NovelToon NovelToon
TERPAKSA MENIKAH DENGAN DUDA MUDA

TERPAKSA MENIKAH DENGAN DUDA MUDA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:11.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: karmela

Novel berseason

Season 1
1. Terpaksa menikah dengan duda muda
menceritakan kisah lala, anak sma yang harus menggantikan kakak sepupunya untuk menikahi suami dan juga merawat anaknya. Awalnya Dimas tak mencintai Lala, tapi seiring berjalanannya waktu dia mulai khawatir dan mencintai lala.

2. Ara-Alex Version.
Season 2 dari kisah ini menceritakan Ara, anak sulung Dimas yang terpaksa menikah dengan Alex. Duda beranak satu, Ali. Cek buku di diprofil ya guys.

3. My Baby.
Versi Lia dan Ali. Lia adalah kembaran Lio, anak Ara dan Alex yang awalanya dipaksa menikah dengan Nathan, yang tak lain adalah Ali yang mengalami kecelakaan pesawat bertahun-tahun silam. Ali ingin membalas dendam tapi dia malah jatuh hati pada Lia. Cek lebih lengkap diprofil guy.

Ada juga kisah cinta Bastian. Mantannya Lala dan kisah seru lainnya. Langsung cek diprofil aku aja ya guys.

Sekian dan terimakasih. Semoga kalian suka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon karmela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HILANG

Dimas terus membopong lala masuk ke mobilnya. Lala terus saja meronta, tapi tenaga dimas jauh lebih kuat darinya. Bu lek dan dua sahabat lala hanya bisa melihat sikap kasar dimas, yang memang tak ada cara lain lagi. Mereka juga tak bisa membujuk Lala dengan baik-baik.

Dimas mendudukan lala dikursi samping ke kemudinya. Lala baru akan melepaskan sabuk pengamannya. Tadi Dimas langsung menahannya. Walau sangat kasar.

"La, diem! Atau kita akan kecelakaan bersama nanti." Lala terdiam, dia gak mau kecelakaan. Mungkin nomer satu yang akan tiada bayinya.

Dimas mengemudikan mobilnya perlahan. Sepanjang jalan dia tak melepaskan genggamannya pada Lala. Takut Lala kabur. Lala hanya diam dan memikirkan bagaimana dia bisa menyelamatkan bayinya.

Bu lek, Fitri dan Pipit menyusul Dimas ke rumah sakit. Bu lek menelpon mama Dimas untuk memberikan kabar. Mama dimas langsung bergegas ke rumah sakit.

-

Dimas masuk ke rumah sakit dengan memaksa Lala, membopong Lala. Walau Sepanjang jalan banyak pengunjung rumah sakit yang memperhatikan keduanya. Lala hanya bisa menangis dan meronta diatas badan dimas.

"Tante, lakukan yang terbaik." membawa lala masuk ke ruangn tante kintan.

"Dim, tante gak bisa lakuinnya kalau lala menolak." Kinta tak tega melihat Lala yang menangis dan meronta, menoba melepaskan diri dari Dimas.

Dimas memegangi kedua tangan lala agar lala tak memberontak ketika akan disutik biusnya.

"Tante. Aku gak mau kehilangan Lala kayak Tania tan. Aku gak butuh anak lagi selain Ara. Dimas sudah punya Ara."

Lala melemah mendengar ucapan Dimas. Kenapa tidak bilang dari awal kalau dimas tak menginginkan bayinya. Lala pasrah. Tante kintan menyunyikan obat bius untuk menukai kuretnya. Dimas berjaga diluar.

Sementara didalam kintan sedang bersiap-siap untuk melakukan operasinya. Lala tersadar, seorang suster disana juga sedang menyiapkan bebetaoa alat. Lala langsung kabur keluar.

