NovelToon NovelToon
Babi Ngepet

Babi Ngepet

Status: tamat
Genre:Spiritual / Matabatin / Horor / Tamat
Popularitas:778.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Yulianti Oktana

Berawal dari pesugihan yang di lakukan Syahrul sang kakak, pemuda yang Bernama Ahmad Hidayat seorang santri yang taat di diamanatkan oleh sang ibu untuk mencari sang kakak yang hilang. Usut punya usut, Syahrul tidak hilang, ia di sandra oleh siluman babi karena ia tidak sanggup memberikan tumbal. Dari saat itulah petualangan gaibnya di mulai.
Ahmad menjadi banyak musuh dari kalangan siluman maupun manusia.
Banyak tempat yang akan ia datangi, dan banyak pula ia akan bertarung dengan para jin.
Selengkapnya baca saja novelnya......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulianti Oktana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memulai Penyerangan

Ahmad dan kedua temannya mengantarkan Rena ke terminal. Rena sangat berterimakasih pada Ahmad dan kedua temannya.

"Dengan apa saya bisa membalas kebaikan mas-mas bertiga? Hikhikhik" Rena bertanya sembari menangis.

"Mbak doa kan saja supaya kami selalu ada dalam lindungan gusti allah" jawab Ahmad.

"Iya mas! Yasudah saya pamit dulu. Sekali lagi terimakasih" ucap Rena.

"Tunggu mbak, Ini ada sedikit rejeki buat mbak. Terimalah" Asnawi memberikan kantung kresek hitam yang di dalamnya ada uang, ia sengaja pakai kresek agar tidak mengundang hal yang tidak baik jika ada seseorang yang melihatnya.

"Tak usah mas" ucap Rena malu-malu.

"Bawalah, rejeki tak boleh di tolak" balas Asnawi.

"Terimakasih mas" Rena segera memasukan bungkusan kresek itu kedalam tasnya.

"Mbak, sebelumnya apa boleh meminta kontak Whatsap nya?" tanya Asnawi.

"Boleh mas!" Rena pun menuliskan nomor ponselnya di handphone milik Asnawi.

Rena pun pulang dengan menaiki bis.

Ketiganya langsung bergegas ke warung soto, karena pagi ini mereka mulai bekerja.

"Bismillah" ucap ketiganya sembari memasuki warung soto itu.

Di Sana sudah di sambut oleh Sapri dan ketiga pegawainya.

"Senang kalian sudah kemari" ucap Sapri.

"Hari pertama bekerja tentunya harus semangat pak" ucap Sholeh.

"Benar itu" balas Sapri.

Ahmad dan kedua temannya lalu berkenalan dengan ketiga pegawai warung soto itu.

"Ganjar"

"Joko"

"Bowo" ucap ketiganya.

Mereka pun mengajari Ahmad dan kedua temannya cara bekerja meracik soto dan melayani pembeli.

Hari ini pembeli sangat banyak sekali. Enam karyawan dirasa sedikit kurang. Ahmad juga melihat Sundel dengan gesit meludahi para pembeli.

Ahmad dan kedua temannya sengaja tidak membuat kontak mata dengan sosok itu karena jika ketahuan mereka bisa melihatnya, maka sundel itu akan mengadukan pada Sapri.

Dan Ki Jalaksa juga tidak kelihatan. Ahmad heran semenjak kemarin, kucing besar itu suka sekali bepergian.

Waktu istirahat pun tiba. Ahmad dan kedua temannya meminta izin untuk ke kontrakan sebentar. Alasannya ialah untuk membeli makan. Karena jika makan di warung itu, ia tidak akan sudi.

"Akhirnya kita bisa makan juga" ucap Sholeh.

"Benar kang. Apa kang Sholeh sudah menemukan kejanggalan dari warung soto itu selain pak Sapri yang memakai penglaris?" tanya Asnawi.

"Belum sih! Tadi aku sibuk melayani pembeli jadi belum sempat menemukan apapun" jawab Sholeh

"Kalau kang Ahmad bagaimana?" tanya Asnawi.

"Sama sih aku juga belum. Tadi pembeli banyak sekali. Tapi kita tidak akan selamanya makan diluar begini karena akan mengundang kecurigaan pak Sapri" ucap Ahmad.

