NovelToon NovelToon
Si Manis Kesayangan Sang Mafia

Si Manis Kesayangan Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir / Vampir / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi Wanita
Popularitas:18.8k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Xavier benci dua hal di dunia ini, kekacauan dan bulu kucing. Sebagai seorang mafia yang disegani hidupnya harus selalu steril dan terkendali.

Namun, semua itu hancur saat seekor kucing liar yang ia temui tiba-tiba berubah menjadi gadis cantik nan polos bernama Luna.

​Luna tidak tahu cara menjadi manusia. Dia berisik, manja, dan hobi mengacaukan ruang kerja Xavier yang rapi.

Xavier ingin mengusirnya, tapi setiap kali melihat mata bulat Luna, hatinya goyah.

Bagaimana bisa sang pemangsa justru tak berdaya di tangan mahluk manis seperti Luna?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 32

...Boleh dibaca setelah berbuka bagi yang puasa, hehe. Tapi tenang saja, nggak hott banget kok...

***

Kecupan yang awalnya hanya berupa sentuhan lembut di bibir, kini berubah menjadi luma-tan yang amat menuntut.

Xavier seolah haus akan oksigen yang hanya bisa ia dapatkan dari bibir gadis itu. Namun, Luna malah diam mematung dengan mata mengerjap polos, membuat Xavier merasa gemas sekaligus frustrasi.

"Buka sedikit bibirmu!" perintah Xavier dengan suara serak dan berat, tepat di depan bibir Luna.

"Hg? Buka? Apanya Sapir mph..."

Belum sempat Luna menyelesaikan pertanyaannya, li-dah Xavier menerobos masuk tanpa permisi.

Xavier berhasil mengobrak-abrik pertahanan Luna, mengabsen deretan gigi rapi gadis itu, dan membelit li-dahnya dengan gerakan yang memabukkan.

Ruangan itu mendadak terasa panas, seolah oksigen di sekitar mereka menguap begitu saja.

Berbeda dengan Xavier yang sedang terbakar gai-rah, Luna justru merasa dunianya sedang berputar dengan cara yang sangat aneh.

Gadis itu kesulitan bernapas, sekaligus ada sensasi asing yang membuatnya merinding dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Kenapa seperti ada cacing hangat yang bergerak-gerak di dalam mulut Luna sih?! Ih, Luna geli! Luna benci cacing! Kenapa Sapir suka makan cacing?! batin Luna berteriak panik.

Ia mulai memberontak, tangan mungilnya berusaha mendorong dada bidang Xavier yang sekeras batu.

Tak mengizinkan Luna lepas, Xavier justru mencekal kedua pergelangan tangan gadis itu dengan satu tangan. Ia membopong paksa tubuh mungil Luna ke tengah ranjang tanpa melepaskan tautan bibir mereka.

Dengan gerakan cepat, Xavier menarik selimut tebal untuk menutupi tubuh polos gadisnya dari udara dingin kamar, meski suhu tubuh mereka sendiri sudah jauh melampaui batas normal.

Nyut!

Mata Luna melotot sempurna saat merasakan sesuatu yang keras dan panas menyentuh pangkal pa-hanya di balik selimut.

Kepalanya semakin pusing saat ciuman Xavier kini turun ke lehernya, meninggalkan jejak kemerahan yang terasa berdenyut.

"Uh, Sapir... geli! Hentikan!" protes Luna dengan napas tersengal.

Seolah tuli, Xavier tak menghiraukan kalimat protes itu. Rasanya ada api yang membakar seluruh tubuhnya.

Ini adalah pertama kalinya dalam hidup Xavier ia merasakan has-rat yang begitu hebat hingga melupakan rasa sakit alerginya.

Ada sesuatu dalam dirinya yang seolah berteriak menginginkan lebih, jauh lebih banyak dari sekadar berciuman.

"Hentikan, Sapir! Luna tidak kuat lagi! Geli sekali!" Luna mulai merasa terpojok. Karena kesal dan tidak tahu harus berbuat apa lagi untuk menghentikan serangan li-dah Xavier, Luna melakukan hal yang paling naluriah baginya.

"Argh!" Xavier mengerang kesakitan dan terpaksa menarik dirinya menjauh. Ia memegangi telinganya yang baru saja digigit cukup keras oleh Luna. "Apa yang kau lakukan, hah?!"

Luna duduk dengan napas memburu, wajahnya merah padam dan rambutnya berantakan.

"Sapir kenapa jilat-jilat Luna! Sapir lapar? Kalau lapar makan daging di dapur, jangan ji-lat leher Luna!" teriaknya dengan bibir mengerucut kesal.

"Itu karena aku menyukaimu, Gadis Bodoh! Yang tadi namanya mencium, bukan menjilat!" balas Xavier dengan wajah yang tak kalah merah, antara menahan malu dan has-rat yang belum tuntas.

"Tapi ada cacingnya! Luna tidak mau!"

Ceklek!

Pintu kamar terbuka dengan sentakan keras, menampakkan sosok Gerry yang berdiri dengan napas terengah-engah.

Xavier bergegas menarik selimut dan menutupi Luna dengan tubuhnya.

"Tuan! Dokter sudah datang, dia menunggu anda di bawah dan dia bilang—" Ucapan Gerry terhenti seketika. Matanya melotot menatap pemandangan di depannya.

