NovelToon NovelToon
Rahasia Istri Culunku

Rahasia Istri Culunku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:760.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nurma Azalia Miftahpoenya

Perjuangan seorang Gadis bernama Aracelia Daneen Gunawan untuk meluluhkan hati seorang karyawan biasa di kantor ayahnya.
Ali Danish Mahendra adalah seorang pria yang terpaksa menikahi Putri Tunggal sang Bos di kantor dia bekerja.

seperti Apakah perjuangan Ara untuk Ali.

Simak kisahnya disini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurma Azalia Miftahpoenya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Op*rasi

Ali tersenyum saat melihat Ara salah tingkah, gadis itu menundukkan pandangan. Bermaksud menyembunyikan air matanya.

"Jangan menangis, Moon, aku tidak suka wanita cengeng. Kau bilang, mau meluluhkan hatiku dalam waktu satu tahun. Tapi, baru hari pertama menjadi istriku. Kamu, sudah mau menyerah?"

Mendengar ucapan Ali, Ara segera menggelengkan kepalanya. Mana mungkin dia menyerah begitu cepat, perjuangannya masih panjang, demi sang sahabat.

"Tidak, Da-eh, Sun, aku tidak akan menyerah," Ara menjawab dengan gugup saat bibirnya hampir memanggil Ali dengan nama Danish.

"Baguslah, ayo sholat dulu. Moon." Ali mengakhiri obrolan mereka di sana.

Ara segera mengambil mukena miliknya, lalu mengikuti Ali ke dalam mushola di mantion besar papi Adit.

Ali mengambil shaf di depan, sedangkan Ara di belakang sebelah kanan Ali. Ara memakai mukena yang baru saja di belinya.

"Bagaimana niatnya, Sun?" Ara berinisiatif bertanya pada suaminya.

"Ikuti aku ya Moon, kalau aku Imaman kamu ganti dengan Makmuman," Ali memberitahu sang istri dan Ara mengangguk mengerti.

"Ushallii fardhal 'ashri arba'a raka'atin mustaqbilal qiblati adaan imaman lillaahi ta'ala," Niat yang di ucapkan oleh Ali.

"Ushallii fardhal 'ashri arba'a raka'atin mustaqbilal qiblati adaan makmuman lillaahi ta'ala." Ara megucapkan niat sesuai dengan yang di ajarkan oleh Ali. Gadis itu cukup pintar dalam menyerap ilmu yang di berikan kepadanya.

"Allahu Akbar." Ali melaksanakan sholat ashar sebagai imam di ikuti oleh Ara sebagai makmum. Ara dengan baik mencerna apa saja yang di baca oleh suaminya. Dari mulai Ali melakukan takbir hingga Salam, gadis itu mengikuti tanpa ada keraguan sedikitpun di hatinya.

"Assalamualaikum warrahmatullah." Ali dahulu mengakhiri sholatnya dengan salam. Di ikuti Ara, setelah itu Ali membalikkan tubuhnya, dan mengulurkan tangannya untuk di cium oleh sang istri

Ara mencium tangan laki-laki yang di cintainya dengan rasa nyaman, hingga tanpa terasa, lagi lagi air mata mengalir dari mata gadis itu. Dia menangis bukan karena cengeng. Hanya saja, Ara bersyukur bisa memiliki suami yang bisa membimbingnya.

"Kamu menangis, Moon?" Ali bertanya ketika merasakan ada air yang menetes di tangannya. Buru-buru Ara berusaha menghapusnya. Namun, tangan Ara di tahan oleh Ali. Pria itu yang akhirnya menghapus air mata yang mengalir di pipi istrinya.

"Jangan menangis, Moon." ucap Ali seraya menghapus air mata Ara dengan jemarinya. Ali yang sedang menghapus air mata Ara terlalu fokus memandang wajah teduh istrinya.

"Setelah menikah, kenapa Ara semakin terlihat cantik. Padahal, dia tidak mengubah apapun yang ada di dirinya kecuali saat pernikahan dulu?" batin Ali memuji kecantikan sang istri.

