" tidak! aku tidak mau menikah dengan orang buta!"
" tapi dia kaya, dia tampan. jika kamu menikah dengan dia kamu tidak perlu lagi bekerja"
" tapi dia buta"
" justru itu, kamu bisa memanfaatkan kondisinya yang buta itu",
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 20_ flashback
" dia selamat kan? Dia belum mati kan?" tanya Elio pada dokter rian.
" nyonya berhasil melewati masa kritisnya, tuan " jawab dokter rian setelah berhasil menyelamatkan shakira.
Elio bernafas lega. Dia berjalan mendekati shakira yang masih belum sadarkan diri.
" keadaan nyonya cukup parah, banyak luka di tubuhnya. se_"
" pergi!" ujar Elio mengusir Elio dan asistennya. Baginya tidak ada yang penting lagi sekarang. Yang penting shakira sudah selamat. Dia hanya takut shakira mati terlalu cepat.
" tapi tuan"
" PERGI!!" bentak Elio kesal.
Mau tidak mau rian dan asistennya pun segera pergi meninggalkan kamar tersebut menyisakan Elio dan Shakira saja.
Begitu pintu tertutup Elio segera membuka kacamata nya. Dia duduk di tepi ranjang menatap wajah shakira yang terlihat sudah lebih baik.
Dreettt
Ponsel Elio bergetar menandakan ada pesan masuk. Elio mengambil ponselnya dan melihat banyak notif panggilan dari Steven. tapi bukan itu yang menjadi tujuan nya. Melainkan pesan dari Justin, sahabatnya.
Tinggal sisa 4 hari lagi, kami menunggu kabar baik dari lo_justin
Elio menghela nafas berat. dia tahu dengan jelas kabar baik yang di maksud oleh Justin. Jelas kabar itu adalah kabar buruk untuk shakira. Dan mungkin juga untuk Elio.
Kenny menatap layar ponselnya dengan mata mengkilat memancarkan kemarahan. Dia membaca setiap huruf yang di kirimkan oleh teman nya .
*shakira sedang sakit\_ Rian*
*sakit apa?\_ Kenny*
*seperti nya habis di perkosa. Tubuhnya di penuhi gigitan dan juga isapan. Aku tidak memeriksa bawahannya, namun aku yakin kondisinya sangat parah \_rian*
*Dia hampir mati, jika aku datang terlambat mungkin dia akan lewat \_ Rian*
*Jika aku boleh memberi saran kau harus segera menyelamatkan nya sebelum shakira habis di tangan elio\_ Rian*
siapa yang tidak marah mengetahui berita buruk yang menimpa seseorang yang dia cintai. tentu Kenny sangat marah, dia tidak akan membiarkan siapapun menyakiti shakira.
" *tunggu aku raa, aku akan berusaha menyelamatkan mu*"
Sudah 3 hari Kenny tidak mendapatkan kabar dari shakira. Dia jelas khawatir dan ingin mendatangi rumah Elio. namun dia tahu, untuk datang kesana tidak semudah datang ke rumah orang biasanya.
Dan hari ke 4, hari ini dia mendapatkan kabar buruk. apa yang dia khawatirkan terjadi.
Jam terus berputar, detik demi detik berganti menit, menit demi menit berganti jam. hingga kini sore pun tiba. Elio masih setia menunggu shakira sadar.
Hari ini dia kembali tidak masuk kantor. Pekerjaan nya di kerjakan dari rumah. untuk keluar negeri dia hanya menugaskan Steven saja. Meskipun Steven sempat protes.
kelopak mata shakira bergerak secara perlahan hingga mata itu terbuka sepenuhnya. Elio yang sedari tadi menunggu segera memasang wajah datarnya.
" aku dimana?" tanya shakira lemah saat menyadari dia sedang berada di ruangan yang asing.
bukan rumah sakit, namun aroma nya tercium seperti aroma rumah sakit. Shakira menatap infus yang terpasang pada pergelangan tangannya. lalu dia menatap Elio yang menatap tanpa arah khas orang yang buta.
" bagus jika kamu sudah bangun" ujar Elio datar.
Elio berdiri dari duduknya lalu pergi begitu saja tanpa kata pamit. Shakira bingung, apa yang terjadi? dan tempat apa ini? apa seperti ini rumah sakit orang kaca? atau ini yang di sebut ruangan VVIP? Sangat berbeda dengan ruang rawat pada umumnya yang berwarna putih dan sempit. Ranjang nya pun sangat berbeda.