Tak lama mereka bertiga pun giliran kerja dan ketiga lainnya kini istirahat.

"Sholeh, tolong ambilkan tomat di belakang" perintah Sapri.

Sholeh pun menuruti saja. Ia yang tidak tahu dimana letak Sapri menyimpan tempat bahan soto itu.

"Dimana ya!" Sholeh pun bingung ia terus berjalan di area bangunan itu. Samar-samar ia mendengar suara geraman dan tangisan seseorang.

Sholeh pun melirik kanan kiri, memastikan suara apa itu.

"Sholeh" Sapri memanggil lagi.

"Saya masih mencari!" jawab Sholeh.

"Ada di kulkas!" ucap Sapri.

Sholeh pun mengambil tomat itu di dalam kulkas.

"Aku harus bisa memastikan lagi nanti di kala pak Sapri lengah. Aku jelas mendengar suara mengerikan itu" gumam Sholeh.

Sholeh pun kembali dan membawa beberapa butir tomat.

"Kamu di depan saja melayani pembeli" perintah Sapri.

Sholeh hanya mengangguk saja.

Tiba-tiba Ahmad merasakan perutnya melilit. Ia langsung mencari kamar mandi. Tetapi mata Intens nya melihat Sapri sedang meracik bumbu soto dengan menggunakan kakinya.

"Astagfirullah, menjijikan sekali" gumam Ahmad.

Ia juga melihat Sapri meludahi adonan bumbu itu.

"Benar-benar harus segera di sudahi kegilaan manusia jahat ini" geram Ahmad.

Ia tidak mau sampai pak Sapri mengetahui ia telah mengintipnya. Ahmad pun segera masuk kedalam kamar mandi.

Asnawi berjalan melayani pengunjung warung yang datang silih berganti. Asnawi melihat betapa sibuknya sang sundel itu meludahi dan menjentikkan belatung pada masing-masing kuah soto yang sedang di santap oleh para pengunjung.

"Eummmz rasanya lezat besti!" ucap salah satu food blogger.

"Rasanya nagih dan membuat lidahku tersyanduh-syanduh" balas teman yang satunya.

"Mas dan mbak maaf sebelumnya, apa mas dan mbak sudah berdoa terlebih dahulu sebelum makan?" tanya Asnawi.

Mereka berdua saling pandang.

"Duh mas lupa kita!" jawab wanita itu.

"Loe sih Mey gak ingetin gue" pria di sampingnya menyikut tangan sang wanita.

Mereka berdua pun berdoa, dan seketika makanan itu menjadi hambar.

Sore pun tiba, semua karyawan pulang. Ahmad dan kedua temannya merasa kelelahan.

"Cape juga ya kang!" keluh Ahmad.

"Benar kang! Pembelinya benar-benar banyak" balas Sholeh.

"Kaki ku rasanya kebas" timpal Asnawi.

"Kang, tadi aku menemukan keanehan" ucap Sholeh.

"Keanehan apa?" tanya Ahmad.

"Aku mendengar suara aneh di kamar yang terpisah sendiri. Suara itu seperti geraman dan ada isak tangis wanita juga" jawab Sholeh.

"Aku juga tadi tak sengaja melihat pak Sapri menginjak-injak dan meludahi bumbu soto. Mual rasanya melihat manusia itu" ucap Ahmad.

"Jika begini, secepatnya kita bereskan kemungkaran ini. Jangan sampai lebih banyak manusia yang terperdaya setan" ucap Asnawi.

Tiba-tiba angin bertiup kencang dan menghadirkan sukma kyai Nawawi hadir di depan mereka.

"Bereskan malam ini. Ada dua wanita yang membutuhkan pertolongan. Jika sampai terlambat, maka dua wanita itu akan meninggal malam ini juga" ucap sukma kyai Nawawi.

"Baiklah tuan guru. Malam ini juga kami akan menghentikan kemungkaran" balas Ahmad.

"Semoga Allah mempermudah jalan kalian. Aku meridhoi kalian. Aku akan membantu kalian dari jauh' ucap kyai Nawawi lalu menghilang.

Kini murid gaib kyai Nawawi satu persatu berdatangan memenuhi kamar kost yang tak terlalu luas itu hingga rasanya sumpek dan panas.

