NovelToon NovelToon
Langit Biru

Langit Biru

Status: tamat
Genre:Patahhati / Badboy / Bad Boy / Teen Angst / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

"Jangan mencintaiku, karena aku tidak ingin menyakitimu."

"Bila kau tak izinkan aku mencintaimu, setidaknya izinkan aku untuk tetap bersamamu."

Menjadi cucu pemilik sekolah, membuat Langit semakin tak tersentuh. Meski kenakalan nya di atas rata-rata, namun tidak ada yang berani mengusik nya, bahkan guru sekalipun.

Namun, sejak kedatangan seorang murid baru berwarna Biru, yang tanpa sengaja memetik bunga mawar putih yang telah ia rawat beberapa tahun, membuatnya berubah 180°.

Akankah Biru mampu mengubah sifat Langit? Namun, bagaimana bila pada akhirnya Biru malah akan menambah luka pada cowok itu?

Yuk ikuti cerita singkat antara Langit dan Biru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Hari ini, SMA Gaharu kembali bertanding dengan SMA Garuda. Tidak ada agi sorot mata tajam atau permusuhan di mata Langit maupun Nathan. Sejak kejadian saat itu, keduanya sudah saling memaafkan dan berteman. Bahkan Gerry dan Maxim pun kini juga sudah akrab dengan nya.

Pertandingan di mulai dan penonton sellau bersorak meriah, sementara itu Biru yang biasanya tidka suka mengikuti acara seperti ini, namun hari ni ia ikut duduk berbasis dengan para penonton lain nya, menyemangati kekasih nya dan juga sahabat nya, Nathan.

“Sumpah Ru, cowok lo keren banget!” sorak Sasa semakin heboh saat melihat Langit kembali berhasil memasukkan bola ke dalam ring.

“Eh, gue baru sadar ternyata Nathan juga gak kalah keren. Lihat deh, ganteng banget astaga itu keringet nya, gue ngerasa jadi pengen ngusapin duhhh sweet banget pasti, aaaaa!” rengek Rina yang sejak tadi tidak berhenti memerhatikan Nathan.

“Astaga, kalian berdua ini hahaha.” Biru hanya mampu tertawa mendengar celotehan dua sahabat nya, “Eh aku ke toilet dulu yah,” kata Biru lalu pamit kepada Rina dan Sasa karena ia sudah menahan kemih sejak tadi.

“Eh Ru, nanti dulu napa. Sebentar lagi, lima menit lagi selesai nih pertandingan nya,” keluh Sasa seolah enggan meninggalkan lapangan.

“Gapapa, kalian disini aja, aku Cuma sebentar kok.” Kata Biru tersenyum.

“Tapi Ru—“

“Gapapa Sa, Rin. Udah ah Cuma sebentar doang, udah gak kuat nih!” dengan cepat Biru segera berlari kecil menuju kamar mandi, dan tanpa ia sadari sejak tadi gerak gerik nya sudah di intai oleh seseorang.

Dan saat orang itu melihat kepergian Biru sendirian, ia pun memanfaat kan kesempatan ini dengan mengikuti Biru ke toilet.

Biru nampak bernafas lega saat sudah selesai mengeluarkan semua kemih nya, Ia segera mencuci tangan nya dan bergegas untuk kembali ke lapangan lagi. Namun, saat dirinya hendak keluar, tiba tiba langkah nya terhenti saat mendengar suara yang begitu ia kenal.

“Udah bahagia ya Lo sekarang!” cibir nya dengan sinis, sontak membuat Biru langsung membalikkan tubuh nya dan menatap seorang gadis yang tengah menatap nya dengan tajam.

“sisil, bukankah kamu—“

“Iya,gue udah di keluarin dari sini, dan itu gara gara elo!” sentak nya dan langsung menjambak rambut Biru dengan sangat kuat.

“Aaauwwhhh!Sakit Sisil sakit!” jerit Biru kesakitan dan berusaha melepaskan cengkraman tangan Sisil.

“Gara gara elo, Langit jadi benci sama gue, dan gara gara elo juga Langit sampai ngeluarin gue dari sekolah ini!” bentak nya lagi dan semakin membabi buta, kini tubuh Biru langsung di hempaskan hingga tersungkur ke lantai kamar mandi.

“Sil—“

“Apa lo hah! Sekarang lo udah gak bisa kabur lagi dari gue. Saat nya lo ngerasain apa yang gue rasain!” Pekik nya dan kembali menjambak rambut Biru lalu menghempaskan nya, dan itu ia lakukan sampai berulang kali.

“Sil aku mohon lepaskan, aku—sakit Sil,” pinta Biru menahan sakit, tubuh nya sudah semakin lemas dan nafas nya semakin terasa sesak.

Kepala Biru terasa seperti di hantam sebuah batu besar, sangat menyakitkan namun ia berusaha untuk tetap sadar.

“Kalau saja lo gak datang ke sekolah ini, kalau saja lo gak hadir di hidup gue dan Langit, tentu saat ini gue udah jadian sama Langit, ngerti gak lo! Gue heran, sudah berapa kali lo kasih tubuh murahan lo ke Langit sampai dia tega ngeluarin gue dari sekolahan ini hah!” bentak Sisil membuat hati Biru semakin terasa sakit.

1
Rizky Rahma Aulia Akbar
sudah baca beberapa kali tetep aja sedih nangis😭😭 tapi aku suka alur ceritanya
IG - @ Mommy_ar29🦋: makasih kakak 😘🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Sandisalbiah
hadehh.. kenapa sih nasib Biru harus se miris ini.. sedih tau...
princes Elsa
aduhhhh
princes Elsa
😭😭😭😭😭😭
princes Elsa
Alhamdulillah langit datang
princes Elsa
akhirnya langit tau kalo biru lagi sakit
princes Elsa
ehh
princes Elsa
lah keceplosan 😂😂
princes Elsa
hmm pasti biru dikerjain nih
Romai Romailah
/Rose/
Ida Rodiah
Luar biasa
Scorpio💞💙💙💙
Biru lekas sembuh🤗Sisil gak tau aja biru sedang sakit keras
Nur Ramadani
Luar biasa
Mbak Nung
ember mana ember, udah banjir nih
Mbak Nung
air mata dan ingus berlomba keluar
Reni Setia
makasih author,,,, aku suka novelnya walo menguras air mata
Yuliana Sasmiyati
Karena ceritanya sad ending aku nggak jadi baca karena aku nggak suka cerita sad ending
IG - @ Mommy_ar29🦋: s2 nya happy ending sayang, Langit Jingga
total 1 replies
Nur Wahyuni
ceritanya sedih banget.. menguras air mata
Tara Lestari
ku menangiiis😭😭😭😭😭
Tara Lestari
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!