NovelToon NovelToon
Isteri Pemberontak :" Aku Tidak Butuh Cinta."

Isteri Pemberontak :" Aku Tidak Butuh Cinta."

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rosma mossely

Mungkin ada typo di dalamnya,mohon bantu dikoreksi ya Kakak-kaka.🙏😊


Menjalani sebuah pernikahan kontrak??

Jane Alexander sama sekali tidak cemas.Apa itu suami dingin? Keluarga dan Ipar iblis?

Dengan satu kali lambaian tangan,semua menyingkir.

Jane Alexander yang tengah memenangkan pertengkaran, : " Persetan dengan keluarga mu...beri aku uang."

Semua orang, : "...."

Cerita ini menggambarkan cinta dan benci antara Jane Alexander dan Carlos Benjamin.Bagaimana keseruannya...?

Ikuti terus ya.

Like,vote,dan comment.
😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma mossely, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1.Kembalinya Nona Muda.

Mobil mewah yang membawa Jane Alexander,memasuki sebuah pekarangan rumah yang luas dengan tatanan tanaman hias yang rapi disepanjang jalan.

Begitu mobil berhenti,Jane dapat melihat seorang pemuda tampan,berpakaian rapi,berdiri didepan pintu.Bersama pemuda itu, berdiri seorang gadis remaja yang cantik,yang tengah menggandeng tangannya dengan manja.Bersama dengan mereka,para pelayan muda tengah berbaris rapi.

Seolah-olah tengah menyambut tamu penting.

"Mereka adalah saudara dan saudari anda,Nona Muda." Kepala Pelayan,Joon.Yang menjemputnya dari desa berbicara.

Jane diam mendengarkan.

"Tuan Muda Steve dan Nona Muda Stevi." Lanjut Kepala Pelayan memperkenalkan nama keduanya.

"Maksud Anda, gadis kecil itu adalah saudari tiri saya,dan pria itu adalah saudara kandung saya?" Jane bertanya untuk pertama kalinya.

Dia tidak akan lupa jika pria tua ini berkata bahwa dia hanya memiliki seorang kakak,sebelumnya.Namun, sekarang dia melihat tambahan seorang gadis kecil disini.Jadi,pastilah ini adalah saudari tirinya.

Kepala Pelayan itu sedikit canggung ketika mendengar pertanyaan dari Jane.Dia sama sekali tidak menyangka akan fokus Nona Mudanya ini.

"Benar,Nona Muda." Jawab Kepala Pelayan dengan singkat.

Jane mengangguk mengerti.

Tepat saat Kepala Pelayan ingin membuka pintu mobil,dia mendengar gumaman Jane,yang nyaris membuatnya terjungkal.

"Ternyata alasan ingin membuang ku adalah omong kosong ini.Lalu kenapa dibuat seolah-olah aku adalah monster paling berbahaya sedunia?.Dunia orang dewasa benar-benar membingungkan."

Bahkan kedua pelayan wanita yang bersamanya,tidak mampu berkata-kata.

Mereka telah diberitahu bahwa nona muda yang akan mereka hadapi ini sangat keras kepala dan suka berbuat onar.Bayangkan saja,baru berusia lima tahun,namun sudah bisa membahayakan nyawa orang lain.Oleh karena itu,mereka telah menyiapkan mental mereka sedini mungkin untuk mengahadapi nona muda ini.

Ehem.

"Nona Muda,sebaiknya kita keluar terlebih dahulu.Tuan Muda dan Nona Kecil telah menanti kita." Kepala Pelayan tentu saja tidak ingin terjebak dalam kata-kata dan melontarkan berbagai kalimat yang tidak seharusnya.Jadi,lebih baik mengajak Jane keluar dari mobil terlebih dahulu.

Lagipula,Kepala Pelayan dapat melihat jika raut wajah Tuan Muda sulungnya sangat tidak sedap dipandang.

Tuan Muda Sulung sama sekali bukan orang yang ramah.

Setelah pintu mobil di buka,Jane melangkah keluar dengan mantap.Meskipun ini adalah pertama kalinya dia menaiki mobil semewah ini,namun sikap dan pembawaan dirinya sangat baik.Tidak memalukan sama sekali.

"Kau pasti sangat besar kepala karena kami menyambut mu secara langsung,kan? Tadinya aku berfikir,karena kau telah dilemparkan kedesa selama bertahun-tahun.Sikap mu akan berubah.Tetapi ternyata sama saja."

Baru saja kedua kaki Jane menapak dengan mantap.Sebuah teguran kasar langsung terdengar dari arah depannya.

Ternyata pria muda yang seharusnya menjadi kakak nya inilah yang tengah mengomel.

Jane menatap pria muda ini dengan alis berkerut.Meskipun tinggal didesa.Tetapi dia juga dibesarkan sebagai nona muda yang manja.Dia bahkan bergabung kedalam geng pengganggu didesa.Tentu saja tidak ada yang pernah berbicara lancang kepadanya.

Oleh karena itu,ketika mendengar perkataan yang sama sekali tidak enak didengar ini,Jane langsung merasa tersinggung.

"Siapa kau?" Tanya nya dengan singkat,padat,dan jelas.

Steve sama sekali tidak menyangka jika Jane akan seberani ini. Sikapnya ini tidak sama dengan bocah lima tahun ,yang keras kepala dan cengeng waktu dulu.