Tidak lama setelah Elio keluar, pintu kembali terbuka dan terlihat seorang pelayan masuk. pelayan yang asing bagi shakira.
Pelayan tersebut membawakan nampan berisi makanan sehat untuk shakira. Shakira hanya melihatnya tanpa minat. dia tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Pikiran nya sibuk menerawang ke kejadian 4 hari yang lalu.
Flashback
shakira tersadar dari pengaruh obat bius. Dia menatap sekeliling ruangan yang dindingnya di terbuat dari cermin. Ruangan ini tidak luas, namun tidak sempit juga.
Ruangan yang terdapat beberapa komputer dengan saru kursi dan tentunya ada meja yang di tempati oleh beberapa komputer.
ada satu tempat tidur yang saat ini sedang sedang shakira duduki. dia menatap bingung ruangan yang sepi ini. ingat nya kembali pada saat dia di bekap oleh seseorang dari belakang nya.
Klik!
tiba tiba, cermin tersebut berubah menjadi layar yang di dalamnya menampilkan ruangan yang menyeramkan. Jika shakira tidak salah itu pasti ruangan bawah tanah.
Di sana ada 5 pria bertubuh kekar yang memegang cambuk, pisau dan pistol. Yang lebih mengerikan lagi ada yang memegang katana.
" mereka disana? Kenapa mereka ada di sana?" gumam shakira bingung kala melihat para pelayan yang tadinya dia cari ternyata sedang ada di sana dengan keadaan yang di ikat di tiang.
" katakan! Siapa yang memasukan bubuk udang ke dalam makanan tuan Elio!!" tanya salah satu pria itu dengan nada tegas.
" kami tidak tahu, kami tidak melakukannya" jawab salah satu pelayan dengan suara bergetar karena takut. Bahkan kini mereka sudah menangis sejadi jadinya.
Cetass!
satu kali cambukan mendarat di tubuh pelayan yang baru saja berbicara. pelayan tersebut berteriak kesakitan.
" cepat katakan siapa pelakunya!!" bentak pria itu lagi. namun kali ini tidak ada yang berani menjawab. Mereka semua tutup mulut, hanya ada usak tangis yang terdengar.
Shakira terpaku melihat rekaman itu. pelakunya adalah dia. Shakira tidak menyangka kasusnya akan separah ini.
" apa kamu terkejut?" tanya Elio yang baru saja tiba di sana. Shakira segera menoleh ke arah Elio. Dia menghampiri pria yang memiliki mata putih tersebut.
" mereka tidak bersalah! tolong lepaskan mereka" ujar shakira memohon.
" jika bukan mereka lalu siapa pelakunya?" tanya Elio Santai. padahal dia sudah tahu siapa pelaku sebenarnya.
Shakira terdiam, dia ragu untuk mengatakan yang sejujurnya. namun isakan dan teriakan menyakitkan yang pelayan itu rasakan membuat shakira tidak punya pilihan lain. dia tidak bisa membiarkan orang lain celaka karena nya.
" a aku, aku orang nya" jawab shakira terbata bata.
Elio tersenyum miring. Langkahnya terus mendekati shakira Hingga shakira mundur beberapa langkah.
Deg!
Jantung shakira seolah berhenti berdetak kala matanya menyaksikan rekaman sadis dimana salah satu kepala pelayan di potong dengan mudah menggunakan katana tersebut.
" ARGHHHHH!" shakira berteriak dan reflek menutup wajahnya dengan kedua tangan nya kala sebuah timah menembus salah satu kepala pelayan.
" kenapa? kau takut? " tanya Elio memeluk pinggang shakira.
Shakira menangis, tubuhnya gemetar, dia tidak berani membuka matanya. rasa mual menjalar di perutnya hingga dadanya.
" huek! Huek!" tanpa sengaja, shakira memuntahkan isi perutnya dan cairan itu mengenai baju yang Elio pakai serta sandal pria tersebut.
Elio mengeram kesal. dia menatap tajam shakira. Entah kenapa shakira merasa itu bukan tatapan orang buta. Tatapan itu sangat menakutkan membuat tubuh shakira merinding.
" kau!"
" aku minta maaf, aku tidak sengaja. aku... Aku... mphhhh"
Tanpa peringatan, Elio melumat bibir shakira. Bibir yang baru saja mengeluarkan cairan menjijikan. Bahkan cairan itu masih tersisa di mulut nya. namun Elio mencium nya tanpa jijik.
" kau harus bertanggung jawab" bisik Elio
Flashback off