan se-perfect Gus Rafka.”

“Murahan banget, ya! Sana sini mau!”

“Namanya juga pelacur!”

Cacian dan makian terus dilontarkan kepada Adara. Dalam sekejap citranya sebagai influencer muslimah bercadar, dengan karya-karya tulisnya yang menginspirasi itu menghilang.

Nama panggilannya berubah menjadi “Pelacur Bercadar”. Publik mengecamnya habis-habisan.

Di tengah kekacauan besar itu, Adara mengalami kecelakaan mobil dan membuatnya koma.

Begitu terbangun dari tidur panjangnya, tiba-tiba saja orangtuanya memperkenalkannya dengan pria asing sebagai suaminya.

“Ahlan istriku…"

Bagaimana mungkin dia bisa tiba-tiba memiliki suami. Apa sebenarnya yang terjadi di sini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadiaa Azarine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mawar Merah Beracun

Dentuman musik memekakkan telinga. Gadis yang memakai dress berwarna merah itu meliuk-liukkan tubuhnya di atas lantai dansa, mengikuti alunan beat yang menghantam dada seperti gelombang.

Lampu strobo berkedip-kedip, memantulkan kilau glitter di kulitnya setiap kali ia bergerak. Aroma parfum, asap rokok, dan alkohol bercampur memenuhi udara.

Rambut panjangnya tergerai, berkibar seiring gerakan pinggul yang luwes dan penuh percaya diri. Malam itu hanya tentang dirinya dan musik yang mengguncang ruangan. Sesekali ia mendongak, matanya menangkap sorot lampu berwarna biru yang menghiasi langit-langit club, lalu kembali tenggelam dalam irama yang semakin liar.

Di sisi bar, para pengunjung lain memperhatikannya dengan kagum. Namun gadis itu tak peduli. Dunia di sekitarnya kabur oleh volume bass yang menghentak dan euforia yang membubung.

Setelah merasa lelah Junia melangkah meninggalkan lantai dansa lalu duduk di sofa sambil meneguk segelas wine. Tak lama seorang perempuan mendekatinya, ia berbisik lirih. Junia mengangguk lalu beranjak dari sofa itu.

Ia melangkah dengan anggun memasuki sebuah ruangan khusus. Matanya mengitari ruangan itu, mencari sosok wanita yang memanggilnya.

“Mami?” ucapnya saat menemukan sosok wanita yang sedang asyik menghirup rokoknya.

Ia pemilik bar Scarlet Lounge. Namun sebenarnya ia mucikari di tempat itu. Tempat prostitusi yang tersembunyi di balik bar mewah.

“Kamu ke mana saja?” tanya wanita itu.

Junia menghela napas kasar lalu duduk di sofa. “Ethan… laki-laki sinting itu menyekapku. Dia menikmati tubuhku secara gratis!” ujar Junia.

“Kamu serius?” Mami Geni menatap Junia sedikit tak percaya.

“Untuk apa aku menghilang selama ini jika tidak terjadi sesuatu yang buruk padaku, kan?” ucap Junia lagi.

“Dia menyekapmu selama ini?” tanya Mami Geni lagi.

Junia menggeleng cepat. “Tidak. Hanya 3 hari—Ah, tiga hari 4 malam. Sial! Dia membuatku tubuhku sakit selama seminggu!” geram Junia.

“Brengsek! Beraninya dia memperlakukan ratu di Scarlet Lounge dengan begitu buruk!” Geni mengeram marah.

Sebab Junia adalah anak kesayangannya, dia yang memberikan penghasilan terbesar untuk bisnis prostitusinya.

“James! Perintahkan beberapa orang untuk mengawal Rose!” perintah Geni.

“Nggak perlu, Mami. Aku bisa mengatasi ini. Sebaiknya Mami perintahkan mereka untuk mengawasi si brengsek itu agar tidak mendekat denganku,” ucap Junia.

“Baiklah, Sayang. Mami akan menuruti apapun yang kamu mau. Selama ini Mami mencarimu ke mana-mana, tapi kamu bahkan nggak pulang ke apartemen.” Geni menatap Junia. “Bukannya Ethan hanya menyekapmu selama 3 hari? Setelah itu kamu ke mana?”

