Kinara adalah istri yang tak dianggap kehadirannya oleh Andreas. Penampilan nya yang tak terurus membuat dirinya kerap kali di hina oleh orang-orang sekitar.
Setelah melahirkan tubuh Kinara bertambah gemuk membuat Andreas semakin jijik melihatnya.
Sehingga suatu malam Andreas membentak anaknya karena menangis di tengah malam membuat Kinara tak terima.
Seorang ibu tak akan rela anaknya di bentak?!
Ternyata tak hanya dirinya yang tak di anggap. Melainkan buah hatinya juga, Andreas tak menganggap kehadiran anak kandungnya itu.
Kinara yang jenuh pun memilih bercerai dengan Andreas!
Kinara bersumpah akan membalas dendam pada Andreas dan orang-orang sekitar yang selama ini memandangnya dengan sebelah mata.
Lalu bagaimana kisah Kinara yang berjumpa dengan Duda Tampan satu anak?
Janda dan Duda?? Mungkinkah bersatu dalam ikatan pernikahan??
Cerita ini mengikuti event MENGUBAH TAKDIR WANITA.
Jadi mohon dukungannya dengan cara LIKE KOMENTAR VOTE DAN BERI RATING 5 😁🤗
PLATGIAT MENJAUH ❌❌❌
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kisss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nara, Will you marry me?
Cup.
Dirga memberanikan dirinya untuk mengecup bibir ranum milik Kinara yang sedari tadi begitu menggoda jiwa duda nya.
Awalnya hanya mengecup, namun, saat tak ada penolakan dari Kinara membuat pria tampan itu memberanikan dirinya untuk melakukan lebih dari mengecup.
Entah mengapa, Kinara pun ikut memejamkan matanya menikmati ciuman lembut itu.
Tak ada hasrat menggebu-gebu dan kekasaran dalam ciuman tersebut. Hanya ada kelembutan dan rasa manis melebihi permen kapas yang pernah Kinara makan saat kecil dulu.
Perlahan Kinara ikut membalas ciuman tersebut meski kamu, bahkan, gak jarang janda muda itu menggigit bibir Dirga karena tak lihai berciuman.
Dirga segera melepaskan ciuman tersebut karena takut akan kelepasan. Kulitnya sudah panas dingin dan itu akan berbahaya untuk Kinara.
"Nara," panggil Dirga pelan dengan suara serak.
Kinara menatap sayu bola mata Dirga membuat pria tampan itu harus mati-matian menahan diri untuk tak menerjang Kinara yang terlihat seperti permen kapas.
"Iya, Kak."
Dirga segera menekuk satu kakinya di lantai. Pria tampan itu menggenggam tangan kanan Kinara, lalu mengecup lembut punggung tangan Kinara.
Wajah cantik Kinara merona mendapatkan perlakuan manis Dirga.
"Nara, mungkin ini akan terdengar dadakan dan menggelikan. Aku bukanlah penyair yang bisa merangkai kata layaknya puisi."
"Aku juga bukan perayu ulung yang bisa menggoda mu dengan segala bujuk rayu!"
"Aku juga bukan pria romantis yang bisa menciptakan suasana romantis. Aku juga bukan anak muda yang masih perjaka!"
"Aku hanyalah seorang pria dewasa dengan status duda satu anak! Aku hanyalah pria biasa yang memiliki rasa cinta dan ketertarikan untuk menata rumah tangga bersamamu!"
"Tapi, percayalah! Aku termasuk pria setia yang tak pernah berpindah ke lain hati bila sudah ada satu hati yang aku singgahi."
"Percayalah, aku adalah pria sejati tanpa janji! Aku tak bisa janji karena takut tak bisa menepati. Bagiku lebih baik memberikan bukti daripada hanya kata-kata manis yang belum tentu bisa aku tepati!"
"Aku tahu ini sangatlah tergesa-gesa, kita baru beberapa bulan yang lalu mengenal. Bahkan, masih banyak rahasia di antara kita yang belum bisa kita ceritakan satu sama lain!"
"Tapi, Nara! Rasa cinta ku ini tak bisa ku bendung lagi. Harus ada pelampiasan nya, dan kamu adalah sebaik pelampiasan dari rasa cintaku ini."
"Nara, maukah kamu menjadi istriku? Menjadi ibu dari anak-anakku kelak? Menjadi pendamping hidup ku, susah maupun senang. Miskin maupun kaya, sehat maupun sakit!"
Hati Dirga berdebar-debar kencang saat mengatakan kata-kata manis tersebut.
Pria itu mengatakan bukan penyair yang tak bisa merangkai kata layaknya puisi! Akan tetapi, saat ini para penyair ahli pun akan merasa dikalahkan bila mendengar kata-kata Dirga.
Pria itu mengatakan bukan perayu ulung, akan tetapi, bila sang perayu ada di sini. Pastilah sang perayu akan malu karena kata-kata Dirga tadi layaknya master perayu.
Tangan Kinara berubah menjadi dingin, janda muda itu merasa gugup sekaligus bahagia. Bahkan sedari tadi air matanya menetes sendiri tanpa busa di tahan.
Dirinya merasa di istimewa kan oleh Dirga.
Kinara terbiasa tak dianggap keberadaannya, dia terbiasa diperlakukan layaknya angin lewat.
Akan tetapi, Dirga berbeda. Dia membuat Kinara merasa seperti peran utama di dunia ini.
Dia merasa seperti ratu di hadapan Dirga.
Padahal dulu, orang-orang hanya menganggap nya Upik abu, bahkan suaminya sendiri.
Upps … ralat, mantan suaminya.
Dirga yang melihat Kinara terdiam dengan air mata yang menetes pun merasa geregetan.
"Nara, Will you marry me?" tanya Dirga lantang.
*
*
*
Bersambung.
Doakan author biar cepat sembuh, dan nanti malam up lagi 🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏
bagus banget ceritanya..
mengandung banyak pelajaran yg bisa dipetik untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari..
bakalan maraton semua karya2mu kak, in syaa Allaah..
baca sekelumit kisahmu, benar2 mengandung banyak bawang..
yakinlah bersama kesulitan, ada kemudahan..
Allah tidak tidur kak..
teruslah mendekat pada Allah, karena sejatinya semua solusi permasalahan hidup kita ada di tangan-Nya..
semangat terus ya kak.. 💪🏻
semoga sehat selalu dan tetap semangat dalam berkarya..
semoga sukses selalu ya kak, pantang menyerah jangan pernah putus asa..
Allah selalu bersama kita.. 💪🏻💕😘😍🥰🤩
vero di novel mana ya?
sungguh mantap ✌️🌹🌹🌹🌹
terus berkarya dan sehat selalu 😘😘