NovelToon NovelToon
Peran Pendukung Perempuan Ingin Hidup

Peran Pendukung Perempuan Ingin Hidup

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Hari Kiamat / Transmigrasi / Antagonis
Popularitas:19.5k
Nilai: 5
Nama Author: YukiLuffy

Lana Croft, seorang mahasiswi biasa, tiba-tiba terbangun sebagai tokoh antagonis kaya raya dalam novel zombie apokaliptik yang baru dibacanya. Tak hanya mewarisi kekayaan dan wajah "Campus Goddess" yang mencolok, ia juga mewarisi takdir kematian mengerikan: dilempar ke gerombolan zombie oleh pemeran utama pria.

Karena itu dia membuat rencana menjauhi tokoh dalam novel. Namun, takdir mempermainkannya. Saat kabut virus menyelimuti dunia, Lana justru terjebak satu atap dengan pemeran utama pria.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YukiLuffy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30

Kael dan Lana—yang kini tanpa riasan tebal, wajahnya berseri-seri dan cantik luar biasa—berjalan ke vila Lucas.

Ketika mereka memasuki ruang tamu, Alex, Mike, Lucas, Riley, Ben, dan Sam semua terdiam. Tidak ada air mata kebahagiaan, tidak ada pelukan. Hanya kengerian murni.

"M-m-m-m-m..." Mike menunjuk Lana, mulutnya terbuka lebar.

"Kapten, kau... kau membawa hantu, ya?" teriak Alex, tersandung ke belakang, wajahnya pucat. "Kakak Ipar sudah meninggal, Kakak! Orang mati tidak bisa kembali!"

Lana menahan tawa. Kael sudah menceritakan rumor "Tante Gede" dan "hantu" yang beredar.

Mike, yang paling histeris, bahkan mulai melompat-lompat seolah melakukan ritual pengusiran setan.

"Kakak Ipar, pergilah dengan damai! Jangan ganggu Kapten! Dunia berbeda, kita tidak bisa bersama!"

Lana, menikmati kepanikan mereka, berpura-pura sedih. "Kakak, mereka tidak setuju dengan hubungan kita. Mereka menyuruhku pergi."

Kael, dengan senyum berbahaya, menoleh ke Alex dan Mike. "Kalian berdua tidak setuju?"

Mereka mengangguk keras. "Ya, Kapten! Hubungan seperti ini akan berakhir buruk!"

"Bagus," desis Kael. "Alex dan Mike. Lari ke bukit Enklave dengan beban 100 kilogram. Tiga jam. Sekarang."

Mereka berdua merengek, memohon ampun, tetapi Kael tidak bergeming. "Lima jam."

Keduanya, mengutuk nasib mereka, menyeret kaki mereka menuju lapangan pelatihan, masih melirik Lana dengan takut.

Begitu mereka pergi, Riley menjerit kegirangan. "LANA!"

Riley berlari, memeluk Lana dengan air mata yang kini tumpah. "Kau hantu paling cantik yang pernah ada! Aku kira kau sudah tiada! Aku sangat merindukanmu!"

Lucas berjalan mendekat, tatapannya penuh kelegaan. "Lana. Aku sangat senang kau kembali. Dan... aku minta maaf. Aku gagal menjagamu."

"Itu bukan salahmu, Lucas," Lana membalas, matanya dipenuhi kasih sayang untuk teman-temannya.

Lana menjelaskan secara singkat insiden di Portland: didorong, diserang, dan bersembunyi di dimensi setelah terluka.

"Itu tidak masalah," kata Sam tulus. "Yang penting Kakak Ipar masih hidup."

"Tapi tunggu," sela Riley. "Bagaimana luka cakaran itu hilang?"

Lana tersenyum. Ia mengangkat tangannya dan memfokuskan energi. Cahaya putih lembut dan hangat muncul di telapak tangannya.

"Aku terbangun seminggu kemudian. Sepertinya... aku mendapat bonus tak terduga." Lana membiarkan cahaya itu bersinar. "Aku bisa menyembuhkan. Aku rasa ini kemampuan Penyembuhan Luminous."

Semua orang terkejut. Kemampuan penyembuhan adalah mitos di dunia ini. Itu adalah kemampuan paling langka, setara dengan memiliki kartu jackpot permanen.

Wajah Kael langsung berubah serius. Ia memeluk Lana, pandangannya dingin.

"Kalian dengar ini baik-baik," perintah Kael, matanya menatap tajam ke setiap anggota tim. "Kemampuan penyembuhan Lana adalah rahasia mutlak. Jika ini bocor, dia akan menjadi target setiap kelompok dan Enklave di planet ini. Jangan pernah, aku ulangi, jangan pernah mengungkapkan ini kepada siapa pun."

Semua orang mengangguk, menyadari betapa seriusnya hal ini. Lana bukan hanya kartu jackpot; dia adalah jimat kekebalan Enklave Thorne.