Junia menarik napas kasar. “Ada seseorang yang menolongku. Aku kira tidak perlu menceritakan kehidupan pribadiku kan, Mam?” ucap Junia.

Geni menganggu pelan. “Baiklah. Kamu aman saja, itu sudah cukup. Tentang Ethan, biar mami yang urus. Dan sekarang, kamu sudah benar baik-baik saja?”

“Aku baik-baik saja, Mam. Aku ingin bekerja malam ini, hanya satu pelanggan saja. Hanya malam ini!” Junia menegaskan.

“Lalu selanjutnya?”

“Aku akan kabari jika ingin bekerja. Sesuai suasana hatiku saja. Mami tidak akan keberatan, kan? Karena jujur saja, aku hampir tidak ingin melanjutkan pekerjaan ini karena kejadian kemarin. Dan semua itu terjadi karena kesalahan Mami juga, karena mengirim Ethan padaku,” ucap Junia panjang lebar.

“Baiklah. Apapun keinginan kamu tidak akan Mami tolak.” Geni mengangguk cepat. Menuruti permintaan Junia jauh lebih baik daripada ia memutuskan berhenti.

“Naikkan tarifnya, Mam. Katakan pada mereka aku hanya akan tidur dengan klien yang membayar harga tertinggi. Katakan juga bahwa aku hanya menerima satu klien perhari dan itu tidak setiap hari. Dengan begitu, mereka akan berlomba untuk membayar,” Junia meraih rokok di tangan Mami Geni lalu menghirupnya.

“Kamu sangat pintar Rose.” Wanita itu tertawa kencang.

Benar yang Junia katakan, pria-pria hidung belang itu berlomba-lomba menghamburkan uang hanya untuk bermalam dengan Junia yang lebih dikenal dengan Rose. Si mawar merah yang beracun—ratu di Scarlet Lounge.

***

Apartemen terasa lebih sepi dari biasanya. Sehari berlalu sejak kepergian Junia. Adara duduk di meja kerjanya sambil menulis naskah. Sesekali ia meneguk kopi di sampingnya, lalu berhenti untuk melihat notifikasi WhatsApp. Tapi tidak ada pesan masuk dari Junia.

“Dia pasti baik-baik aja!” batin Adara. Meyakinkan dirinya sendiri.

Tiba-tiba saja suara bel berbunyi, membuat Adara tersenyum lebar. Ia berlari kecil membukakan pintu, berharap yang datang adalah sosok yang sedang ia khawatirkan.

Namun ternyata sosok yang berdiri di depan pintu membuat senyum Adara jauh lebih lebar. Gadis itu meloncat kegirangan lalu memeluk erat sosok di hadapannya.

“Ayumi! Kamu udah balik!” serunya heboh.

Ayumi memeluk Adara erat. “Aku pulang sebentar sebelum pergi jadi relawan ke Kalimantan,” jelas Ayumi.

“Sebentarnya berapa lama?” tanya Adara.

“Tiga hari!” Ayumi menunjukkan tiga jarinya.

“Lumayan sih…” Adara mengerucutkan bibirnya lalu masuk ke dalam. “Aku sedih banget karena nggak ada kamu. Nggak ada yang nemenin aku persiapan buat acara nikahan itu. Ribet banget semuanya!” keluh Adara.

“Bukannya kamu bilang udah punya temen baru, ya?” ucap Ayumi. “Kan udah nggak butuh aku lagi!” Ayumi mengerucutkan bibirnya sebal.

“Kamu maksud Junia?” Adara tertawa kecil. “Kapan aku pernah bilang nggak butuh kamu, hah?” Adara menarik pipi Ayumi.

“Iya! Di mana t-e-m-a-n baru kamu itu?” tanya Ayumi dengan nada menyebalkan.

“Dia lagi nggak di sini. Lagi pergi ke Surabaya buat interview kerja,” jelas Adara.

“Jauh amat!” jawab Ayumi spontan. “Tapi aku beneran penasaran deh sama dia. Masa kamu bawa pulang orang semudah itu? Kamu percaya sama dia? Kalau dia orang jahat gimana?” tanya Ayumi beruntun.

