NovelToon NovelToon
Gairah Sang Tuan Muda

Gairah Sang Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:28.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kak UPe

"Bukan kah diaa.....si gadis Hello Kitty?" Batin Rey, memperhatikan Alice dengan gerak mata saja.


“Waah! Mulai ribut nih!!” Seru Alice dalam hati.


“Harus cari tempat yang PEWE untuk nonton.” Batinnya sambil melemparkan pandangannya ke segala arah di dalam ruangan itu,mencari kursi yang dapat ia gunakan untuk nonton. Karena tidak mungkin dia nonton di area sofa secara semua para pemain sedang berada disana.


“Nah itu dia!” Seru Alice saat melihat kursi nganggur di depan meja kerja Rey. Alice berpikir untuk menarik kursi itu di pojokan untuk nontonin perang besar para wanita pemuja Reyfaldi Arthur. Mana tahu ini bisa menjadi inspirasi untuk novel nya di NovelToon.


“Seru nih!!!” gumam nya sambil pelan-pelan berjalan menuju kursi yang dia tuju di tengah kegaduhan itu, persis seperti seorang maling.


Alice masih tidak tahu kalau Rey tengah memperhatikan nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak UPe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#30.

Secara nama Bram ada diurutan paling atas dari daftar cucu yang berhak menerima seluruh harta kekayaan keluarga Arthur.

“Apa lagi yang kau tunggu Andini ! Cepat mulai lah acara ini!” ketus Robert yang jadi kesal melihat Andini diam saja sedari tadi padahal dia sudah menyuruh Andini untuk memulai acara ini.

“Sungguh buang-buang waktu ku! Tidak seefektif dan seefisien Alice ku!” Gumam Robert dalam hati tanpa sadar.

Andini yang mendengar Robert mengomel akhirnya tidak punya pilihan lain selain melanjutkan pertemuan ini.

“baiklah ayah.” Ucap Andini, pelan. “ Jadi begini ayah. Aku dan keluarga nya Delena setuju untuk mempercepat pernikahannya Reyfal dan Lusy. Menurut kami tidak baik jika mereka selalu berduaan di kantor terlalu lama dengan status hanya sebatas tunangan. Jadi supaya orang-orang tidak berpikiran macam-macam terhadap mereka, aku dan Delena putuskan akan mempercepat pernikahan Rey dan Lusy. Bagaimana menurut ayah?” Andini terpaksa meminta pendapat ayah mertua nya.

Tidak mungkin kan dia mengabaikan begitu saja keberadaan ayah mertua nya disana.

“Kenapa kau bertanya kepada ku? Memang aku yang akan menikah? Kau tanyakan langsung pada putra mu! apakah dia bersedia pernikahan ini dipercepat? Kalau kepada Lusy tidak perlu kau tanyakan, sebab dengan kedatangan nya ke tempat ini saja sudah menunjukan kalau dia bersedia pernikahan ini di percepat.” Jawab Robert, menatap cucu nya dengan tatapan yang tajam.

“Bagaiman Reyfal? Apa kau bersedia? Kalau pernikahan ini dipercepat? tidak minggu depan maka paling lambat bulan depan. Kira-kira seperti itu rencana kami?” tanya Andini pada putra nya.

Reyfal melihat pada semua orang yang hadir di ruangan itu dengan tatapan dinginnya. Setelah yakin semua orang menunggu jawabannya, maka Reyfal pun mulai menyatakan pendapatnya.

Sesaat kemudian...

“Bagaiman Reyfal? Apa kau bersedia? Kalau tidak minggu depan maka paling lambat bulan depan. Kira-kira seperti itu rencana kami?” tanya Andini pada putra nya.

Reyfal melihat pada semua orang yang hadir di ruangan itu dengan tatapan dinginnya. Setelah yakin semua orang menunggu jawabannya, maka Reyfal pun mulai menyatakan pendapatnya.

“Aku sama sekali tidak keberatan mempercepat pernikahan ini. Menurut pendapat ku, semakin cepat semakin baik. So, minggu depan juga tidak masalah.” Ucap nya membuat rahang Bram mengeras saat mendengar wanita nya akan menikahi dengan sepupu nya sendiri.

“Heem... jadi kau tidak keberatan dengan pernikahan ini Reyfal?” Robert menanyai Reyfal ulang.

“Apa kakek keberatan aku menikah dengan Lusy?” Reyfal malah menanyakan hal yang sama pada kakek nya.

“Aku keberatan? Hohoho tentu saja tidak. Lusy adalah wanita yang sangat baik. Dan sosok istri yang sangat sempurna.” Ujar nya penuh penekanan. “Kau pasti tahu itu kan? Maka nya kau memilih Lusy sebagai istri mu.” Tekan nya lagi.

“Ya, kakek benar!” jawab Reyfal tanpa senyum sama sekali.

