NovelToon NovelToon
Benih Rahasia Sang Dokter

Benih Rahasia Sang Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Anak Genius / Dokter Genius
Popularitas:355.5k
Nilai: 5
Nama Author: lala_syalala

Follow IG @Lala_Syalala13

Ashela Safira, seorang gadis yang membanting tulang demi melunasi utang ayahnya, terpaksa merelakan kesucian yang ia jaga selama ini direnggut oleh pria asing.

Merasa harga dirinya telah hancur, ia memilih melarikan diri dan menghilang setelah malam panjang itu. Namun, di tengah pelariannya, Ashela justru mendapati dirinya hamil.

Sementara itu, Elvano Gavian Narendra, seorang dokter berhati dingin, terbangun dan mendapati gadis yang bersamanya telah pergi.

Rasa sesal seketika menghantamnya saat melihat bercak merah di atas ranjang, yaitu sebuah tanda bahwa ia telah menodai seorang gadis asing yang bahkan tidak ia ketahui identitasnya.

Bagaimana kelanjutannya???
YUKKKK GAS BACAAAA!!!

IG @LALA_SYALALA13
YT @NOVELLALAAA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ngidam?

Malam pertama di tempat baru itu terasa sangat sunyi. Ashela merebahkan tubuhnya di atas kasur lantai yang ia beli dari pasar terdekat sore tadi. Tidak ada bantal empuk, tidak ada selimut sutra. Hanya ada dinginnya malam pegunungan yang menusuk tulang.

Ia menyalakan lampu bohlam kuning yang redup. Dalam kesendirian itu, air matanya kembali jatuh. Ia merasa sangat asing. Ia takut.

Ia membayangkan bagaimana jika ia tiba-tiba sakit? Bagaimana jika rentenir di Jakarta berhasil melacaknya? Dan yang paling menyesakkan, bagaimana jika nanti anaknya bertanya tentang siapa ayahnya?

Ashela segera bangkit dan duduk di depan koper terbukanya. Ia mengeluarkan sebuah buku catatan dan pulpen. Ia harus membuat rencana.

Pertama, cari pekerjaan. Besok ia harus berkeliling desa. Apapun pekerjaannya mulai dari membantu di kebun teh, menjadi buruh cuci, atau menjaga warung, ia harus melakukannya.

Kedua, kesehatan. Ia harus mencari bidan desa terdekat untuk memeriksa kandungannya. Ia tidak boleh mengabaikan kesehatan bayinya meski uangnya terbatas.

Dan ketiga, identitas. Ia harus tetap menggunakan nama aslinya, namun ia akan mengaku sebagai seorang janda yang suaminya baru saja meninggal akibat kecelakaan di kota. Ini adalah kebohongan kecil yang terpaksa ia buat agar masyarakat tidak memandangnya rendah.

Ashela menghela napas panjang. Ia mengambil selembar foto mendiang ayahnya.

"Ayah, ibu, doakan Ashela di sini. Aku akan tetap membayar hutang Ayah. Aku sudah menabung sedikit demi sedikit, dan aku akan mengirimkannya lewat pos secara anonim ke alamat rentenir itu agar mereka tidak mencariku ke sini." lirihnya.

Pelarian ini bukan berarti ia lari dari tanggung jawab. Ashela tetap berniat melunasi hutang ayahnya, namun ia harus mengutamakan keselamatan bayinya terlebih dahulu.

...****************...

Esok paginya, Ashela terbangun oleh suara kokok ayam dan adzan subuh yang berkumandang dari masjid desa. Ia tidak lagi merasakan mual yang sehebat kemarin. Udara segar pegunungan sepertinya memberikan sedikit kekuatan ekstra untuk tubuhnya.

Ia keluar rumah dan melihat Mak Esih sedang menyapu halaman.

"Neng, sudah bangun? Mari sarapan dulu, Emak masak nasi liwet," ajak wanita tua itu.

Kebaikan Mak Esih membuat tenggorokan Ashela tercekat. Di kota, ia selalu dicurigai atau diabaikan. Di sini, di tempat asing ini, ia justru mendapatkan sambutan yang hangat.

Selama sarapan, Ashela menceritakan skenario yang sudah ia siapkan semalam yaitu bahwa ia adalah yatim piatu yang baru saja kehilangan suaminya dan ingin memulai hidup baru di tempat yang tenang.

"Kasihan sekali kamu, Neng. Masih muda sudah harus berjuang sendiri," ucap Mak Esih sambil mengusap pundak Ashela.

"Jangan khawatir, di sini warga baik-baik. Kalau Neng butuh kerjaan, coba ke kebun teh sebelah barat. Di sana sedang butuh orang untuk mendata hasil petikan setiap sore."

Mata Ashela berbinar. "Benarkah, Bu? Saya punya pengalaman mendata stok barang."

"Iya, nanti Emak antar ke Pak RT. Beliau yang mengelola di sana."

Hari itu ditutup dengan harapan baru. Ashela berhasil mendapatkan pekerjaan sebagai pencatat hasil panen kebun teh dengan upah harian yang cukup untuk makan dan menabung sedikit.

Saat ia berjalan pulang menelusuri jalanan setapak yang diapit pohon-pohon teh, ia menatap langit sore yang berwarna jingga keunguan.

Ia merasa sedikit lebih ringan. Ia telah menemukan tempat persembunyiannya. Sebuah kampung yang akan menjadi saksi bisu transformasinya dari seorang gadis yang rapuh menjadi seorang ibu yang tangguh.

Di balik kabut Sukabumi, Ashela Safira mulai membangun benteng perlindungannya, menjauhkan rahasia tentang Elvano Gavian Narendra dari jangkauan dunia, setidaknya untuk saat ini.

