'Vina mau di unboxing ya?'
Menikah diusia muda membuat Ziko harus menghadapi tingkah manja istrinya serta kepolosan Devina yang membuatnya gemas sendiri.
Meskipun banyak yang meragukan, tapi keduanya tetap melangkah dan akan Ziko buktikan bahwa mereka bahagia.
Ziko akan membuktikan bahwa Devina, istri manjanya akan bahagia bersamanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wida Dwi Oktafiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nakal Lagi
"Vano aku pulang dulu ya? "
Devina tersenyum senang sambil memeluk kembarannya dengan erat sebelum dia pulang bersama Ziko ke rumah, dia masih merindukan kembarannya. Sama halnya dengan Devina senyuman manis Devano terukir sempurna dia membalas pelukan itu seraya mengusap rambut Devina dan mencium puncak kepalanya.
Meskipun sudah cukup lama bertemu, tapi rasanya masih kurang Devina masih ingin berlama-lama dengan Devano, tapi dia harus pulang nanti kalau ada waktu dia akan minta untuk menginap di rumah pada Ziko. Setelah merasa sedikit puas Devina melepaskan pelukannya dan menatap Devano dengan senyuman dia juga hanya tersenyum ketika kembarannya itu mengusap pipinya dengan sayang.
"Aku pulang ya?" Kata Devina lagi
"Hm hati-hati dijalan nanti kalau udah sampai rumah kasih tau." Kata Devano
"Vano juga sama." Kata Devina
Devano tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Adara aku pulang ya?" Kata Devina
Devina mendekat lalu memeluk Adara dengan sayang.
"Iya Vin lain kali kita harus ketemu lagi kayak gini." Kata Adara
"Iya harus nanti kita main lagi." Kata Devina senang
Setelah selesai Devina menatap Ziko dan menganggukkan kepalanya, pertanda bahwa dia sudah selesai.
"Pulang ya Van Ra." Kata Ziko
Devina tersenyum sambil melambaikan tangannya lalu dia masuk ke dalam mobil bersama dengan sang suami dan berlalu pergi meninggalkan Devano dengan Adara yang juga akan segera pulang. Helaan nafas terdengar Devina mengalihkan pandangannya ke depan seraya tersenyum tipis.
"Zikoo"
"Iya"
"Nantii kalau ada waktu, kita nginap di rumah Mommy sama Daddy ya?" Kata Devina
"Iya Devina"
Devina tersenyum senang ketika mendengar jawaban yang suaminya berikan.
"Daddy sama Mommy bilang dia kangen banget sama Vina." Kata Devina
"Kamu sih ngangenin." Kata Ziko
"Ish orang lagi serius juga." Kata Devina kesal
"Loh aku kan bilang jujur Vin." Kata Ziko sambil tertawa kecil
"Memang Vina ngangenin?" Tanya Devina
"Masih bertanya Devina sayang? Jangan orang tua atau kembaran kamu sendiri bahkan aku aja kalau gak ketemu kamu sebentar kangen." Kata Ziko
Devina tersenyum lebar ketika mendengarnya.
"Ziko kalau enggak ketemu Vina kangen?" Tanya Devina
"Kangen bangett"
Devina terlihat senang sekali ketika mendengarnya dan Ziko juga sama dia ikut senang melihat istrinya itu tersenyum lebar.
Selagi menunggu sampai di rumah Devina mengambil ponsel milik kekasihnya dan Ziko hanya diam, dia tidak pernah melarang karena sejak masih pacaran Devina memang sering sekali melakukannya. Membuka ponsel milik kekasihnya dengan mudah Devina tersenyum kalau lihat foto pernikahan mereka yang dijadikan wallpaper oleh sang suami.
Seperti biasa hal pertama yang Devina lihat adalah aplikasi pesan di ponsel suaminya dan dia tidak melihat apapun selain itu tidak ada pesan yang diarsipkan juga, aman. Sebenarnya entah Devina melakukan hal itu atau tidak dia sudah percaya penuh pada Ziko hanya saja terkadang dia suka penasaran.
Hampir mustahil bagi Ziko untuk berselingkuh karena dia sangat bucin pada Devina.
"Ziko"
"Hmm"
"Tiara masih suka chat kamu?" Tanya Devina
"Enggak"
"Ziko enggak mau tanya sama Vina, apa ada cowok yang suka chat Vina?" Tanya Devina
"Enggak Devina, aku percaya sama kamu." Kata Ziko
"Berarti Vina enggak percaya Ziko ya? Vina sering tanya dan lihat HP Ziko." Kata Devina
"Udah ah jangan mikir yang aneh-aneh." Kata Ziko sambil tersenyum
Devina hanya mengangguk saja lalu menaruh lagi ponsel milik suaminya dan menikmati sisa perjalanan dengan keheningan.
Sampai akhirnya mereka sampai juga di rumah Ziko langsung mengajak Devina untuk turun dan masuk ke dalam. Orang tua Ziko sepertinya sedang keluar karena mobil Zidan tidak ada dan rumahnya terlihat cukup sepi.
Beruntung sudah ada Devina, jadi Ziko tidak akan kesepian.
Sebaliknya dia malah bisa melakukan sesuatu yang menyenangkan dengan istrinya, benar kan?
"Yuk ke kamar"
Devina hanya mengangguk saja dan pergi ke kamar begitu masuk ke dalam Devina menggantungkan tas miliknya lalu duduk di tepian ranjang sambil melepaskan jam tangan hingga anting yang dia kenakan.
"Sini aku bukaiin kalungnya"
Tersenyum senang Devina membiarkan Ziko melepaskan kalung yang dia pakai.
"Cincinnya enggak mau di lepas?" Tanya Ziko
Devina langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat.
"Enggak Vina cuman lepas kalau mau mandi." Kata Devina
"Suka banget sama cincin itu ya?" Kata Ziko
"Heem suka bangettt." Kata Devina
Ziko gemas sekali melihatnya hingga dia mencubit pipinya dengan gemas.
"Aku mau mandi udah sore"
Setelah mengatakan hal itu Ziko berjalan menjauh dan masuk ke dalam kamar mandi, tapi Devina langsung mengejarnya dan masuk sebelum pintunya tertutup.
"Vina juga mau mandi udah sore"
°°°
Updateee😘
Mampir yuk di novel pertama ku yang berjudul "KEKUATAN HATI WANITA"
Berkisah wanita yg bangkit dari penghianatan.
Mohon dukungannya, terimakasih🙏🏻🤗🌹
Semangat terus yaa untuk buat cerita2 yang tentunya gemesin dan penuh warna 😍 Love you Thor❤️