NovelToon NovelToon
Sahabat Sejati Dari Sd

Sahabat Sejati Dari Sd

Status: sedang berlangsung
Genre:Duniahiburan / Chicklit
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: ludra

sahabat sejati itu memang nyata, maski pernah asing 3 tahun karna beda sekolah dan keadaan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ludra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

sahabat sejati dari SD Episode 30

*****

Aku terkejut saat mendengar suara Argga memanggilku dari belakang. "Silah!!!!!" teriaknya dengan nada yang ceria.

Aku membalikkan badan untuk melihat siapa yang memanggilku, dan aku tersenyum saat melihat Argga berlari mengejarku. "Eh si Arga," ucapku dengan nada yang santai.

Arga berlari lebih cepat dan akhirnya berhasil mengejariku. "aduh cape!!!!!," ujarnya dengan napas yang terengah-engah.

Aku tersenyum dan bertanya, "Ada Apa ga?" sambil melihat Arga dengan penasaran.

Arga tersenyum dan mengatakan, "Gak apa-apa, cuma mau jalan bareng aja," ujarnya dengan nada yang ramah.

"em tumben tumbenan" ujar ku

"lo juga sendiri mulu" jawab arga dengan nada yg meledek.

Benar benar ya ini si arga, gak pernah bercanda tapi satu kali nya bercanda malah meledekin guee,

"ihhhhhh, lo itu sebenar nya mau pulang bareng gue? apa mau meledek gue aja" ujar ku dengan nada kesal.

"dah tau gue gak punya temen satu pemikiran, satu prekuensi" sambung ku.

"eh, maaf dong maaf!!!!!" ujar arga yg merasa bersalah dan menyatukan kedua tangan nya.

"tau ah" ucap ku yg semakin marah.

"oh marah, ya udah" kata nya.

tapi tiba tiba arga berbisik pada telinga ku dan berkata dengan nada yg sangat serius "tapi ya silah!!!!! lo harus tau ya" bisik nya.

Namun aku yg masih kesal sama arga hanya menjawab nya dengan singkat "apa sih lo ga" ujar ku dengan males nya.

Berikut adalah lanjutan cerita:

Arga berbisik lagi di telingaku dengan nada yang lebih serius "tapi lo harus tau silah!!!! bahwa di jalan ini!!!! pokonya lo harus tau sil" bisik nya dengan suara yg agak keras.

dan membuat aku merasa takut dan penasaran. "Apa sih gaaa!!!!!" ujarku dengan nada yang kesal dan penasaran.

Arga memandangku dengan mata yang serius, seolah-olah dia ingin mengatakan sesuatu yang sangat penting.

"tempat ini kenapa gaaaaa" rengik ku dan menghentikan langkah ku, lalu menatap mata nya arga dengan serius campur penasaran.

"Silah, kamu harus tahu bahwa...," bisiknya, tapi dia berhenti sejenak sebelum melanjutkan.

"lo jangan aneh aneh deh ga" ujar ku yg semakin penasaran.

"gak jadi ah takut nya nanti lo ketakutan" ujar nya yg tiba tiba nada bicaranya berubah menjadi santai. namun aku udah terlanjur penasaran dengan apa yg ingin di beritahukan oleh arga. "apaaaa sih ga!!!!!"

"yakinn lo gak akan takut?"

"iya apa"

"oke!!!!!, jadi di tempat ini itu!!! rawan penculikan" ucap nya

"bahwa di jalan ini rawan penculikan" ujar arga.

aku pun merasa sangat ketakutan, jantung ku berdetak tak beraturan.

"benar ga!!!! jangan bercanda" ujar ku dengan suara yg ketakutan.

arga pun berjalan perlahan lahan ke depan dan berkata "iya silah!!!!"

"gaaaa, tunggu" kata ku dan langsung menghampiri arga.

"iyaaa, apalagi cewe kaya kamu sil,,,,,,," ujar arga.

"ihhhh" rengik ku sambil memegang tangan arga dengan kedua tangan ku.

tapi tiba tiba arga malah ketawa melihat aku yg udah ketakutan. "ahahahahahah" suara tawa arga.

"lo percaya sil" ujar nya sambil ketawa lepas.

ternyata arga hanya bercanda menakutiku supaya aku ketakutan,

"emangnya kenapa?" ujar ku yg belum sadar bahwa arga sedang bercanda.

