NovelToon NovelToon
Bodyguard Kemayu

Bodyguard Kemayu

Status: tamat
Genre:Harem / Mata-mata/Agen / Tamat
Popularitas:796.2k
Nilai: 5
Nama Author: Septira Wihartanti

Ai Awso, si Bodyguard tapi lenje, suatu saat mendapat tawaran untuk mengawal Maria Zhang, Selebritis Seksi yang galak. Maria konon dihantui oleh sosok hantu penuh dendam, namun sosoknya meneror semua agen wanita yang ia sewa. Sosok itu tidak muncul kalau ada pria di dekat Maria.
Maria benci laki-laki karena rasa traumatis. Karena itu, Ai yang kemayu kerap dipilih untuk mendampinginya.

Mereka selalu berdua kemana-mana sampai akhirnya Maria lupa, kalau walau pun kemayu, tapi Ai laki-laki tulen. Gayanya aja lenje, tapi kalau udah berantem ya lebih gahar dari pria tulen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Septira Wihartanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tante Lagi Sebel

Kita tinggalkan saja Si Ai dan Maria dengan segala keribetannya.

Saat ini alurnya mundur lagi ke belakang yak. Tante lupa bahas acara dobet detnya Rahwana.

Ya pasti suasananya heboh lah ya… yang nulis novel soalnya punya keinginan terpendam, bikin Gegana. Gempar Gempita Novel Ane.

Jadi yang punya selera cerita sedih-syahdu-syedan silahkan mampir di novelnya…

(Mohon sedulur isikan titik-titiknya siapa tahu bisa jadi rekomendasi yang novel tema Romantis Ironis Penuh Intrik apa saja ya?). Tante Author terbuka untuk segala rekomendasi yang dianggap baik, namanya juga lagi cari ilmu.

Lanjooot.

***

Mereka tiba di mall sekitar 1,5 jam sebelum film dimulai. Jadi, sekeluarga memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar.

Tentu saja ada adegan menyamar.

Pak Sebastian. Disuruh pakai peci putih sama Bu Milady. Sementara Bu Milady pakai masker untuk menutupi kecantikan paripurnanya agar tidak mencolok.

Sementara Rahwana berpenampilan biasa saja, kaos dan jeans, digandeng oleh Eyang Gandhes yang sampai di mall langsung menggeret cowok itu ke konter minuman kekinian, yang ada cotton candy raksasa.

Fatalnya, mereka couple goal banget. Baju sama-sama warna biru, walau pun beda model. Sepatu sama-sama kets putih. Dengan wajar mereka bergandengan tangan dan sesekali Eyang Gandhes memeluk lengan Rahwana dengan erat.

Intinya, nggilani bener deh.

Membuat Sita merengut melihatnya.

Bocil jaman sekarang udah bisa insecure.

Akhirnya, karena tak tahan melihat Rahwana dan Eyang Gandhes berjalan berdampingan, Sita ngambek dan…

Menubruk mereka berdua sampai gandengan tangan mereka terlepas.

Lalu berteriak sebal : "EYANG JAHAAAAT!!"

Berikutnya ia nangis meraung-raung dan lari keluar mall.

Semua hanya kaget dengan tingkah Sita. Romeo bahkan sampai meringis. "Hayo lo hayo looo," desisnya setengah joget.

"Eh, dia lari kemana tuh! Sitaaaa! Jangan lari sendirian!" seru Rahwana sambil bergegas mengejar Sita.

Dan akibatnya timbullah…

Jangkrik. Krik krik krik.

"Romantis bener kejar-kejaran," dengus Pak Sebastian. "Bagaimana kalau kita berdua makan di atas? Ada sushi enak," katanya ke arah Bu Milady.

"Oke," desis Bu Milady, "Romeo, jagain Eyang yaaaaa," Bu Milady dadah-dadah.

Romeo dan Eyang Gandhes saling lirik. "Kita nggak diajak makan sushi nih?!" protes Eyang Gandhes.

