NovelToon NovelToon
Cintanya Sang Ketua BEM

Cintanya Sang Ketua BEM

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author:

Ruang posesif...
Velycia amora daneswara adalah seorang mahasiswi cantik di universitas rayaksha yang pindah karena akan menikah dengan seorang mahasiswa bernama kevin Arya alexsa dari universitas ganesha yang terkenal dengan price ice, dia termasuk ketua BEM di universitasnya dan seorang kapten basket. Karena pernikahan mereka disembunyikan banyak dari mahasiswa universitas Ganesha yang menyukai istrinya hal itu membuat kevin frustasi.

episode 25 CSKB

Sudah sekitar lima belas menit velycia berada di dalam kamar, dirinya pun membuka pintu setengah menampilkan setengah badannya mencari seseorang.

"Kemana tuh anak? "Monolognya dengan posisi yang masih sama. Tanpa berpikir panjang velycia pun keluar dari kamarnya berjalan menuju dapur.

" dasar cicak angkasa udah ambil first kiss gue eh malah pergi ditinggalin gitu aja awas aja dia"omel velycia yang tidak menyadari bahwa kevin sudah ada dibelakangnya.

"Emang lo mau apain gue?" ucap kevin ditelinga velycia yang membuat sang empu kaget.

"Yak...bisa tidak sih kalau muncul itu gak usah bikin orang senam jantung " teriak velycia.

"Ya bagus dong tuh jantung senam biar sehat" ucap kevin. Langsung mendapatkan tatapan sengit dari velycia. Dan mengeritkan matanya menjadi sipit.

"Lo bisa tidak, jangan dibawa becanda  gue lagi serius ini"

"Ya gue juga" ucap kevin.

"Lo" tunjuk velycia kepada kevin ingin sekali velycia memenggal kepalanya suaminya itu. Tapi dia tahan.

"Hu ha hu ha sabar vel tarik nafas, buang" velycia pun melakukannya. Setelah emosi telah stabil velycia tersenyum kearah kevin dan berkata.

"Wahai bapak kevin yang terhormat sekarang kita ke intinya aja oke" Kevin pun mengangguk paham.

"Lo... " tunjuk velycia. Dan kevin tetap menyimak

"Balikin ciuman pertama gue" ucapnya penuh emosi, yang membuat kevin terkejut.

"Lo tau tidak, gimana gue jagain nya tuh ciuman pertama gue untuk suami gue malah lo gue yang ambil dasar lo mesum nanti kalau suami gue mau cium gimana masa iya dikasih bekas, lo..lo..bikin gue kesel tau gak,gue gak mau tau cepetan balikan first kiss gue kalo tidak..ah gue tidak tau yang gue minta balikin first kiss gue? " sambungnya dengan nafas yang terengah-engah. Kevin melongo terdiam sesaat.

"Hahaha... " tawa kevin pecah. Pasalnya ini juga baru pertama kalinya lagian suaminya velycia juga dirinya. Yang membuat tidak menyangka bahwasannya dia menjaga kehormatan hanya untuk suaminya dan beruntungnya kevin adalah suaminya.

"Ko lo ketawa sih"kesal velycia yang melihat kevin masih tertawa.

"Oh sayang ini juga yang pertama kalinya bagi gue kalau lo minta balikin gimana dengan saya ini" goda kevin berbisik ditelinga velycia yang membuatnya tegang.

"Y-ya gue gak tau dan tidak mau tau, lo harus balikin"

"Gimana balikinnya" bisik kevin ditelinga velycia.

"Kayak gini" kevin menggigit telinga velycia yang membuatnya makin merinding dan langsung mendorong kevin dengan kuat.

"Lo gila? "

"Yes baby"

"Vin" bentak velycia,  dan kevin pun tersenyum smirk.

"Apasih? "

"Lo mesum tau tidak?"

"Sama istri sendiri juga tidak apapa"

"Lo.. " velycia gak bisa berkata apa-apa.

"Lagian lo lupa yang gue ni SUAMI lo vel jadi gue berhak minta ini lo" ucap kevin memegangi bibir velycia yang mulai menggoda dirinya

"dan termasuk hak gue sebagai suami dari lo" sambung kevin.  Yang membuat velycia membeku sesaat.

