NovelToon NovelToon
Suamiku Limited Edition

Suamiku Limited Edition

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Mafia / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 5
Nama Author: erma _roviko

DISARANKAN UNTUK MEMBACA TERLEBIH DAHULU
Anak Genius: Jadilah Ayahku, Tuan Presdir


Kenzi Wijaya di berikan pilihan oleh orang tuanya, menikah atau mengasuh kelima keponakan kembarnya selama sebulan penuh.

Kenzi yang tak ingin menikah itu lebih memilih mengasuh kelima keponakan, tapi nasibnya tidak beruntung karena kelima keponakannya itu sangat lah nakal dengan IQ yang genius. Dia terpaksa menyanggupi dan bertahan selama sebulan dalam mengasuh kelima keponakan dengan kelakuan yang sangat ajaib.

Sanggupkah Kenzi mengurus semua keponakannya atau pasrah dengan perjodohan dari kedua orang tuanya yang sangat ingin memiliki cucu darinya?
Apakah dia akan menemukan cinta sejatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erma _roviko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 30 - Penyerangan di Markas

Kenzi mempersiapkan segalanya, mulai dari senjata api, senjata tajam, dan beberapa bubuk yang akan membantunya dalam penyerangan, tak lupa juga memakai rompi pelindung untuk melindunginya dari peluru. Semua senjata itu di melekat di tubuhnya dan bergerak ke markas melewati jalan rahasia yang tidak di ketahui oleh orang lain selain dirinya dan juga kedua kakaknya, Al dan El.

Kenzi mengendarai motor sport keluaran terbaru dengan kecepatan tinggi, karena jalanan yang di lewati sangat sunyi. Tak butuh waktu lama untuk sampai di markas, dengan cepat dia menyelinap masuk setelah memarkirkan motor dan menyembunyikannya.

Kenzi terus menyelinap melalui jalan rahasia yang ada di markas, tidak cukup sulit baginya untuk sampai. Pandangannya menyusuru setiap ruangan itu, dia melihat jika setengah dari anggotanya telah di lumpuhkan oleh pihak musuh.

"Sial," umpat Kenzi. Dengan pergerakan cepat dia menyerang satu persatu musuh dan bersembunyi, dia memenfaatkan situasi di dalam kegelapan untuk menyerang musuhnya.

Kenzi mengambil rantai dan mengayunkannya dengan sangat indah dan melilitkan ke leher musuh, menyentaknya dengan sangat kuat hingga beberapa musuh mati di tangannya. Cukup lama dia bergelut dengan cara bersembunyi, hingga mencoba menyerang secara terang-terangan. Dengan cepat Kenzi mengeluarkan kedua pistol dari saku celana, peluru dengan kecepatan angin berhasil menebus dada dan juga kepala dari musuhnya.

"Itulah akibatnya jika berani dengan ku," gumamnya yang terus memainkan pistol di kedua tangannya.

Sekarang keadaan menjadi seimbang, Bram melihat pemimpinnya dan segera menghampirinya. "Syukurlah, King sudah datang," pekik Bram yang hanya menoleh sekilas dan kembali fokus dengan menembak lawannya.

"Siapa yang melakukan ini?" tanya Kenzi yang juga fokus menembak.

"Aku juga tidak tau dari aliansi apa mereka, hanya saja mereka melakukan penyerangan dan mengatakan jika kita telah mengambil wilayah mereka."

"Wilayah yang mana mereka maksud?" tanya Kenzi yang mengerutkan keningnya.

"Di wilayah utara dan mengatakan jika itu milik mereka yang di ambil paksa."

"Siapa yang melakukan ini? aku bahkan tidak tahu akan hal itu," tanya Kenzi.

"Aku juga tidak mengetahui hal ini King, aku rasa ada yang mencoba untuk menjebak kita dan mengadu domba dengan aliansi lain."

"Hem, aku akan mencari ketua mereka. Lindungi aku dengan pelurumu!" titah Kenzi yang bergerak cepat. Sesuai dari perintah sang atasan, Bram melindungi Kenzi dengan kemampuannya dalam menembak.

Pencarian Kenzi membuahkan hasil, dia tersenyum saat melihat sang ketua aliansi lain yang sedang menghajar anak buahnya dengan kejam. Kenzi berjalan mendekat sembari bertepuk tangan, "selamat datang di markas milikku, ternyata kamu mempunyai keberanian yang cukup besar rupanya."

Pemimpin aliansi itu menoleh ke belakang dan juga tersenyum melihat siapa yang datang, "aku cukup tersanjung untuk hal ini," ucap pemimpin dari musuh. Sontak Kenzi terkejut saat mendengar suara dari pemimpin itu.

"Ck, ternyata kamu seorang wanita. Pergilah dari sini sebelum aku melangkahi pantanganku itu," ucap Kenzi dengan tegas, karena dia tidak ingin melawan seorang wanita dan juga menyakitinya.

"Terkejut? pantang bagiku untuk mundur sebelum kamu menyerahkan wilayah bagian selatan itu kepadaku," tutur wanita itu yang menatap Kenzi, kedua wajah mereka di tutupi topeng untuk membuat rahasia dan identitas mereka tetap terjaga.

"Aku tidak tau apa maksudmu," cetus Kenzi yang mengatakan sebenarnya.

"Benarkah? dasar pencuri, aku akan membuat perhitungan denganmu," ucap wanita itu yang berlari ke arahnya sembari melayangkan pukulan di wajah Kenzi, untung saja refleks yang di miliki Kenzi sangat bagus sehingga bisa menghindar dari serangan itu dan membalas perbuatan musuhnya.

