NovelToon NovelToon
Bayangan Cinta Sang Mafia

Bayangan Cinta Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Psikopat itu cintaku / Mafia / Cinta Seiring Waktu / Beda Usia / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 5
Nama Author: wilia

21+..Bocil jangan ngintip

Ini Season 2 dari Cerita Psychopat Husband dan Memikat Cinta Nona Arogan
........
Paras sempurna, aura yang khas dengan kekuasaan yang tak bisa dianggap remeh begitu saja, pria dengan berjuta pesona namun memiliki sikap Arogan dan Tempramental yang sulit dikendalikan.

Lalu bagaimana jika dia dipertemukan dengan seorang gadis belia yang membanting tulang muda itu untuk menghidupi 3 orang manusia sekaligus? dia wanita mungil dengan kecerdasan dibawah rata-rata hingga bisa didefinisikan sebagai gadis dungu.


Ia hanya tahu bekerja dan makan, tak tahu apapun soal kehidupan Dunia hiburan ini membuat ia dikucilkan, hanya kulit putih, bentuk tubuh mungil namun begitu Sexsi hanya perlu dipermak menjadi berlian murni.

Apakah cinta itu akan menyatu? atau malah menghilang didalam sebuah kebencian dari sekilap kisah yang membuat cinta yang begitu rumit.


Brakkk..

Mobil hitam itu lansung tergiling Kereta yang meremukan baja keras yang lansung mengepulkan asap tebal hingga api itu melahap habis badan mobil, kejadian ini tepat dihadapan seorang wanita yang lansung histeris memberontak dari cengkalan tangan pria yang memegganginya,


"Ti..Tidak!! Tidak hiks!!"

Pria itu menyeringai licik seraya menguatkan pegagangannya kelengan mungil itu, ia menyeretnya pergi dari tempat pembantaian panas ini.


Bagaimana kisahnya? apakah ini sekilas Cinta atau hanya luka yang menggores nyata.

Dimohon tinggalin jejaknya say.. jempol nya mana😂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Istrimu pergi!

Wajah dibalik Cadar itu begitu sangat menarik dengan tatapan yang tajam dan pasti, ia melirik semua Orang yang menyambutnya didalam Kediaman Spensela dengan beberapa rombongan dari Klan Latina yang mengunjungi Daerah Barat ini.

Bangunan megah dengan dekorasi yang membuat dirinya bernostalgia dimasa Eropa kuno, dimiliki oleh 2 Penguasa yang sudah menjadi Yatim Piatu sejak lahir, Putra Tampan dari Keraja'an Barat ini tak ingin membuka diri pada Dunia hingga hanya hidup berdua dengan sang Putri kecil yang juga tak diketahui banyak orang.

"Salam bagi Yang Mulia Purtpates!"

Ucap wanita bercadar yang tak lain adalah Sasyarea Sian Alfoenzo yang menyamar menjadi Pengawal Sang Kakak, ia berdiri disamping Denzo Sian Alfoenzo yang menatap datar Seorang pria tampan berkulit putih bersih itu sedang menggendong si mungil berumur 5 Tahunan yang tampak menatap mereka polos, mata dungunya tampak memandang Intens wajah Tampan Denzo namun seketika ia bersembunyi dibalik leher Sang Kakak.

"Terimakasih sudah berkunjung, King!"

"Hm, Tempatmu bagus!"

Basa-Basi Denzo yang melangkah beriringan dengan Chouse Eorana Spensela, ia adalah Putra Tertua dari Kebangsawanan Eropa Klan Barat Purtpates yang tak banyak orang tahu, hanya Denzo yang menemukan Klan Tua ini.

"Hm, saya belum sempat mendatangi Kediaman Anda, King! adik saya tak ingin ditinggal!"

"Adikmu?"

Tanya Denzo menatap si kecil yang masih menyembunyikan wajahnya itu, tampak sangat menggemaskan dengan pipi Cubby kulit putih yang seakan membuat ia sebagai Barbe hidup.

