Semua rasa yang ada telah pergi, yang tersisa hanya luka tak terlihat. Luka yang ia dapat di waktu yang sama dengan orang yang berbeda.
*
Apa yang telah terjadi akan sulit untuk dilupakan.
Tidak ada yang tahu, apa yang akan terjadi di masa depan termasuk dirinya.
*
Rasa sakit, bahagia, dan kecewa akan menuntun apa yang sudah menjadi takdirnya.
Begitu juga dengan kisah seorang wanita yang bernama "AISYAH NURAHMA"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
vila Tech
vila dengan arsitek yang unik, nyaman untuk keluarga, serta menyediakan tempat untuk bermain yang aman untuk anak-anak.
Keluarga kecil Leo beserta yang lain sampai di vila tersebut, mereka memasuki kamar masing-masing untuk membersihkan diri. Aisyah dan keluarganya memasuki kamar yang ada dilantai dua, Dewi pun memilih kamar dilantai dua sedangkan Daniel dan Kemal kebagian kamar dilantai satu.
**
Aisyah mememinta anak-anak untuk membersihkan diri dibantu oleh sang ayah tetapi Zakiya menolak.
“Adek mandinya nanti aja, sama Ibu” ucap Zakiya.
“Kok gitu”
“Adek malu Ibu, Adek kan udah besar”
“Ya udah, nanti Adek mandi sama ibu aja ya”
Zakiya mengangguk lalu tersenyum, jadilah para pria beda generasi aja yang mandi duluan. Setelah menyiapkan pakaian untuk suami dan anak-anaknya Aisyah turun ke bawah. Aisyah menyiapkan makanan dari bahan-bahan yang dia beli di mall sebelum kepantai, 30 menit kemudian masakkan sederhana Aisyah sudah masak dan tersajikan di atas meja. Aisyah kembali ke kamar dan melihat suami dan anak-anaknya sudah rapi dan tampan, Aisyah meminta Leo membawa Azzam dan Azzim turun ke bawah. Leo mengangguk dan keluar dari kamar sambil menggandeng tangan Azzam dan Azzim, sedangkan Aisyah akan membersihkan diri terlebih dahulu dengan Zakiya.
Di meja makan rupanya Daniel, Kemal, dan Dewi sudah duduk di sana.
“Le, mana Aisyah?” tanya Dewi kepada Leo
“Di kamar, dia baru akan mandi bersama Kiya” jawab Leo.
Kini mereka semua menunggu Aisyah dan Zakiya agar mereka bisa memulai makan malam itu. Beberapa menit kemudian Aisyah dan putrinya sudah bergabung di meja makan.
“maaf, menunggu lama” ucap Aisyah sambil menarik kursi untuk Zakiya setelah itu untuk dirinya.
“Tidak, apa-apa. Kami akan menunggu sampai pagi pun tidak apa-apa” jawab Daniel dengan sedikit bercanda.
Mereka makan dengan tenang, selesai makan Aisyah dan Dewi merapikan meja makan dan membersihkan piring kotor. Setelah itu, Aisyah dan Dewi ikut bergabung dengan para pria yang berkumpul di ruang tamu membicarakan perihal bisnis, sedangkan anak-anak menonton kartun kesukaan mereka.
Pukul 22.00, Aisyah mengajak yang lain untuk beristiahat karena besok mereka akan pulang, Aisyah meminta Leo untuk menggendong anak-anak yang tertidur di depan tv. Daniel membantu Leo membawa Azzim karena pria itu terlihat kesusahan.
**
Pulang dari liburan mendadak yang dicetuskan oleh Daniel, kini semua orang kembali pada rutinitasnya. Aisyah yang masih bekerja di perusahaan Daniel karena beberapa pekerjaan yang menjadikan Aisyah sebagai penanggung jawab membuat Aisyah belum bisa berhenti bekerja.
Dan hari ini, Daniel dan Dewi kembali ke kota R sudah banyak pekerjaan yang menanti Daniel beda halnya dengan Dewi. Keluarga kecil Aisyah mengantarkan Daniel dan Dewi ke Bandara.
“Baba, terima kasih sudah meluangkan waktu Baba untuk kami” ucap Azzam kepada Daniel.
“Terima kasih kembali untuk anak-anak Baba yang pintar ini, teruslah belajar, jika terjadi sesuatu dan kalian tidak mampu menyelesaikannya hubungi Baba, Baba akan selalu ada untuk kalian” jelas Daniel dengan mensejajarkan tinggi tubuhnya dengan anak-anak dan memeluk mereka.
“Bunda gak dipeluk juga nih” protes Dewi saat melihat adegan itu.
Serempak keempat manusia yang sedang berpelukkan ala telubis itu melihat ke arah Dewi dan memeluknya.
“Bunda, kami titip Baba dan terima kasih Bunda udah jagain kami sedari kecil” ucap Zakiya dengan mata yang berkaca-kaca.
“Kami tidak akan pernah melupakan Baba dan Bunda, kami akan mengajak ayah dan ibu menjenguk kalian nanti” tambah Azzim.