Ara masih terdiam, matanya menatap bibir Ali yang sedang menerbitkan senyum tipis. Ara merasa gugup ketika tiba-tiba Ali mendekatkan wajahnya. Pria yang dulu dingin itu, saat ini mencium keningnya lagi, Rasa nyaman seketika menjalar di hatinya. Walaupun ini kedua kalinya, Namun, kali ini berbeda. Di tempat ini tidak ada orang lain yang mengharuskan Ali untuk berakting.

Ali tersadar ketika sudah beberapa menit bibirnya mendarat di kening Ara, dengan rasa canggung Ali melepaskan kecupan mesra untuk Ara.

"Maaf, Moon. Aku terlalu terbawa suasana." Pria itu menggaruk lehernya sebagai pelampiasan rasa malunya.

"Tidak apa-apa, Sun." Ara menjawab dengan kepala tertunduk. Gadis itu berusaha menyembunyikan rona merah di pipinya.

"Aku, menciummu di sini, sebagai bukti bahwa aku akan berusaha menjadi suami yang baik untuk kamu. Moon," Ali berkata dengan yakin, pria itu menarik sang istri ke dalam pelukannya.

"Danish, apakah ini berarti, kamu sudah bisa mencintai aku?" Ara memberanikan diri bertanya saat masih dalam pelukan hangat Ali.

"Aku belum tahu, tapi, di hadapan tuhan. Aku berjanji akan berusaha mencintai kamu, Moon." Ali mengecup kepala Ara yang masih tertutup oleh mukenah.

Ara membalas pelukan dari suaminya tak kalah erat, gadis itu benar-benar bersyukur karena Ali bisa sehangat ini padanya.

Ali melepaskan pelukannya pada Ara ketika teringat, mereka bahkan belum berdoa setelah selesai sholat tadi.

"Moon, kita kan belum berdoa." ucapnya seraya menjauhkan dirinya dari sang istri.

"Iya, Sun. Ayo pimpin aku berdoa," pinta Ara dengan lembut.

"Baiklah," Ali mengucapkan beberapa doa untuk semua orang yang di kasihinya. Begitu juga dengan Ara.

"Ya Allah, terima kasih karena sudah mengizinkan aku memiliki Danish, tapi, tumbuhkanlah rasa cinta di hatinya. Agar aku tidak perlu takut lagi untuk kehilangan dia," Ara berdoa dalam hatinya.

*****

Reiner sedang ada di dalam markas Deadly Scorpion, dari info yang mereka dapat. Malam ini, mereka akan mencoba menggagalkan atau lebih baiknya menangkap pelaku B*gal yang meresahkan di suatu daerah.

"Tuan, apa kita tidak perlu mengabari Nona Ace?" tanya Ferry pada pimpinan Deadly Scorpion.

"Harusnya tidak perlu, tapi kau tahu sendiri. Adikku itu, akan mengamuk jika tidak di ajak beroprasi. Coba kau suruh Dean untuk menghubungi dia, kalau mau ikut, beritahu saja alamatnya." Reiner beranjak setelah selesai memberi komando pada anak buahnya. Pria dewasa itu segera menyiapkan beberapa peralatan yang mungkin akan di butuhkan.

Dean segera menjalankan tugas yang diberikan padanya, Orang kepercayaan Nona Ace itu segera menghubungi sang Nona.

"Hallo, ada apa, Dean?" tanya seseorang di sebrang sana.

"Nona, kami akan beroprasi malam ini, apakah Nona mau ikut atau tidak?" tanya Dean memastikan.

"Boleh, aku ikut. Kau kirim saja lokasinya, nanti, aku menyusul. Aku harus mencari kelengahan Danish lebih dulu," ucap Ara pada orang kepercayaannya.

"Baik, Nona, segera saya kirimkan lokasinya. Tapi, apakah tidak apa-apa, jika Nona ikut?" Dean masih saja ragu dengan keputusan Nona mudanya.

"Dean, kau tahu, kan. Tujuanku ikut beroprasi karena aku tidak mau, ada korban sepertiku lagi !" tanpa sadar gadis itu membentak si penelfon dengan suara tinggi.

"Moon, kau bicara pada siapa? Kenapa berteriak?" Ali mendekat dan bertanya pada istrinya. Tumben sekali, gadis culun yang biasanya hobi menangis itu bisa membentak orang.

Mendengar pertanyaan Ali, Ara menoleh dan segera mematikan panggilan telfonnya.