"Yah, dia sangat pemalu dan tak ingin digendong siapapun!"

"Hm!"

"Apa Eorana ikut?"

"Dia ada dibelakang!"

Jawab Denzo seraya masuk kedalam Bangunan megah ini, Chouse tersenyum melihat Rea yang juga menunduk memberi salam hormat, gadis itu selalu tak ingin menampakan wajahnya disini Chouse tahu kalau rupanya begitu cantik untuk dipandang.

"Masuklah! untuk apa kau berdiri disana?"

"Yang Mulia, saya disini saja karna..!"

"Rusell!"

Pria dengan wajah tegas dan badan kekar itu lansung mendekat keluar dari Kawanan penjaga'annya, wajahnya tetap menunduk pada Putra Mahkota berumur 30 an ini.

"Iya Yang Mulia!"

"Kau jaga Eorana! ajak dia berkeliling!"

"Baik!"

Chouse melangkah pergi menyusul Denzo yang sudah masuk duluan, tentu ia sangat menyayangi Rea seperti adiknya sendiri hingga nama tengah Amoera ia panggil ke pada gadis itu, kedekatannya dengan King Latina generasi pertama memang patut diacungi jempol, saling membantu dan melindungi Daerah masing-masing.

Dan sekarang, tinggalah Rea yang berdiri bersama Rusell yang hanya diam tak tahu pembicara'an, keduanya hanya hanyut dalam pikiran masing-masing.

"Kau sudah lama bekerja disini?"

"Sudah, Nona!"

"Berapa Tahun?"

"Sejak Putra Mahkota belajar berperang!"

Rea manggut-manggut mengerti, wajah belianya ditutupi Cadar itu membuat Rusell tak bisa menatapnya lama meski ia ingin sekali melihatnya.

"Umurmu berapa?"

"Aku 17! Dan Kingku 18 Belas, kami hanya berjarak kurang lebih 1 Tahunan!"

"Hm, Pantas saja King terlihat masih muda! tapi dia sangat Tampan!"

"Jelas, kan dia King-Ku!"

Rusell hanya tersenyum kecil mengikuti langkah Rea mengelilingi Bangunan megah ini, dari mulai Labirin bunga Tulip dan mawar hitam yang sangat langka dan cantik, sangat tertata rapi dan terawat pastinya.

"Sebenarnya aku tak ingin bicara?"

"Memangnya kenapa?"

"Entahlah, aku melihatmu berbeda makanya aku bicara! kalau tidak aku pasti akan sama seperti King-ku!"

"Benarkah?"

"Hm, King bilang aku harus berubah disini!"

Rusell hanya terkekeh geli, memang ia mendengar Rumor kalau Pengawal Kingnya itu sangatlah dingin, tapi ia nyaman berada didekat Eorana yang selalu dipanggil Tuannya itu.

"Sejak kapan kau bersama King?"

"Sudah lama, dia membesarkan aku sedari kecil!"

Jawab Rea apa adanya, tapi Rusell hanya tahu ia adalah Pengawal Denzo bukan Adik atau saudara. yang tahu statusnya hanya Putra Mahkota Purtpates Chouse saja.

Rusell memeggangi dadanya yang berdegup kencang saat Rea menatapnya, wajah tampan Rusell memang tak teralihkan karna Pria ini memiliki pesona yang tak kalah namun tertutup akan sikap malunya, tentu Rea suka menemukan Pria pemalu dan tulus seperti ini.

"Kau Tampan!"

Degg..

Entah gempuran dari mana Jantung Rusell seakan mau pecah, wajah Tampannya merah menunduk membuat Rea gemas bukan main, ia sudah sering mendengar kalau Rusell adalah Pengawal setia Putra Mahkota tapi nyatanya ia juga suka dengan sifat pria ini.

"Kau malu ya?"

"Ti..Tidak!"

"Tapi wajahmu merah!"

Rusell menghela nafas membuang rona menggelikan ini, ia yang begitu tegap dan berwibawah malah berubah dihadapan gadis ini.