"kenapa lo ketawa gaaa!!! gak lucu" ujarku.

Arga masih terus ketawa, sambil menggelengkan kepala. "Ahahahahahah, lo benar-benar percaya, Silah!" ujarnya, masih terus ketawa.

"argaaaa!!!!! lo bercanda lagi?" ujar ku dan langsung melepaskan tangan ku yg sedang memegang erat tangan nya.

"ahahahahah!!! lo ketakutan sampai sampai lo megang tangan gue" ujar arga yg masih t

ketawa lepas.

aku pun merasa malu campur marah, karna baru sadar bahwa tadi aku memegang tangan nya arga. "ihh mana ada" jawab ku yg tidak mengakui karna gengsi.

"wahhh!!!! oh jadi tadi yg memegang tangan aku setan" ujar nya dan berhenti ketawa.

"mungkin!!!!! ya lagi pula mana ada ya seorang Alea silah memegang tangan Muhammad arga alfaro" ucap ku dengan bangga nya sambil melirik mata arga dengan sinis.

arga memandangku dengan senyum. "benar nihhhh?". ujarnya, masih dengan senyum.

Aku merasa sedikit malu, karena aku benar-benar percaya pada Argga sampai sampai megang tangan nya si arga . "Gak lucu, Argga! Aku benar-benar ketakutan!!!! jadi sepontan memegang tangan lo," ujarku,

Argga hanya tertawa lagi, dan menggelengkan kepala. "Maaf, Silah. Aku tidak bermaksud menakutimu. Aku hanya ingin melihat reaksimu," ujarnya, masih dengan senyum.

Aku hanya menatap mata nya arga dengan serius dan meninggal kan nya berjalan di belakang aku,

"tau ah ga!!!!! gak lucu tau" ujar ku dengan nada yg sudah males.

"eh, lo marah beneran nih sama gue" jawab arga yg ada di belakang aku.

lalu arga berkata lagi dengan suara nya lembut. "padahal gue cuman mau liat reaksi lo aja, gak ada maksud buat bikin lo marah silah!!!" sambung nya.

aku hanya tersenyum bahagia saat mendengar perkataan dari arga.

ya aku memang mempunyai rasa pada arga, tapi aku gak mau merusak pertemanan aku sama arga hanya karna soal perasaan yg lebih, lagi pula kita berdua udah berkomitmen jangan ada perasaan yg lebih di antara kita berdua.

"duhhh, ga!!! bisa gak sih lo gak usah keluarin suara yg selembut itu" batin ku berbicara.

******

"Assalamualaikum" ucap ku yg sudah sampai di rumah sambil membuka pintu.

"waalaikumsalam" ujar teh wanda yg berada di ruangan tv sambil memakan cemilan yg ada di toples,

"lagi apa teh" ucap ku yg berjalan menuju ke kamar.

"ya kelihatan nya!!!! lagi apa" jawab teh wanda sambil melihat ke arah ku.

aku hanya tercengir mendengar jawaban dari teh wanda. "hehehe!!! nanya doang teh!!!! galak amat" ujarku dan menghampiri teh wanda.

"pulang sekolah bukan nya makan dulu, ini malah main HP" ujar teh wanda yg masih asik dengan saluran televisi nya.

"ah nanti aja!!! belum lapar" ujar ku yg dengan melihat layar HP.

Aku sama teh wanda asik pada kesibukan masing masing, teh wanda asik menonton tv sedangkan aku asik main hp.

Namun saat aku asik bermain akun sosial media saya, tiba tiba notifikasi dari postingan yg kemarin di posting oleh teh wanda, ya poto aku sama nadia, yani dan teh wanda yg bercaption "sahabat".

ternyata ada yg mengomentari postingan itu.

"teman lama di jauhin, temen baru di deketin😒,#bukanmaen " isi dari komentarnya.

1
Rania Venus Aurora
Semangat /Determined/
Nenk Lusi: makasih kak/Smile//Drool/
total 1 replies
KnuckleBreaker
Gagal fokus kerja karena kepikiran endingnya yang bikin penasaran.
Nenk Lusi: semangat ya bacanya
total 1 replies
Nami/Namiko
Teruslah menulis, kami semua menantikan kelanjutan cerita yang seru ini!
Nenk Lusi: iya makasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!