Ia mengelus perutnya lagi, kali ini dengan senyum yang benar-benar tulus. "Kita akan aman di sini, Nak," bisiknya sambil mengelus perutnya yang masih datar berharap agar sang anak bisa membantunya untuk tidak rewel selama dia bekerja nantinya.

...****************...

Di sisi lain, di rumah sakit Elvano sudah beberapa kali bolak balik ke kamar mandi, bahkan dia sampai harus membatalkan janji dengan beberapa pasien karena rasa mual yang begitu menyiksanya.

"Dokter, apa perlu saya panggilkan dokter senior untuk memeriksa anda?" tanya Yudha, sang asisten.

"Tidak perlu, mungkin aku cuma salah makan sana nanti juga sembuh. aku juga dokter jadi tahu apa yang sedang aku alami." ucapnya dengan gengsi.

'Aku kenapa ya? perasaan sarapan tadi juga seperti biasa.' gumamnya dalam hati.

Namun Elvano sama sekali tidak memiliki prasangka bahwa kejadian malam itu akan membuahkan benih yang sekarang sedang bertumbuh.

Malam harinya dia sudah berada di mansion keluarga Narendra, dengan malas dia turun ke bawah untuk makan malam bersama orang tua nya.

"Kamu kenapa sayang kok pucat gitu?" tanya mama Zoya melihat aneh ke arah sang anak.

"Gak kenapa-kenapa kok ma cuma masuk angin aja." sahut Elvano.

Baru saja akan menyuap makanan ke dalam mulutnya tiba-tiba Elvano merasa gejolak hebat di perutnya, dia langsung berlari menuju kamar mandi yang ada di dapur.

Dia mengeluarkan semua isi perutnya yang padahal dia belum makan sama sekali dari siang tadi.

"Sayang kamu kenapa?!" sahut mama Zoya ikut menghampiri sang anak yang sudah terkulai lemas di wastafel.

"Gak tahu ma, dari pagi udah gini. kayaknya masih angin biasa deh." dahut Elvano menenangkan sang mama.

Elvano kembali ke meja makan, namun tiba-tiba nafsu makannya meningkat saat asisten rumah tangga nya baru saja menghidangkan udang saus asam manis yang membuat air liurnya ingin menetes saja.

Dengan depan Ekvano langsung menyambat makanan tersebut, bahkan satu boring dia sendiri yang menghabiskan nya.

"Van, kamu beneran gak papa? apa perlu papa periksa?" seru papa Narendra melihat tingkah sang anak yang begitu aneh sekali.

tadi baru saja mual dan muntah di kamar mandi, namun belum satu menit mood nya sudah berubah dan melahap makanan tanpa sisa.

"Kamu kayak orang ngidam aja sih Vano." seru mama Zoya ceplas ceplos namun langsung membuat Elvank berhenti sejenak dari makan malam yang menggugah selera itu.

'Ngidam?' gumamnya dalam hati.

Pikirannya langsung travelling ke malam yang panjang dan nikmat itu, bagaimana dia lupa dengan kemungkinan itu, tapi Elvano menyangkalnya karena dia hanya bermain satu malam tidak sering, jadi tidak mungkin akan langsung jadi.

Entah mengapa otaknya seperti hilang kendali, padahal dia seorang dokter tapi dia tetap menyangkal kemungkinan tersebut yang sebenarnya dia juga tahu kalau kemungkinan itu akan terjadi.

'Kamu dimana? Kenapa sulit sekali mencari mu?' gumamnya dalam hati.

'Aku berharap semoga kamu baik-baik saja, tapi kalau memang malam itu membuahkan hasil aku harap kita bisa segera bertemu.' ucapnya dalam hati.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

1
irma hidayat
lanjut thor up nya
Deliz Diaz Dla FM B
Semangat ya
Wardi's
mumet klo d RS bahas medis d rumah bahas medis.. berasa kerja 24jam😁😅
Dini Anggraini
Baru elvano ini suami kaya raya, jenius, pintar punya kuasa tapi di hadapan istrinya takut sekali. 👍👍🥰🥰🥰
Ariany Sudjana
bunuh saja pelacur murahan yang ga tahu diri seperti Valerie ini 🤣🤣
Deliz Diaz Dla FM B
Semangat ya
Lusi Hariyani
dasar pelakor dgn alasan teman lama
erviana erastus
selalu ada wanita murahan 🤣 why? laki2 bnyk say jgn jd plakor
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
veleria redam posesif mu klo nasib mu tidak mau sama dgn serangga yang lain
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
mantap vano jgn kasih kelonggaran sedikit pun sam serangga🤣
irma hidayat
suami idaman bangen vano👍
fatmawati (pipit)
elvano udah mulai posesif ya🤭🤭🤭🤭🤭
nunggu kabar kehamilan ashela
Deliz Diaz Dla FM B
Semangat ya
erviana erastus
yg komen adekx alvaro siapa ya 🤣 jelas2 plakor
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
lanjut thor, bagus ashela, aq suka, brantasss sampe ke akarnya veleria, apalagi klo datang elvano bela istri nya 🫶
irma hidayat
good ashela tindak tegas pelakor si songong biar tidak menggatal terus
fatmawati (pipit)
waduh gantung ini udah seru loooo
tadi namanya Valerie adiwangsa bukannya ini masih saudara sama mayka????
didouble 😍😍😍😍
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
waduh harus di beri racun ini klo ada serangga ashela
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
dr. Elvano Narendra, Sp. B, thor penulisan nya, beda di huruf d kecil dan D besar🙏
krn suami kebetulan berprofesi sama seperti elvano cuma beda spesialis aja, kebetulan suami Sp. PD🙏
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉: sama-sama author🫶🙏
total 2 replies
Ariany Sudjana
ada lagi pelacur murahan yang ga tahu diri, bunuh saja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!