Dimas mendapat telpon dari eko, karena tak ada sinyal dimas keluar untuk mencari sinyal. Eko membicarakan beberapa masalah kantor yang mendesak, walau eko tau dimas sedang tidak bisa konsen dengan perusahaan. Tapi eko butuh tanda tangan djmas. Eko datang ke rumah sakit hanya untuk meminta tanda tangan dimas.

Lala keluar ruangan dan tak melihat dimas. Lala langsung lari dan kabur dari sana. Tante kintan dan suster keluar mencari Lala. Bu lek, Fitri, Pipit dan mama dimas baru saja datang. Mereka ikuf panik dan mencari keberadaan Lala.

"Dim. Angkatt dimm..." Mama dimas mencoba menelpnnya.

Dimas masih dengan eko. Dimas panik setelah menerima telpon dari mamanya. Eko dan Dimas memencar mencari Lala.

"Lala gak mau dioperasikan dim?" Eko.

"Iya. kenapa?"

"Kalau dia kabur, dia pasti cari kendaraan supaya bisa pergi ke rumah sakit."

Dimas dan eko langsung berlari keluar, mereka ke tempat parkir.

"Mobil gue, lupa gue kunci." Dimas baru ingat. Keduanya langsung lari ke tempat parkir mobil Dimas.

Lala sudah disana dan masuk ke mobil Dimas. Lala duduk di mobil kemudi dan menjalankan mobilnya.

"Lala bisa nyetir dim?" Eko menunjuk lala yang masuk ke mobil dimas.

"gak tau." Dimas dan eko berlari mengejar mobil dimas yang lala bawa.

"Gimana dim?" bu lek dan yang lain bertemu diluar rumah sakit, bu lek bertanya pada Dimas.

"ma, lala bawa mobil dimas." Dimas. Semua orang jadi makin panik.

Fitri dan Pipit ingat lala pernah cerita kalau dia diajar menyetir mobil oleh tania. Tante kintan meminta dimas untuk segera menyusul Lala yang masih terpengaruh obat bius. Dimas meminjam mobil mamanya dan langsung mengejar Lala.

Lala melajukan mobilnya dengan kecepatan normal. Lala menyetir sambil menangis.

Mobil dimas tiba-tiba ada disamping Lala. Dimas membuka kacanya dan berteriak pada lala. "La, berhenti. Pinggirin mobilnya."

Lala malah semakin mempercepat laju mobilnya. Dimas tak kalah cepat memacu mesin mobilnya. Dimas tak punya pilihan lain.

"La, berhenti atau aku paksa berhenti mobil kamu." Dimas lagi membujuk Lala. Tapi Lala tak menghiraukannya.

"La, jangan pernah berhenti. Tabrak mobil aku aja." Dimas.

Dimas tak memikirkan pilihan lain selain ini, Dimas mempercepat laju mobilnya dan membanting setir, menyelip dan berhenti tepat didepan Lala. Lala berusaha menginjak rem tapi terlambat. Mobil lala menabrak mobil dimas. Lala tak sadarkan diri.

Dimas keluar dan menghampiri mobil Lala. Dimas terpaksa memecahkan kaca mobilnya karena pintunya kunci dari dalam.

"La.." Dimas memeriksa Lala yang tak sadarkan diri. Dimas melihat kaki lala, yang hanya memakai gaun santai untuk di rumah, sepanjang lutut sudah ternoda dengan darah.

"Maafin aku la."

Dimas kembali membawa lala ke rumah sakit. Lala tak sadarkan diri setelah kecelakaan itu. Dimas meminta tante kintan untuk segera mengoperasi lala. Kintan tak punya pilihan lain, bahkan Lala sudah pendarahan.

Semua orang menunggu dengan cemas. Setelah selesai Kintan keluar. Kintan menyuruh mereka untuk meninggalkan Lala supaya Lala bisa istirahat setelah operasi. Fitri dan Pipit pun pamit. Fitri meminta bu lek untuk mengabarinya jika Lala sudah sadar. Bu lek berjanji pasti akan mengabarinya.