Sore harinya, Lana dan Kael berjalan santai menuju Markas Komando. Lana tanpa riasan, memamerkan wajah cantiknya.

Namun, Lana menyadari ada yang aneh. Semua orang yang melihat mereka, terutama sekelompok ibu-ibu yang sedang berjalan-jalan, menatap Kael dengan tatapan yang sangat aneh.

"Kael, kenapa mereka menatapmu seperti itu? Seolah mereka mengagumimu berlebihan," bisik Lana.

"Itu hanya rumor konyol di gerbang," jawab Kael, mencoba mengabaikannya.

Tiba-tiba, seorang wanita paruh baya yang berpakaian mencolok, wajahnya penuh godaan, menghadang Kael.

"Tuan Kapten Thorne! Saya mendengar Anda lebih menyukai... tipe yang matang dan bersahaja?" Wanita itu menyeringai, mendorong dadanya ke depan. "Saya pikir saya sangat cocok untuk Anda! Dada besar, pinggul besar, cocok untuk melahirkan prajurit!"

"Juga saya, Tuan Kapten! Saya mendengar Anda sangat baik kepada 'Tante Gede'! Saya sudah bercerai dan saya pandai memasak!" tambah ibu-ibu lain.

Lana akhirnya mengerti. Skandal "Tante Gede" telah menyebar, dan masyarakat Enklave salah mengira bahwa Kael memiliki selera yang unik, dan sekarang mereka mencoba peruntungan mereka.

Lana tertawa terbahak-bahak, membuat Kael semakin frustrasi.

"Diam!" Kael berteriak. Ia menatap kerumunan itu, matanya memancarkan petir.

"Dengar, kalian semua!" Kael menarik Lana, memamerkan wajah Lana yang cantik tak tertandingi kepada semua orang. Lalu ia mencium Lana dengan dalam di depan umum.

"Ini adalah Lana Croft. Wanita yang kucintai. Aku hanya akan menyukainya. SELAMANYA!"

Kerumunan itu terdiam, bingung.

Tepat pada saat itu, Jax dan timnya, yang baru saja selesai dari karantina, berjalan melewati tempat kejadian.

Jax melihat keributan itu, lalu melihat Lana di pelukan Kael, wajahnya yang sangat cantik.

"Wow," gumam Jax, matanya terbelalak. "Gadis itu cantik sekali. Apa yang dilakukan semua orang bodoh ini?"

Finn, di sebelahnya, menyenggolnya. "Kau tidak dengar? Kapten Thorne memutuskan antara dia dan Tante Gede yang diciumnya di gerbang kemarin. Katanya dia memilih si cantik itu."

Jax terdiam. "Tante Gede? Kasihan sekali Kapten itu. Aku masih mencari Tante Gede yang mengemudikan mobilku. Aku ingin tahu namanya."

Lana, di pelukan Kael, mendengar komentar Jax. Ia tersenyum jahil. Ia tidak akan pernah memberitahunya.

1
ALEA💚❤
paling suka sama cerita bertema zombie... semangat thor💪
Windy Hapsarini
Thor kau membuat aq sesaat tak bisa bernafas,,, seru bangettt Thor.. makasih Thor ✊✊✊✊🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Yusnani Tungkal
semangat 💪 Thor up nya
Fauzan Fauzi
ya gak seru kalo cewex nya lemah,
Windy Hapsarini
lanjut Thor... ✊✊✊😍😍😍
Jue
🙏 Maaf sekadar komen tolong perbanyakkan part pengembaraan dan misi daripada part ranjang baru seimbang , Selain itu apa kekuatan cahaya Lana tidak perlu batu kristal di kepala zombie untuk naik tingkat dan semakin kuat .
Yusnani Tungkal
ga berasa Thor baca nya🤭
Jue
Aku harap jodoh Lana dan Kael sampai ke penghujung Novel ... 🙏
Dewi hartika
cerita authorr selalu berkembang bagus jangan pantang menyerah lanjuuttt
Windy Hapsarini
Senang dgn cerita yang Thor tulis, bahasa dan alur ceritanya seru dan mudah di pahami.. makasih Thor 😍😍🙏🙏🙏♥️♥️
Kiftia Arka
waktunya santap karya dengan tema zombie 😍
**Maulina**
akhirnya thor, jangan lama" up nya💪💪
Windy Hapsarini
ditunggu Thor lanjutannya 😍😍😍✊✊
aku
ahirnyaaaa 🤧🤧🤧
Miss Marsini
jangan lama2 thor rindu menanti ni 💪💪💪
Mamta Okta Okta
lanjut thor di tunggu up nya jangan lama lama ya💪💪💪
Yusnani Tungkal
semangat 💪 Thor up nya
Dewi hartika
tidak akan lama lagi bertemu mereka lanjuut semangat..
Grey Casanova
kalah sm rilley🤣🤣kocak ni mc cwenya
Grey Casanova
lana prgi ke Seattle hartanya kg di jual2in? aneh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!