NovelToon NovelToon
Dendam Yang Salah (Sang Bos)

Dendam Yang Salah (Sang Bos)

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:472
Nilai: 5
Nama Author: shkira

Sebuah pertemuan yang tidak terduga terjadi pada Mariana purnama, yang akan mengubah hidup nya, akibat salah sasaran kebencian dan juga dendam dari seorang bos mafia, yang di kenal sebagai Hansen Deen.yang punya pengaruh dan kuasa besar di negara A.


pertemuan yang awalnya tidak di sengaja untuk Ana malah menjadi pertemuan yang akan membawa nya dalam masalah besar untuk hidup nya.

SELAMAT MEMBACA ,SEMOGA TERTARIK😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shkira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS 29

Mereka tidak menyadari kepergian Ana, yang menjauh dari mobil sebelum akhirnya Hansen sadar setelah ia membuka pintu mobil tidak melihat Ana di sana dan hanya melihat ponsel nya yang tergeletak di jok belakang.

Hansen membanting kasar pintu mobil saat melihat Ana tidak ada, "Dia melarikan diri lagi! " Ucap nya geram, mengamati sekitar jalan mencari keberadaan Ana.

"Bos, aku akan mencari nona Ana, dia pasti belum jauh dari sini."

"Tidak perlu, aku yang akan mencari nya sendiri. Kamu bawa dia kembali ke mansion!" Ucap Hansen, melirik pada wanita yang mirip dengan mendiang kekasih nya itu.

"Tapi bos, mobil.."

"Kamu bisa hubungi orang mu, untuk menjemput ke sini, jangan membuat smua nya sulit, Ares!" Ketus Hansen, masuk kedalam mobil lalu pergi meninggalkan. Ares dan wanita itu yang menatap nya pergi.

Wanita itu terlihat tidak senang Dnegan sikap Hansen yang sangat dingin. Namun dalam hitungan detik expresi nya berubah menjadi sangat lugu.

"Tuan, sebaik nya aku pergi.. aku tidak ingin merepotkan kalian!" Ucap nya, bersikap menyedihkan.

" nona Rose, bukankah tadi kamu bilang, tidak ada tempat tinggal lagi, jika kamu pergi sekrang, kamu akan pergi kemana?" Balas Ares, kasihan.

Rose tertunduk bingung menggelengkan kepala.

Nasib nya yang menyedihkan membuat hati Ares tersentuh " Lagi pula, tadi kamu dengar sendiri kan, bos ku akan membantu mu nanti. Jadi untuk sementara kamu ikut kami. Setelah urusan bos ku selesai dia akan menemui mu nanti!" Jelas Ares,

Tidak lama anak buah nya datang menjemput mereka, Karena tidak ada tempat aman selain ikut dengan Ares, akhirnya Rose setuju untuk ikut dengan nya pergi ke mansion milik Hansen.

Sebelum nya wanita bernama rose itu tiba-tiba muncul di depan mobil Ares, dan mengaku dia kabur dari club malam tempat ia bekerja sebagai waiters. Penyebab ia kabur lantaran pemilik club ingin menjual nya pada pelanggan di sana, sebab ia punya hutang sebesar 500 juta yang pernah ia pinjam untuk biaya pengobatan adik nya yang mengidap kanker, namun sayang nya sang adik meninggal saat menjalani operasi pengangkatan sel kanker, Pemilik club memberi waktu 3 bulan untuk ia mengembalikan nya, namun saat sudah jatuh tempo Rose hanya memiliki uang 10 juta untuk membayar. Sehingga membuat pemilik club marah dan berniat menjual nya sebagai pengganti hutang.

Di sisi lain, malam itu Hansen yang sedang mencari keberadaan Ana, sedikit kesulitan lantaran tidak bisa melacak keberadaan nya.

Pencarian nya tidak di sadari sudah sampai di kota, saat berhenti di lampu merah. Sebuah mobil taxi berhenti di samping nya. Tidak di sangka ana berada di dalam mobil taxi itu. Mereka tidak saling menyadari.