Adara terkekeh. “Kamu kalau lihat luka dia waktu itu nggak mungkin tega ninggalin dia, Yum.”

Ayumi duduk di sofa, “Dia orangnya gimana? Pendiam? Sopan nggak?” tanya Ayumi lagi. Nyaris seperti sedang wawancara.

Adara mengangguk. “Lumayan pendiam sih. Sopan juga anaknya, aku yakin dia orang baik.”

”Tapi feeling aku jelek!” jawab Ayumi spontan.

“Emang kamunya aja yang suudzonan!” jawab Adara. “Kalau ketemu dia kamu pasti yakin dia orang baik.”

Ayumi menghela napas kasar. “Aku penasaran sama dia. Kapan dia balik?”

Adara menggeleng. “Aku nggak tahu.”

“Dia nggak bilang kapan pulangnya?”

“Nggak tuh. Aku juga lupa nanya sih,” jawab Adara.

“Dia kapan perginya?”

“Baru kemarin.”

“Oh masih baru. Mungkin besok ya dia pulangnya.” Ayumi mengangguk pelan. “Udah ah bahas dia. Sekarang, ayo ceritain gimana pertama kali ngedate sama Gus Rafka?” tanya Ayumi heboh.

“Ngedate?” Adara tertawa.

“Iya lah ngedate, terus ngapain?” Ayumi memutar malas bola matanya. “Duhh! Nggak kebayang deh, ngedate pertama langsung fitting baju pengantin!”

Ayumi menangkup wajahnya sendiri. “Ayo cerita! Cerita! Cerita!” pintanya lagi. “Kalau nggak cerita berarti kamu udah gantiin aku sama si Junia-junia itu!”

“Hei! Kamu mana bisa tergantikan!” Adara terbahak.

“Iya deh yang udah punya temen baru! Udah ada tempat curhat baru!” ucap Ayumi dramatis.

“Oke kita mulai ceritanya dari mana?”

Adara pun mulai menceritakan semua detail kejadian saat fitting baju bersama Rafka kemarin. Dan Ayumi mendengarkan cerita Adara dengan sangat antusias.

***

Bersambung…

1
Smartphone HMS
Uda lama ngk up nih thor
Suratmi
up lagi dong kak author 💪
Meliandriyani Sumardi
lanjut kak
Suratmi: di tunggu kelanjutannya ya Thorrr 💪💪
total 1 replies
Suratmi
di tunggu up nya ya Thorrr..masih penasaran nasibnya Junia
@Resh@
wah bagus ni jodoh adara si kai buktikan sma semua orang dar
muna aprilia
lanjut
Siti Amyati
emang wanita gila smoga dapat karma yg setimpal bukanya berbuat baik Mlah nambah dosa emang penyakit hati bikin gila
Siti Amyati
ngga tahunya musuh dalam selimut di tolong bukanya jauh lebih baik malah bikin masalah smoga di beri karma yg lebih
Suratmi
ihh gemes aku sama si Jun..iri tanda tak mampu...benar benar pelihara benalu ini Mah..kasian Dara
Suratmi
sepertinya ada musuh dalam selimut,, seperti nya rasa iri si Jun bakal buat Dara kena Fitnah,,semangat ya kak author..di tunggu upnya💪💪
@Resh@: sepertinya dia yg fitnah dara dia nyamar klo pake cadar dan jadi pelakor tapi dara yg dituduh awal mula kehancuran dara ini
total 1 replies
Suratmi
karya Author sangat bagus.. menginspirasi kita perempuan agar lebih berhati-hati dalam kehidupan
Lovita BM
ayok up lagi kakak ✊🏼
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Meliandriyani Sumardi
salam kenal kak
Sweet Girl
Bisa jadi ... mesti diselidiki.
Khan sudah ada clue, Tattoo Mawar.
Sweet Girl
Ijin baca Tor...
episode pertama bagus, bikin penasaran.
semoga selanjutnya makin bagus.
Sweet Girl
Kamu salah... Makai Cadar kok karena Adara...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!