"Baiklah, kau tak sekolah, Ya?"

"Ti..Tidak!"

"Kenapa?"

"Disini sudah ada segalanya, Guru dan pengajar Peibadi bagi Anggota Kebangsawanan, Putra Mahkota sangat baik hingga memberi kami pendidikan!"

"Ouhh, baguslah! setidaknya aku tak berdiri dengan orang bodoh!"

Rusell hanya tersenyum memahami sikap Rea yang memang ketus dan Arogan, ia tak apa karna hatinya memang sudah berbunga sekarang.

Semenjak itulah, Rea dan Rusell terus bertemu hingga memercikan benih Cinta diantara keduanya, Rea yang semula tak berharap jatuh Cinta akhirnya luluh karna Rusell memberi kehangatan untuknya.

Hingga suatu saat itu tiba, Kelompok Huxio Klan barat memberontak menyerang Keraja'an Kebangsawanan Prutpates hingga semuanya hancur, dengan Putri yang hilang entah kemana.

Satu yang hanya Rusell tahu saat itu ia melihat Eorananya berlumuran darah dengan Denzo yang berdiri tepat dihadapan gadis itu membuat Dendam yang tersulut lansung berkobar apalagi Eorana sempat terluka akibat Amoera yang butuh perlindungan.

Flashbackh Of....

Leo tertegun mendengar penjelasan Denzo yang duduk didalam Markasnya, setelah penerbangan melalyi jalur pintas dari Lautan sana ia meminta Denzo menjelaskan segalanya, dan benar saja ia sangat terkejut dengan semua ini.

"Saat itu Rusell menatap aku yang berdiri dihadapan Rea yang terluka karna menyelamatkan Amoera, itu kebodohan terbesarku dengan membiarkan Rea ikut dalam pembantaian Klan Huxio yang menyerang Kebangsawanan Prutpates, hingga akibat kejadian itu..!"

Denzo menghentikan kalimatnya menghela nafas berat, ia teringat jelas dimana Rea Koma dan hilang ingatan saat masih remaja, itu makanya wanita itu tak tahu apapun bahkan sama sekali tak mengingat Rusell ataupun Amoera, sedangkan Denzo, saat Amoera mulai memasuki Hidupnya ia mulai tahu kalau Putri dari Penguasa Keraja'an Purtpates itu masih hidup dan ia sudah berjanji pada Chouse akan menjaga adiknya namun Justin yang seketika itu merupakan pemimpin Klan Huxio membawa Amoera pergi hingga sekarang semuanya ada dikendali pria itu.

"Rea kehilangan ingatannya diumur 17 kebawah, ia hanya tahu aku tapi tak tahu Umi, Abi dan Damian! itu karnanya Damian membuat Lukisan keluarga Alfoenzo dimana Rea kembali ingat seiring bertambahnya tahun namun Aku tak ingin dia mengingat Kejadian pembantaian besar itu dan hanya menganggapnya hal biasa!"

"Dan dia menyalahkanmu atas segalanya! padahal kau sudah berusaha, King! kau harus memilih Amoera atau Rea dan kau memilih Adikmu itu hal yang benar!"

"Aku tak bisa menyesal, kalau aku menyelamatkan Amoera bagaimana dengan Adikku Rea yang tertimpa reruntuhan Bangunan itu! itu karnanya Amoera dibawa Justin yang sempat aku patahkan Kakinya aggar tak bisa bergerak tapi sayangnya waktu tak tepat!"

"Itu karnanya dia membalas dendam padamu dengan memupuk kebencian di hati Rusell!"

"Hm! dan sekarang dia punya Istriku, dia juga akan membenciku!"

Leo menggeleng menepuk bahu Denzo, ia memang salut akan pemikiran dan kisah yang disimpan Sang sepupu, tak bisa ia bayangkan bagaimana beban yang dipikul selama ini.

"Apa Umi tahu?"

"Hm, Umi dan Abi tahu! Damian juga tapi kami menyembunyikan ini dari Keluarga lainnya karna takut Rea akan Drop!"