Bahkan wajah para pelayan berubah saat mendengar pertanyaan Jane yang tidak kalah ketusnya dari sang tuan muda.

Gadis remaja yang sejak awal terabaikan merasa sedikit tidak senang.Wajahnya yang biasanya menggemaskan,kini terlihat kesal.Dan Steve segera menyadari hal tersebut.

Wajahnya yang tadinya mengeras,kini melunak sepenuhnya. " Vivi...apakah kaki mu lelah? Ini salah kakak karena telah mengabaikan mu sejak tadi.Ayo kita masuk,kau bisa istirahat didalam."

Dengan satu tindakan kecil dari gadis muda itu,perhatian Steve telah teralihkan sepenuhnya.Bahkan sikapnya juga menjadi jauh berbeda daripada sebelumnya.

Hemp.

Gadis kecil itu mendengus kearah Jane,lalu melangkah masuk menggandeng lengan Steve.

Jane dan lainnya ditinggalkan begitu saja.

Suasana berubah menjadi canggung seketika.

Tentu saja, Joon sebagai kepala pelayan kediaman Alexander harus menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas situasi ini.

Dia menoleh kearah nona muda yang baru saja sampai ini,dengan canggung.

"Mari,Nona Muda." Katanya dengan pelan.

Jane hanya melirik nya dengan sinis,lalu mengikuti langkahnya dengan malas.

Kedua pelayan wanita yang berada dibelakang mereka,seketika menghela nafas lega.Akhirnya mereka tidak perlu menyaksikan pertengkaran antar saudara tersebut.Yang nantinya juga merugikan mereka sendiri.

....

Ketika memasuki rumah yang kelihatan elegan dan mewah dari luar itu,Jane disambut dengan pemandangan tidak kalah mewahnya didalam.

Sofa-sofa mahal yang diatur sedemikian rupa.Lukisan dan kaligrafi ternama.Dan bahkan berbagai perabot mahal lainnya.Di dinding tergantung beberapa foto keluarga yang beranggotakan empat orang.Ada pria muda tadi,gadis kecil itu juga,serta sepasang suami istri yang tampak serasi dan mesra.

Jane mengamati semuanya dengan tenang.

Setelah puas mengamati,Jane mengalihkan pandangannya kearah pria muda dan gadis kecil itu,yang sudah duduk dengan nyaman disofa.

"Ada apa?" Sadar akan tatapan Jane terhadapnya,Steve mengalihkan pandangannya dari Stevi lalu beralih kearah Jane.

Stevi yang kehilangan perhatian dari sang kakak,langsung mendengus kesal.

Jane menatap keduanya dengan penuh minat.

"Kenapa tidak ada satupun foto ibu kandung kita,maupun aku di sana?"

Hening.

Kepala pelayan Joon merasa pengelihatannya menggelap ketika pertanyaan itu jatuh.

Bahkan Stevi yang masih ingin bertingkah tidak masuk akal demi mendapatkan perhatian kakak laki-lakinya,mendadak terdiam.

Mereka semua paham jika apa yang ditanyakan oleh Jane adalah pertanyaan yang sangat sensitive.

Mulut Steve terkunci rapat dan tidak segera menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Jane.

Melihat hal tersebut,Jane semakin tidak senang.

"Apa?? Hanya karena ibu itu sudah tiada bertahun-tahun lamanya,lalu tidak pantas memajang fotonya dirumah ini? Kalau begitu bawakan aku fotonya,aku juga ingin mengenal wajah ibu ku."

Jane menengadahkan tangannya kearah Steve.

Jangan kira dia tidak mengerati akan hal-hal yang tidak terucap ini.Meskipun Jane tidak merasakan ikatan persaudaraan diantara mereka,namun Jane sama sekali tidak bisa menoleransi sikap tidak tahu malu sang kakak.

Tidak masalah jika hanya ayah mereka saja yang melupakan sang ibu,karena ayah mereka telah menikah kembali.Tetapi kakaknya...?

Bukankah sang kakak juga dilahirkan oleh ibu yang sama dengannya?

Atau....

"Apakah kau bukan kakak kandung ku? Kakak satu ibu dengan ku?"

"Tutup mulut mu,Jane Alexander."

Steve tiba-tiba meraung dengan marah.

1
Noveni Lawasti Munte
kalo sampe Jane gampang luluh sama Carlos awas ja tak siram muka Jane pake kopi susu😤
Rosma mossely: Serem amet buk.🙏
🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
ren_iren
suka karakter flowy, galak2 tp perhatian...
Herli Yani
masih kurang badas cewe nya thorr
Rosma mossely: Terimakasih kak, atas dukungan dan saran.
Saya akan terus meningkatkan karakter Jane,agar sesuai dengan ekspetasi para pembaca.Tapi...kita buat dia kuat dan bangkit secara bertahap ya.
Dukung dan ikuti terus kelanjutan ceritanya Kak.😁🤭🙏
total 1 replies
Noveni Lawasti Munte
si mawar ditamatin dlu Thor....Jane jngan gampang baper dong telan ja semua mentah2 jgan pake hati
Rosma mossely: Lagi otw say...🤭🙏

Karakter Jane nya secara bertahap tumbuhnya ya.😁
Terimakasih buat semua masukannya.
Dukung terus ya...🙏
total 1 replies
Herli Yani
buat kuat dong thor cewe nya masa lemah bnget gregetan jdi ya aku pengen tak tapol bapak nya
Rosma mossely: Siap boss ku.!!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!