"Jangan bunuh aku."
Sydney tidak menyangka hidupnya berubah seratus delapan puluh derajat hanya dalam satu malam. Ia melihat saudaranya dibunuh oleh seorang pria, dan dirinya terjebak dalam situasi sulit. Penderitaan ini tidak ia terima, dan alam mengabulkan permohonannya. Namun, ia malah harus menikah dengan seorang pria kejam bernama Ransom Alexander. Dia adalah pria yang paling Sydney benci. Pernikahan ini adalah dendam.
Cover by : Ineed design.
IG : renitaaprilreal
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon renita april, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kayla
Suara langkah sepatu bertumit tinggi menapaki lantai epoksi. Seorang wanita cantik dengan rambut panjang indah, tubuh semampai, keluar dari bandara. Ia menggunakan masker tutup mulut, topi serta kacamata hitam. Penampilannya mencolok sehingga orang yang menjemput dapat menemukan dirinya.
“Hai, Kayla!” Leo melambaikan tangan.
Melihat pria yang dikenalnya, Kayla segera melangkah menghampiri. Ia menaikkan kacamata hitamnya, begitu juga masker tutup mulut. “Hai, Leo. Apa kabar?”
“Aku baik. Kau sendiri? Setelah bertahun-tahun kau tetap cantik.”
“Kau terlalu memujiku.” Pandangan Kayla teralih pada Ransom yang berdiri tidak jauh dari sahabatnya. “Sayang!” Kayla berlari kecil dan langsung memeluk Ransom, bahkan memberi kecupan di pipi yang membuat kaget.
“Aku sudah menjemputmu. Segeralah masuk mobil.” Ransom melepas pelukan Kayla, kemudian berjalan ke arah mobilnya yang terparkir.
“Ransom ….” Kayla tahu kalau kekasihnya itu marah setelah apa yang ia lakukan selama ini.
“Sebaiknya kau masuk mobil dulu. Kami akan mengantarmu ke apartemen,” ucap Leo.
Kayla menghela napas panjang, perlu waktu membujuk Ransom, tetapi ia yakin jika pria itu masih menyimpan perasaan. Meski Kayla tahu jika Ransom telah berkhianat lebih dulu.
Saat Kayla duduk di sampingnya, Ransom masih belum membuka mulut. Hanya Leo yang terus mengajaknya bicara. Kayla menceritakan kehidupannya selama tinggal di Los Angeles. Kadang-kadang ia juga pindah ke New York atau California. Tergantung situasi ketika ia mengambil job.
“Jadi, apakah kau akan pulang untuk selama-lamanya?” tanya Leo.
“Kupikir ingin berkarier di sini saja. Ada seseorang yang perlu aku urus.” Kayla melirik Ransom, ia memegang tangan pria itu dan mengenggamnya. “Aku merindukanmu, Sayang.”
Leo hanya melihat dari kaca spion. Sekarang Kayla sudah kembali, lalu bagaimana dengan Sydney? Meski ia tahu keduanya melakukan perjanjian pernikahan. Untuk apa Leo memikirkan masalah Ransom, biar saja dia yang mengurusnya.
Ransom masih diam saja dan membuat Kayla merasa kesal. Ia sudah kembali, tetapi diabaikan. Ya, ia tahu jika Ransom marah, maka sulit untuk membujuknya. Namun, kepergiannya waktu itu bukankah karena Ransom juga? Menjadi kekasih yang akan mendukung dalam situasi apa pun. Sekarang, kenapa marah? Kayla sungguh tidak mengerti pria ini.
Mobil yang dikemudikan Leo telah tiba di gedung apartemen. Leo bergegas keluar, membantu mengeluarkan koper Kayla dari dalam bagasi. Ini adalah apartemen milik Ransom, dan memang sejak dulu ditinggali oleh Kayla. Sebelum menikah, Ransom tinggal di sini karena ia malas harus terus bertemu dengan ibu dan saudara tirinya.
“Hei, kalian tidak mau turun?” tanya Leo. Sebaiknya ia menelepon sopir agar menjemputnya di sini. Yang pasti Ransom dan Kayla perlu bicara. Leo mengetuk kaca mobil. Saat kaca itu dibuka oleh Kayla, ia pun bicara, “Aku akan pulang dengan sopir. Kalian bicara saja dulu. Sampai jumpat besok, Ransom.”
Ransom menganggukkan kepalanya. Ia keluar lebih dulu, lalu disusul oleh Kayla. Koper itu dibawa masuk apartemen. Sampai tiba di lift, dan di huniannya, Ransom masih belum bicara.
“Apartemen ini sama sekali belum berubah. Masih sama seperti itu,” ucap Kayla, ia dan Ransom telah masuk ke ruangan ini. Melihat kekasihnya masih diam saja, Kayla menangis. “Ini semua salahku. Aku yang telah meninggalkanmu. Aku terlalu gelap mata dengan gemerlapan dunia selebritis. Kau pernah bilang akan mendukungku, ya, aku mewujudkan keinginanmu itu, tapi kau sendiri yang tidak rela kita berjauhan dan menikah dengan wanita lain. Kau pikir hatiku ini terbuat dari apa, Ransom?” Kayla terisak, tubuhnya merosot jatuh ke lantai. Hatinya ini sakit karena Ransom telah berkhianat.
terima kasih kakak Author, semoga kakak Author selalu sehat, selalu semangat dan selalu sukses dalam berkarya, aamiin...🙏❤️💪💪💪
semangat n ditunggu karya barunya
kok keburu tamat sih kak....belum juga adegan hot
up dong ka yang banyak 🥺
padahal nunggu nya tujuh hari tujuh malam 🤣🤣🤣