NovelToon NovelToon
Talak Berakhir Penyesalan

Talak Berakhir Penyesalan

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Dijodohkan Orang Tua / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Penyesalan Suami
Popularitas:24k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Melina Khairunisa seorang gadis berusia 19 tahun, yang tumbuh di panti asuhan tanpa tahu siapa orangtua kandungnya. Dirinya harus dipaksa menikah dengan putranya---Ishan Ganendra atas desakan Nyonya rumah bernama Adisti Ganendra, tempatnya bekerja sebagai ART.
Ishan Ganendra sebagai Aktor terkenal berusia 30 tahun, dan sudah memiliki kekasih---Livia Kumara seorang model papan atas. Setelah menikahi Ishan----tak sekalipun Melina di perlakukan selayaknya istri, bahkan seringkali mendapatkan KDRT, sikap kasar, dan ucapan yang menyakitkan hati dari mulut Ishan.
Suatu saat Karena Konspirasi dibuat Livia, membuat Melina masuk penjara dan Ishan meragukan anak di kandungannya.
Hidup selalu adil, di saat terpuruk Melina bertemu orangtua kandungnya seorang Perwira TNI dan Dokter berpengaruh, yang memiliki pengaruh besar sehingga Melina bisa bebas dari penjara. Bagaimana reaksi Ishan setelah tahu Melina tak bersalah dan anak yang dikandung Melina adalah anaknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Pagi ini  udara terasa segar karena semalam hujan.

Melina merasa ringan dan terbebas dari rasa takutnya, karena tak ada suaminya di rumah.

Karena hatinya masih terbayang rasa trauma atas perlakuan Ishan, hari ini tidak ke kampus karena dosen menginginkan kelas online.

Jadi dirinya hari ini tidak ke kampus, namun pagi ini Adisti mengajaknya untuk melakukan kegiatan sosial di Panti Asuhan Kasih Bunda.

Panti Asuhan Kasih Bunda.

Sebuah Panti Asuhan dimana Melina Khairunnisa menghabiskan masa kecilnya, Melina hari ini sangat bahagia.

Adisti selain mengajaknya ke panti asuhan tempat dimana Melina tumbuh besar sebagai kegiatan bakti sosial, dirinya juga bisa bertemu dengan adik-adik panti yang dirinya bimbing dulu.

Pertama kalinya senyum manis terbit di bibir Melina, karena dirinya akan kembali mengenang masa kecilnya.

Tak ada lagi tekanan, dan tak adalagi pemukulan.

Melina hari ini mengenakan pakaian yang menurutnya nyaman, meski dirinya istri seorang selebriti tetap saja Melina lebih nyaman berpakaian sederhana.

Hanya mengenakan kaos berwarna biru tua menambahkan kardigan hitam sebagai luaran, bawahnya di padukan dengan celana kulot panjang warna hijau tua.

Rambutnya diikat setengah dengan membiarkan sisanya terurai alami.

Terlihat Melina amat ceria, meski sudah menjadi istri seorang bintang----dirinya tak akan pernah lupa darimana dirinya berasal.

Di sisi lain, Adisti tampil elegan seperti biasanya. Bisa terlihat jika Adisti adalah ibu-ibu kalangan sosialita.

Terlihat wanita berwajah Turki dan Pakistan itu, mengenakan gaun berwarna ungu sampai lutut dengan pita besar di bagian dada.

Rambutnya di cepol rapi, memberikan kesan wanita kelas atas yang dermawan.

"Mama makasih ya, Mel seneng...Akhirnya bisa ketemu lagi sama adik-adik Mel di panti," jawabnya.

"Iya sayang, mama juga makasih ama kamu. Karena kamu mau berhubungan badan sama Ihsan dan mama juga bersyukur dapat menantu yang masih perawan."

Adisti merangkul menantunya, nampak hangat dan penyayang.

Melina memejamkan matanya, akhirnya dirinya bisa merasakan kasih sayang seorang ibu selain kasih sayang Bunda Pipin.

Tak lama kemudian.

Mobil yang di kendarai para wanita di keluarga Ganendra tengah memasuki halaman panti asuhan.

Tangan Melina memegang dadanya, seolah degup jantungnya berdetak dengan cepat.

Panti yang menjadi saksi bisu masa kecilnya, tempat dimana dirinya tumbuh besar membawa kesan damai.

Berbanding terbalik saat dirinya menikah dengan Ishan Ganendra, meski dirinya menikah dengan seorang selebriti---tak pernah sekalipun Melina merasa bahagia.

Semenjak berumah tangga dengan Ishan yang di rasakan Melina, adalah rasa trauma dan sakit yang tak ada ujung.

"Ingat Melina, jaga sikapmu."

Adisti memperingatkan menantunya, untuk menjaga sikap karena keluarga Ganendra adalah keluarga terpandang.

Melina hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya dengan pelan.