"Kita mau kencan," kata Pak Sebastian sambil dadah-dadah juga.

Romeo menyeringai, Eyang Gandhes mengernyit menatap anak itu.

"Apakah bersedia nonton berdua dengan saya Raden Putri?" Romeo menunduk dan dengan gaya ksatria, dan mengangkat tangannya untuk menyambut Eyang Gandhes.

"Lahdalaaaah, kowe kok priyayi nemen toooh," Eyang Gandhes menyambut tangan Romeo.

Romeo menyeringai sambil menggandeng mesra jemari Eyang, dan tersenyum sumringah. Terus terang saja dia lebih suka berjalan bersama Eyang Gandhes dibanding Sita.

"Mau makan dulu? Atau beli pop corn dulu? Atau kita skip aja nontonnya terus jalan-jalan di taman?" tanya Romeo lembut sambil menangkup jemari Eyang Gandhes.

"Walaaah kok aku deg-degaaaan," desis Eyang Gandhes.

"Hari ini saja lupakan soal usia ya Eyang, sekali-kali kembali ke saat muda, anggap saja aku seusia," Romeo memasukkan tangan Eyang Gandhes ke kantong jaketnya sambil tetap menggenggamnya. Lalu anak itu tersenyum simpatik ke super duper lembut memikat ke Eyang.

"Gawat Ikiii guaaawaaaat!!" desis Eyang Gandhes dengan pipi bersemu.

Sampai sini skip dulu ah. Ini perbedaan usia terjomplang yang pernah Tante Author tulis. 12 VS 200. Udah beyond imagination, takut di banned.

Bukan, ini bukan cerita Vampir. ( Huh!)

***

Seperti yang kita ketahui dari novel Catatan Rahwana, bahwa di hari senin terdapat kehebohan mengenai konferensi pers. Wartawan berdatangan dan yang menangani adalah GSA angkatan pertama soalnya Pak Sebastian datang.

Sekalian…

Menangani calon mantu.

Ini balada Pak Arman VS Om Leon.

Sementara Ai dan Maria malah mesra-mesraan.

Di sudut salah satu ruangan Garnet Land.

"Mar…" desis Ai sambil mojok ke dinding.

Sementara Maria menciumi leher cowok itu dengan bersemangat.

"Maria, sebelum you lanjut eike mau ngomong dulu," desis Ai sambil menahan hasrat yang sudah sampai di ubun-ubun.

"Ngomong aja sayang," desis Maria sambil membuka resleting celana Ai dan mengu1um isinya.

"Eh gilak latihan pake apa you bisa enak getooh?! Wooaaah…" geram Ai sambil berpegangan ke pinggir meja agar tidak limbung.

"Pake mainan, dong, hehe," desis Maria sambil memfungsikan lidahnya ke ujung.

"Mar, nggak usah lanjut ya, plis kita cari hotel aja," desis Ai sambil menarik kepala Maria menjauhi tubuhnya.

"Kenapa? Kamu nggak mau ini?" Maria mengarahkan tangan Ai ke dadanya.

"Mau, tapi dari tadi si Pak Firman setengah ngeliatin di belakang you!"

Maria diam.

Dia hanya berdiri terpaku sambil menatap Ai.

Dia bahkan tidak berani menoleh ke belakang.

"Si Ai udah gede ya sekarang, hueheheeh!" terdengar suara laki-laki di belakang Maria.

"Hei Pak," Ai melambaikan tangannya sambil masih terengah-engah. "Urusan lancar?"

"Lancar Alhamdulillah. Mau ngambil minum buat Iwan eeeh ketemu adegan cinta," kata Pak Firman.

"Ai… Dibelakang ku itu.. Manusia atau setan?" bisik Maria sambil gemetaran.

"Astral, aslinya genderuwo tapi udah terlanjur nyaman pake wujud Pak Firman setengah,"

"Mau pakai wujud yang agak gantengan sedikit seperti Pak Rey, tapi dimarahi sama Mas Iwan," kata Pak Firman.