Djmas terlihat yang paling, terluka, sedih. Keadaannya berantakan, Dimas terus saja mengacak rambutnya dengan frustasi. Mama dimas mencoba menepuk bahu dimas untuk menguatkan dimas. Dimas menangis dalam pelukan sahabatnya.

Bu lek yang masuk lebih dulu. Bu lek melihat Lala yang menggerakan tangannya. Bu lek langsung memanggil Dimas untuk masuk.

"Dim, Lala udah sadar."

Dimas dan mamanya masuk untuk melihat keadaan Lala. Bu lek ada disamping lala.

"Bu lek, anak lala baik-baik aja kan?" Lala melirik bu lek dan bertanya penuh dengan harapan, kalau dia akan mendapatkan kabar baik.

Bu lek diam tak bisa menjawab. Dia hanya bisa menggeleng menjawab Lala. "kalian ambil anak aku?" Lala menangis melihat bu lek yang menggeleng.

"Lala kecewa sama bu lek. Lala benci sama bu lek. Bu lek kenapa izinin anak lala diambil." Lala mencoba melepaskan infunaha. Dimas yang melihatnya menahan tangan Lala.

"Semua karena kamu mas. Kalau mas dimas gak menginginkan anak lala, kenapa mas dimas harus suruh lala bunuh bayi lala." Lala tak sudi dimas menyentuhnya. Lala mendorong tubuh dimas dengan tenaga yang tersisa.

"Pergi. Lala gak mau liat mas dimas sama bu lek."

"Sayang tenang yaa.." Mama dimas mendekati lala dan mencoba menenangkan lala. Memeluk Lala erat.

"Lala, lala pasti punya kesempatan untuk mengandung lagi sayangg... Lala tenang ya."

Lala menangis dalam pelukan Mama mertuanya. Sampai Lala kembali mersakan sakit diperutnya karena habis kuret. Lala pingsan dalam pelukan mama dimas. Dimas yang melihat mamanya kesusahan langsung mendekat dan menopang tubuh lala. Menidurkan lala kembali.

Bu lek memanggil suster dan dokter. Kinta datang untuk memeriksanya.

"Gak papa, Sakitnya cuma efek setelah kuret. Setelah beberapa hari dirawar lala bisa pulang." Tante kintan pamit keluar.

1
Shifa Burhan
novel paling menjijikan yang pernah kubaca
Shifa Burhan
hebat pikiran mi Thor

lala merasa tidak enak pada bastian tapi lala sama sekali tidak peduli sama perasaan suaminya

hebat pemikiran mu Thor, hebat sekali

dari sini bisa disimpulkan Thor pola pikir mu kau lebih mementingkan perasaan pria lain dari pada perasaan suami mu

pola pikir kayak gini kau bawa kedalam novel, dan kau bangga

miris
Siti Halimah
bikin penasaran ceritanya
Citra Silvia
bagus ceritanya
Rety Paputungan
lanjut penasaran sama si wiwin pelakor
Wirda Wati
lsnjuut
Wirda Wati
punya suami aneh...
Wirda Wati
Dimas emang lebay...
Wirda Wati
Jadi laki laki itu legowo....
Wirda Wati
👍👍
Wirda Wati
dak,Dig,dug,dertt
Wirda Wati
👍👍👍👍
ARA
😂😂😂😂😂😂😂
ARA
papa jangan ciumin "lala".. #typo
ARA
😂😂😂😂😂😂😂
Nunggu 40 hari aja dah jumpalitan lha ini 1 atau 2 th.
Ga kuku😂😂😂
ARA
Lala kadang2 ye wkwkwkk.. Terima tamu ya jangan di kamar tidur gitu lhoo.. Ga etis😒
ARA
Niko dan Eki#typo
ARA
Maunya bapake itu sih😁
ARA
Rempong amat sih bu Lek.. Ntar juga diumumin nama jagoan ya lala & Dimas.. Kayak gini nih ga sadar ngulik hati yg lagi adem 😒
ARA
😂😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!