Begitu melangkah kakinya melewati pintu utama, teguran Adisti menguap rasa rindunya sebagai seorang anak saat pulang ke rumah mulai terasa.

Aroma khas panti asuhan dengan aroma masakan sederhana, mampu membangkitkan kenangan lama.

"Hallo semuanya!" sapa hangat Melina yang mendekati adik-adik pantinya.

"Ah kakak Melina kesini!" ucap anak-anak panti itu dengan serempak.

Melina menyambar mereka semua, dan langsung gadis itu mengajak main adik-adik panti yang ada disana.

Sementara Adisti mulai menjalankan perannya, untuk memberikan bantuan dan bingkisan kecil.

Senyum wanita itu amat tulus, ia membagikan paket bantuan dan beberapa buku untuk anak-anak panti.

Tubuhnya berdiri dengan anggun, sesekali tangannya membelai kepala anak-anak panti, saat asistennya membidik kamera ponsel.

Bagi Adisti ini hanya panggung sandiwara, untuk menarik popularitas agar bisnisnya lancar.

Tapi bagi Melina ini adalah rumahnya, kehidupan dan kenangan yang tak akan pernah di lupakan seumur hidupnya.

Melina tak mempedulikan soal kegiatan sosial ini, dirinya hanya peduli dengan adik-adik panti yang baginya sudah seperti saudara baginya.

Nampak gadis ini duduk bersila dengan buku gambar di tangannya yang sudah agak usang, lalu Melina mulai bercerita mengenai cerita legenda.

Melina duduk dengan sekelompok anak-anak kecil di atas lantai, sambil bermain bersama.

"Kak Melina! Cerita roro Jonggrang dong!" seru seorang anak perempuan kecil bernama Nina.

"Jangan kak cerita soal tangkuban perahu aja," ucap anak yang lain dengan menyodorkan bukunya.

Melina bisa tertawa lepas yang sudah tak terlihat semenjak menikahi Ihsan, gadis ini tertawa saat bersama adik panti yang sudah seperti saudara baginya.

"Sabar ya, satu-satu," ucap Melina mengambil buku berjudul cerita 'dua belas putri yang menari'.

"Kita baca cerita ini dulu ya," lanjutnya.

Seketika, suasana ruangan berubah menjadi keceriaan.

Melina membaca cerita dengan ekspresi yang membuat adik-adik panti tertawa terpingkal-pingkal.

Sesaat dirinya melupakan rasa sakit fisiknya yang tersisa dari kejadian dan kenangan bersama Ishan.

Seolah pikirannya melupakan tatapan tajam Ishan yang selalu mengawasinya, disini di tengah adik-adik panti yang menjadi bagian hidupnya di masa lalu, Melina merasa di terima seutuhnya.

Dari kejauhan, Adisti menatap menantunya dengan tatapan tak suka---melihat Melina begitu akrab dengan "anak-anak panti" yang menurut berbeda kasta.

Jadi, Adisti terpaksa menahan dirinya karena banyak pasang mata yang melihatnya.

Sedikit saja dirinya melakukan kesalahan, maka sudah di pastikan popularitas dan rencana yang di bangunnya akan sirna dalam sekejab.

Tangan Adisti terus membagikan hadiah dengan gerakan manis dengan penuh kepalsuan, berbeda dengan menantunya---Melina.

Melina yang sedang bersenda gurau dengan anak-anak sambil di pangku.

Melina menatap dinding panti yang disana penuh coretan gambar anak-anak, dirinya ingat dulu disana sering menggambar.

Dirinya membayangkan seorang putri yang menikahi seorang pangeran yang menjemputnya, dan membawanya ke Istana dan hidup bahagia.

Tapi kenyataannya setelah dewasa Melina bukan mendapati seorang pangeran yang tinggal di istana megah, melainkan drakula yang selalu menumpahkan darahnya setiap hari.

"Kakak kenapa sedih?" tanya Nina kecil, menyentuh pipi Melina dengan tangan mungilnya.

Melina tersentak, lalu tersenyum hangat meski matanya berkaca-kaca.

"Kakak tidak sedih, Sayang. Kakak cuma senang bisa pulang ke rumah," ucap Melina dengan menggunakan alibi.

Dirinya berusaha menutupi rasa sakit dan kecewanya dengan membuat alibi, momen ini menjadi pelarian singkat bagi Melina.