Tedja Wisageni dengan sosok setengah manusia dan setengah ularnya mengelilingi tubuh ketiganya. Gaol dan Gobi sudah berdiri di depan mereka, Maul yang sangat besar hanya diam di halaman kost sementara para siluman gagak hitam sudah standby di atas pohon dekat kost Ahmad.

"Kalian semua datang kemari?" Ahmad dan ketiganya tak menyangka jika makhluk yang suka menjaga pesantren itu, kini datang menemuinya.

"Kami akan mengawalmu!" ucap Tedja Wisageni.

"Ayo kita berangkat sekarang" ajak Ki Jalaksa.

Tedja Wisageni pun langsung melilitkan tubuhnya pada ketiga santri itu.

"Aku sudah memantau tempat itu tadi siang, tetapi kalian tidak menyadarinya" ucap Tedja Wisageni.

"Apa ular kecil tadi yang merayap di dapur?" Ahmad sempat melihat ada ular kecil merayap, tetapi tak sempat mengusirnya.

"Ya itu aku" jawab Tedja Wisageni.

Kini mereka sudah sampai di depan warung soto milik Sapri.

"Busuk sekali!" ucap Gobi dan Gaol.

Mereka langsung di sambut oleh cekikikan sundel si penglaris.

Sosok itu pun melihat Ahmad dan kedua temannya. Ia tidak menyangka jika ketiga pemuda itu bukan manusia sembarangan.

"Mau apa kalian kemari? Jangan ganggu urusanku" tanya sosok bau bangkai itu.

"Kami kemari ingin melenyapkan mu" jawab Ahmad.

Sundel itu melihat siapa-siapa saja yang bersama Ahmad dan ia yakin bahwa sebangsa Ki Jalaksa dan Tedja Wisageni memang Jin kelas tinggi, bukan jin yang pernah menjadi manusia lalu mati.

"Menyerah lah keparat, atau aku akan mencabik-cabik tubuhmu yang bolong itu" Ki Jalaksa memberikan ultimatum.

Sementara Maul malah pergi ke arah hutan bambu di simpang jalan sana.

Sosok sundel itu tak mau mengalah begitu saja. Ia pun maju menantang Ki Jalaksa.

Tak susah bagi Ki Jalaksa melumpuhkan makhluk itu. Kini sosok penunggu warung soto itu musnah.

"Ki ayo kita cari dua wanita itu" ucap Ahmad.

Mereka semua pun menuju kamar rahasia tempat kedua wanita itu berada.

1
mamah twins🌾
dikampungku beneran ada loh ayam di perkaos
Lembayung Senja: di kampungku juga ada ususnya sampai keluar.....
total 1 replies
Leth@
wahh aku suka...mantap...semangat kk...
Shanty Shan
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Eckho Mbahkokz
Luar biasa
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Diihhh kaga seru banget Tamat

Kaga ada cerita anak anaknya Ahmad dan Syahrul


Gue suka cerita ini Thor

Sukses selalu buat kamu Thor

Iya moga kamu umur panjang dan selalu menulis sampai Thor jadi nenek nenek hahaha 🤣🤣🤣
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Thor mimpi terlalu tinggi banget wkwkwk

Heru mana mau sama Othor karena Othor kurang Tajir melintir 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Hukum mati saja untuk Mieke dan Mary
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Akhirnya tamat juga riwayat Mbah Suroso dan ketiga preman yang telah memperkosa Rieta
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Aku suka semua sama cerita novel mu ini Thor
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Ayok habisin Mbah Suroso
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Ayok Ahamd habisi Suroso dan peliharaannya
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Semoga Mieke segera tertangkap polisi
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Bener bener serem banget bacanya hahaha
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Hahaha rasakan kau Mieke dapat balasan setimpal wkkwkqk
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Wah si author ada ² aja Hem anggur cap orang gila' wkwkkqkw
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Heru yang bunuh istri Kamu Marry dan mama nya
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Hahha Jhon bakalan hubungan intim sama Kunti Rieta wkwkkw
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Untunglah anaknya Rieta bisa selamat
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Tragis banget kematian Rieta
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Hahah Kunti yg sabar ya lihat Ahmad lagi hubungan intim sama suster Ami wkwkkw
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!