"Sepertinya aku mengenal suara itu, tapi siapa?" batin Kenzi yang berpikir siapa lawannya kali ini. Sedangkan wanita itu juga tidak asing mendengar suara musuhnya, "siapa musuhku ini, suaranya tidak asing di telingaku," batinnya.

Mereka saling menyerang satu sama lain, Kenzi yang awalnya hanya menghindari serangan, sekarang malah menyerang. Kekuatan beladiri dari keduanya tidak perlu di ragukan lagi, bagaimana wanita itu bisa memukul Kenzi dan meninggalkan bekas memerah di wajah tampannya.

"Sial, ternyata wanita ini tidak bisa di remehkan," gumam Kenzi yang krmbali menyerang musuh. Pertarungan yang terjadi 30 menit itu terhenti saat mereka melihat sebuah granat yang di lempar kearah kedua pemimpin Mafia. Keduanya segera lari dari ruangan itu, berlari dengan 1 tujuan yang sama karena jalan keluarnya hanya ada satu. Mereka segera keluar dari tempat itu dan tiarap, suara letusan yang sangat besar berhasil menghanguskan semuanya hingga di lalap api.

"Sial, siapa yang melakukan hal ini," umpat Kenzi yang melihat seluruh markasnya yang hangus terbakar. Topeng yang melekat di wajah keduanya terbelah, dengan cepat mereka menutupinya dengan kain.

"Aku mengalami kerugian ini dari mu," cetus Kenzi yang menatap mata wanita itu, sorot mata yang tidak asing baginya, begitupun dengan wanita itu.

"Aku datang hanya untuk meminta hak ku yang telah kamu rebut," ucap wanita itu yang membela diri dan kembali menyerang Kenzi, hingga keduanya kembali saling menyerang. Beberapa anak buah mereka tewas di markas yang telah di lalap api yang sangat besar.

Kenzi terpaksa memundurkan langkahnya karena melihat bala bantuan dari wanita itu dan melarikan dirinya, "sial, ternyata si tikus memanggil bala bantuan," gumam Kenzi yang memukul udara.

****

Kenzi mengumpati nasibnya yang malang, dia sangat kesal karena belum menuntaskan pekerjaannya. Tetapi sesaat kemudian dia memikirkan siapa pemimpin dari Mafia itu, dia sangat penasaran hingga tidak bisa tidur dengan tenang.

Pintu kamar terbuka dan melihat siapa yang datang, seorang wanita yang telah sah menjadi istrinya, "kamu dari mana saja?" tanya Kenzi.

"Bukan urusanmu," sahut Kayla yang membaringkan tubuhnya di ranjang empuk sebelah suaminya itu.

"Sepertinya dia sangat kelelahan, tapi apa yang dia lakukan di luar sana?" batin Kenzi yang sangat penasaran.

Kenzi menatap wajah Kayla yang baru saja memejamkan kedua matanya, "apa kamu mempunyai kebiasaan untuk melihat orang lain tertidur?" ucap Kayla yang membuat Kenzi segera kembali dengan posisi awalnya.

"Tidak juga, hanya memastikan saja. Kemana kamu pergi? dan kamu juga tidak kuliah," ujar Kenzi yang mengintrogasi istrinya dengan tatapan penuh selidik.

"Kamu memata-matai aku?" sahut Kayla yang duduk karena kesal dengan suaminya itu.

"Ya, awalnya begitu. Hanya saja para pengawalku kehilangan jejakmu, kemana kamu pergi?"

"A-aku hanya berjalan-jalan saja."

Kenzi yang tidak percaya dengan omongan dari Kayla, dia memicingkan kedua matanya dan menatap dalam mata Kayla.

"Astaga," gumamnya, dia sangat terkejut dengan sebuah fakta baru. Kenzi dengan cepat mengambil sebuah sapu tangannya di atas nakas dan menutupi wajah Kayla yang hanya menyisakan mata.

"Itu tidak mungkin, apa dia orangnya?" batin Kenzi.

1
Fitri Ani
suka ceritanya
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
yg sy heran 1 mansion knp dihuni banyak kepala keluarga ya??apa mereka gk butuh privasi..kan msing2 klg holang kaya semua🤔🤣
melsal Khan
gokil habis semangat sobat atas karyanya 💪👌👍
Asih Ningsih
kenzi kmu gak akan brtahan lama pasti kmu akan nyerah.
Asih Ningsih
haha bru sehari udh bikin apartemen kyk kpl pecah gimana selanjutnya apa kenzi sanggup atau menyerah ya.
Asih Ningsih
semoga lea akan punya momongan.
Elawati
🤣🤣🤣🤣
Elawati
pantas saja niki mata duitan😊
Elawati
😅😅😅😅😅
Elawati
😂😂😂😂😂
Elawati
kayu berjamur haha......
Elawati
😅😅😅😅😅
Elawati
ampun thor ga kuat aku bacayah sabil 😭😭😭😭😭kasian banget vero
sabaryah vivian
Elawati
kasihan vero hm...😭😭😭😭 deh aku bacayah
Elawati
😭😭😭😭
Elawati
ih makin seru😁😁
Elawati
😢😢bacayah jadi sedih
Cahaya Warna
emang brp hrgnya ? gajinya tentu puluhan jt secara asisten CEO gitu loooch....
Risky Titi sarlinda
kamu juga si coba aset yang di tinggal kan Vero kamu kelola dasar sok nah rasa kan sekarang

eh tapi tunggu nama juga nopel KK author yang atur kan 🤣🤣🤣aku jadi lupa ada pencipta nya mungkin ini jalam Ray dan Vivi bersatu apa lagi wasiat vero
Hoiriyah Zainal
kok aku gak suka SM rayyan sukanya SM amar aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!