1
kinoy
typo..Melina x
Debby debora laoshi
yg sabar Melina,gpp nanti akan ada keluarga kandungmu yg membantu.
buat ishan di tunggu penyesalanmu.
pada saat penyesalan itu tiba jng beri maaf.apalagi nanti berdahlil anak.ishan aja raguin anaknya.
mohon maaf ya thor jng Samapi Melina balik sama ishan ya.tubuhnya saja sdh kotor bgt tidur sama si Livia.
heran Artis tp bodohnya minta ampun hadehhhh
Putri Sabina: mirip kasus yang viral ya kak, artis banyak kok yang kaya gitu. Kalo soal karma pasti dapet kok dari ayahnya melina😉
total 1 replies
Ma Em
Kekejaman Ihsan sdh keterlaluan pokoknya Melina kalau Ihsan nanti tau kebenaran nya yg membunuh ibu Adisti bkn Melina dan anak yg Melina kandung itu darah daging nya , Melina jgn mau untuk memaafkan Ihsan meskipun Ihsan berlutut dan memohon untuk minta maaf Melina jgn mau memaafkan Ihsan .
Putri Sabina: nanti juga kena karmanya ishan kak
total 1 replies
Yuli Yulianti
lelaki seperti ishan tidak bisa lg di beri kesempatan walau pun nanti nya semua kejadian terbongkar ...untuk apa lg kembali dgn orang yg menyakiti berkali kali
Putri Sabina: ruqyah kak😩
total 1 replies
kinoy
ni mah ishan tar sadar trus mnt balikan LG ma Melina trus diterima bnr2 kebangetan dah..berharap ishan Melina g usah balik LG lah biarin aja si ishan ma si uler Livia..jijik bgt mlh TDR LG ma si setan BKN y nyari bukti kebenaran..bego amat JD laki..mending Melina kasi jodo yg lain aj deh..Alvaro ke ato sapa asal jgn balik LG ke si ishan
Putri Sabina: yah tentu tahu apa yang akan terjadi jika orang tua Melina sampai tahu kelakuan ishan.
total 1 replies
ByngnHtm
nah kan nama gw bnr bnr ketulis disitu, aduh masa gw dpt piala bergilir si 😭
Putri Sabina: nama kakak siapa🤣🤣
total 1 replies
Yuli Yulianti
semoga nyonya Adisti ad yg melindungi
Putri Sabina: amiin kak
total 1 replies
kinoy
boleh komen kasar g sih..si ishan gobs bgt y..ringan tangan bgt..apa2 maen tampar..masa aktor kyk gt. KLO Ampe Melina msh Nerima ishan bego aj tuh si Mel..mending tinggalin aj biarin ma si Livia aj lah..kesel baca y..KDRT Mulu..ortu asli Melina jg lelet bgt bt ngakuin Melina anaknya bukti dah ada mlh MW tes DNA..keburu msk penjara tuh Melina..
Putri Sabina: Karmanya datang dari ayahnya Melina, nanti deh baca aja kakaknya apa yang akan dilakukan Baskara🤭
total 5 replies
Ma Em
Semoga sebelum Melina dibuang Ihsan Melina secepatnya bertemu dgn kedua orang tuanya , agar Melina ada yg melindungi dan tdk akan dipenjara ,semoga kebenaran nya secepatnya bisa terungkap bahwa yg jahat adalah Livia bkn Melina .
Putri Sabina: amiin kak semoga aja dan ikutin terus ya kak ceritanya😄 ada kejutan loh
total 1 replies
sunaryati jarum
Setelah ini semoga hidupmu bahagia ,Mel Tinggalkan kejam mu, untuk apa bertahan
Putri Sabina: tinggalkan ada waktunya, ishan nanti juga kena kak😄
total 1 replies
Ma Em
Jangan sampai Melina keguguran Thor , biar Melina pisah saja dgn Ihsan daripada di KDRT terus kasihan , semoga Melina bisa cepat bertemu dgn ayah dan ibu kandung nya .
Putri Sabina: ikutin aja kak ceritanya🙏
total 1 replies
kinoy
gemes ..geregetan baca y
Putri Sabina: hahaha, sesuai yang di rencanakan author😚😆
total 1 replies
kinoy
kmh andah ishan ah ..bodo kaga ketulungan..hadeuh..parah ..g sanggup baca y gw
Putri Sabina: kan EMG dasarnya udh nggak suka kak
total 1 replies
kinoy
au ah..kmh ishan Weh lah..tak sanggup AQ mah
Putri Sabina: sabar kak
total 1 replies
kinoy
nah kan..br nyesel
Putri Sabina: nyesel dong, mantunya aja aktor terkenal🤭🤙
total 1 replies
Anonim
ngapain mau diruh nikah cm bet bkin ank aja..kan kuliaj ya ga ush tkut seh..ambil langkah tehas
Putri Sabina: terlalu polos😩
total 1 replies
kinoy
tu dktr PST Ema y melina
Putri Sabina: bisa jadi
total 3 replies
Ma Em
Emang pelakor itu lbh sadis dari istri sahnya .
Putri Sabina: bukan sadis lagi kak playing Victim+NPD
total 1 replies
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Putri Sabina: besok lanjut kakak😉
total 1 replies
Ma Em
Semoga Ihsan segera putuskan hubungan dgn kekasihnya agar Melina bisa bahagia dan tdk diduakan .
Putri Sabina: semoga aja kk🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!