Xavier yang bertelanjang dada sedang menindih Luna yang terbungkus selimut dengan wajah yang sangat berantakan.

"Oh astaga! Kalian... kalian sedang apa?" Gerry buru-buru memalingkan wajahnya ke arah tembok, tangannya menutup mata meski jari-jarinya sedikit terbuka. "Maaf! Saya tidak lihat! Saya bersumpah mata saya mendadak katarak!"

Gerry langsung menarik gagang pintu dan menutupnya kembali dengan bantingan keras sebelum Xavier sempat melempar lampu tidur ke arahnya.

"Gerry! Kembali kau sialan! Jangan berani kabur!" teriak Xavier menggelegar.

Di balik pintu, Gerry berlari tunggang langgang menuruni tangga seolah sedang dikejar monster.

"Mampus aku! Mampus! Apa tuan tadi sedang membuat bayi? Bukankah dia sedang sakit? Bisa-bisanya dia dalam kondisi alergi tetap produktif begitu! Argh, mataku! Mataku ternodai kesuciannya!" gerutunya sembari terus berlari menghindari amukan sang majikan yang pastinya akan sangat mengerikan setelah ini.

Sementara itu di dalam kamar, Xavier mengusap wajahnya dengan frustrasi. Has-ratnya padam seketika digantikan rasa ingin membunuh asistennya.

_________

Visual versi aku, silahkan kakak semua bayangin sesuai versi kakak sendiri yah,

*Xavier Jonas Mathew

*Kaluna Lovelle

1
Keysha Aurelie
gemes banget sama Vier😂 sudah mengakui menyukai Luna lagi🤣 suka aku dengan kejujuran ini😂
Luna itu bukan cacing 😭 tenang Vier nanti bisa dilanjutkan lagi , kamu bisa kasih pemahaman ke Luna😂
Keysha Aurelie: visual nya cocok banget sama mereka dan namanya Luna bikin gak nyangka aja ada love nya
total 1 replies
partini
dasar Gery lucknat 🤭🤭
uhhh cakep banget visual nya 👍👍👍👍 thanks Thor
Al Fatih
waow ...,, cocok bngt Kaka...,, utk Xavier dan Luna....,, pas bngt visualnya.

Vier..... pelan2 tho yooo jangan asal nyosor,, ntar Luna trauma lagi 😂
Opi Sofiyanti
akhirnyaaaaaa.... nymp jg bc ampe part ini.... stlh terpending sekian hr..... maaf y kak g ber mksd menimbun bab, tp emng aku g smpt bgt bc lama2....
Senja: Nah iya maknya ini, bulan ini blm buat buku baru lagi, habis lebaran saja.
total 3 replies
Eva Karmita
Sapir tahan ya jangan sampai Luna Lo amboxsing 😜🤭😄😄
Eva Karmita
ternyata Luna adalah obat mujarab untuk Sapir 🥰🥰🥰🥰
partini
kasih visual Thor dari belakang juga boleh 🤭
partini
buset dah cat menggatal sekali kau ini,kan aslinya kuncung ya menjilat dan mencakar,lost control ga ini sapir sering banget no baju baju
Keysha Aurelie
Vier ternyata Luna itu penawar terbaikmu , tanpa mendatangkan dokter , menuju Luna saja akan menjadi candu yang menenangkan 🤣 dan membuat ketagihan🤣🤣 kelihatan sayang banget Luna sama kamu Vier
Keysha Aurelie
pengganggu seperti Cat itu mending dimusnahkan atau dikasih pelajaran biar takut dan tak berani mengganggu atau mendekati lagi , kalau ada Cat muncul rasanya pengen tak dorong biar jatuh dari ketinggian 😂
partini
kaya Diego ga bisa sentuh sembarang balik gih skin to skin sama Luna biar sembuh ,,bagus juga Kya pesikopat ayo bunuh segera di cat
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
Senja: Siapppp mak
total 1 replies
Natsa
when cemburu dibawa ke tempat kerja /Facepalm/
Natsa
diem salah jawab salah /Facepalm/
Dew666
🍎🍎🍎🍎🍎
partini
segampang itu si Luna Thor , Secara gitu dari awal konek ke sapir cuma daging doang udah beda aiahhhhh kucing anehhh
tinie
kenapa Luna malah kamu tinggal vier
kan Xander jadi semakin dekat dengan Luna
Al Fatih
Bayangkan adegan sarapan paginya Xavier dan Luna 🤭😍
Senja: Iya pengen yg ono pengen yg itu yg ganteng2🤣
total 3 replies
Keysha Aurelie
ciee cemburu nya menyeramkan sekali Vier, gak mungkin kalau gak ada perasaan bukan begitu Vier😂 ingat Luna itu gadis polos jadi dimaklumi 😂
hati hati Luna sama Xander itu
Keysha Aurelie
lanjut kak tetap semangat, selalu ditunggu up nya

Masih gak menyangka Vier bisa semanis itu 🤭 Lun kamu bener bener ya berani kiss pipi Sapir , Luna hanya Sapir yang boleh kamu cium yang lain jangan🤭😂
Vier kondisikan perasaanmu 🤣 pelan pelan ajari Luna ya , guru terbaik❤️
Senja: Siapp, 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!