Tahap REVISI
jangan lupa mampir ke Ig Neneng bohay ia @intanpsarmy
" waaaah Mak bapak Anak mu ber reinkarnasi " ucap Adilah
Adilah adalah putri dari bapah Holik dan ibu Marsha, seorang petani Kaya yang di berada di Indonesia
Dilah putri ke dua dia Hobi Balap motor dan bela diri di kampus dia terkenal karena kepintaran nya
Dilah Dokter Magang di kelinik milik Tante nya
Dan tiba tiba dia berada di tubuh putri kecil berumur 9 tahun anak dari pasangan Tuan Bo dan nyonya Fun
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30
Sixe pun menatap Cia dia takut nanti nya akan bermasalah apa lagi ingat dari ucapan Ayah dan paman We
Cia yang sadar dengan tatapan Sixe pun tersenyum
"Kau tenang saja keluarga kami tak berpikir Picik dari dulu kami menjunjung kebaikan bukan kejahatan" ucap lirih Cia
"Hihi terlihat jelas ya kak raut wajah sampai kakak sadar" ucap Sixe dengan raut bersalah, Sixe hanya berhati-hati saja sih
"Kamu hanya berhati-hati Xe jadi wajar saja" ucap Cia
Cia pergi dari rumah diam-diam hanya ingin, jalan-jalan kepasar tapi siapa sangka dia ketemu para bandit di tengah jalan, apa lagi dia hanya sendiri
"Kenapa kakak sendiri kemana prajurit pribadi dan pelayan pribadi, kakak" tanya Sixe
"Hehe. aku keluar rumah tanpa di ketahui orang rumah, aku pikir tak akan ada masalah" ucap lirih Cia
"Jadi kakak keluar tanpa izin begitu, astaga kalau ada Apa-Apa dengan Kak Cia pasti orang Rumah tidak akan tahu kak" ucap Sixe dengan tegas
Cia diam benar kata Sixe pikir Cia kalau dia kenapa-napa keluarga nya ngga akan tahu, yang mereka tahu kalau Cia kabur dari rumah
"Aku akan minta maaf pada ibu dan Ayah, Xe aku memang Egois dan Juga manja. tanpa berpikir banyak kejahatan yang akan mengincar ku" ucap lirih Cia
"Xe kamu mau tidak Ajari bela diri, tadi aku lihat Bela diri mu sangat berbeda dengan bela diri pada umumnya" ucap Cia,
Sixe menatap Cia, Sixe tak mungkin mengajarkan Cia di sini apa lagi Sixe baru akan memulai berkebun
"Maaf kak aku bukan dari kota ini aku dan ayah hanya ada keperluan saja besok pagi kami akan kembali ke desa kami" ucap Sixe
"Apa....? jadi kau tidak tinggal di kota ini Xe" ucap sedih Cia
Mereka terus berjalan, sambil berbincang tak terasa mereka pun Sudah tiba di depan kediaman Keluarga Jendral Lie, saat penjaga melihat Nona mereka yang depan mereka segera membuka pintu
"Nona muda anda kemana saja semua orang mencari anda dari siang" tanya penjaga dengan nada khawatir, Cia yang melihat kekhawatiran dari penjaga merasa tak enak. mungkin semua keluarga juga sangat mencemaskan Dia
Dia Bari sadar ke egoisan dia membuat Pelayan pribadi dan pengawal pribadi juga mendapat hukuman dari orang tua nya, Dia menarik Sixe ke dalam kediaman nya
Dan benar saja pelayan dan pengawal pribadi dia sedang di hukum oleh Kakak nya
"Kakak berhenti" triak Cia, semua orang mengalihkan tatapan nya
"Nak kamu dari mana saja ibu dan semua keluarga khawatir pada mu kak" tanya Ibu Cia
Sixe menatap miris pada pelayan pribadi Cia, Sixe pun maju tanpa memperdulikan tatapan semua orang pada nya, Sixe berjongkok membantu pelayan Cia
"Kakak kau tak Apa-Apa luka ini pasti sakit Ya aku yang melihat saja sakit" ucap lirih Sixe, Cia melihat Sixe seperti bersedih, dia nambah merasa bersalah pada pelayan nya
Sixe yang bukan siapa-siapa Pelayan pribadi Cia sesedih itu tapi dia tidak memikirkan nasib Pelayan dan pengawalnya saat dia melakukan sesuatu
"Ti tidak tuan muda sa saya tidak merasa sakit I ini memang salah saya yang lalai menjaga nona Cia" ucap lirih pelayan Cia
Sixe menatap Cia seolah berkata, Lihat lah kak karna kepergian mu pelayan dan pengawal mu di hukum cambuk seperti itu. dan Dia langsung menunduk saat melihat mata kekecewaan Sixe
Annyeong yorobon
Aduh duh jangan baca aja dung like sama komen nya juga boleh nih biar Author nya nambah semangat nih
Jangan lupa like dan komen nya ia
Doain semua urusan Author di kampung Kakek , lancar Agar bisa kembali Kesini