NovelToon NovelToon
AKIBAT SALAH SERVER

AKIBAT SALAH SERVER

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:589
Nilai: 5
Nama Author: Linda Lubi Channel

Novel ini bergenre horor komedi yang menghibur meski horor. Cinta bisa tumbuh kapan saja dan pada siapa saja. Termasuk cinta Mbak Kunti kepada Nurdin, bestienya yang notabene-nya manusia. Karena patah hati, Mbak Kunti pindah ke daerah lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Lubi Channel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKIBAT SALAH SERVER (29)

Penulis: Linda Lubi

***

Mbak Kunti kangen kopi getir, kopi favorit di warkop Nurdin. Rasanya beda dengan warkop-warkop lainnya. Apalagi rasa kangennya bukan hanya sekedar kopi getir. Ia kangen pemiliknya juga, Nurdin.

Keinginannya begitu meronta-ronta, Mbak Kunti dengan kesaktiannya menghilangkan diri. Cling. Lalu dalam hitungan detik, ia sudah sampai.

Walau sudah sepi dari customer wanita, tapi warkop Nurdin masih tetap ramai dikunjungi pelanggan pria. Mereka sudah cocok dengan kopi getir Nurdin.

Mbak Kunti lupa menyamar sebagai perempuan cantik. Ia nggak mungkin masuk dengan kondisi sebagai kuntilanak. Tapi sebelum merubah wujud, ia ingin menghampiri rumah Nurdin dulu. Ia hanya melihat Emak Nurdin yang sudah mendengkur di kamarnya.

Lalu ia beralih ke kamar Nurdin. Yang ada cuma Nurdin yang pucat dan tidur sendirian. Ia tak melihat Salima.

Mbak Kunti keliling rumah Nurdin, tapi tak melihat keberadaan Salima. Ada apa sebenarnya? Mbak Kunti jelas prihatin. Meskipun cemburunya membara, tapi ia ingin Nurdin dan Salima bahagia.

"Nur...Nur...Nurdin....." Mbak Kunti membangunkan Nurdin.

Nurdin masih belum bisa dibangunkan. Ia sepertinya tidur lelah. Bukan sekedar tidur rutin.

Mbak Kunti menjentik jarinya, lalu Nurdin terbangun seketika. Matanya masih samar-samar melihat Mbak Kunti yang berdiri di samping ranjangnya.

"Mbak Kunti?" Nurdin langsung bangkit.

Senyumnya langsung merekah. Dia berdiri dan mereka berdua bersorak dengan yel-yel.

"Ye ye ye....." yel-yel mereka.

Lalu cipika cipiki seperti biasa. Mbak Kunti duduk di sebelah Nurdin.

"Kenapa wajahmu pucat sekali Nur? Kurang sehat? Terus istrimu mana?" Kepala Mbak Kunti menyapu seisi ruangan.

"Ceritanya panjang, Mbak Kun." Lalu ia memegang perutnya. Memang nafsu makannya beberapa hari ini berkurang. Sekarang malah lapar."Kita keluar cari sup Iga Yuk. Tapi tempatnya jauh. Di Banda sana. Ada restoran sate 'APA DONG'. Selain sate, ada sup Iga juga. Rasanya maknyos. Lagi viral.'

"Ayo kita ke sana. Kita beli lalu makan di tempat yang tidak terlihat oleh manusia. Biar kita aman." Mbak Kunti semangat. Ia menyamar sebagai wanita yang memakai hijab.

Nurdin memeriksa dompetnya. Lalu Mbak Kunti menggenggam tangannya. Kini mereka sudah berada di restoran sate 'APA DONG'.

Pramusaji mencatat pesanan Nurdin yang bukan makan di tempat, tapi TAKE AWAY. Dua bungkus sate dan 2 bungkus sup Iga. Juga 2 botol air mineral.

Mbak Kunti menyihir agar penyajian dipercepat dalam waktu 1 menit. Ia insecure berada di keramaian. Takut jiwa kehantuannya meronta-ronta untuk isengin manusia.

Pesanan langsung dibayar Nurdin ke kasir. Mereka buru-buru pergi. Lalu menghilang. Tiba-tiba mereka sudah berada di sebuah sawung kosong yang gelap. Mbak Kunti menyihir sawung menjadi terang. Lalu meja disihir sebersih dan senyaman mungkin.

Nurdin membuka thimwal sup iga, lalu menuangkan plastik klip kuahnya yang terpisah. Untuk Mbak Kunti pun sudah ia buka. Sendok plastik. Sate juga sudah ia buka. Jadi malam ini ia benar-benar ingin makan banyak.

Kehadiran Mbak Kunti membangkitkan selera makannya. Padahal kalau manusia yang lain, kehadiran Mbak Kunti justru membangkitkan rasa ketakutan yang paripurna. Endingnya malah pingsan dengan sukses.

"Salima untuk sementara pulang ke rumah orang tuanya dengan bayi kami, Tampan." Nurdin menyeruput kuah sup Iga yang rasanya seger banget.

"Kenapa?" Mbak Kunti makan dengan kalem agar makanannya tidak cepat habis.

Ia ingin menghabiskan malam panjang dengan Nurdin. Biasanya ia makan dengan kecepatan tingkat dewa. Liat Nurdin aja dia malah cepat kenyang. Makanya ia makan dengan kalem. Kangennya terobati.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!