𝙒𝙖𝙞𝙩 𝙬𝙖𝙞𝙩 𝙩𝙖𝙙𝙞 𝙡𝙤 𝙣𝙜𝙤𝙢𝙤𝙣𝙜 𝙖𝙥𝙖 𝙫𝙚𝙡 𝙤𝙝 𝙢𝙮 𝙜𝙤𝙙 𝙫𝙚𝙡 𝙡𝙤 𝙠𝙚𝙗𝙞𝙖𝙨𝙖𝙖𝙣 𝙨𝙞𝙝 𝙨𝙪𝙠𝙖 𝙘𝙚𝙥𝙡𝙖𝙨 𝙘𝙚𝙥𝙡𝙤𝙨 𝙜𝙖𝙠 𝙢𝙞𝙠𝙞𝙧𝙞𝙣 𝙖𝙠𝙞𝙗𝙖𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙖𝙣 𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙠𝙖𝙮𝙖𝙠 𝙜𝙞𝙣𝙞, 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙗𝙞𝙨𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙡𝙤 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙘𝙞𝙘𝙖𝙠 𝙞𝙣𝙞 𝙨𝙪𝙖𝙢𝙞 𝙡𝙤 𝙤𝙝𝙝 𝙢𝙮 𝙜𝙤𝙙 𝙝𝙚𝙡𝙥 𝙢𝙚 batin velycia.

Kevin yang melihat itu pun tersenyum dan menyentil dahi velycia.

Plakk.

"Ais saekk.." velycia menggantung ucapannya karena mendapatkan tatap tajam dari kevin lalu tersenyum.

"Aniyo, yeobo akka eodi gaseosseo? (Tidak, sayang kamu tadi darimana? ) " ucapnya velycia menggunakan bahasa Korea menggelayut dilengan kevin.

Yang membuat kevin bingung dan gemas melihat velycia. Tanpa berpikir panjang kevin mengeluarkan ponselnya dan mengarahkan ke velycia, velycia yang disodorkan ponsel pun heran.

"Ni untuk apa? "

"Terjemahkan"

"Ha? " kaget velycia dirinya lupa kalau kevin tidak bisa dalam bahasa Korea.

"Ah, gak usah" ucap velycia mengembalikan ponsel kevin dan melihat kevin membawa kantong plastik.

"Ini apa? " tanya velycia.

"Buat makan hari ini gak usah masak kita makan ini aja"ucap kevin dan meletakkan kantong plastik itu di atas meja.

" udah yuk makan nanti keburu dingin"sambung kevin.

"Ai ai kapten" ucap velycia semangat dengan menggerakkan tangannya hormat dan berlari mengambil piring, kevin yang melihat itu pun geleng-geleng kepala.

"Vin.. Gue mau tanya sesuatu? " ucapan vely.

"Hm.. Apa? "

"Emm.. Soal orang yang lo suka itu, gue juga jadi penasaran emang siapa sih yang udah ada dihati lo" kepo vely. Kevin yang mendengar itu tersenyum.

"Kenapa! Lo mau tahu orangnya?" seru Kevin.

"Ya iyalah nanti tiba tiba dia datang kesini terus masuk tanpa izin dan permisi datang datang malah mau ngelabrak gue pula" seru velycia padahal dirinya sedang menahan cemburu.

"Lo tenang aja dia gak mungkin bakal kemari ko" seru Kevin vely mengerutkan keningnya.

"Ah... I now karena ini apartemen punya papa bukan makanya dia gak kemari lo pasti ketemu sama dia diam diam bukan " seru vely, Kevin menggeleng.

"Lo gak perlu tahu kalau sudah waktunya gue kasih tahu," ucap Kevin beranjak dari duduknya lalu dia mendekati velycia.

"Lebih baih lo siapkan malam pertama kita baby" seru Kevin terkekeh lalu naik keatas, vely yang mendengar itu tertegun sesaat.

𝙈𝙖𝙢𝙥𝙪𝙨 𝙜𝙪𝙚 batin vely.

