NovelToon NovelToon
Ruang Rahasia Milik Nona Su Ying

Ruang Rahasia Milik Nona Su Ying

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Iblis / Fantasi
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: DewaC1nta

Di selamatkan oleh iblis saat nyaris di lecehkan oleh para bandit, seorang gadis kini harus menghadapi kenyataan kelam. ia bebas dari ancaman manusia, namun kini takdirnya terikat pada penghuni neraka. kontrak telah di tandatangani, dan meski iblis itu menjadi pelindungnya, harga yang harus di bayar jauh lebih besar dari sekedar nyawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DewaC1nta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29. Perang Para Dewa dan Iblis (bagian kedua)

 "Nenek Wang, aku sedang mencari seorang manusia yang memiliki setengah gelang ini," ucap Zhao Yun.

 Nenek Wang menghentikan langkahnya secara mendadak. "Mencari manusia? Siapa yang sedang kau cari?" tanya Nenek Wang sambil membalikkan tubuhnya yang renta.

 Zhao Yun mengalihkan pandangannya dari jajaran roh di sekeliling mereka, lalu menatap lurus ke arah sang penjaga gerbang. "Seseorang yang memiliki hubungan erat dengan gelang ini, pasti memiliki petunjuk keberadaan setengah gelangnya lagi."

 Nenek Wang menghembuskan napasnya pelan. "Tempat ini menampung ribuan, bahkan jutaan jiwa setiap detiknya. Menemukan orang yang kau maksud di antara lautan roh tanpa petunjuk spesifik apa pun... itu adalah hal yang mustahil."

 Zhao Yun tidak membantah ucapan Nenek Wang. Ia justru melangkah maju, memperpendek jarak di antara mereka. Tangan kanannya yang berselimut aura hitam perlahan terangkat, membiarkan potongan gelang giok di genggamannya terpapar udara neraka yang pekat. "Jika aku menggunakan sihir ilusi, mungkin roh itu akan keluar dengan sendirinya."

 Asap hitam perlahan mulai keluar dari telapak tangan Zhao Yun. Semakin lama asap itu semakin membesar dan menebal, hingga akhirnya memenuhi seluruh terowongan yang dipenuhi oleh roh-roh tersebut.

 Sementara itu, Nenek Wang hanya memperhatikan usaha Zhao Yun dari samping. Raut wajahnya yang keriput memancarkan rasa tidak yakin akan keberhasilan usaha pemuda itu.

 Sihir ilusi milik Zhao Yun mulai bekerja. Kabut hitam yang bergolak itu mengirimkan gelombang energi yang memanipulasi kesadaran terdalam jiwa-jiwa di dalam terowongan. Namun, setelah beberapa saat ia merapal sihirnya, tidak ada satu pun roh yang tertarik ke dalam pusaran sihir tersebut. Seolah-olah sihir itu hanyalah sekadar kepulan asap biasa yang sama sekali tidak bisa mengusik seekor lalat pun.

 Apa?! Sihirku tidak bekerja pada mereka? Bagaimana mungkin? ucap Zhao Yun dalam hati, matanya membelalak tak percaya sembari menatap telapak tangannya sendiri.

 "Hmm. Bahkan kekuatanmu semakin hari semakin melemah. Kau hanya memiliki sebagian kecil dari kekuatan Raja Neraka. Sebagian kecil itu tentu tidak akan cukup untuk membuat seluruh roh di sini terpengaruh oleh ilusi yang kau ciptakan," ucap Nenek Wang, nadanya terdengar dingin namun menyimpan keprihatinan.

 Kepulan asap hitam yang diciptakan oleh Zhao Yun perlahan memudar, tersapu oleh angin dingin neraka yang berembus konstan dari ujung lorong.

 Nenek Wang kembali melangkahkan kakinya, berjalan masuk lebih dalam ke arah terowongan yang suram itu.

 Zhao Yun menatap telapak tangannya yang kini bersih dari asap hitam. Rahangnya mengencang, dan sorot matanya berkilat tidak suka. Fakta bahwa sihirnya telah melemah adalah kebenaran yang pahit, jika kekuatannya terus berkurang maka peluangnya untuk kembali kembali lagi ke neraka akan sangat sulit.

 "Bagaimana ini bisa terjadi, nenek Wang?" sahut Zhao Yun, ia melangkah menyusul nenek Wang. "Bagaimana dengan kekuatan para dewan iblis? Apakah mereka juga mengalami hal yang sama?"

 Nenek Wang tidak langsung menjawab pertanyaan Zhao Yun. Ia menghentikan langkahnya tepat di depan sebuah dinding batu besar yang terpahat relief kuno tentang tatanan Tiga Alam.

 Dinding batu itu perlahan bergeser dengan suara gemuruh yang berat, menyisakan sebuah celah horisontal. Zhao Yun sedikit menjulurkan lehernya, mengintip ke dalam pintu yang belum sepenuhnya terbuka itu.

 Dari balik celah pintu yang remang-remang itu, embusan hawa yang jauh lebih dingin daripada udara neraka biasa berembus keluar, membawa aroma yang sangat berbeda dengan di luar ruangan itu.

 Di dalamnya, terdapat sebuah meja panjang berbentuk aneh yang dikelilingi oleh deretan kursi, dengan satu kursi di ujung yang memiliki bentuk paling berbeda dan megah. Kursi-kursi itu diduduki oleh sembilan sosok manusia—atau mungkin, sembilan iblis. Ukuran tubuh mereka bervariasi, dimulai dari yang begitu besar dan kekar hingga yang paling kecil. Orang awam pasti akan mengira bahwa iblis yang paling berpengaruh di antara mereka adalah yang bertubuh paling besar dan tegap. Namun, kenyataannya justru sebaliknya; iblis bertubuh paling kecillah yang merupakan iblis terkuat di ruangan itu.

 Wajah mereka tampak garang, meskipun secara umum masih menyerupai wujud manusia. Namun, pengecualian besar terlihat pada iblis yang menduduki kursi paling ujung. Sosok itu tampak begitu menyeramkan dan ganjil karena memiliki dua kepala dalam satu tubuh.

...****************...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!