Sambungan cerita Anakku Bukan Anak Haram.
di cerita ini saya lebih mengfokuskan kisah percintaan Yuki.
Seorang wanita yang bekerja di kota orang untuk keluarganya,membuat Wanita bernama Yuki harus bekerja dan tinggal seorang diri di saat sahabat nya satu - satu nya sudah menikah dan memiliki keluarga sendiri.
Suatu hari ia harus merasakan kepahitan hati,saat pria yang ia cinta,yang selalu ada untuk nya ternyata berselingkuh di belakang nya. kenyataan akhirnya membuat nya tahu kalau selama ini ia hanya pelampiasan karena kekasih nya itu mencintai wanita lain.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29 - Selalu Berubah
Malam hari.
Yuki berbaring di tempat tidur memainkan ponsel nya,ia melihat Rio sedang menatap ke layar laptop nya.
"Mas Rio,kita kapan pulang nya?."Tanya Yuki.
"Besok,bersiaplah,kita jalan jam 10." Jelas Rio tanpa menoleh.
Yuki tak menjawab lagi dan hanya menoleh ke arah Rio,yang benar - benar tak bisa di tebak orang nya.
"Tadi siang perhatian banget,kok malam ini sepeti nya cuek banget ya." Gumam Yuki.
Karena merasa bosan,ia pun turun dari tempat tidur dan keluar dari kamar,Rio yang melihat namun ia hanya diam dan tak bertanya kemana Yuki akan pergi.
Yuki pun menghela nafas,Rio bahkan tidak bertanya kemana ia akan pergi.
Yuki lalu berjalan keluar di teras rumah ia menatap langit - langit malam. "Indah banget sih disini,kalau selalu tinggal disini pasti menyenangkan." Ucap Yuki berbicara sendiri.
Jam sudah menunjukan pukul 11 malam dan mengira semua orang sudah tidur.namun ternyata Yuki terkejut dengan kedatangan Tiara.
"Belum tidur?." Tanya Tiara dan duduk di samping sahabat nya.
"Belum,gak bisa tidur,kamu kenapa belum tidur,Gio dimana?" Jawab Yuki
"Adam dan Gio sudah tidur,aku hari ini gak tahu deh kenapa belum ngantuk,tadi pas aku keluar dari toilet aku dengar suara langkah kaki,pas aku keluar lihat,ternyata kamu,jadi aku ikut keluar deh." Jelas Tiara.
"O... gitu."Balas Yuki tersenyum.
"Gimana hubungan kamu dama Rio?,dia kayak nya udah mulai buka hati sama kamu ya?." Tanya Tiara.
"Gak tahu Ra,gak jelas,kadang dia perhatian sama aku,perduli,tapi kadang cuek gitu orang nya." Ucap Yuki.
"Kalian hanya perlu waktu untuk saling mengenal aja Yuki,dulu aku sama Adam juga begitu,sekarang malah aku sayang banget sama dia." Ucap Tiara
"Iya,kelihatan kok." Balas Yuki tertawa kecil bersama.
"Nanti juga kamu gitu juga,di jamin dech,kan Author kita sama.Hehe." Balas Tiara.
Saat sedang asik mengobrol,Rio keluar dan berdiri di ambang pintu,Yuki dan Tiara tak menyadari kehadiran Rio di belakang,Namun Rio kembali masuk saat melihat Yuki bersama dengan Tiara mengobrol.
Hari semakin malam,tidak terasa obrolan kedua nya sudah memakan waktu satu jam,Yuki dan Tiara pun kembali ke kamar karena kedua nya sudah mengantuk.
Saat Yuki masuk,ia melihat Rio sudah tertidur di tempat tidur,Sejenak Yuki terdiam memandangi Rio dengan waktu yang lama berbaring memiring ke arah Rio.
"Tidak usah di pandangi terus,aku tidak kemana - mana." Ucapan Rio tanpa membuka Mata, mengagetkan Yuki.
Yuki tersipu malu."Kau belum tidur,mengagetkan ku saja." Kata Yuki tersenyum dan lekas membalikkan tubuh nya,karena merasa malu ketahuan Rio memandangi nya.
Rio yang melihat Yuki membalikan tubuh nya dengan cepat pun tersenyum dan kembali menlanjutkan tidur nya.
•••
Keesokan harinya.
Yuki dan Shani jalan - jalan di sekitaran villa sebelum mereka pulang ke kota.
"Kak,Kemarin aku waktu di cafe ketemu sama kak Glen,seperti nya dia banyak pikiran banget ya kak." Ucap Shani.
Yuki terkejut dan menoleh ke arah Shani,ia berhenti melangkah dan memandangi Shani.
"Kamu gak kasi tahu kan rumah kita sekarang?." Tanya Yuki.
"Engak kok,Aku bahkan gak ada ngajak dia ngomong." Balas Shani dengan cepat.
"Itu mantan kak Yuki ya?,kenapa putus kak?." Tanya Shani kepo.
"Mau tau banget sih,udah yuk balik,kita siap - siap bentar lagi pulang." Ajak Yuki.
"Cerita dulu dong kak." Ucap Shani merengek menyusul Yuki yang sudah lebih dulu berjalan.
"Udah lain kali saja,Ayo." Balas Yuki dan Shani pun dengan Cemberut berlari kecil dan menghampiri Yuki agar berjalan sejajar.
Yuki masuk ke kamar nya dan melihat Rio sedang mengunci koper milik nya. "Mas,aku bisa sendiri kok." Ucap Yuki.
"Sudah ku masukan,cek kembali,siapa tahu ada yang ketinggalan,aku ke mobil dulu."ucap Rio sembari mengangkat kedua koper itu.
"Iya,terima kasih." balas Yuki tersenyum dan kembali salah tingkah di buat nya.