"Ya you ambil wujud pitbull aje, ngapa you pake wujud manusia, bikin overthinking tau ga," gerutu Ai.

"Oh bener juga, seperti Sri Ratu Damaya ya! Apa kabar dia Ai? Kok bisa putus sama Penguasa Hutan?"

Ai hanya diam sambil menggelengkan kepala ke Pak Firman.

"Kenapa Ai?" tanya Pak Firman.

Ai melirik-lirik ke arah Maria untuk memberi kode ke Pak Firman supaya jangan membahas Maya soalnya…

"Heh Kamu!!" seru Maria marah sambil balik badan dan menghampiri Pak Firman. "Kamu ngajak saya berantem, Hah?! Perhatikan etika dong! Di sini itu ada saya, masih saja nyebut-nyebut mantannya?!"

"Mar jangan Mar, dese udah level pejabat, Usianya udah 300an tahun," desis Ai mewanti-wanti.

"Saya nggak takut! Dia sudah merendahkan saya! Apa hubungan kamu dengan mantannya Ai hah? Kok kamu sepertinya pro banget sampe tanya-tanya kabar dia?! Itu bukan urusan kami lagi!"

Pak Firman diam dan melongo menatap Maria. Dia kayaknya shock ditantangin.

"Mar udah Mar, ayo cabut. Pak Firmaaaan permisi dulu yaaaa…" Ai menarik Maria.

"Sebentar dulu ih kamu ngapain sih? Mau membela mantan kamu? Kalau kamu nggak suka sama sikap saya kamu kasih tau dong ke orang-orang buat tidak menyebut nama mantan kamu lagi! Atau kamu masih cinta jangan-jangan sama siluman ular itu hah?!"

"Udah Maaar duuuh bawel daaah!" Ai akhirnya membopong Maria supaya cepat kabur dari sana.

**

1
Dehan_1
aku baru nrmu novel ini..kaya nya seru..mesti baca yg mana dulu nih biar nyambung🤭
꧁🦁mufasa🦁꧂
baen ahaaaaaa.. menek2 🤣🤣
꧁🦁mufasa🦁꧂
aku ngakak bayangin wajah si lucaaaassss
꧁🦁mufasa🦁꧂
kok aku jadi twringat yang di mana itu itali yq.. si adiba marah2 ama lucas 🤣🤣
꧁🦁mufasa🦁꧂
mantan ob pacarnya six 🤣
LOVE U TOO¹
astagaaaaaaaaaaaa mosesss masih simpen aja kata2 legem itu ya... jadi inget
LOVE U TOO¹
cie cie.. mantannya sri ratu darmaya.. alias pai su chen 🤣🤣
LOVE U TOO¹
iklaannn yooo... rimeo perni penari topeng
LOVE U TOO¹
ide yg bagusss aii biar si kamfret dapat suprised...
sukensri hardiati
sukaaa.../Rose//Heart//Pray//Ok//Good/
Cicak Speed
cucunya blm jadi x ahh
Cicak Speed
ai ijo matanya dikasih pinjem barang branded
widya widya
Baca ulangg.. karena kangen sama si Lenje Ai
Vlink Bataragunadi 👑
bjiiir baru 2 paragraph aja aku udah meleleh/Facepalm/
Vlink Bataragunadi 👑
madam, generasi pertama kaliiii
Vlink Bataragunadi 👑
ni otak Yoga ga ketuker ama pakde nya kan?
Vlink Bataragunadi 👑
aduh.... lagi....
Vlink Bataragunadi 👑
aduh..... /Cry//Cry/
Vlink Bataragunadi 👑
bjiiiir aing kaget!!! kok aku ga inget ya ad part ini padahal baca ni novel berulang-ulang
Vlink Bataragunadi 👑
dih, she falls first, but he falls harder
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!