“Well, baiklah. Seperti nya rapat ini berjalan dengan sangat baik. Saking baik nya hanya butuh waktu tujuh menit saja untuk memutuskan seorang Arthur menikah. But, it’s ok! It’s ok! Aku benar kan Bram? Walaupun ini sangat singkat, but it’s ok untuk semua nya.” Ujar Robert pada Bram.

“Ya kek. Semua baik-baik saja.” Jawab Bram yang tidak bisa melepaskan pandangan kesal nya pada Lusy yang sama sekali tidak memperlihatkan penolakan sedikit pun.

“Aku dan Bram pamit dulu. Tidak ada acara makan-makan setelah ini kan? Mana tahu ada perayaan setelah keputusan besar ini.” Ujar Robert penuh sindiran.

“Tidak ada kek. Semua orang akan kembali ke rumah nya masing-masing karena aku akan berangkat ke kantor sebentar lagi.” Usir Rey secara halus untuk semua orang, tidak terkecuali kakek nya.

“Heem.. baiklah. Ayooo semua nya silahkan pulang. Kau juga Bram, pulang lah duluan. Aku baru teringat aku masih ada urusan kantor yang harus aku bicara kan dengan Rey. Saat dia bilang kantor tadi aku baru teringat sesuatu.” Ujar Robert yang ikut-ikutan mengusir semua orang dari ruangan itu.

“Kecuali kau Lexi, tolong buatkan aku roti bakar selai kacang. Aku sangat rindu dengan roti bakar buatan mu.” Sebut Robert pada Lexi.

“Aku?” tunjuk Lexi pada diri nya. Lexi tidak merasa kalau dia pernah membuat kan roti bakar selai kacang untuk bos besar nya.

“Tentu saja diri mu!!! Memangnya ada Lexi lain di rumah ini?” Tanya Robert kesal.

“Ada, ini!” Jawab Lexi dengan wajah lempeng nya, dan menunjuk pada kura-kura mini di dalam aquarium yang ada di sebelah nya.

“Apa itu?” tanya Robert yang tidak bisa melihat dengan jelas apa yang di tunjuk oleh Lexi.

“Lexi.” Jawab Lexi apa ada nya..

“Lexi?” ujar Robert semakin bingung dan akhir nya pergi mendekat ke tempat Lexi duduk untuk melihat langsung benda apa yang dikatakan oleh Lexi.

"Kura-kura?" Batin Robert saay melihat ke dalam aquarium itu.

“Heeem... Ulangi!” Perintah nya.

1
Dadang Hendrayana
tetep berkarya...swmoga jd penulis terkenal sejagad bumi...aamiin
mimief
sebenarnya bukan egois si yaa
karena dia melihat kesedihan yg dalem dari anaknnya, penghianatan dan kematian cucu nya yg tragis
dia ga mau cucu nya ngalamin lagi... karenanya sakitnya sakit bgt.
mungkin caranya salah
tapi salah satu dia ngelindungi cucu nya
tapi dia lupa,,kepala walaupun semua warnanya hitam tapi ttp kan isi pasti beda beda
mimief
lahh..kan jodoh di tangan author
yg pasti kak upe lah yg menang
mimief
boleh bis..bisa diatur
apa si yg gak buat kamu 🤣🤣
mimief
bener kan.. tidur bareng
tidur doank
hei..kata nenek ku
tidur bareng itu ga bahaya,yg bahaya kl ga tidur di tempat tidur🤣🤣
mimief
Cemen..maennya ngaduan🤣
mimief
jadi inget scane Lusy berantem Ama Adelia Alicia narik bangku buat nonton 🤣
mimief
jangan terkecoh Anis
konsep..itu
cuman sebuah konsep sandiwara cinta 🤣
mimief
masa lalu sama masa depan ketemu
wkwkwkwk
mimief
lagian..mana ada orang nembak jadi pacar kaya ngajak main gundu🤣🤣
mimief
ga kuat Juga rey menghadapi godaan itu🤣🤣
mimief
inget Rey,dia itu toge yg dulu Lo cela 🤣🤣
mimief
lap dulu mulutnya Al,keluar ga iler nya🤣🤣
mimief
kita aja yg cuman baca baper Lex,apalagi kau yg kiat live🤣🤣
mimief
kita aja yg cuman baca baper Lex,apalagi kau yg liat live🤣🤣
mimief
mandi junub lah,kan gegara nya juga kamu🤣🤣
mimief
dan ada pertunjukkan live ya🤣🤣
mimief
kl ngomong mesjti spesifikas donk Al
kan ga salah sentuh disitu🤣🤣
mimief
mau dihukum kyk begitu🤣🤣
mimief
awas Al..jatuh cinta ga di cover BPJS kaya jatoh sari motor
repot cari jaminan sosial nya
kecuali babang itu yg mau jaminin,sekalian masa depan kita
eaaaaa, 🤣😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!