"Bagaimana dengan Ezilla?"

Denzo hanya tersenyum kecil, kalau untuk Wanita Arogan satu itu apapun tak akan bisa tersembunyi karna ia selalu kekeh mencari tahu, bahkan sempat Ezilla bertarung dengan Rea karna Ezilla ingin melihat kemampuan Rea yang bisa saja terkena bencana sebesar ini.

"Klan besar seperti kami kalau sudah menyatu tak akan bisa menyembunyikan apapun, mereka yang membantuku membenahi Rea hingga kembali seperti biasa meski ingatannya belum pulih!"

Dreett..

Ponsel Denzo berdering, ia segera melihat nama yang tertera disana dan seketika Denzo berdiri melihat panggilan dari Uminya.

"Iya, Umi!"

"Nak! cepatlah pulang!!"

Suara khawatir dari Umi Shena membuat Denzo tersulut rasa gelisah, wajahnya terlihat menunggu lanjutan kelimat wanita itu,

"Ada apa Mih?"

"Istrimu pergi!"

Duarrrr...

..........

Vote and Like Sayang..

Hmm.. Sepertinya Readers mulai butuh Bodreg😂😂

1
Sarina So
usia 27 - 17 = 10 THN
Eneng Haerani
Luar biasa
Sandisalbiah
LUAR BIASA
Sandisalbiah
apa krn merasa tak ada kesempatan dgn Denzo jd sekarang petricia beralih mengejar Leo
Sandisalbiah
hah.. sumpah.. lega banget... tiga bab ini bikin jantung kebat kebit.. tegang.. sampe sesak rasanya buat nafas.. hais... bisa banget authornya buat reader larut dlm alur.. bener² deh..
Sandisalbiah
jangan dong.. kasihan umi..
Sandisalbiah
cinta dlm diam sangat menyakitkan..jika perbedaan keyakinan yg jd penghalang.. harusnya mereka salibg bicara.. jgn diam menahan luka masing² dan ujungnya malah saling menyakiti satu sama lain
Sandisalbiah
semoga selalu jd yg terbaik thor... seperti Denzo yg segala sesuatunya selalu terencana, begitu juga author kita ini pastinya udah punya rwncana kan?? sukses selalu
Sandisalbiah
syukurlah Denzo segera datang.. lagian si Ora ini kok seneng banget menantang bahaya... tp dia makin berani bertarung sekarang dan tak selemah dulu
Sandisalbiah
lha.. beneran gak bisa di tebak ini kelakuan Denzo dan Damian.. 🤦🏼‍♀🤦🏼‍♀ lagian itu tangan Ora kan baru di jahit ya krn nadinya yg nyaris putus.. di suruh latihan memanah apa ada tenaga buat narik itu busur... sakit dong pastinya..
Sandisalbiah
kalau dulu Ora di anggap sampah dan kotoran.. di abaikan ,sering di hina dan di sakiti tp sekarang mendadak dia jd incaran org.. apa krn kedekatanya dgn Denzo atau alasan lain... senua terlalu mendadak
Sandisalbiah
siapa jati diri Amoera yg sebenarnya.. kenapa abi Mark dan Azilla sangat khawatir dgn kedekatan Denzo dan Mora?
Sandisalbiah
apa lagi ulah si Amoera ini
Sandisalbiah
lha.. si Damian
Sandisalbiah
mafia taat beribadah...
Sandisalbiah
siapa lagi yg ngincar Mora.. Runsel kah atau Dario.. kok merka gak ikutan mati tercabik sih??
Sandisalbiah
hah.. Amoera...
Sandisalbiah
semoga Dario yg jadi santapan itu singa.. beneran hah..
Sandisalbiah
jd maksudnya di suruh bertarung itu si Mora si jual... beneran gak ngotak dua kakanya itu.. harusnya di bunuh aja mereka berdua
Sandisalbiah
kirain Elliza ini wanita tuan Denzo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!