Saat ini Ana hendak pergi ke rumah keluarga Satria untuk mengatakan semua kebenaran tentang hubungan nya dengan Hansen. Agar ia bisa benar-benar bebas dengan bantuan keluarga satria. Meski sebenarnya ia tidak ingin melibatkan mereka. Tapi ia benar-benar sudah lelah menghadapi semua nya sendiri.

Ana bersandar lesu di kaca, pandangan nya menolah ke luar, ia tertegun kaget ketika pandangan nya bertemu dengan Hansen yang saat itu juga menoleh keluar jendela.

ia terbelalak pucat saat melihat sorot mata hansen yang dingin menatap nya. Ana panik melihat lampu masih tidak berubah, kepanikan nya semakin menjadi saat melihat Hansen keluar dari mobil dan melangkah ke arah nya.

Namun saat langkah Hansen tinggal satu langkah, lampu berubah.

"Pak, cepat pak jalan!" Seru ana ketakutan.

Belum sempat Hansen meraih pintu, sang sopir taxi sudah kembali mengemudikan mobil nya.

Hansen mantap geram dari kejauhan. Suara kelakson terdengar bising lantaran mobil milik nya menghalangi jalan.

Ia segera masuk kedalam mobil untuk mengejar taxi yang membawa Ana.

Ia menginjak gas dengan kecepatan tinggi sehingga bisa mengejar ana yang berada di depan nya.

Sang sopir melirik pada sepion melihat mobil Hansen terus mengikuti nya "Nona, seperti nya mobil mewah di belakang itu mengikuti kita?!" Ucap nya, bingung.

Sejak Hansen menemukan nya lagi, ia sudah tahu Dia akan terus mengejar. "Pak, orang itu penguntit, tolong bawa aku ke kantor polisi!"

"Astaga, baik nona! 500 meter lagi ada kantor polisi, kita akan berhenti di sana!" Ucap sang sopir, cemas menambah kecepatan.

Saat ini mobil mereka saling mengejar, Hansen yang jengkel, menyalip taxi di jalan yang cukup sepi. Lalu ia menginjak rem tepat di depan taxi, sehingga terjadi benturan yang cukup keras. Sang sopir sampai ketakutan melihat kegilaan Hansen. Untung nya sang sopir terlindung oleh keamanan yang di miliki mobil nya.

Namun tidak Dengan Ana, saat itu ia tidak memakai sit belt, sehingga ia terbentur cukup keras ke depan hingga membuat nya pingsan.

Hansen berjalan mendekati taxi dengan expresi kejam. Ia membawa segepok uang di tangan nya lalu meletakan nya di kursi depan.

"Ambil Uang ini sebagai ganti rugi kerusakan mobil dan fisik anda!" Ucap hansen datar, membuka pintu belakang lalu menggendong tubuh Ana yang pingsan.

Sang sopir tidak tinggal diam melihat perbuatan kriminal yang di lakukan Hansen. Saat membawa penumpang nya yang pingsan pergi begitu saja.

Ia segera keluar dari mobil untuk menghentikan Hansen.

"Tuan, letakan kembali gadis itu, kalau tidak saya akan melapor pada polisi!"

Hansen melirik tajam pada sang sopir "Aku membawa istri ku sendiri, polisi tidak akan menangkap ku!" Ketus nya.

Sang sopir tertegun diam, namun ia tidak percaya dengan ucapan Hansen.

Hansen tau jika sopir itu tidak akan percaya begitu saja. Ia melatakan Ana di dalam mobil. Lalu ia menunjukan buku nikah nya pada sang sopir sehingga ia percaya dan tidak lagi menahan nya.

Hansen segera meninggalkan tempat itu sedangkan sang sopir taxi juga pergi. Ia mengambil uang yang tadi di berikan oleh Hansen, yang ternyata senilai 200 juta. Ia sampai terkejut tak percaya.

.

.

.

.

Bersambung...

1
🦋 165
kayaknya jodoh mu tuh ana 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!