"Sun !"

BERSAMBUNG...

Maaf gays, kemarin aku tidak update karena ada kendala.

Tetap dukung karyaku ya. Biar aku tidak down. Yang mau kirim hadiah, aku terima dengan senang hati. Jangan lupa like, komen, rate dan jangan hapus dari rak Favorit yah..

Thank For Reading...

_Nurmahalicious_

1
Nunung Chaniago
Luar biasa
aira aira
,seru
Ratu Kalinyamat
aneh emg ara ya, ad yg suka tpi d tolak.mlh milih org biasa yg jelas" ga cinta
Anonim
Bukannya wkt nikah mad kawinnya sepetangkat alat solat ya. Kan ada mukenanya
Memyr 67
𝗺𝗮𝗺𝗽𝗶𝗿. 𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗽𝗲𝗻𝗮𝘀𝗮𝗿𝗮𝗻, 𝘀𝗲𝗽𝗲𝗿𝘁𝗶 𝗮𝗽𝗮 𝗰𝗮𝗻𝘁𝗶𝗸𝗻𝘆𝗮 𝗰𝗹𝗮𝗿𝗶𝘀𝘀𝗮, 𝘀𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶 𝗮𝗹𝗶 𝗻𝗴𝗴𝗮𝗸 𝘀𝗮𝗱𝗮𝗿, 𝗰𝘂𝗺𝗮 𝗱𝗶𝗽𝗲𝗿𝗯𝘂𝗱𝗮𝗸 𝗰𝗹𝗮𝗿𝗶𝘀𝘀𝗮 𝗮𝘁𝗮𝘀 𝗻𝗮𝗺𝗮 𝗰𝗶𝗻𝘁𝗮.
Deedu Herman
aku belum ngerti alur ceritanya
Filau Cokelat
ceweknya matre
Endang Werdiningsih
aldev knapa berunah,,tadi'a rela menjaga ara dr jauh asal ara bahagia,,
dev,,,jgn makin membuat ara membencimu, karena cinta tdk bisa dipaksakan
Endang Werdiningsih
jebak menjebak fitnah menfitnah...
ara jgn lsg percaya dgn apa yg diterima...
seorang ketua mafia kan hrs bertindak dgn bnyk pertimbangan..
cari tahu kebenaran'a baru ambil tindakan
fia macks
jiminnaaa 💜💜💜 borahae 😘
Kaka El
Author bukan gays,tapi guys
Bukan mantion tapi mansion.
Nurma Azalia Miftahpoenya: Terima kasih sudah di ingatkan, Kak. Novel pertama masih butuh belajar banyak.
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Jadeehhh nih org keras kepala sekali,Kamu tuh lagi Hamil Ara,,🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Whaatt kok Rei mau kalo emang dia tau itu hukan Imel!!!😡😡
Qaisaa Nazarudin
Mommy Cia bisa melawan penjahat,tp dady nya tidak,,, Sama kayak Ara dan Ali deh keknya😂
Qaisaa Nazarudin
Ini lasti Reiner kan,,,
Qaisaa Nazarudin
Harusnya di ambil Video jadi kan ancaman utk Clarissa setelah ini,,biar gak ngelunjak dia..
Qaisaa Nazarudin
Keputusan yg susah kan Ra,,antara ayah dan suami,,Itulah yg Aldev rasa kan dulu kalo kamu mau tau,,🥲🥲
Qaisaa Nazarudin
Hah itu baru liat Ara mengendarai mobil,,Apa reaksi kamu saat tau siapa Ara sebenarnya,,Kamu pasti akan shock Ali🤣🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Aduuhh Aldev udah deh,ngapain kamu mau menyakiti diri sendiri segitu nya,,Ikhlasin Ara Dev,Masih banyak cewek di luar sana yg lebih baik dan cantik setara dgn Ara,ayo dong Dev,cinta kamu sudah berubah jadi obsesi tuh,,🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🥲🥲
Qaisaa Nazarudin
Kok lain lain sih??yg bener siapa?? Sila mau Ali bersama Clarissa atau atau Ara sih?? Semakin membingungkan🤔🤔🤔
Nurma Azalia Miftahpoenya: Clarissa itu licik, Kak. Dia bisa memutar balikkan fakta
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!