❛ ━━━━━━・❪ ❁ ❫ ・━━━━━━ ❜

"𝘼𝙙𝙪𝙝 𝙜𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙜𝙪𝙚 𝙩𝙖𝙠𝙪𝙩, 𝙜𝙪𝙚 𝙩𝙤𝙡𝙖𝙠 𝙖𝙟𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙞 𝙮𝙖 𝙚𝙝 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙙𝙤𝙨𝙖 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙠𝙖𝙡𝙤 𝙜𝙖𝙠 𝙙𝙞𝙩𝙤𝙡𝙖𝙠 𝙜𝙪𝙚 𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝙨𝙞𝙖𝙥 𝙖𝙙𝙪𝙝 𝙖𝙮𝙤𝙡𝙖𝙝 𝙫𝙚𝙡 𝙤𝙩𝙖𝙠 𝙡𝙤 𝙨𝙪𝙧𝙪𝙝 𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣 𝙣𝙜𝙖𝙥𝙖 𝙙𝙞𝙨𝙞𝙩𝙪𝙖𝙨𝙞 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙚𝙣𝙩𝙞𝙣𝙜 𝙜𝙞𝙣𝙞 𝙡𝙤 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙪𝙣𝙩𝙪" velycia yang masih perang batin dan tidak menyadari bahwasanya kevin melihat gerak gerik aneh velycia.

"Kenapa lo? " ucap kevin yang membuat velycia kaget dan menarik nafasnya dan menahannya. Kevin pun berjalan ke arah velycia.

"Ingat nafas " kevin berlalu meninggalkan velycia

"Ha.. Gue lupa"velycia membuang nafasnya dan berpikir sejenak.

" emm.. Vin "

"Apa? "

"Anu g-gue belum siap"mendengar itupun kevin bingung.

" belum siap apanya "

"Ya itu"

"Itu apa"

"Is masa lo gak tau sih itu yang lo bilang tadi" ucap velycia dan kevin pun mengingat ingat.

"Oh hak gue" ucap kevin dan velycia menarik nafasnya lagi dengan panjang.

"Hahaha tenang gue gak minta sekarang ko tapi kalau lo yang mau kasih gue bakal terima dengan senang hati. " ucap kevin langsung berjalan ke arah tempat tidur.

Kevin yang melihat velycia tidak bergeming ditempatkan pun mulai berkata.

"Ngapain diem disitu mau jadi pajangan"velycia menggeleng.

" gue takut vin"

"Gue gak minta vel"

"Beneran?"

"Iya ih udah sini" ajak kevin dan velycia pun langsung naik kekasur. Dan tidur membelakangi kevin.

Disaat velycia mau menutup mata karena mengantuk dan secara tiba-tiba dia melotot, tiba-tiba saja ada tangan yang melingkar di pinggangnya. Velycia pun menoleh kebelakang.

"Vin ih awasan sikit napa sempit ni" bukannya melepaskan malah makin mempererat pelukannya.

"Ih vin " velycia yang berusaha memberontak.

"Mmm.. Bentar vel gue juga tidak apa apain lo kalau pun iya juga tidak apapa gue juga suami lo" ucap kevin yang memejamkan matanya.

"Ih gerah vin sempit juga"

"Diem vel lo banguni yang gak seharusnya bangun" ucap kevin malah kepalanya masuk ke ceruk leher velycia yang membuatnya makin memberontak

"Tapi.. "

"Vel" suara serak kevin membuat velycia langsung bungkam dan diam.

"𝘼𝙙𝙪𝙝 𝙢𝙖𝙢𝙥𝙪𝙨 𝙜𝙪𝙚, 𝙩𝙖𝙪 𝙖𝙝 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙚𝙣𝙩𝙞𝙣𝙜 𝙜𝙖𝙠 𝙣𝙜𝙖𝙥𝙖 𝙣𝙜𝙖𝙥𝙖𝙞𝙣 𝙙𝙚𝙝 𝙬𝙖𝙡𝙖𝙪𝙥𝙪𝙣 𝙣𝙜𝙖𝙥𝙖 𝙣𝙜𝙖𝙥𝙖𝙞𝙣 𝙚𝙝 𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙𝙣𝙮𝙖 𝙜𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙨𝙞𝙝 𝙠𝙤𝙠 𝙜𝙪𝙚 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙪𝙨𝙞𝙣𝙜 𝙖𝙝 𝙩𝙖𝙪 𝙡𝙖𝙝 𝙜𝙪𝙚 𝙣𝙜𝙖𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙣𝙞 𝙢𝙖𝙘𝙚𝙢 𝙢𝙖𝙘𝙚𝙢 𝙖𝙬𝙖𝙨 𝙖𝙟𝙖 𝙜𝙪𝙚 𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙣𝙞 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚 𝙡𝙚𝙤 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙡𝙞𝙤"batin velycia dan langsung tidur begitu saja. 

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!