“Terima kasih juga untuk anak-anak Bunda yang udah bisa ngertiin ibu dan ngejagain ibu selama ini. Bunda sayang kalian semua, tetap sehat, belajar yang benar, dan patuhi ibu kalian” jelas Dewi dengan menahan tangisnya. dia tidak menangka bila anak-anaknya akan mengatakan hal yang sangat menyentuh hatinya.
“Hati-hati dijalan, semoga selamat sampai tujuan dan terimakasi” ucap Aisyah kepada Daniel dan Dewi sambil memeluk mereka secara bergantian.
“Niel, aku titp sahabat ku” bisik Aisyah saat memeluk pria itu.
Melihat Aisyah memeluk Daniel begitu lama membuat Leo cemburu.
“Jangan lama-lama memeluk istri ku”
“Dasar cemburuan” cibir Daniel kepada Leo.
Leo hanya diam tidak mau membalas ucapan Daniel tersebut.
“Terima kasih sudah jagain anak dan istri gue, selama gue gak disamping mereka. Dan terimakasi sudah hadir di hari bahagia kami” ucap Leo sambil memeluk pria yang sangat dihormati oleh anak-anaknya.
“Jaga mereka, seakan nyawa lo sebagai taruhannya” balas Daniel.
Sudah waktunya Daniel dan Dewi berangkat karena asisten Daniel sudah mendatangi mereka. Usai mengantar Daniel dan Dewi, Leo mengantar Aisyah dan anak-anak kembali ke rumah untuk membereskan barang-barang mereka yang akan dibawa ke rumah yang baru. Leo akan kembali ke perusaahannya untuk menyelesaikan pekerjaannya.
**
Leo memboyong keluarga kecilnya beserta ninik Asih ke rumah baru yang sudah Leo persiapkan.
Rumah yang bergaya American sytle dengan model bangunan dan desain interior yang sangat menarik. Memasuki ruangan pertama rumah tersebut Aisyah sudah di suguhkan beberapa penghargaan yang didapatkan oleh anak-anaknya, ruang tamu yang di dominasi dengan warna biru dan ruang keluarga yang memiliki warna cokelat dengan earth tone yang memberikan kesan nyaman dan kekeluargaan. Memiliki beberapa kamar dan beberapa ruang yang telah dipersiapkan untuk ruang privasi anak-anak.
Rumah itu juga dilengkapi dengan system ke amanan yang canggih dibuat langsung oleh Leo.
Bagaian belakang rumah terdapat kolam ikan dan gazebo, mushola yang berada didekat taman serta kolam berenang.
“Apa kalian menyukainya” tanya Leo kepada Aisyah dan anak-anaknya.
“Ya, kami suka ayah” ucap ketiga anaknya.
“Terima kasih” ucap Aisyah sambil memeluk Leo.
“Tidak perlu berterima kasih sayang, kita akan menikmati setiap waktu diruamah ini hingga kita tua dan melihat anak-anak kita memiliki keluarganya sendiri.” ungkap Leo dengan penuh harap terhadap ucapannya tersebut.
Leo menunjukkan kamar ninik Asih dan meminta wanita paruh baya itu untuk beristirahat saja karena ia akan memesan makan malam dari luar untuk hari ini, setelah itu Leo mengajak istri dan anak-anaknya untuk ke kamar dan beristirahat juga.
**
Malam ini mereka sangat menikmati makan malam di rumah baru, Zakiya tak henti-hentinya bercerita seputar kamar dan ruang privasinya, dia benar-benar menyukai rumah baru mereka.
Selesai makan, Aisyah, Leo dan anak-anak duduk bersama di ruang keluarga menikmati siaran kartun favorit anak-anak. Selesai menonton Aisyah meminta mereka ke kamar masing-masing untuk beristirahat karena besok mereka akan sekolah kembali.
**
Leo dan Aisyah saat ini sudah merebahkan tubuh lelah mereka di ranjang.
“Mas, Aisyah akan berhenti bekerja setelah proyek yang Aisyah tangani selesai.” ucap Aisyah kepada Leo.
“Kenapa berhenti. Mas gak akan larang kamu untuk bekerja.”
“Aisyah hanya ingin menjadi istri dan ibu yang baik untuk kamu dan anak-anak Mas, memiliki waktu yang banyak untuk keluarga, dan itu sudah menjadi keinginan Aisyah”
“Terima kasih” ucap Leo sambil memeluk Aisyah.
Tidak ada kata lain yang bisa Leo ucapkan atas pengorbanan besar Aisyah untuk keluarga mereka. Leo yakin, keputusan itu sulit bagi Aisyah karena harus melepaskan karier yang sudah susah payah dia dapatkan, namun dilepas begitu saja untuk kebahagiaan keluarga.
@@@
Terimkasih sudah mampir dikarya pertama author .
Maklumin aja kalau banyak typo dan kurang menarik dari novel-novel yang lain :D
Jangan lupa tinggalkan like, komen, love, hadiah dan vote.
Salam jauh dari author amatiran :)
dia bisa hapus data diri supaya ga terlacak sebelum berangkat ke luar negeri.
sekarang ketemu dan Leo juga mau tanggung jawab tapi Aisyah abaikan Leo
jadi geram maunya apa sih
Leo juga mau bertanggung jawab
tapi suka sih sama laki yang alergi sama perempuan jadi ga suka celup disembarang tempat